Place itu Penting !
Dalam dunia marketing, place merupakan salah satu unsur penting yang tak
boleh diabaikan, begitu kira-kira pendapat mbahnya ilmu Marketing, Philip
Kotler. Untuk yang satu ini saya kira kita semua sepakat, semakin strategis
suatu lokasi maka akan semakin menjadi incaran dan rebutan banyak orang.
Dalam dunia perplace-an ini kita mengenal berbagai istilah mentereng seperti
kawasan segitiga emas, ring satu, ring dua dan lain sebagainya.

Alhamdulillah, warung kami yang mungil itu, meskipun terletak di pinggiran
kampung tetapi lokasinya cukup bagus, ini paling tidak menurut kami lho ya.
Terletak di pinggir jalan menuju ke sebuah SMP Negeri, warung itu tiap hari
dilewati oleh ratusan siswa yang menuju sekolah tersebut. Lalu, tepat di
depan warung berdiri sebuah puskesmas yang setiap harinya melayani ratusan
pasien dari berbagai tempat. Dan kemudian, di belakangnya juga berdiri dua
sekolah setingkat SD dan sebuah SMP swasta.

Dengan lokasi seperti ini, kayaknya kami tak perlu berkeringat untuk
mengenalkan warung itu kepada masyarakat sekitar, karena sambil memejamkan
mata pun pasti akan dilewati. Yang mungkin perlu digarap agak serius adalah
bagaimana menata agar warung dan barang yang dijajakannya kelihatan lebih
nendang dan eye catching.

Alhamdulillah, setelah berjalan beberapa lama, warung itu mulai dikenal.
Anak-anak SMP seringkali menjadikan warung itu sebagai tempat nongkrong
(habis kalau mau nongkrong di mall kan harus ke kota Depok). Bahkan kalau
hari Sabtu, anak-anak sering bilang, "Bu, kita ekskulnya disini saja ya!".

Para ibu yang mengantarkan anak-anaknya bersekolah di SD, kadang juga
menjadikan warung itu sebagai home base mereka untuk ngrumpi (tapi yang
baik-baik saja lho ya). Lalu para pengantar pasien puskesmas sering juga
longak-longok melihat warung dan tentu saja apa yang ada di dalamnya.

Jadi deh warung itu selalu kelihatan ramai setiap harinya, meskipun kadang
yang beli satu tapi yang menemani beli sepuluh hehe.. (oh nggak, mereka juga
pada belanja kok !).

Bagi kami -terutama mamahnya anak-anak, si penjaga warung, ramainya
pengunjung seperti itu juga membawa keberkahan tersendiri. Anak-anak yang
berkerumun itu kan temannya anak-anak kami juga. Dari mereka kami bisa
menggali berbagai permasalahan, keinginan, cita-cita, keresahan dan segala
tetek bengek lainnya yang dihadapi oleh generasi yang sedang tumbuh itu.

Dari ibu-ibu yang berkumpul kami juga bisa sharing tentang berbagai hal,
mulai dari masalah harga kebutuhan sehari-hari yang terus melangit, susahnya
mencari dan membelanjakan duit, anak-anak yang pada pintar membantah kayak
di sinetron, hingga soal-soal yang lebih "berat" tentang bagaimana kita
harus menyiapkan diri untuk kehidupan yang jauh lebih panjang, di akherat
nanti.

Ya, kami berharap, di samping menjadi tempat jualan, warung kecil ini juga
bisa menjadi tempat belajar dan berbagi ilmu dan pengalaman. Bukankah hikmah
dan kearifan itu tersebar dimana-mana, tergantung kita mau atau tidak
memungutnya. Semoga ya !


------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, 
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke