SELINGKUH….(by elha 15.11.2006)

Menurut kaum tertentu SELINGKUH adalah akronim dari SELingan INdah dan Keluarga 
UtuH. Yach selingkuh memang menjadi mode bagi mereka yang merasa, atau 
pura-pura merasa tidak puas dengan kehidupan pribadi keluarga mereka. Entah itu 
sang suami atau si isteri yang melakukannya. Yang jelas, bila per-Selingkuh- an 
sudah dilakukan, maka si pelaku sudah melakukan pem-bohongan kepada 
pasangannya, kepada anak-anaknya dan kepada keduanya.
Apakah benar perselingkuhan itu memberikan jawaban pasti bahwa si pelakunya 
tidak mengundang masalah baru? Atau malah menambah masalah yang ada?
--oooOooo--

Ba’da sholat jum’at kemarin, tgl. 10.11.2006, saya sengaja makan dipinggiran 
jalan Sabang (Wahid Hasyim), yang kebetulan memang tidak jauh dari lokasi 
kantor saya. Bukan karena alasan politik, tapi lebih mengena dengan faktor 
ekonomi. Maklum perbekalan sudah mulai mengering. Menu makan siang juga sudah 
harus di pilah dan dipilih….hehehe takut gak kuku.

Sekumpulan wanita, berusia antara 20 – 26 tahun (menurut perkiraan saya loch), 
asyik bercengkerama di samping kanan saya. Sepertinya mereka sudah selesai 
dengan makan siangnya. Mereka begitu riang. Nada bicaranya yang renyah 
(emangnya hartz chicken), empuk dan penuh canda menandakan bila mereka tidak 
dalam keadaan bersedih. (Klo sedih pasti lagi mewek hehehe)

Namun kemudian saya agak terkejut ketika salah seorang dari mereka mengatakan 
bahwa dia menerapkan syarat tertentu jika diajak berselingkuh (sambil menyebut 
syarat tersebut). SELINGKUH…??? LOCH APAKAH MEREKA SUDAH MENIKAH….???
“Oooh berarti dari tadi mereka sedang membicarakan perselingkuhan. Pantas aja 
obrolan mereka dibumbui dengan saling senyum, tawa….dan cekakak cekikik” 
gumamku dalam hati.

Dari dandanannya kemudian saya menyimpulkan bila mereka adalah wanita yang 
membantu atau bersedia diajak oleh para lelaki/suami untuk melakukan 
perselingkuhan. Tentunya dengan kompensasi tertentu. Makanya salah satu 
diantara mereka mengajukan syarat tersebut.

Yah, Jakarta memang kota metropolitan. Segala bentuk, segala rupa dan aneka 
ragam kehidupan manusia ada dikota ini. Kamuflase kehidupan, fatamorgana 
kebahagiaan hingga fakta perselingkuhan ada di depan mata. Dan layaknya 
pengusaha yang mumpuni, wanita-wanita muda tadi mampu memanfaatkan celah 
peluang/opportunity tersebut. Kicauan kaum adam yang ingin melakukan perbedaan 
ekspresi ‘bercinta’ disambut dengan aroma dan warna-warni kumtum bunga dengan 
kelopak yang lumayan merekah.

Tapi mengapa para wanita itu mengenakan pakaian supermarket/ swalayan/ spg 
tertentu. Mungkin itu hanya kamuflase, hanya kepompong ulat sutera. 

Para wanita itu sepertinya tidak terpengaruh dengan suasana warung pinggir 
jalan. Atau sengaja memanfaatkan suasana warung untuk menginformasikan bahwa 
mereka adalah ‘pelaku’. Ataukah suasana warung dan keadaan disekitarnya adalah 
sarana promosi gratis atas ‘usaha’ mereka. 

Aku kemudian teringat satu kisah. Pada suatu hari (kayak cerita si kancil & 
buaya aja). Pada satu hari seorang teman wanitaku bercerita kalau dia baru saja 
bertemu dengan teman lama. Laki-laki tentunya. Katanya laki-laki itu adalah 
mantan ‘teman akrab’, jika tidak ingin disebut kekasih.

Pertemuan antara teman wanitaku dengan ‘mantan kekasihnya?’ biasanya dilakukan 
pada waktu makan siang. Lunch, kata orang kulon. Nah, setelah makan siang itu 
kejutan terjadi. Dia bertemu dengan teman kantornya di dalam biskota. (lagian 
mo selingkuh kok naek angkot. Gayaan dikit ngapa..). Agar teman kantornya tidak 
kaget dan banyak bertanya, teman wanitaku langsung menyapa dan mengenalkan 
‘bawaannya’ sebagai teman selingkuh. Langsung tanpa tedeng aling-aling dia 
mengatakan bahwa sobat laki-laki yang dibawanya adalah teman selingkuh.
“Yach, daripada ketahuan, mendingan gue ngaku aja langsung. Dari pada malu ma 
penumpang laen” katanya

Bahkan ada kisah yang lebih fenomenal. Di salah satu perusahaan keuangan, 
terjadi ‘kerusuhan’. Penyebabnya tak lain adalah hamilnya seorang pegawai 
wanita, yang kebetulan seorang kasir/teller, akibat perbuatan sang Manajer. 
Mudah ditebak, pegawai wanita itu diminta mengundurkan diri. Sementara sang 
Manajer, Wallahu’alambishowab. Kabarnya mereka melanjutkan ke jenjang 
perkawinan.

Kenapa sih mesti ada perselingkuhan. Mengapa harus ada seorang suami/isteri 
yang mencari ‘jajanan’ diluaran, padahal menu makanan di rumah lebih komplet. 
Bila memang sayurnya kurang asin, kenapa tidak ditambah garamnya saja. Bila 
kurang banyak, kan masih bisa ditambah menunya. Bila kurang indah, masih ada 
pernik-pernik yang dapat dihias di meja makan.

Apapun dasar yang melatar belakanginya, sejatinya Perselingkuhan itu bukanlah 
suatu solusi. Bahkan bisa jadi justru akan menambah komplexs masalah yang rumah 
tangga. Benar sang suami/isteri akan merasa nyaman dengan teman 
perselingkuhannya, tetapi setelah itu dia akan menjadi ‘jalur kebohongan’ untuk 
menutupi perbuatannya. Selain itu dana makan siang, dana transportasi dan 
dana-dana lainnya akan menguras jatah rumah tangga, jatah anak dan jatah pos 
lainnya. Dan yang terpenting, Perselingkuhan akan menyakiti hati pasangan sah 
suami/isteri.
(belum termasuk akibat yang ditimbulkan seperti kehamilan, penyakit kelamin dan 
lain-lain)

Untuk kaum laki dan wanita yang sudah berumah tangga, yakinlah bahwa pasangan 
kita adalah pasangan terbaik yang pernah ada. Dia menemani kita sejak kita 
masih belum punya apa-apa. Bila memang ada yang memulai pernikahan dengan 
segala kemewahan, maka pasangan hidup kita telah membantu kita mengatasi 
berbagai problematika rumah tangga. Senang-susah selalu bersama. 
Sementara teman perselingkuhan, pernakah dia membantu mengatasi persoalan, atau 
memang hanya menginginkan ‘harta’, ‘tahta’ dan ‘toyota’…???

Untuk para wanita yang ikut tergabung dalam komunitas perselingkuhan, 
percayalah kalian adalah pihak yang paling dirugikan. Baik secara materi 
ataupun kejiwaan, diantaranya : Pertama, bila terjadi kehamilan siapa yang 
bertanggung jawab. 9 bulan mengandung dan kemudian diikuti dengan mengurus anak 
yang dilahirkan adalah pekerjaan berat. Siapkah pasangan selingkuh anda 
membantu. Kedua, “Ah, kan bisa aborsi” kata sebagian orang. Benar, tapi aborsi 
akan merusak tatanan rahim. Ketiga, harga diri seorang wanita (isteri) akan 
tercampakkan. Benar, mungkin kalian akan mendapatkan banyak materi dari 
pasangan selingkuh anda, tetapi benarkah hati anda juga tersenyum ikhlas 
menerima semua itu. Bagaimana anda membayangkan bila yang melakukan selingkuh 
itu adik anda, adik ipar, kakak kandung, orang tua, atau bahkan anak anda 
sendiri. Tetes air mata anda pasti akan terurai. Keempat, dampak psikologi yang 
akan anda tanggung. Luar biasa beratnya. Keinginan hati yang
 sering berbenturan dengan hawa nafsu.. Logika berfikir yang sering salah. Dan 
efek kejiwaan yang akan menurun ke anak kandung.

Belum terlambat untuk kembali bagi mereka yang melakukan. Sudah saatnya nahkoda 
kapal menjalankan fungsinya kembali memimpin pelayaran menuju kampung yang 
damai, indah, subur, tentram dan sangat menyenangkan. Kampung akhirat.


---oooOooo-- -

Dalam salah satu riwayat hadits disebutkan bahwa jika perbuatan zina sudah 
dilakukan secara terang-terangan, maka akan datang suatu penyakit yang tidak 
ada obatnya.
Apakah keceriaan para wanita yang ikut membantu kaum laki-laki berselingkuh 
atau wanita yang melakukan perselingkuhan sudah termasuk dalam kategori 
perbuatan zina secara terang-terangan….???? Apakah penyakit HIV/AIDS termasuk 
juga dalam penyakit yang disebut Rasulullah tersebut sebagai akibat dari zina 
secara terang-terangan itu…???

Jika semua itu sudah terjadi, kemana kaum terpelajar yang selama ini membela 
kebebasan pergaulan, kebebasan ber-ekspresi dan kebebasan lainnya. jikaum 
feminis, kaum sekuler dan liberal rame-rame membuat aksi (simpatik??? ) untuk 
melindungi masyarakat dari HIV/AIDS dan pembinaan bagi penderita HIV/AIDS yang 
terus bertambah setiap saat. 
Motto penanggulangan HIV/AIDS kemudian adalah (salah satunya) ‘jangan melakukan 
sex beganti-ganti pasangan’. Mengapa tidak jujur saja mengatakan bahwa 

Islam mengatakan bila seorang Isteri laksana lahan/sawah bagi suaminya. 
Sedangkan seorang suami juga laksana lahan/sawah bagi isteri (-istrinya). Maka 
baik isteri/suami dapat saling bercocok tanam.
Dalam bahasa yang indah, Islam mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya 
kita menyalurkan hasrat sexual. Sex itu memiliki makna suci, maka harus 
dipergunakan dengan suci pula. Bukan pelampiasan hawa nafsu. Bukan pula untuk 
mencari sensasi perbedaan dalam melakukan hubungan suami isteri.
.
Maknanya, secara implisit dikatakan bila belum memiliki suami/isteri, atau 
belum ada ikatan (akad) syah suami isteri, mbok ya jangan melakukan hubungan 
suami-isteri dulu. Kan sudah jelas ‘Hubungan Suami-Isteri’, berarti oleh suami 
kepada isterinya-atau oleh isteri kepada suaminya. Loch, kenapa yang bukan 
isterinya atau bukan suaminya ngelakuin perbuatan suami-isteri. Hehehehe.

Adakah dari mereka itu keluarga kita, saudara-saudara kita, tetangga-tetangga 
kita, kerabat kita atau teman-teman terdekat/akrab kita…???

Tanpa bermaksud menggurui, rasanya sangat bijak bila sebagai ummat muslim kita 
berpedoman pada perilaku Nabi Muhammad SAW. Setidaknya sebagai pijakan kita 
dalam melangkah. Dalam satu riwayat Hadits : 

Ubadah ibnush Shamit ra mengatakan bahwa Nabi SAW merasa sedih dan wajahnya 
tampak kusam ketika beliau menerima wahyu tentang hukuman zina. Pada suatu hari 
beliau menerima wahyu, lalu tampak seperti itu. Setelah beliau ceria beliau 
bersabda, “Laksanakan ajaranku! Sungguh Allah telah menetapkan hukuman bagi 
para pezina. Yaitu, pezina yang sama-sama sudah kawin dan pezina yang sama-sama 
belum kawin. Pezina yang sudah kawin dicambuk seratus kali lalu dirajam dengan 
batu; pezina yang belum kawin dicambuk seratus kali lau dipenjara satu tahun” 
(HR. Muslim)

Wallahu’alam bishowab
salam ukhuwah ELHA


Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih 
Cepat hari ini!

__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
=======================================================================
Semua artikel pada milis ini bisa dilihat di 
http://tentang-pernikahan.com 
situs-nya artikel dan cerpen (pra)nikah

=======================================================================
Rumah di Citra Indah, kota nuansa alam timur cibubur
harga mulai Rp 16ribu perhari!!!
kunjungi http://citra-indah.com
developer by ciputra
======================================================================= 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 



Recent Activity


 7
New MembersVisit Your Group 



Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.

Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.

Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 

__,_._,___














      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke