Assalamualikum Wr.Wb, Terima kasih Pak atas tanggapan dan sarannya. Saya sendiri juga masih belajar dalam usaha dakwah ini dan saya juga menemukan beberapa "kekurangan" yang mesti selalu diperbaiki dari hari ke hari dan dari waktu ke waktu. Karena itu apabila semakin banyak umat islam yang terlibat dan ambil bagian dalam usaha ini IngsyaAlloh dengan sendirinya kekurangan2 tersebut semakin mengecil dan lama kelamaan akan terlihat keguyupan umat Islam dalam semangat mengamalkan agama dan menghidupkan sunnah. Yakni melalui upaya menghidupkan syiar masjid dengan amalan-amalan sebagaimana masjid nabawi pada zaman nabi SAW yaitu dakwah, ta'lim watta'lum, dzikir ibadah dan khidmad. IngsyaAlloh kita semua niat untuk ambil bagian. Amiin.
M.Khoerur Roziqin Recommended blog: www.usahadakwa.com www.imanyakin.wordpress.com www.aldjo.wordpress.com www.hidayahku.com www.mualaf.com. www.Fakta.cjb.net ________________________________ From: amin widada <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, December 17, 2008 1:15:46 PM Subject: Re: [Ar-Royyan-8439] 3 hari yang merubah tujuan hidup Salam, Sebuah filosofi dakwah yang luar biasa, dan insya Allah hasilnya pun luar biasa kalau dilaksanakan dengan konsekuen sesuai SOP oleh para pengikutnya. Ada beberapa hal yang pernah saya dengar tentang aktivitas di lapangan yang memunculkan suara sumbang tentang khuruj JT di masjid-masjid, al: - kurang rapi dan menjaga kebersihan masjid (pakaian dan handuk bergelantungan, ceceran minyak goreng, minyak wangi yang dipakai berlebihan, dsb) - 'asal nyelonong' untuk kultum/ceramah agama, padahal DKM nya saja super hati-hati dalam menyusun jadwal kultum agar 'adil dan merata' (terutama di masjid yang heterogen warna kultur jamaahnya). - kurang memperhatikan aspek psikologis obyek dakwah. Ada lho yang risih ketika didatangi rumahnya secara berombongan/gerudukan. - untuk kalangan/jamaah awam memang tidak ada pembicaraan yang berbau 'negative campaign', tapi untuk kalangan yang higher level, mulai ada pembicaraan menyindir kelompok dakwah lain. Misal: "Allah tidak menyuruh umat Islam berpolitik" (nyindir parpol Islam ...), atau "Allah tidak menyuruh umat Islam mendengung-dengungkan tegaknya khilafah Islamiyah" (nyindir hizbut tahrir ...). Seringkali, pihak DKM dengan berbagai pertimbangan agak sungkan menegur hal-hal di atas. Demikian, semoga ini bisa dianggap sebagai masukan yang bermanfaat. Bagi saya, semua kelompok dakwah harus saling menguatkan. Ada yang fokus pada sisi pembinaan aqidah, ada yang menguatkan sisi ruhiyah dan ibadah, namun perlu juga ada yang menguatkan sisi iqtishodi (perekonomian), siyasi (politik), dan sebagainya. Tanpa itu, mustahil Islam dan umatnya bisa memimpin peradaban dunia. Tapi yang paling penting, Allah sangat membenci orang yang 'jarkoni' (biso ngajari gak biso nglakoni). Nau'udzu billahi min dzalik. Jadi mari kita berlomba-lomba dalam melakoni tugas dakwah kita secara serius, totalitas, dan profesional, apa pun jalan dakwah yang kita pilih .... Wallahu a'lam, --amin 2008/12/17, M.K. Roziqin <[email protected]>: > > > Assalamualaikum Wr.Wb, > Apa rahasianya sehingga keluar di jalan Alloh (khuruj 3 hari) bisa merubah > jalan hidup dan amalan2 pesertanya? Berikut ini dari salah satu blog: > http://imanyakin.wordpress.com/2008/10/22/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-6-yang-belum-tertulis/ > > Wassalam > > M.Khoerur Roziqin ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

