----- Original Message ----- 
From: David Hotary P 
 

http://benar.faithweb.com/testimony/athanasios.htm

Saya lahir dari orangtua Muslim, dan saya adalah keturunan dari Ali Ibnu Abu Talib 
sepupu Muhammad, nabi Muslim, dan khalifah (pemerintah) ke empat. 

Dan pada usia muda, saya adalah seorang Muslim yang percaya dan yang melakukan semua 
kewajiban- kewajiban spiritual mulai dari sembahyang sampai puasa. Saya merencanakan 
untuk menjadi imam Mesjid seperti kakek saya. Saya mulai mempelajari fikih dan Quran 
(ayat suci Islam), tetapi setelah beberapa lama, saya merasa bosan membaca buku dan 
tulisan yang sama. Saya mengenali bawha ada banyak perbedaan dala Islam. Contohnya, di 
Irak (negara saya), ada banyak penganut Shia, dan adalah aneh untuk seorang Sunni 
seperti saya untuk mengetahui bahwa ada orang lain yang berbeda imannya tetapi 
mengklaim bahwa dirinya Muslim. Jadi saya memutuskan untuk mempelajari berbagai 
pemikiran Islam. 

Setelah banyak membaca dalam bidang ini, saya menjadi semakin akrab dengan Mutazilah 
dari pemikiran-pemikiran Islam yang lain. Mutazilah lebih beralasan dari 
pemikiran-pemikiran lain, karena pemikiran ini melibatkan argumentasi dan filsafat. 

Saya mulai terbuka pikirannya untuk pertama kali dalam hidup saya. Secara 
berangsur-angsur saya mulai mempelajari agama-agama lain. Saya mencoba untuk 
menkhotbahkan Quran, memulai dakwah (seperti evangelisasi) dengan beberapa orang 
Kristen yang masih muda, menggunakan pengetahuan saya yang baik yang bersifat 
argumentasi, dan saya membuat banyak masalah iman untuk mereka. Karena hal ini, 
keluarga-keluarga mereka naik banding ke pendeta gereja mereka dan memintanya 
mengundang saya untuk mengunjunginya. 

Berdebat dengannya sangat sulit untuk saya karena dia selalu dapat menjawab semua 
pertanyaan yang meragukan saya. Setelah saya mengenalnya setahun, dia meninggal, 
tetapi dia telah mengubah banyak pemikiran saya tentang Kekristenan. Meskipun saya 
masih belum mempercayainya. 

Setelah itu, saya mulai melihat Islam dengan pandangan yag baru, melihat kontradiksi- 
kontradiksi di dalamnya, mempelajarinya dalam perbandingannya dengan Kekristenan. 

Suatu malam dalam sebuah mimpi, saya melihat sebuah visi dari seorang laki-laki 
berjanggut berbicara kepada saya: 

"Nak", dia bertanya kepada saya, "Mengapa kamu menyerang domba saya?" 
Saya menjawab, "Siapakah Anda tuan?" 
Dia menjawab, "Yesus Kristus" 
Dan saya menjawab pertanyaanNya, "Saya tidak menyerang domba-domba Anda, tuan, saya 
mencoba membawa domba-domba Anda yang hilang kembali ke jalan yang lurus." 
Dia berkata, "Kamulah yang terhilang; Sayalah jalan yang lurus." 

Saya bangun dan bertanya kepada diri saya sendiri: benarkah saya telah melihat Yesus? 
Dia berkata bahwa saya terhilang. Apakah maksudNya? Apakah itu berarti Kristen benar 
dan saya berada di jalan yang salah? Tetapi itu hanyalah sebuah mimpi. Tetapi Muhammad 
berkata dalam sebuah hadisnya bahwa jika kamu melihat seorang nabi dalam mimpi, kamu 
benar-benar melihatnya karena Setan tidak dapat bertindak seperti nabi dalam sebuah 
visi. Taati dia, dan ikuti apa yang dia katakan. Itulah yang dikatakan Muhammad. 

Setelah beberapa waktu bingung, saya meninggalkan kedua agama dan menjadi orang yang 
tak percaya. 

Pada waktu itulah, ayah saya (seorang perwira tinggi) meninggal dalam kecelakaan 
mobil, yang kami anggap kecelakaan biasa. Jadi, saya tetap seperti hidup saya semula, 
dan karena saya mewarisi kekayaan besar, saya dapat melakkuan hal-hal buruk - 
menghabiskan uang dengan sex, alkohol, obat-obatan, apapun yang dapat saya temukan 
untuk kesenangan. 

Setelah beberapa waktu, saya mendengar lagi suara (yang saya tahu adalah suara Yesus), 
berkata, "Larilah dari negaramu sekarang!" 

Suara ini jelas saya dengar, jadi saya bangun, saya mengemasi barang saya, dan dalam 
beberapa jam saya telah berada diluar Irak dan menuju rumah ibu saya di sebuah negara 
Arab yang lain 

Ketika saya di pesawat (tahun 1990, Irak belum digempur), saya mulai meragukan 
tindakan saya dan mulai menyalahkan diri saya sendiri untuk hal-hal bodoh yang saya 
lakukan. Tetapi kemudian, saya berkata kepada diri saya sendiri, "Baiklah, mari kita 
berlibur lebih awal. Paling tidak saya dapat berterimakasih kepada Yesus tentang hal 
ini." dan saya tersenyum pada pikiran-pikiran buruk tentang apa yang akan saya lakukan 
untuk bersenang-senang dalam perjalanan saya. 

Ketika saya mendarat di negara Arab tujuan saya, saya pergi ke rumah kakek saya. Dari 
sana saya menghubungi ibu saya di Irak dan berkata, "Ma, jangan kuatir - saya 
berkunjung disini untuk sementara, dan saya akan kembali." 

Dia menjawab, "Jangan pernah berpikir tentang kembali - ada unit polisi yang 
mencarimu!" 

Mengetahui bahwa saya tidak pernah melanggar hukum atau bahkan terlibat dalam oposisi 
politik saya menjawab dengan terkejut, "Apa??!! Apa yang ibu katakan?!" 

Dia berkata, "Mereka mencari dokumen-dokumen militer yang mereka pikir bapakmu 
sembunyikan, dan untuk hal ini (mereka memberitahu ibuku), dia dibunuh. Syukurlah kau 
pergi, mereka mengira bahwa kamu menyimpan dukumen-dokumen itu. Mereka juga membawa 
saudara-saudara laki-lakimu (dari ibu yang lain), untuk menyelidiki mereka." 

[Catatan: Ibu saya dilindungi selama persitiwa ini karena dia adalah jurnalis Arab 
yang bekerja di kedutaaan negaranya, jadi tidak ada yang dapat menyakiti/menangkapnya 
untuk diselidiki tanpa ijin dari kementrian luar negeri] 

Saya terkejut dan pusing. Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi! Tetapi 
jika saya di Irak, mereka akan menyiksa saya untuk mengakui apa yang tidak saya 
lakukan, dan mungkin mereka akan membunuh saya. Saya lari dari sebuah bahaya yang 
tidak terduga! Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya harus lari untuk 
menyelamatkan hidup saya. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya berada dalam bahaya 
seperti itu. 

Siapakah yang mengetahui masa depan seperti itu untuk saya?! Hanya Tuhan yang tahu! 
Jadi, benarkah Yesus adalah Tuhan?!! Saya benar-benar dibuat bingung, terkejut dan 
pusing, dan - dalam kondisi ini - pingsan. Setelah beberapa jam, saya bangun dari 
pingsan, dan saya mulai berdoa kepada Tuhan, dengan tulus hati memintaNya untuk 
menunjukkan jalan, kebenaran. 

Setelah itu, saya bermimpi lagi tentang Yesus, dan dia berkata kepada saya , "Aku 
mengasihimu.Mengapa engkau tidak mengasihiKu juga ? Datanglah padaKu sebab Aku 
mempunyai rencana untukmu." Saya bangun dan menangis. Di mencari saya, dan saya telah 
berusaha lari dariNya. Dia menginginkan saya bersamaNya, tetapi saya tidak ingin 
bersamaNya. Dia telah menyelamatkan saya dari tangan mesin penyiksa Irak, jadi saya 
berkata kepadaNya, "Saya datang kepadaMu, Yesus, bahkan jika ini akan dibayar dengan 
hidup/jiwa saya'" 

Pada saat itu, DIa memasuki kehidupan saya, dan menjadi Tuhan dan juru selamat saya. 
Saya merasa bersih dalam darahnya yang suci, menjadi seorang "lain". Saya mengalami 
sukacita dan damai-Nya, dan menjadi satu kelahiran kembali dalam karuniaNya. 

Satu-satunya kekuatiran saya, bagaimanapun, adalah tentang kehidupan dunia saya. 
Karena saya telah meninggalkan kekayaan saya, dan sayangnya pemerintah Irak telah 
menyita semua properti milik saya. 

Tetapi Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa saya tidak dapat bergantung pada kekayaan 
material, karena beberapa bulan kemudian, Irak menginvasi Kuwait, dan Dinar Irak, yang 
resminya 3 Dollar (di pasar gelap hanya bernilai 30 sen), sangat jatuh nilainya. 
Kebanyakan kekayaan yang saya warisi dari ayah saya adalah dalam mata uang Irak, dan 
saya menimpannya di bank ketika saya tinggal di Irak. Jika saya masih tinggal di Irak 
selama Krisis Teluk, sebaliknya dari mempunyai US$300,000, saya hanya mempunyai 
US$300!! Terimakasih kepada Yesus karena menunjukkan kepada saya bahwa saya hanya 
dapat bergantung padaNya, bukan pada hal-hal dunia. Dari sini saya terhibur. 

Setelah lama tinggal di negara ibu saya, dimana saya bersaksi untuk Yesus, kelompok 
Islam ekstrim disana mengetahui kemurtadan saya dari Islam. Mereka mengadakan 
pengadilan iman tentang saya, dan memerintahkan saya untuk bertobat dan memperbaharui 
iman Islam saya, atau mereka akan membunuh saya karena menjadi murtad. Mereka memberi 
waktu 2 hari untuk saya membuat keputusan. 

Saya mencoba melapor ke polisi untuk perlindungan, tapi polisi menangkap saya karena 
aktivitas menghasut melawan Islam dan mengganggu keamanan komunitas. Mereka 
memenjarakan saya dan mulai menyelidiki saya, menanyakan tentang konversi-konversi 
yang lain dan tentang penginjil-penginjil. Saya beruntung karena saya belum di baptis 
karena mereka menekankan pertanyaan-pertanyaan berikut: "Apakah anda pernah 
dibaptis?!" "Siapa yang membaptis anda?!" "Gereja mana yang anda ikuti?!" "Siapa yang 
menginjili anda?!" 

Status sebagai orang asing menolong saya, karena akhirnya mereka membebaskan saya dan 
memerintahkan saya untuk meninggalkan negara itu, dengan memberi saya hanya sedikit 
waktu. Tuhan menyediakan sebuah visa ke negara yang aman, dan saya meninggalkan negara 
ibu saya dalam jangka waktu yang mereka tentukan. 

Sekarang saya mencari status pengungsi di negara yang aman, jadi tolong berdoa untuk 
saya agar memperoleh status pengungsi, dan berdoalah untuk ibu saya juga, dia masih 
Muslim, dan saya tidak tahu kapan saya dapat melihatnya lagi. Sayangnya, saya anak 
satu-satunya, dan saya adalah satu-satunya sumber keuangannya sampai saya 
meninggalkannya. 

Semoga Tuhan memberkati anda, dan menuntun anda kepada kebenaranNya. 

Athanasios Abdulrahman 

Catatan: Update, tiga tahun kemudian: Setelah banyak persidangan, dan ditolak di 
beberapa negara dalam memperoleh status sebagai pengungsi religius, Akhirnya saya 
tinggal di tempat aman yang telah Tuhan sediakan bagi saya. 

David Hotary P, ST
Architect
http://hotary.blogspot.com
http://bedjanakoe.blogspot.com

o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu 
]----------------------(o

RETREAT NASIONAL 2004, Hotel Setia Puncak - Jawa barat, 30 Des. 2004 - 1 Jan. 2005
Pembicara : Pnt. Daud Raubun, Pnt. Dorcas Daud, Dr. Joshua dan Janet Mills
Untuk Info Lebih lanjut hubungi : [EMAIL PROTECTED]

o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN 
)--------------------------(o

http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; http://revival.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED] 
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]
Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id 
o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu 
]----------------------(o




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke