Assalamua'aliakum
Mari kita kuatkan Iman islam kita dengan kembali kepada islam yang akiki yakni beragaman/cara ber islamnya para sahabat(khairunnas=sebaik-baik manusia yg pernah ada dibuka bumi ini) bbrp diantara sahabat sdh dijamin sorga, mari..mari..mari..kita tolobul ilmu ..mari 756 AM radio/www, radiorodja.com wasalam Abu Adam 2010/6/10 immas nurhayati <[email protected]> > Semoga Alloh memberi petunjuk pada mereka yang telah salah dan > berlebih-lebihan dalam menafsirkan firman Alloh berdasarkan logikanya semata > dan kembali ke Jalan yang lurus. > > --- On *Thu, 6/10/10, A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]>* wrote: > > > From: A. Yahya Sjarifuddin <[email protected]> > Subject: [Ar-Royyan-9727] Besok, Perempuan Kanada Imami Shalat Jumat di > Inggris > To: [email protected], [email protected] > Date: Thursday, June 10, 2010, 3:12 PM > > > Besok, Perempuan Kanada Imami Shalat Jumat di > Inggris<http://www.republika.co.id/dunia-islam/islam-mancanegara/10/06/10/119264-besok-perempuan-kanada-imami-shalat-jumat-di-inggris> > Kamis, > 10 Juni 2010, 12:41 WIB > > [image: Besok, Perempuan Kanada Imami Shalat Jumat di Inggris] > Raheel Reza usai mengimami shalat di Kanada > > REPUBLIKA.CO.ID, OXFORD--Sebuah kontroversi ditebar oleh Raheel Reza, > seorang wanita penulis buku, asal Kanada. Dia akan mengimami shalat Jumat di > Oxford, Inggris, besok. Tak hanya mengimami, dia juga akan menyampaikan > khotbah pada kesempatan tersebut. > > Dia datang ke Oxford atas undangan Dr Taj Hargey, tokoh pendukung Islam > liberal yang mendukung diizinkannya perempuan untuk menjadi imam. "Untuk > sholat Jumat, sekarang kami menerima sekitar 100 orang, dua kali untuk > sholat Ied dan kesempatan-kesempatan penting," kata Hargey. Bahkan dia > berharap bisa sekitar 200 orang hadir dalam shalat Jumat tersebut. > > Reza yang kini berusia 60 tahun adalah anggota kelompok kecil yang > menamakan dirinya feminis Muslim. Media Barat menilai bahwa kelompok ini > terus berkembang. Dia dalam berbagai kesempatan selalu mengkampanyekan > perlunya perempuan menjadi imam shalat sebagai wujud kesetaraan gender. > > "Tidak ada ayat dalam Alquran yang secara jelas melarang perempuan jadi > imam shalat," kata Reza seperti termuat dalam situs The Independent. Atas > perilakunya itu, Reza pernah menghadapi ancaman pembunuhan. Ancaman ini > datang setelah dia menjadi imam shalat yang makmumnya terdiri dari laki-laki > dan perempuan di Toronto, Kanada, lima tahun lalu. > > Selain mengimami shalat dan memberikan khotbah Jumat, pada kesempatan itu > dia juga akan memimpin syahadat seorang mualaf. Semua yang dijalankan, kata > dia, bukan semata-mata hanya terkait dengan pekerjaan sebagai imam," imbuh > dia. Lewat kontroversinya, dia mengaku ingin mengingatkan umat Islam bahwa > 50 persen pemeluk agama tersebut adalah perempuan yang harus setara dengan > laki-laki. > > Kontroversi yang disulut Reza ini merupakan pengulangan dari peristiwa yang > pernah terjadi tahun 2005 lalu. Saat itu seorang perempuan bernama Amina > Wadud memimpin shalat Jumat dengan makmum perempuan. Kemudian di tahun 2008 > dia kembali menjadi imam shalat Jumat di Oxford dengan makmum campuran. > Red: hamim > Sumber: The Independent > > > > > ------------------------------------------------------------------ > - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - > - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - > > Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, > seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. > (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari) >

