Jakarta, 11 Agustus 2008 SURAT PARA SENATOR PEMIMPIN BANI ASHFAR (KAUM RUM)
Assalamu’alaikum WW. 40 orang Senator dari pemimpin bani Ashfar (kaum Rum) yaitu Amerika Serikat mengirimkan surat pada tanggal 29 juli yang lalu kepada pemimpin negeri di kepulauan Nusantara yang beribukota di tanah Jawa. Isi surat anggota Konggres Amerika Serikat tersebut sebagai berikut : Kami, para anggota Konggres Amerika Serikat, yang bertanda tangan di bawah ini dengan hormat meminta Bapak memberikan perhatian terhadap kasus Filep Karma dan Yusak Pakage, yang pada Mei 2005 dijatuhi hukuman karena terlibat dalam kegiatan damai yang dilindungi hukum, yaitu bebas mengeluarkan pendapat, di Abepura, Papua, 1 Desember 2004. Kami mendesak Bapak mengambil langkah untuk memastikan pembebasan segera dan tanpa syarat bagi Karma dan Pakage. Demikian isi suratnya. Seperti diketahui Filep Karma dan Yusak Pakage adalah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah dijatuhi hukuman masing-masing 14 tahun pada April 2005 karena mengibarkan bendera bintang kejora di Abepura, 1 Desember 2004 yang lalu. Surat Konggers itu didasarkan rekomendasi LSM East Timor and International Action Network (ETAN). ETAN melaporkan saat hendak dimintai keterangan oleh aparat keamanan, dua anggota OPM itu disiksa. Dengan melihat permintaan pembebasan segera dan tanpa syarat bagi dua anggota OPM yang merupakan organisasi yang menginginkan terpisahnya wilayah Papua Barat dari negeri di Nusantara menunjukkan bahwa 40 senator Konggers AS itu menyukai terjadinya pemisahan wilayah. Hal ini diperkuat karena surat dibuat berdasarkan LSM yang mendukung pemisahan wilayah Timor-Timur. Kepada Malaikat Jibril, untuk membuat para 40 senator anggota Konggres AS itu senang, kami persilahkan anda untuk menyusun skenario pemisahan wilayah. Karena 40 senator Konggres AS itu bertempat tinggal di Amerika Serikat, maka persiapkanlah skenario pemisahan wilayah sebagain daratan California dari daratan Amerika Serikat. Aktifkan pergerakan sesar San Andreas dan sesar-sesar lainnya di daerah California yang saling berhubungan dan ciptakan gempa-gempa pendahuluan yang memberikan petunjuk akan terjadinya pemisahan itu. Agar kelihatan ilmiah, pemicu gerakan sesar-sesar itu adalah bumi belah di tanah Jawa yang memberikan efek domino pergerakan lempeng dan patahan di seluruh dunia sehingga mencapai California. Nah kepada anda 40 senator anggota konggres Amerika Serikat yang menyukai adanya pemisahan wilayah, kini anda akan dapat menikmati pertunjukan yang atraktif. Jika pada saat pemisahan wilayah Timor-Timur terjadi kebakaran di Dili, maka pada saat pemisahan wilayah sebagaian daratan California dari daratan Amerika Serikat, anda akan melihat banyak hal. Gempa berkekuatan 12 Scala Richter yang akan membuat kota-kota di daerah California hancur, Las Vegas tempat orang berjudi itu akan rata dengan tanah, jembatan Golden Gate akan runtuh dan kebakaran hebat dimana-mana. Sebuah pemisahan wilayah yang jauh lebih menarik dan bagus untuk ditonton dari pada anda menonton pemisahan wilayah Timor Timur. Jangan lupa bahwa selain Bani Israil yang merupakan bangsa yang dilebihkan atas segala umat, di bumi saat ini telah hadir Banu Jawi yang juga Bani Ishaq sebagai umat adil dan pilihan. Bedanya antara lain adalah jika Bani Israil pintar membuat tontonan menarik dalam dunia perfilman, maka Banu Jawi pintar membuat apa yang terdapat dalam dunia film menjadi hadir di dunia nyata. Pemisahan wilayah sebagian daratan California ini sudah dibuat filmnya oleh sineas Amerika Serikat dan cukup enak ditonton dan pernah ditayangkan dalam mini seri di stasiun O Channel di Jakarta. Dan kini apa yang ada dalam film tersebut akan dibuat nyata di hadapan anda 40 senator anggota Konggres Amerika Serikat. Kepada rakyat Amerika Serikat yang tidak setuju atau berkeberatan terjadinya pemisahan wilayah sebagian daratan California dari daratan Amerika Serikat dan peristiwa-peristiwa yang mengiringinya, anda dapat menghubungi 40 senator anggota Konggres Amerika Serikat itu. Termasuk pula jika anda rakyat Amerika Serikat ingin menyampaikan kutukan, hujatan, caci maki dan sumpah serapah…he...he...he… Wassalam Djarot Dwikarjanto . alamat email: [EMAIL PROTECTED]

