Waktu Pelunasan BPIH Khusus Diperpanjang
Selasa, 26 Agu 08 13:00 WIB
Kirim teman
Direktur Pengelolaan BPIH dan Sistem Informasi Haji Abdul Ghafur
Jawahir mengatakan, pelunasan BPIH Khusus akan diperpanjang 5
hari dari tanggal 26 Agustus sampai 1 September 2008, karena
masih tersisa porsi bagi BPIH Khusus.
Perpanjangan pelunasan BPIH Khusus dilakukan, Menurut Ghafur,
karena sampai batas waktu akhir pelunasan BPIH Khusus, Senin
(25/8) pukul 15.00 WIB, jumlah calhaj BPIH khusus yang telah
melunasi berjumlah 14.553 orang dan sisa porsi 1.447 orang dari
porsi 16.000 orang.
"Perpanjangan pelunasan BPIH Khusus ini memberi kesempatan kepada
pemilik nomor porsi BPIH Khusus di atasnya untuk melunasi, "
katanya, di Jakarta, Selasa (26/8).
Sementara itu, Kasubdit Pendaftaran Haji Direktorat Pelayanan
Haji Cepi Supriatna mengatakan, sampai Senin, 25 Agustus 2008,
pukul 15.00 WIB, jumlah calhaj yang telah melunasi Biaya
Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 180.541 orang, terdiri haji
biasa 165.988 orang dan Haji Khusus 14.553 orang.
Kuota Haji Khusus Dialihkan ke Haji Reguler
Secara terpisah, Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan
jika kuota haji khusus atau ONH (Ongkos Naik Haji) Plus tak
terpenuhi akan dialihkan kepada haji reguler atau biasa.
Ia mengemukakan, semula para penyelenggara haji khusus minta
tambahan kuota, namun ternyata hingga penutupan pelunasan
pembayaran haji khusus/plus itu pukul 15:00 WIB Senin (258) kuota
16 ribu orang tidak terpenuhi.
Menurutnya, jika sampai batas waktu terakhir kuota tak terpenuhi,
maka sisa kuota itu akan dialihkan kepada haji reguler, karena
banyak calon yang ingin mendapat kesempatan menunaikan ibadah
haji.
Ketika dimintai konfirmasi bahwa kuota haji khusus tak terpenuhi
karena pengumuman pelunasan dari pemerintah terlambat, Maftuh
mengatakan hal itu hanya alasan yang dicari-cari.
"Coba lihat nanti apakah habis pada saat batas waktu yang
ditetapkan, " pungkasnya. (novel)
---------
75 Persen Calon Jamaah Haji 1429H Telah Melunasi BPIH
Jumat, 22 Agu 08 05:20 WIB
Kirim teman
Sejak dikeluarkannya ketetapan pelunasan Biaya Penyelenggaraan
Ibadah Haji (BPIH) 1429H pada 11 Agustus lalu di sejumlah bank
yang ditunjuk, tercatat sampai saat ini sekitar 75 persen atau
sebanyak 153.924 orang calon jamaah haji telah melunasinya. Hal
tersebut disampaikan Direktur Pengelolaan Biaya Penyelenggaraan
Ibadah Haji dan Sistem Informasi Haji (BPIH dan SIH) Abdul Ghafur
Djawahir, di Batam, Kamis (21/8).
"Jika Indonesia memperoleh kuota haji pada musim haji 1429 H/2008
M sebesar 207 ribu, berarti sekitar 70 persennya sudah lunas, "
katanya.
Abdul Ghafur berada di Batam dalam rangka pemantau persiapan
embarkasi haji Batam. Diri mengaku optimis bahwa pada 10
September 2008 ini, yang merupakan batas akhir pelunasan BPIH,
semuanya akan berjalan lancar.
Lebih lanjut Ia mengatakan, Pemerintah juga tak akan
memperpanjang batas waktu pelunasan BPIH tahun 1429 H/2008,
sebagaimana tertuang dalam ketentuan Peraturan Presiden nomor 53
tahun 2008.
Pelunasan BPIH bisa dilakukan mulai 11 Agustus hingga 10
September 2008 di bank yang sudah ditunjuk Departemen Agama.
Sementara besaran BPIH, sesuai Peraturan Pemerintah RI No.53/2008
tentang BPIH 1429 H/2008 M yang ditandatangani Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono, berbeda untuk setiap embarkasi. (novel)
---------
Konsentrasi Pemondokan Haji 1429H di Aziziah
Kamis, 26 Jun 08 16:30 WIB
Kirim teman
Perluasan Masjidil Haram menjadi penyebab keterlambatan bagi tim
perumahan haji Indonesia memperoleh pemondokan bagi jamaah haji
pada musim haji tahun 1429 H/2008, sehingga akhirnya tim
perumahan harus mencari hotel yang jaraknya jauh dari Masjidil
Haram.
"Ya, itu risiko. Kita kan juga sama-sama ingin berhaji dengan
kondisi lebih nyaman di masa datang, " kata Dirjen
Penyelenggaraan Haji dan Umrah DepagSlamet Riyanto, di Jakarta,
Kamis (26/6).
Slamet mengatakan, pemerintah Arab Saudi melakukan perluasan
kawasan Masjidil Haram agar umat Muslim yang tiap tahun datang
dalam jumlah jutaan orang dapat melaksanakan ibadah di tempat
yang nyaman. "Jadi, kita harus dukung. Nanti, jamaah tahun-tahun
berikutnya kan enak pergi haji, " ujarnya.
Namun di sisi lain, perluasan Masjidil Haram berpengaruh luas
terhadap perolehan pemondokan bagi jamaah haji Indonesia.
Sekarang ini baru sekitar 40 persen. Diharapkan menjelang bulan
Ramadhan atau tiga bulan ke depan sudah diperoleh kepastian bahwa
pemondokan tak ada masalah lagi.
Diakui sekarang ini untuk mendapatkan pemondokan dekat dari
wilayah Masjidil Haram sangat sulit. Selain harganya mahal,
sekitar 350 ribu rial hingga 400 ribu rial per jamaah per musim
haji. Sedangkan Indonesia hanya memiliki pagu sekitar 200 ribu
rial.
Untuk mengatasi hal itu, Menurut Riyanto, menaikkan harga sewa
pemondokan sudah tak mungkin lagi, satu-satunya jalan adalah
mencari lokasi yang nyaman kendati jarak cukup jauh. "Saya kira,
di sekitar kawasan Aziziah cukup baik, " pungkasnya. (novel/ant)
-- A. Yahya Sjarifuddin
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW. bersabda: Tanda orang munafik itu
ada tiga, yaitu, apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia
mengingkari, dan apabila dipercaya ia berkhianat. (HR. Syaikhan)