Assalamualikum,

Salah satu kerja karkun (istilah untuk aktivis Jamaah Tabligh) adalah berdakwah 
di setiap tempat dan keadaan dengan pertimbangan hanya satu keridhoaan Alloh 
SWT. Termasuk di kantor. Kebetulan Brigjen Anton Bahrul Alam saat ini dipercaya 
sebagai Kapolda Jatim dan ia menggunakan kewenangannya untuk memrintahkan 
Polwan berjilbab. Sebelumnya, saat menjabat Kapolda Kalsel ia mengeluarkan 
Surat Perintah (SPRINT) agar semua Polisi muslim bawahannya ikut program khuruj 
3 hari setiap bulan sebagai bagian dari pembinaan ruhani. Semoga amal beliau 
diterima Alloh SWT dan ihlas semata-mata untuk mendapatkan ridho-nya. Amiin.
Wassalam,

M.Khoerur Roziqin
Recommended blogs for better understanding of the purposes of our life: 
www.dalamdakwah.wordpress.com
www.hidayahku.com
www.mualaf.com.
http://www.beritajatim.com/?


Selasa, 03/03/2009 11:47 WIB 
Kunjungan Kapolda ke Bojonegoro 
Tak Biasa, Semua Polwan Pakai Jilbab 
Reporter : Abdul Qohar 

Bojonegoro – Pagi tadi, Selasa (3/3/2009), kondisi tak biasa tersaji di Mapolwil
Bojonegoro. Yakni, para polisi wanita (polwan) ramai-ramai memakai
penutup kepala alias jilbab. 

Mulai dari mereka yang berpangkat brigadir dua (Bripda) hingga
Wakapolwil Bojonegoro, AKBP Juansih, berpakaian tidak seperti biasa. 

Sejumlah polwan, kepada beritajatim.com mengatakan, kalau
mereka berpakaian Islami karena untuk menyambut kedatangan Kapolda
Jatim, Brigjend Pol Anton Bahrul Alam, di Kabupaten Bojonegoro. 

"Biasanya ya tidak seperti ini, kalau berpakaian sipil ya
biasa, kalau dinas ya biasa. Pakai jilbab baru pertama kali ini," kata
salah seorang anggota polwan. 

Hal senada dikatakan Wakapolwil Bojonegoro, AKBP Juansih.
Menurutnya, pakaian Islami dengan jilbab adalah pembaharuan di
lingkungan polri. 

"Memang terkesan sangat baru, tetapi kelihatannya memang bagus Polwan memakai 
jilbab," lanjutnya. 

Sementara itu Kapolda Jatim, Brigjend Pol Anton Bahrul Alam,
membenarkan kalau hal itu penyegaran di tubuh Polri. Sebab, selama ini
banyak anggota Polwan maupun Istri Polri yang risih auratnya dilihat
orang lain. 

"Kami mengimbau kepada seluruh Polwan yang beragama Islam agar memakai jilbab," 
tegasnya. 

Ditanya mengenai apakah nanti tidak mengganggu kinerja Polwan
di lapangan, Kapolda mengaku hal itu tidak masalah. Karena, saat
melakukan kegiatan lari atau lainnya, bisa memakai celana panjang. 

"Yang penting pahanya tidak kelihatan," sambung Kapolda dengan sedikit 
bercanda. [dul/kun]  


      

Kirim email ke