Asslmkm.Wr.Wb.

Sama dengan bernostalgia mengagumi masa lalu yang menimbulkan stagnasi, mending 
kita mengexplore kemampuan sendiri dalam menghadapi masa depan. Komentar Prof. 
Din Syamsudin di TV One semalam agaknya cukup realistis khususnya mengutip 
pernyataan Obama tentang serangan Israel tempo hari.

Wass / Jaerony.-

WARNING: Jika Anda tidak berkenan dengan artikel ini silakan langsung dihapus; 
jika tertarik didiskusikan; dan jika sesat dan terdapat kekeliruan silakan 
diberitahukan.

******************************************************

Ditunggu, Janji Obama Pada Dunia Muslim


By Republika Newsroom
Rabu, 21 Januari 2009 pukul 12:10:00 
 
JAKARTA-- Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chairul Mahfiz 
menyambut baik pernyataan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama yang 
menjanjikan awal baru dengan dunia Muslim dalam pidato pelantikannya, namun hal 
itu harus dibuktikan dengan langkah nyata.


"Pidato Obama yang menjanjikan jalan baru bagi dunia Islam, merupakan pidato 
yang dianggap peduli terhadap kepentingan umat dunia, khususnya Muslim. Cuma 
hal tersebut masih perlu dibuktikan dengan langkah-langkah konkret," katanya di 
Jakarta, Rabu (21/1), menanggapi pidato pelantikan Presiden AS Barack Obama.


Menurut Irgan, dunia Muslim menunggu janji yang dilontarkan Presiden Obama 
tersebut, terutama yang menyangkut penyelesaian masalah Palestina, karenanya 
sikap Obama itu bisa diapresiasi secara positif andai sudah terbukti dengan 
tindakan dan kebijakannya.

Jika tidak, katanya, maka Obama sama saja dengan Presiden AS sebelumnya, George 
W Bush, yakni tidak berpihak kepada penciptaan perdamaian dunia dan 
penghormatan terhadap HAM.


Sebelumnya, dalam sambutan pelantikannya di Washington, AS, Selasa (20/1) malam 
WIB, Presiden Barack Obama menjanjikan awal baru dengan dunia Muslim.


"Dengan dunia Muslim, kami akan mengusahakan jalan baru ke depan, berdasarkan 
pada kepentingan bersama dan penghormatan bersama," kata Obama, yang telah 
menjadi presiden keturunan Afrika pertama AS.


Obama, yang mengamalkan ajaran Kristen, menghabiskan beberapa tahun dari masa 
kecilnya di Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.


Pada masa Presiden George W Bush, hubungan AS dengan negara-negara Muslim 
sering tegang, khususnya setelah serangan 11 September 2001.


Banyak kalangan Muslim khususnya, telah dibuat marah oleh perang pimpinan AS di 
Irak dan Afghanistan, serta dibukanya penjara untuk para tersangka teroris 
asing di Pangkalan Militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba. (ant/ri)


http://www.republika.co.id/berita/27280.html

Kirim email ke