Salam,

Sebuah filosofi dakwah yang luar biasa, dan insya Allah hasilnya pun
luar biasa kalau dilaksanakan dengan konsekuen sesuai SOP oleh para
pengikutnya.

Ada beberapa hal yang pernah saya dengar tentang aktivitas di lapangan
yang memunculkan suara sumbang tentang khuruj JT di masjid-masjid, al:

- kurang rapi dan menjaga kebersihan masjid (pakaian dan handuk
bergelantungan, ceceran minyak goreng, minyak wangi yang dipakai
berlebihan, dsb)
- 'asal nyelonong' untuk kultum/ceramah agama, padahal DKM nya saja
super hati-hati dalam menyusun jadwal kultum agar 'adil dan merata'
(terutama di masjid yang heterogen warna kultur jamaahnya).
- kurang memperhatikan aspek psikologis obyek dakwah. Ada lho yang
risih ketika didatangi rumahnya secara berombongan/gerudukan.
- untuk kalangan/jamaah awam memang tidak ada pembicaraan yang berbau
'negative campaign', tapi untuk kalangan yang higher level, mulai ada
pembicaraan menyindir kelompok dakwah lain. Misal: "Allah tidak
menyuruh umat Islam berpolitik" (nyindir parpol Islam ...), atau
"Allah tidak menyuruh umat Islam mendengung-dengungkan tegaknya
khilafah Islamiyah" (nyindir hizbut tahrir ...).

Seringkali, pihak DKM dengan berbagai pertimbangan agak sungkan
menegur hal-hal di atas.

Demikian, semoga ini bisa dianggap sebagai masukan yang bermanfaat.

Bagi saya, semua kelompok dakwah harus saling menguatkan. Ada yang
fokus pada sisi pembinaan aqidah, ada yang menguatkan sisi ruhiyah dan
ibadah, namun perlu juga ada yang menguatkan sisi iqtishodi
(perekonomian), siyasi (politik), dan sebagainya. Tanpa itu, mustahil
Islam dan umatnya bisa memimpin peradaban dunia.

Tapi yang paling penting, Allah sangat membenci orang yang 'jarkoni'
(biso ngajari gak biso nglakoni). Nau'udzu billahi min dzalik. Jadi
mari kita berlomba-lomba dalam melakoni tugas dakwah kita secara
serius, totalitas, dan profesional, apa pun jalan dakwah yang kita
pilih ....

Wallahu a'lam,
--amin

2008/12/17, M.K. Roziqin <[email protected]>:
>
>
> Assalamualaikum Wr.Wb,
> Apa rahasianya sehingga keluar di jalan Alloh (khuruj 3 hari) bisa merubah
> jalan hidup dan amalan2 pesertanya? Berikut ini dari salah satu blog:
> http://imanyakin.wordpress.com/2008/10/22/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-6-yang-belum-tertulis/
>
> Wassalam
>
> M.Khoerur Roziqin

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, 
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke