Tak Jera, Wilders Kembali Beraksi Lecehkan Nabi Muhammad dan Islam

Oleh Althaf pada Senin 31 Agustus 2009, 10:38 AM
Print Recommend (0) Comment (0) Share

AMSTERDAM (Arrahmah.com) – Anggota legislator Belanda, Geert Wilders
(la’natullaah ‘alayh), kembali melancarkan aksinya menyerang Islam.
Dengan kejinya Wilders menyamakan Nabi Muhammad (SAW) dengan seekor babi
hanya gara-gara sebuah berita yang melaporkan bahwa pemerintah Arab
Saudi kembali mensahkan perkawinan antara anak perempuan berusia 10
tahun dengan laki-laki berumur 80 tahun.

Wilders mengatakan pada Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen,
bahwa laki-laki 80 tahun itu seperti seekor babi, tepat seperti Nabi
Muhammad (SAW) yang menurutnya “biadab karena menikah dengan seorang
gadis berumur enam tahun.”

Wilders menginginkan Verhagen memanggil duta besar Arab Saudi ke Belanda
agar Wilders bisa mengekspresikan sentimennya terhadap perbuatan yang
menurutnya tidak manusiawi itu.

Wilders senang dengan meningkatnya dukungan Eropa, sebagaimana
negaranya, terhadap pernyataannya mengenai teror yang dilakukan oleh
muslim. Dua tahun lalu, dia menyebabkan munculnya protes geram dari
kalangan muslim ketika dia menyebarkan film berdurasi 15 menit berjudul
Fitna, yang menghubung-hubungkan Islam dengan teror.

Arab News, salah satu harian Arab Saudi melaporkan mengenai pengantin
perempuan berusia 10 tahun yang dipersunting oleh seorang laki-laki yang
disinyalir berusia 80 tahun. Laki-laki itu pun menyangkal pemberitaan
media mengenai usianya.

“Perkawinan saya tidak melanggar Syariah,” kata laki-laki yang tidak
ingin disebutkan identitasnya itu pada Arab News. “Pengantin perempuan
itu menerima saya dan ada ijab qabul dari ayahnya.”
(althaf/arbnws/artzshv/arrahmah.com)

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, 
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke