From: "PM Marbun" <[EMAIL PROTECTED]>

Halo Jelek!

Kutipan dari : "Chicken Soup for the Teenage Soul II"
Saat ini sulit berkonsentrasi di kelas bahasa Prancis. Buku tahunan baru dibagikan, 
jadi sementara guru mengoceh, kami diam-diam saling menandatangani buku dan 
mengedarkannya ke seluruh ruangan.

Bukuku berada di bagian belakang kelas. Tak sabar aku menantinya kembali. Apa yang 
kira-kira ditulis oleh teman-teman ? Pujian ? Ungkapan kekaguman ? Usai pelajaran 
segera kucari buku milikku dan kubuka lembarannya. Sampai akhirnya aku melihat : ada 
yang menulis dengan huruf besar-besar di halaman terakhir buku : HALO, JELEK !

Sebelumnya aku belum pernah serius menilai diri "tampan" atau tidak, tapi kini aku 
tahu. Aku ini ternyata jelek. Anak kelas satu SMP di kursi belakang saja bilang 
begitu, tentu ada banyak lagi yang sependapat. Aku melihat diri di cermin: hidung 
besar, bintik-bintik jerawat, badan agak gegmuk dan tidak berotot. Jelas sudah, 
kupikir. Aku memang jelek. Hal ini tidak pernah kuberitahu kepada siapapun. Untuk apa 
? Sudah kenyataan bahwa aku jelek.

Tahun demi tahun berlalu. Aku menikah dengan seorang wanita yang benar-benar 
cantik-luar dan dalam. Aku sering mengatakan kepadanya, "Kau wanita paling cantik di 
dunia!", dan itu sunguh-sungguh. 
Biasanya ia menjawab, "Dan kau amat tampan."
Aku tidak pernah memandang matanya. Rasanya itu sesuatu yang "harus diucapkan" oleh 
seorang istri kepada suaminya. Saat istriku mengucapkan itu aku hanya menatapke bawah. 
Putusan aku tampan atau jelek telah ada, terlipat di dalam buku tahunan kelas satu SMP.

Akhirnya suatu hari istriku bertanya, "mengapa setiap aku bilang kau tampan, kau tidak 
pernah memandang mataku ? Kuputuskan untuk mengatakan yang sebenarnya, tentang buku 
tahunan itu dan kesimpulanku.
"Kau percaya ? Tentu saja kata-kata itu tidak benar ! Kau menganggap serius anak kelas 
satu SMP yang mengenalmu pun tidak ? Aku mengenalmu, cinta padamu, dan telah 
memutuskan untuk menikahimu. Menurutku, kau tampan dan kurasa aku telah 
menunjukkannya."
Nah, mana yang harus kupercayai; istriku... atau coretan tua itu ?

Pertanyaan itu kurenungkan cukup lama. Aku juga merenung dan ingat bahwa Tuhan tidak 
menciptakan barang gagal. Siapa yang harus kupercaya ? aku memilih untuk percaya pada 
istriku dan Tuhan.

Hidungku tetap besar. Di usia tiga puluh empat pun, mukaku masih tumbuh jerawat! 
Rambutku mulai menipis dan Anda bisa mencari orang yang mengatakan bahwa aku jelek. 
Tapi aku yakin aku tidak jelek ! Bersamaan dengan waktu, mendengarkan mereka yang 
kucintai, aku menyadari bahwa aku ini keren ... tampan, tepatnya.

Greg Barker
=========================================
From: "Selvy Wirjapranata" <[EMAIL PROTECTED]>

  MENGENALI TANGAN TUHAN YANG BERKARYA

  Kita selalu menginginkan sinar matahari, 
  mencintai gelak tawa, rasa gembira, dan sorak sorai. 
  Namun, hati kita akan kehilangan 
  kelembutannya bilamana kita tidak pernah 
  meneteskan air mata......

  Bapa sering menguji kita dengan 
  penderitaan dan kesedihan.
  Dia tidak menghukum kita, melainkan 
  menolong kita menjumpai HARI ESOK.....

  Sebab pohon-pohon bertumbuh menjadi kuat 
  bilamana mereka dapat tahan terhadap angin ribut. 
  Dan, tiada pernah ada penderitaan tanpa manfaat.

  Tajamnya potongan pahat membuat batu 
  pualam mulia berbentuk indah....

  Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan 
  kepedihan kita, karena setiap kehilangan 
  yang Dia kirimkan diikuti dengan 
  keuntungan yang berlimpah.
  Jika kita menghitung rahmat dan berkat 
  yang Allah kirimkan secara cuma-cuma, 
  kita tak akan menemukan alasan untuk mengeluh.
  Dan tak ada waktu untuk meratap..... 
  karena Bapa mengasihi anak-anakNya;
  bagiNya semua menjadi jelas.

  Jadi, Dia tidak pernah mengirim 
  kesenangan kepada kita bila kebutuhan 
  jiwa yang terdalam adalah kepedihan. 
  Karenanya, bilamana kita menemui 
  kesulitan, dan jika segala sesuatunya 
  berjalan salah, itulah Allah yang sedang
  bekerja di dalam diri kita untuk membuat
  kita menjadi kuat (Helen Steiner Rice).

  Sebagaimana berlian tidak dapat berkilau 
  tanpa diasah, demikian juga manusia,
  tidak dapat menjadi sempurna,
  tanpa tantangan dan derita....

  Tuhan memberkati,




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke