Luar biasa,
Ada yang sudah punya bukunya... jadi pingin tahu lebih lanjut.

 
 M.Khoerur Roziqin
Recommended blogs for better understanding of the purposes of our life: 
www.dalamdakwah.wordpress.com
www.hidayahku.com
www.mualaf.com.





________________________________
From: Wardi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, March 2, 2009 4:14:21 PM
Subject: [Ar-Royyan-8743] Fw: metode hanifida

 
Sent: Monday, March 02, 2009 8:27 AM
Subject: Fw: metode hanifida

Assalamu'alaikum wr wb  ,

SUBHANALLAH. 
Satu lagi Mu'jizat Al Qur'an, yang benar-benar  Terjaga. 
ALLAHU AKBAR KABIRO, WAL  HAMDULILLAHI KATSIRO. 



Sulap Anak Bak Komputer, Aa Gym-Yusuf Kepincut Hanifida 

JAKARTA (SuaraMedia)  "Luar biasa sekali!" Komentar itu dilontarkan ustad 
terkemuka Aa Gym dan Yusuf  Mansyur saat menyaksikan 4 anak dari Jombang, Jawa 
Timur, menghafal Alquran 30  juz dan pelajaran sekolah dengan metode Hanifida. 
Kejeniusan Ahmad Azmi Amiq  (12), Rofi'ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari 
(5,5), dan Putri Fitriani (9)  mendorong Ustad Yusuf Mansyur ini untuk 
mengundang mereka. 
Produser film Kun Fa Yakun meminta empat anak ini  untuk menularkan kepiawaian 
mereka menghafal Asmaul Husna, Alquran 30 juz dan  artinya serta pelajaran 
lainnya kepada para santrinya di Sekolah Daarul Quran  Internasional (SDQI), 
Jalan Ketapang, Cipondoh, Banten. "Kita menginap di sana  sejak 11 hingga 18 
Februari untuk mengajarkan metode Hanifida. Alhamdulillah  pada 18 Februari 
malam, Aa Gym juga menyaksikan praktek menghafal ini," ujar  manajer Hanifida, 
Pito Sujatmiko, kepada detikcom, Jumat (20/2/2009). 

Apa komentarnya? "Luar biasa  sekali," ujar Pito menirukan ucapan Aa Gym dan 
Yusuf Mansyur. "Beliau mendukung  dan beri apresiasi dan sosialisasi," katanya. 
Empat anak ini juga laris diundang  oleh ibu-ibu pengajian. Pito menegaskan 
tidak memasang tarif untuk  menyosialisasikan metode menghafal cepat mutakhir 
ini. "Seikhlasnya, minimal  untuk transportasi dan akomodasi. Ada 4 buku paket 
yang harus dibeli seharga Rp  120 ribu," ujar Pito. 

Pito  mengatakan, empat anak itu akan beraksi lagi di Jakarta pada 16 Maret 
2009.  "Rencananya pada 28 dan 29 Maret, kita akan diundang lagi oleh Ustad 
Yusuf  Mansyur yang kelima kalinya," kata dia. Ke depan, lanjut Pito, metode 
Hanifida  menghafal Alquran dan aplikasi pelajaran sekolah dikembangkan melalui 
DVD dan  VCD. "Metode ini punya kuda-kuda dan jurusnya, tidak monoton, enjoy 
dan tidak  perlu mengernyitkan dada," promosi Pito.  
Hanifida Sulap Anak Bak  Komputer 
Metode Hanifida mengajarkan teknik  menghafal cepat. Anak mampu menghafal 
Asmaul Husna, Alquran dan pelajaran di  sekolah dalam waktu singkat. Metode 
inovatif ini dikembangkan oleh pasangan  Hanifuddin Mahadun dan Kheirotul 
Idawati. 
"Anak dapat menghafal apa pun dalam waktu  cepat dan dapat menjawab setiap 
pertanyaan mengenai apa yang telah dihafalkan  seperti komputer saja," kata 
Hanif kepada detikcom di Klub Guru Jabodetabek,  Jalan Jatipadang Nomor 23, 
Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 
"Dengan mempelajari metode ini, selain  anak pandai menghafal Alquran, jago 
berhitung dan pintar di sekolah. Apalagi  anak usia produktif kelas 3 sampai 
kelas 6 SD paling cepat mempelajari metode  ini," lanjut dia. Dijelaskan dia, 
metode Hanifida mengoptimalkan kerja otak kiri  sehingga ada keseimbangan otak 
kiri dan otak kanan. Akurasinya hingga 85  persen. 
"Kami mengajarkan ini kepada anak-anak  kami, Kamila (6), dan Ahmad (12)," 
ujarnya. Menurut dia, tidak butuh waktu lama  untuk bisa menguasai metode 
tersebut. "Kalau sudah menguasai metodenya maka  dapat menghafal saat itu juga. 
Kalau masalah biaya, hanya mengganti buku  modul untuk menghafal Alquran dan 
Asmaul Husna. Harga 3 buku Rp 125 ribu. Kalau  biaya mengajarkan seikhlasnya 
hanya infak saja," beber dia. Jika Anda tertarik,  modul ini bisa Anda peroleh 
di Klub Guru Jabodetabek. 
Anak Jombang Jadi Jenius Berkat  Hanifida 
4 Anak dari Jombang, Jawa Timur,  mengundang decak kagum. Mereka mampu 
menghafal Alquran 30 juz dan artinya.  Bahkan mereka menghafal deretan angka 
secara acak dalam tempo 2 menit. Keempat  anak itu adalah Ahmad Azmi Amiq (12), 
Rofi'ul Majid (14), Kamila Niami  Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9). 
Kejeniusan mereka tidak datang sendiri.  Melainkan berkat metode menghafal 
Hanifida. Butuh waktu 1 bulan untuk menjadi  jenius berkat metode belajar 
inovatif ini.Metode Hanifida ini dikembangkan oleh  pasutri Hanif dan Ida yang 
terilhami pemegang Rekor Pertama Daya Ingat MURI  Irwan Widiatmoko. Hanif dan 
Ida lantas mengembangkannya ke dalam ke dalam dunia  religi yaitu menghafal 
cepat Asmaul Husna dan Alquran. 
"Metode Hanifida dengan model file  komputer ini melatih daya ingat permanen 
seperti menghafal Asmaul Husna dan  Alquran 30 juz selama 1 bulan lebih," kata 
manajer Hanifida, Pito Sujatmiko,  kepada detikcom, Jumat (20/2/2009). Menurut 
dia, berkat belajar dengan teknik  Hanifida, empat anak asal Jombang itu mampu 
menyebut surat-surat Alquran,  ayat-ayatnya dan artinya. 
"Misalnya, surat Al Ikhlas ayat 3. Azmi  dapat menyebutkan lafal dan artinya. 
Kalau mengingat secara manual kan kadang  menyebut dari awal surat, tetapi ini 
langsung disebutkan," ujar Pito. Selain  menghafal Alquran, lanjut Pito, 
keempat anak itu mampu menyebut deretan angka  hingga 100 dan menghafal materi 
pelajaran di sekolah. 
"Caranya misalnya, kita menulis angka  acak masing-masing 10 angka dan dibuat 
10 baris. Lalu tulisan itu kita serahkan  kepada si anak untuk menghafalnya 
selama 2 menit. Setelah itu tulisan angka kita  ambil lagi. Kemudian kita 
meminta si anak menyebut angka pada kolom atau baris  tertentu yang kita 
inginkan. Si anak mampu menjawab dengan benar," beber  Pito. 
Menurut dia, keempat anak itu mampu  menghafal angka mundur dari belakang 
hingga ke depan, dari kolom atas hingga  bawah secara acak. Pembaca detikcom, 
Habe Arifin, mengaku telah menyaksikan  presentasi 4 bocah itu. "Mengagumkan 
banget, mereka jenius karena belajar tidak  datang mendadak seperti Ponari," 
komentarnya. 
Bocah TK Hafal Asmaul Husna dan Surat  Pendek 
Dalam gendongan sang bunda, Kamila  Permatasari (6) bergelayut manja. Meski 
agak malu-malu, dia menjawab setiap  pertanyaan yang diajukan untuk menguji 
metode Hanifida yang diajarkan ibunya.  Dengan cepat, dia menjawab urutan 
Asmaul Husna dan surat pendek Alquran beserta  artinya saat ditanya secara 
acak. 
"Sebutkan Asmaul Husna yang ke-50," tanya  sang bunda, Khairotul Idawati. "Asy 
Syahidu artinya yang Maha Menyaksikan,"  sahut Kamila. "Asmaul Husna ke-10," 
tanya Idawati. "Al Mutakabbir artinya yang  memiliki kebesaran," jawab bocah 
perempuan yang mengenakan baju warna kuning  ini. 
"Asmaul Husna yang terakhir," tanya  Idawati lagi. "Asy Shaburu artinya yang 
maha penyabar," jawab Kamila. Tidak  hanya Asmaul Husna, Kamila pintar 
menghafal sebagian besar ayat-ayat dalam surat  pendek Alquran beserta artinya. 
"Saya ngajari Kamila metode Hanifida dengan  buku-buku ini sepulang sekolah. 
Kamila pemalu, kadang kalau ditanya orang nggak  mau menjawab," tutur Idawati. 
Wassalamu'alaikum wr wb. 

Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information. 
If you are not the intended recipient (or have received this email by error), 
please notify the sender immediately and delete this email. 
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this 
email is strictly forbidden.


      

Kirim email ke