Assalamualikum,
Terima kasih Pak Lana atas datanya juga sarannya. Untuk perkembangan qurban, 
hasil rapat panitia qurban Minggu, 24 Nopember 2008 secara garis besar adalah 
sebagai berikut:

        1. Persiapan administrasi sudah berjalan sebagaimana direncanakan 
antara lain edaran ke warga, edaran untuk penjualan ke luar, spanduk kurban dan 
form pendaftaran.
        2. Akan dilakukan kunjungan ke Sukabumi, tempat Pak Jalal pada hari 
minggu tgl 30 Nopember 2008. Yang sudah confirm ikut al. P Amir, P Dedy, P 
Wandi. Bagi temen2 yang  ada waktu boleh gabung. Teknis keberangkatan bisa 
menghubungi Pak Dedy.
        3. Direncanakan tgl 30 Nopember, sampling (master) kambing sudah datang 
dan diatur penempatannya oleh Bp. Lubis.
        4. Pengkurban sapi telah terkumpul 7 orang (dapat 1 sapi) dan 
diharapkan ada 1 sapi lagi, dimohon panitia mengusahakan hal ini. sedangkan 
pengkurban kambing terus diupdate datanya melalui koordinator masing2 dan P. 
Dedy.

        5. Dilakukan perubahan cara pembungkusan daging yang biasanya dilakukan 
menunggu semua daging terpotong rapi, menjadi sporadis dengan cara ditimbang. 
Diharapkan akan menghemat waktu.
        6. Pembagian daging baik kambing maupun sapi mengikuti kaidah syar'i 
yaitu 1/3 untuk fakir miskin sedangkan 2/3 untuk warga + pengkurban.
        7. Sholat Idul Adha direncanakan dilaksanakan di masjid, Bapak-Bapak di 
atas dan Ibu2 di bawah. Mengenai keamanannya terutama anak2 yg di atas, akan 
diatur secara teknis oleh P. Lubis.Demikian mengenai perkembangan kurban.

Sedangkan mengenai aktivitas Jamaah Tabligh/Dakwah, saya berterima kasih atas 
saran dan masukan Pak Lana juga Bapak2 lainnya baik melalui sms, email Japri 
maupun bicara langsung dengan saya. Kalau misalnya Bapak-Bapak ada yang 
tertarik untuk merasakan langsung bagaimana rasanya, maka dari masjid Ar-Royyan 
IngsyaAlloh setiap bulan dikeluarkan rombongan khuruj fi sabilillah 3 hari 
biasanya hari Sabtu, Minggu dan Senin pada minggu ke-3 setiap bulannya. Untuk 
bulan Desember ini rencananya dilaksanakan pada tanggal 20-22 Des. Rencananya 
i'tikaf di Masjid di Depok, dekat Kampus Gunadarma. 

Sekilas, secara dhohir, memang terkesan buang-buang waktu, tenaga, uang dll, 
namun ada pengalaman2 ruhani yang tidak bisa dilukiskan dengan kata2. Ada 
kenikmatan, ketenangan, kedamaian yang sulit diungkapkan. Hanya bisa dirasakan. 
Setiap kalimat untuk mengungkapkannya selalu kurang pas, hanya tetesan beberapa 
bulir air mata saja yang bisa menggambarkannya secara tepat. Itulah mengapa 
banyak yang ketagihan sehingga bisa mengambil cuti 40 hari, bahkan 4 bulan 
untuk khuruj fi sabilillah.

Memang demikian dakwah nubuwah itu berjalan. Kalo kita baca al-qur'an dan 
kisah/sejarah nabi dan rasul, maka akan tergambar secara jelas bagaimana mereka 
siang dan malam datang ke rumah-rumah, pasar-pasar, lorong-lorong, gardu-gardu, 
sawah-sawah dan ujung-ujung kampung dan kota untuk ketemu manusia dan hanya 
untuk menyampaikan kebesaran Alloh SWT dan menganjurkan manusia taat pada Alloh 
SWT. Bukan untuk meminta sumbangan, bukan untuk berbisnis atau yang lainnya.

Memang tanggapan masyarakat/kaum yang didakwahi pasti bermacam-macam terhadap 
nabi dan rasul tsb,  semuanya tergambar secara jelas di Al-quran. Ada yang 
senang, gembira karena mendapatkan hidayah kebenaran, ada yang biasa saja, ada 
yang tidak setuju dan juga ada yang menentang.

Demikian pula para sahabat r.a. serta wali-wali (di Jawa disebut Wali Songo, di 
luar Jawa dengan berbagai sebutan). Mereka juga mendatangi manusia siang dan 
malam datang ke rumah-rumah, pasar-pasar, lorong-lorong,
gardu-gardu, sawah-sawah dan ujung-ujung kampung dan kota untuk
menyampaikan kebesaran Alloh SWT dan menganjurkan manusia taat pada
Alloh SWT. Di Nusantara dalam kurun waktu 40 tahun, berubah dari nusantara 
hindu/budha dan animisme menjadi nusantara Islam. Sekarang kita kenal dg 
Indonesia yang pada tahun 1945 jumlah muslimnya mencapai 95%, saat ini tinggal 
85%.

Dakwah Islam ini mulai kendur sekitar 600 tahun lalu, ketika umat Islam mulai 
asyik dg arsitektur2 masjid yang indah2 (ini tidak ada pada zaman nabi & 
khulafaurrasyidin), teori-teori filsafat, teknologi2 perang dan kenikmatan 
duniawi lainnya. Akibatnya, Islam yang tadinya menguasai 2/3 dunia, sekarang 
menjadi kaum terpinggirkan. 

Ketika dakwah nubuwah digelar kembali sekitar 70-80 tahun lalu, maka mulai 
muncul kekuatan pada kaum muslimin untuk mengamalkan sunnah. Sholat jamaah yang 
merupakan sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasul dan para sahabat 
ditegakkan, demikian pula sunnah2 lainnya seperti siwak, berjenggot, 
jubah/gamis, peci dan do'a-do'a masnunah serta terutama fikir dan risau nabi 
serta pengiriman rombongan-rombongan dakwah dll. Sunnah2 tersebut yang oleh 
sebagian muslim dianggap kecil maka hakikatnya memiliki kekuatan yang besar dan 
luar biasa. Lebih besar dari senjata2 mutahir apapun. Sejarah mencatat, 
kekuatan sunnah inilah yang dahulu bisa menundukkan kerajaan Romawi dan Persia 
(dua adidaya pada masa itu) yang secara teknologi jauh melebihi teknologi umat 
Islam. Pasukan Islam yang pakaiannya pun banyak yang bertambal-tambal mampu 
meruntuhkan istana-istana Romawi dan Persia. Semuanya adalah karena kekuatan 
ruhani atau dalam alqur'an disebut sebagai
 nusrotullah.

Hari ini, dakwah ini telah menembus hampir semua negara di dunia. Sebagaimana 
email-email saya terdahulu dakwah ini bahkan mampu menembus Israel dan AS. Di 
Indonesia, dakwah ini antara lain berjibaku di lapangan menghadapi kristenisasi 
di kantong-kantong muslim seperti di Gunung kidul, wilayah tengger dan di 
wilayah timur Indonesia. Dengan waktu, tenaga, fikiran dan harta sendiri jamaah 
ini siap dikirim ke semua pelosok negeri. Beberapa waktu lalu dikirim jamaah 4 
bulan dari Jakarta ke Pegunungan Tengger. Dan Alhamdulillah 124 KK yang tadinya 
beragama hindu masuk Islam.

Kalau ada jamaah yang mampir ke Masjid kita tercinta, i'tikaf 2-3 hari maka 
hakekatnya ini adalah rahmat bagi kita dan seluruh jamaah Ar-Royyan. 
IngsyaAlloh. Demikian pula jika ada jamaah yang berkunjung dan bersilaturahmi 
ke rumah kita, maka hakekatnya Alloh sangat menyayangi kita karena masih ada 
saudara-saudara sesama muslim yang concern dengan kehidupan dan keselamatan 
akhirat kita di tengah kehidupan dunia yang melenakan dan menghanyutkan ini. 
Padahal kehidupan dunia kita mungkin hanya 60-70 tahun dan kehidupan akhirat 
kekal selama-lamanya. 

Orang-orang itu tidak meminta sumbangan apapun, tidak sedang memasarkan bisnis 
apapun, tidak menganggu harta, anak-istri maupun jabatan kita. Mereka hanya 
belajar untuk lebih yakin bahwa kehidupan akhirat yang abadi ini perlu dan 
wajar diperjuangkan lebih keras,  lebih serius dan lebih pengorbanan daripada 
kehidupan dunia yang sementara. Mereka hanya belajar untuk memperbaiki diri 
sendiri dengan cara mengajak orang lain. Kebetulan mereka mampir ke tempat kita 
dan berjumpa dengan kita maka kita ucapkan Al-hamdulillah.

Demikian Pak sedikit uraian saya semoga ada manfaatnya. Kekhilafan adalah sifat 
alami manusia, karena itu mohon dibukakan pintu maaf bagi kekeliruan-kekeliruan 
saya.

Wassalam,
M.K.Roziqin






________________________________
From: lana sularto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 26, 2008 11:38:23 AM
Subject: [Ar-Royyan-8376] MOHON MAAF SALAH KIRIM


AWW
Maaf, salah kirim, maksudnya tadi hanya ke pak Roziqin(Ketua Panitia 
Qurban)...mohon maaf ya teman2 jamaah semua...tadi udah terlanjur keteken 
tombol send, lupa emailnya belum diganti
WWW
Thanks
Lana's

--- On Tue, 11/25/08, lana sularto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: lana sularto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Ar-Royyan-8364] Liano Regar: Mualaf itu perlu bimbingan
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 25, 2008, 11:30 PM


AWW
Ini saya kirim file daftar pengqurban 8 tahun terakhir pak, sudah saya update 
dengan tahun 1428H terbaru, mohon disebarkan ke petugas penerima pesanan dan 
diminta agar mereka aktif menghubungi nama2 yang ada di daftar supaya segera 
booking kambing/sapi secepatnya agar harga tidak naik.
Oya,sabtu malam minggu besok kita ngumpul aja pak ba'da isya, semoga sih gak 
ada yang tabligh...he..he.. soalnya kalo ada mereka, temern2 banyak yang jadi 
males ke masjid pak (jgn tersinggung loh pak, cmn menyampaikan info dari temen2 
aja, gak semua sih..)
Pak,mohon kalo bisa sih yang tabligh jangan terlalu sering pak, seperti dulu 
aja, jangan terus2an,saya sih gak masalah, tapi saya gak yakin dengan jamaah 
lainnya,kalo ke rumah2 juga jangan banyak2, 2 orang aja udah cukup, jangan 
berlima ato lebih,kan orang jadi ketakutan ...he..he..kesannya maksa gitu..


Thanks
WWW
Lana's

 

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, 
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari) 



      

Kirim email ke