Apakah kebenaran itu?
(What is the truth?)
By : CARM
----------------------

Kebenaran bukanlah suatu perasaan. Kebenaran bukan pula sebuah ide 
saja. Kebenaran terdapat dalam Alkitab. Kelompok Kultus (Cults) 
keliru karena tidak memiliki kebenaran ini. Yakni, mereka memiliki 
pemahaman yang keliru mengenai Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh 
Kudus, dan karya Kristus di atas kayu salib. Karena mereka keliru 
dalam hal ini, mereka juga keliru mengenai doktrin keselamatan. 

Ketulusan dan pekerjaan baik tidak dapat menjembatani jurang dosa 
antara Allah dan manusia. Hanya darah Kristus yang dapat membersihkan 
seseorang (Ibrani 9:22; Yohanes 14:6). Ketulusan hati dan perbuatan 
baik hanyalah upaya diri sendiri untuk memperoleh penghargaan dari 
Allah. Ketulusan hati menjadi kesombongan ketika dipakai untuk 
memperoleh pembenaran dari Allah: "Tapi Allah, lihatlah hatiku. Lihat 
betapa tulus hatiku? Saya berhak untuk tinggal di sorga." 

Tidak. Jika ketulusan hati dan perbuatan baik cukup untuk memuaskan 
hati Allah, maka Ia tidak akan memberikan kita Alkitab untuk 
mengkoreksi ide-ide tulus kita yang keliru itu, dan Ia tidak akan 
mengirimkan Putra-Nya untuk melakukan pekerjaan yang tidak mungkin 
bisa kita lakukan. 

Kebenaran adalah apa yang Allah katakan sebagai benar.

Hanya Ada Satu Allah
--------------------

Kekristenan: 

 Doktrin Kekristenan sejati hanya mengakui adanya satu Allah di mana 
pun, kapan pun. Tidak ada Allah sebelum Allah; dan tidak akan ada 
Allah sesudah Allah (Yesaya 43:10). Allah bahkan tidak pernah tahu 
kalau ada Allah lain (Yesaya 44:8). Hanya ada satu Allah di seluruh 
alam semesta ini. Hanya satu. Paham ini disebut Monotheisme. 

Mormonisme: 

Dewa bumi hanyalah salah satu dari begitu banyak dewa-dewa (Bruce 
McConkie, Mormon Doctrine, hal. 163).  Paham ini disebut 
polytheisme.  Tetapi, mereka hanya menyembah satu dari banyak illah 
ini, yaitu yang dikenal dengan Elohim.  Paham begini disebut 
monolatry. Elohim (begitulah kaum Mormon memanggil Allah Bapa) 
dulunya adalah manusia dari planet lain (Mormon Doctrine, hal. 321). 
Elohim menjadi seorang Dewa lalu datang ke bumi ini bersama istrinya 
yang seorang dewi (Articles of Faith, oleh James Talmage, hal. 443). 
Kaum mormon memiliki potensi untuk menjadi dewa bagi dunia mereka 
sendiri (Teachings of the Prophet Joseph Smith, halaman 345-347, 354).

Pengajaran ini bertentangan dengan Alkitab. Kaum Mormon adalah 
polytheist. Kekristenan bersifat monotheistik. Mormonisme sungguh 
keliru. 

J.W. (Saksi Yehovah): 

Mereka percaya hanya ada satu Allah (Make Sure of All Things, hal 
188). Mereka memanggil Allah "Yehovah." Dalam hal ini, Kaum J.W. 
benar. Memang hanya ada satu Allah. 

Trinitas
---------
Kekristenan: 

Allah adalah pribadi-pribadi trinitas: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. 
Allah Bapa bukanlah pribadi yang sama dengan Putra. Putra bukanlah 
pribadi yang sama dengan Roh Kudus. Roh Kudus bukanlah pribadi yang 
sama dengan Bapa. Ketiganya abadi, Allah, dan Maha Tahu. 

Keberatan-keberatan yang diajukan atas Trinitas adalah bahwa konsep 
ini tidak logis. Logika seharusnya tidak boleh mengungguli Alkitab. 
Jika memang berasal dari Allah, pasti akan ada hal-hal yang memang 
sulit dipahami. Tambahan lagi, sidik jari Allah terlihat dalam semua 
ciptaan-Nya. Dalam Roma 1:20 dikatakan bahwa atribut-atribut Allah 
yang tidak kelihatan terlihat jelas dalam ciptaan-Nya. Ciptaan dibuat 
dari trinitas dari Trinitas: waktu, ruang, dan materi. Waktu terdiri 
dari masa lalu, kini, dan masa depan. Tiap "bagian" berbeda, tetapi 
mereka berada dalam natur yang sama: waktu. Ruang adalah tinggi, 
lebar, dan kedalaman. Tiap "bagian" berbeda, tetapi mereka berada 
dalam satu natur: ruang. Materi itu padat, cair, dan gas. 
Tiap "bagian" berbeda, tetapi mereka memiliki natur yang sama: 
materi. 

Mormonisme: 

Trinitas adalah seperti kantor yang dihuni oleh 3 allah: ada sesosok 
dewa yang disebut bapa, ada sesosok dewa yang disebut anak, dan 
seorang dewa lain yang dipanggil roh kudus. Kekeliruannya adalah 
dalam asumsi bahwa satu "pribadi" haruslah berada dalam satu bentuk 
fisik (Doctrine and Covenants, 130:22)  -- sesuatu seperti darah dan 
daging. 

Paham ini berkontradiksi dengan pandangan ortodoks mengenai Trinitas 
dan paham ini mengajarkan Allah yang lebih dari satu (Yesaya 43:10; 
44:6,8). 

J.W. (Saksi Yehovah):

Mereka menolak Trinitas (Let God be True, hal. 100-101; Make Sure of 
All Things, hal.386). Mereka mengatakan hanya ada satu pribadi dalam 
Allah: yaitu Bapa. 

Mereka keliru karena menolak doktrin kebenaran dari Trinitas. 

Yesus
------
Kekristenan: 

Yesus adalah pribadi kedua dalam Trinitas. Yesus adalah Allah 
sekaligus manusia. Ia sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia (Kolose 
2:9). Ia yang berada dalam rupa Allah, mengosongkan diri-Nya, dan 
menjadi manusia (Filipi 2:5-8). Sebagai Allah yang juga manusia, Ia 
menjadi pengantara kita (1 Timotius 2:5). Yesus tidak diciptakan 
(Yohanes 1:1-3), tetapi Ia pencipta segala sesuatu (Kolose 1:16-17). 

Mormonisme: 

Yesus, iblis, dan kita semua adalah anak-anak roh yang lahir dalam 
pre-eksistensi (sebelum ada segala sesuatu), yang adalah turunan 
Allah Bapa dan istri dewinya (Mormon Doctrine hal. 516; Journal of 
Discourse, Vol. 4, hal. 218). 

J.W. (Saksi Yehovah): 

Yesus adalah Mikhail si Penghulu Malaikat yang menjadi manusia, mati 
di atas sebuah pancang/ tiang -- bukan salib -- bangkit dalam bentuh 
roh, dan kembali ke surga untuk menjadi malaikat lagi (The 
Watchtower, May 15, 1963, hal. 307; The New World, 284).

Masalahnya di sini adalah Yesus versi mereka (Mikhail) adalah makhluk 
ciptaan. Karena itulah Alkitab J.W. menambahkan 4 kali kata "lainnya 
(other)" dalam Kolose 1:16-17. Kata "lainnya" ini bukanlah teks asli 
Alkitab. 

Keselamatan
------------
Kekristenan:
 
Keselamatan, atau pengampunan atas dosa-dosa, adalah sesuatu yang 
diberikan Allah kepada anda. Ini adalah anugrah yang cuma-cuma (Roma 
6:23). Orang berdosa dibenarkan dalam mata Allah semata-mata hanyalah 
karena iman dari orang percaya atas pengorbanan Kristus di kayu 
salib. Pembenaran, atau dinyatakan sebagai benar, dicapai melalui 
iman (Roma 5:1). Perbuatan kita tidak memiliki andil dalam 
keselamatan kita. Jika perbuatan kita memiliki andil, maka Yesus mati 
sia-sia (Galatia 2:21). 

Mormonisme:

Doktrin pengampunan dosa dari Mormonisme adalah bahwa anda 
diselamatkan oleh anugrah setelah berbuat semampu anda (Article 8 of 
the Church of Jesus Christ of Latter-day Saints; Articles of Faith, 
karya James Talmage, hal. 92). Mereka menambah-nambahi apa yang telah 
diselesaikan oleh Kristus di kayu salib dengan mengatakan bahwa Yesus 
telah berbuat demikian sehingga kita memiliki kemungkinan untuk 
diampuni. Perbuatan kita harus dicampur dengan perbuatan Kristus 
barulah dosa-dosa kita layak diampuni oleh Allah. 

Kekeliruan mereka adalah bahwa mereka menganggap bahwa perbuatan kita 
memiliki peran dalam keselamatan kita, dalam pengampunan atas dosa-
dosa kita. Kenyataanya tidaklah demikian. Dalam Galatia pasal 3 dan 
5, Paulus menyinggung masalah ini dan menyalahkan pemikiran yang 
tetap mengganggap perlunya menjalankan Hukum Taurat supaya dapat 
dibenarkan Allah. Keselamatan adalah anugrah yang cuma-cuma dari 
Allah, dibayar penuh oleh darah Kristus. 

J.W. (Saksi Yehovah):

Pengampunan dosa adalah melalui perbuatan baik dan kerja sama dengan 
Allah (Studies in the Scriptures, Vol. 1, hal. 150, 152). Mereka 
menganggap bahwa pengorbanan Kristus (yang sebenarnya si penghulu 
malaikat Mikhail) telah membuka pintu yang telah ditutup oleh Adam. 
Dengan kata lain, karena pengorbanan Kristuslah anda bisa bekerja 
sama dengan Allah dan memperoleh keselamatan. 

Kekeliruan mereka sama seperti yang telah diterangkan dalam kesalahan 
kaum Mormon. Perbuatan tidak memiliki peran dalam keselamatan kita. 
Perbuatan-perbuatan kita baru memiliki arti setelah kita 
diselamatkan, bukan sebelumnya, dan untuk memperoleh keselamatan 
tidak diperlukan kerja sama dengan apa pun. Menambahi apa yang telah 
dikerjakan Kristus di kayu salib sama dengan mengatakan bahwa apa 
yang dikerjakan Yesus di kayu salib belumlah cukup. Ini adalah 
serangan terhadap Allah. 

Kesimpulan
----------

Kebenaran itu penting bukan semata-mata karena ia benar. Kebenaran 
penting karena ia mendefinisikan siapa dan apa yang kita percaya. 
Apakah Yesus itu saudara Iblis seperti dalam Mormonisme? Apakah Ia 
malaikat yang menjadi manusia? Atau, apakah Ia adalah pencipta alam 
semesta, pribadi kedua dari Trinitas? Hanya satu di antara pendapat 
itu yang benar.
 
Iman sangat vital. Tetapi iman yang mengimani hal-hal yang salah 
adalah sama saja dengan tidak memiliki iman. Iman itu benar jika 
objek yang diimaninya benar. Inilah pentingnya mengenal Yesus yang 
benar. Yaitu yang seperti diceritakan oleh Alkitab, bukan versi 
Mormonisme, atau pun versi kaum Saksi Yehovah.

Keabadian adalah waktu yang terlalu panjang untuk kekeliruan kita. 
Terutama jika kita keliru mengenai Yesus. 

End.

------------------------------
Diskusi ALkitab:
http://groups.yahoo.com/group/bible-forums
http://groups.yahoo.com/group/soli-deo-gloria
-------------------------------




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke