From: "herlianto" <[EMAIL PROTECTED]> ALLAH SESEMBAHAN SEMITIK
Belakangan ini dikalangan Kristen maupun Islam ada kalangan yang mempersoalkan nama 'Allah'. Di satu sisi kelompok Kristen itu mempermasalahkan bahwa nama Allah adalah nama 'dewa air' jahiliah sedangkan nama sesembahan Kristen adalah Yahweh dan Elohim, ternyata gema pandangan itu sekarang bergaung di kalangan tertentu dalam agama Islam yang mengklaim bahwa nama 'Allah' itu khas milik Islam. Benarkah hal itu, ataukah pandangan itu fanatisme sempit yang justru merupakan masalah dan bukan masalah sebenarnya? Untuk mengerti lebih dalam soal ini ada baiknya kita mempelajari siapa Allah sesembahan Semitik/Samawi itu. Kita perlu menyadari bahwa ketiga agama Yahudi, Kristen maupun Islam, disebut sebagai agama Semitik/Samawi karena ketiganya berasal dari rumpun agama yang sama yang mendasarkan tradisi pada keturunan Sem, anak Nuh. Lebih dekat lagi ketiganya bisa disebut agama Abrahamik karena ketiganya berasal dari Abraham (Ibrahim dalam Islam) yang dikenal sebagai 'Bapa Orang Beriman' (Juga disebut bapak Monotheisme). Tuhan El (dengan padanannya Elohim & Eloah), nama pertama yang digunakan dalam kitab Kejadian, sebenarnya berasal dari 'il' Semitik Mesopotamia yang kemudian berkembang dalam dialek-dialek suku-suku yang berpecah-belah dari sumber itu. Kita perlu menyadari bahwa para leluhur yang diceritakan dalam kitab Kejadian sebelum migrasi Terah tinggal di Mesopotamia sekitar sungai Efrat dan Tigris (lihat daftar suku-suku dalam Kejadian 10-12). Kemudian Terah dan keluarganya termasuk anaknya Abram meninggalkan Mesopotamia dan bermigrasi ke Kanaan (Kej.11:31). Sebagai nama sesembahan, istilah 'il' Semitik lebih banyak digunakan sebagai 'sebutan/ panggilan/ gelar' pada awal keluarga bahasa Semitik. Kenyataan ini ditunjukkan dengan jelas di Semitik Timur, Akkadian Kuno (ilu) dan dialek-dialek di bawahnya sebelum masa Sargon (pra 2360sM) dan berlanjut sampai masa Babilonia Akhir. Penggunaan sebagai sebutan juga terlihat di Semitik Barat Laut, di Amorit (ilu, ilum, ila), Ugarit, Ibrani (el), dan Funisia. Di Semitik Selatan sebutan 'il' umum dipakai dalam dialek-dialek Arab Selatan, tetapi di Arab Utara, il disebut 'ilah.'- Ternyata di kalangan Semitik 'ilu' dan 'el' juga digunakan sebagai nama diri. Penemuan teks Ugarit (1929) menunjukkan bahwa ternyata dalam pentheon Kanaan, 'il' adalah nama diri kepala pantheon dan penggunaan sebagai sebutan jarang digunakan. Di Semitik Timur juga dijumpai penggunaan 'il' sebagai nama diri sesembahan juga di Akkadian Kuno. Nama diri ini juga disebut sebagai 'ilu' dan 'ilum'. Seringnya penggunaan 'il' sebagai nama diri dalam tulisan ketuhanan di Akkadian menunjukkan bahwa sesembahan 'il' (kemudian 'el' semitik) adalah tuhan kepala di dunia Semitik Mesopotamia pada masa pra-Sargon. Pada penemuan di Amorit menunjukkan bahwa pada abad-18 sM, tuhan 'il' memiliki peran besar, dan acapkali dipanggil sebagai 'ila' dan juga 'ilah.' Di Arab Selatan, juga banyak dijumpai 'il' sebagai nama diri. Dapat disimpulkan bahwa sejak masa awal bahasa-bahasa Semitik di Semitik Timur, Semitik Barat Laut, dan Semitik Selatan, 'il/el' sudah digunakan bersama baik sebagai sebutan maupun nama diri, sebagai Bapak dan Pencipta. Dari fakta-fakta di atas kita dapat mengetahui bahwa 'il' atau 'el' memang berasal dari sejarah Semitik Mesopotamia yang kemudian berkembang dalam berbagai dialek menjadi il, ilu, ilum, ila, ilah', yang dalam dialek Ibrani menjadi 'El' yang adalah pencipta langit dan bumi dan yang mengutus Abraham. Kelihatannya untuk membedakan dengan nama sesembahan lain, kepada Musa dinyatakan nama kedua yaitu 'Yahweh' (Keluaran 6:1-2), namun selanjutnya, nama diri 'El' juga masih digunakan sebagai sinonim Yahweh. Dalam dialek Semitik Arab, il disebut 'ilah' (Allah = al-illah, ilah itu. Dalam dialek Semitik Ibrani penggunakan kata sandang itu untuk 'el' tidak umum). Kita mengetahui bahwa dari sumber Islam maupun Kristen bangsa Arab adalah keturunan dari empat jalur Semitik, yaitu melalui keturunan Aram (anak Sem - Palestina Timur Laut), keturunan Yoktan (anak Eber - Arab Selatan), keturnan Ismael (anak Abraham - Arab Utara), dan juga melalui keturunan Ketura (selir Abraham). Dari sini kita dapat melihat bahwa bangsa Arab dapat disebut termasuk rumpun Semitik (keturunan Aram anak Sem), Ibranik (keturunan Quathan/Yoktan anak Eber), dan juga Abrahamik (keturunan Adnan, keturunan Ismael anak Ibrahim), jadi bersaudara dengan orang Israel yang juga termasuk rumpun Semitik (keturunan Arphaksad anak Sem), Ibranik (keturunan Pelek anak Eber), dan Abrahamik (keturunan Ishak anak Abraham). Memang nama tuhan 'il' semitik yang disebut dengan berbagai dialek pada suku-suku keturunan Sem yang menyebar bisa menyimpang dari akidah aslinya, namun dalam suku Israel dan Arab kesamaan itu besar melalui tiga jalur keturunan penting, apalagi ketiga agama semitik/samawi mempercayai 'el/ilah' Abraham/Ibrahim sebagai bapak Orang Beriman atau bapak Monotheisme. Jadi penggunaan dialek 'ilah' sudah lama digunakan suku-suku Arab, baik pra Abraham/ Ibrahim maupun sesudah masa Abraham/Ibrahim, jauh sebelum masa Kristen (abad-1) dan masa Islam (abad-7). Penggunaan dialek 'ilah' (yang kemudian ditekankan menjadi Allah) dikalangan Arab dipergunakan oleh suku-suku Arab baik yang menganut agama Yahudi, Kristen maupun yang menganut agama Abraham/Ibrahim (disebut suku Ibrahimiyah dan Ismaelliyah). Di kalangan bangsa Arab yang sekarang mayoritas menganut agama Islam, penggunaan nama 'Allah' digunakan secara luas secara bersama bahkan dalam Al-Quran nama itu disebut digunakan bersama baik oleh umat Islam maupun Nasrani seperti dalam kutipan berikut: "Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah diatas bumi (Adam). Maka jawab mereka itu: Adakah patut Engkau jadikan diatas bumi orang yang akan berbuat bencana dan menumpahkan darah, sedang kami tasbih memuji Engkau dan menyucikan Engkau? Allah berfirman: Sesungguh-nya Aku mengetahui apa2 yang tiada kamu ketahui". (Muh. Yunus, Tafsir Quran Karim, QS.2:30) "Kami telah beriman kepada Allah dan (Kitab) yang diturunkan kepada kami dan apa2 yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak2nya, (begitu juga kepada kitab) yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan kepada nabi2 dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang juga diantara mereka itu dan kami patuh kepada Allah". (QS.2:136). Sekarang ada empat Alkitab bahasa Arab dan menggunakan nama 'Allah', dan penggunaan nama Allah bersama-sama oleh umat Islam dan Kristen di negara-negara berbahasa Arab tidak menjadi masalah (dalam Alkitab bahasa Aram-Siria Peshita disebut 'alaha'). Memang di Malaysia pernah ada negara bagian yang melarang penggunaan nama 'Allah' sehingga Alkitab dalam bahasa Indonesia dilarang dimasukkan ke Malaysia, namun sekarang Alkitab berbahasa Indonesia sudah bebas masuk ke Malaysia dan sekarang terbit terjemahan Alkitab Bahasa Melayu (BM) yang juga menggunakan nama Allah. Perlu disadari bahwa penggunaan nama 'Allah' oleh orang Arab penganut agama Yahudi & Kristen sudah lama terjadi sebelum kelahiran agama Islam. Di Indonesia memang mulai ada kelompok fundamentalis baik di kalangan Kristen maupun Islam yang terlalu menekankan simbol-simbol agama daripada esensi agama itu, dan yang sekarang mulai mempersoalkan hal ini (dengan kata lain peringatan Idul-Adha yang menceritakan tentang Allah Ibrahim dianggap berbeda dengan Allah Abrahamnya orang Arab penganut agama Yahudi & Kristen).- Ensyclopaedia Britannica menyebut bahwa nama 'Allah' dipergunakan baik oleh orang Kristen maupun Islam: "Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as well as by Muslims". (dibawah kata Allah). Mayoritas kalangan Islam di Indonesia cukup terbuka pemikirannya untuk mengerti kebenaran sejarah, bahkan Ensiklopedia Islam menyebut: "Gagasan tentang Tuhan Yang Esa yang disebut dengan Nama Allah, sudah dikenal oleh Bangsa Arab kuno ... Kelompok keagamaan lainnya sebelum Islam adalah hunafa' (tngl.hanif), sebuah kata yang pada asalnya ditujukan pada keyakinan monotheisme zaman kuno yang berpangkal pada ajaran Ibrahim dan Ismail. (Glasse, Ensiklopedia Islam, hlm.50). "Kata "Allah" merupakan sebuah nama yang hanya pantas dan tepat untuk Tuhan, yang melalui kata tersebut dapat memanggil-Nya secara langsung. Ia merupakan kata pembuka menuju Esensi (hakikat) ketuhanan, yang berada di balik kata tersebut bahkan yang tersembunyi di balik dunia ini. Nama "Allah" telah dikenal dan dipakai sebelum al-Qur'an diwahyukan; misalnya nama Abd al-Allah (hamba Allah), nama Ayah Nabi Muhammad. Kata ini tidak hanya khusus bagi Islam saja, melainkan ia juga merupakan nama yang, oleh ummat Kristen yang berbahasa Arab dari gereja-gereja Timur, digunakan untuk memanggil Tuhan." (Glasse, hlm.23). Kita perlu sadar bahwa ketiga agama Semitik/Samawi menyembah El/Allah Abraham/Ibrahim yang sama. Yang membedakan adalah pengajaran/aqidah mengenai Allah yang sama itu yang berbeda. Agama Yahudi mempercayai Allah Abraham yang memberikan perjanjian melalui Abraham, Ishak dan Yakub (Tenakh/Perjanjian Lama). Agama Kristen mempercayai hal itu namun juga penggenapannya dalam Tuhan Yesus Kristus (Perjanjian Baru), ini tidak dipercayai oleh agama Yahudi. Agama Islam mempercayai Allah Ibrahim namun juga wahyu yang dipercayai diterima oleh Nabi Muhammad. Wahyu ini tidak dipercayai oleh agama Yahudi maupun Kristen. Nama Allah dalam bahasa Arab sudah masuk menjadi kosakata bahasa Indonesia, dan Alkitab bahasa Indonesia sudah menggunakan nama itu seperti saudara/i Kristen di tanah Arab selama 4 abad dan tidak ada masalah selama itu. Dari hal-hal ini, marilah kita mendoakan saudara-saudari kita baik dari kalangan Kristen maupun Islam yang menjadikan isu seakan-akan nama 'Allah' merupakan duri yang mengganggu kerukunan beragama, soalnya selama empat abad kalau ada konflik antar-agama belum pernah ada yang disebabkan nama itu. Baru ketika kelompok Kristen 'Yudaik' tertentu yang kurang mengerti sejarah Arab dan bahasanya kemudian mempermasalahkan nya, lebih-lebih dengan memanas-manasi pihak lain, maka isu ini menjadi hangat. Umat Kristen harus bekerjasama dengan kalangan moderat Islam (yang mayoritas) yang bisa mengerti latar belakang nama Allah sehingga memaklumi dan bisa menerima kenyataan bahwa perbedaan ajaran/aqidah yang berbeda tidak harus menafikan kenyataan sejarah bahwa ketiga agama Semitik/Samawi sebenarnya mempercayai sesembahan yang bernama El/Allah yang sama yang disembah Abraham/Ibrahim yang sama pula, dan selanjutnya menjelaskan kepada kalangan masing-masing mengenai kebenaran sejarah itu agar kita tidak terperosok pada kekurang pengertian sejarah dan agar kita mengerti esensi sebenarnya dari agama masing-masing. Salam kasih dari Herlianto <http://www.yabina.org/> www.yabina.org ================================= From: Diana Love never fails Dear saudaraku yg terkasih..... Hari ini saya baru nonton sebuah film kesaksian kisah nyata yg begitu indah.... judul filmnya "Love Never Fails". Film ini benar2x amat menyentuh sekali. Kesaksian documentary mengenai seorang aktor singapore yg baru menikah seminggu dan kemudian aktor ini menderita cancer pada hidungnya.... bisa dibayangkan bagaimana penderitaannya dan juga istrinya ketika itu. Pertama kali mendengar pernyataan dokter, ia harus menderita cancer, dia sangat shocked. Dia harus menjalani radiation treatment unt berusaha mematikan cell dari cancer, tetapi itu juga akan mematikan cell2x normal. Bahkan setelah radiation, untuk minum saja sesuatu yg sulit baginya. Istrinya berdoa setiap pagi, siang dan malam. Suatu hari ia ingin makan dan minta tolong kepada istrinya dan ia sangat kesakitan akan hal itu. Istrinya tdk dapat berbuat apa2x. Istrinya berdoa, "God you are Go,. who can do miracle. Can you help us". Kemudian tiba2x dia teringat mengenai ayat mengenai laut merah. Ketika itu, si aktor melihat tangan Tuhan, memegang tangannya, dan membimbingnya mengambil gelas susu yg besar, kemudian dia meminum segelas susu hingga habis tanpa rasa sakit". Sungguh Kuasa Allah nyata atas doa dari istrinya. Hingga result dari dokter keluar, hasilnya sangat tidak baik, karena tumor menjadi ganas dan mulai menyerang mata kirinya dan otaknya. Tumor ini sangat amat aggresive dan dokter menyatakan hidupnya hanya tinggal 3 bulan. Perlahan demi perlahan, tumor mulai merusak muka dan rambutnya. Si istri sangat takut, bila suaminya menjadi down dan meninggalkan Tuhan, tetapi suatu hal yg luar biasa, si suami tetap setia kepada Tuhan. Dia mengerti bahwa Tuhan mengasihi dia dan dia percaya akan hal itu. Bahkan ketika dokter meninggalkan ruangan dia berkata kepada istrinya "Alice, the bible tells us, Our lives are in the hands of God NOT in the hands of a doctor. It is not God`s will, that I go to heaven yet. I know that God wants me to experience HIM more". Sungguh pernyataan yg amat luar biasa dengan kondisi wajah yg sudah berantakan dan hidup yg tinggal sebentar lagi, dia selalu mengatakan "I still believe in God. I believe in our Lord Jesus Christ 100%". Tuhan mengasihi tanpa batas. Dia Allah yg luar biasa dan hebat, itulah yg menjadi sumber kekuatan baginya. Dia mulai bersaksi atas segala kasih Tuhan kepadanya dengan wajahnya semakin hari kian memburuk didampingi oleh istrinya yg terus setia mendampinginya. Bagaimana didalam segala kesakitannya, dan penderitaannya untuk tidur, makan dan aktivitas2x lainnya, dia merasa Tuhan tetap mengasihi dia. Setiap dia mulai putus asa, dia selalu berdoa dan minta kekuatan kepada Tuhan untuk berbicara kepadanya. Ketika dia membuka bible, Tuhan berikan kekuatan dgn ayat dari Joshua 1:9 " Kuatkan dan teguhkanlah hatimu? jangan kecut dan tawar hati, sebab Tuhan Allahmu, menyertai engkau, kemana engkau pergi". Pernah suatu hari dia bertemu dengan orang yg tidak mengenal Yesus. Dengan wajahnya yg memburuk dan mata yg hampir tdk dpt dibuka, dia masih menyapa orang itu dan berkata "have you ever heard about Jesus ?". dengan cancer yg menyerangnya, dgn kesakitan yg dimilikinya, dia tetap selalu mensharekan bahwa "Jesus loves you ?". Pada tahun 1995 chinese new year mereka kembali ke singapore dan dia bertanya kepada istrinya " tahukah kamu kenapa aku kembali ke singapore ?. Kamu pasti berpikir karena saya rindu dgn orang tuaku, tetapi sebenarnya tidak. Saya kembali untuk memberitahukan bahwa "God Loves those people they don`t know". Istrinya tahu bahwa dia kembali hanya untuk menyelesaikan tugas yg Tuhan berikan kepadanya. Sesampainya di Singapore, dia berkunjung ke keluarga, saudara dan teman2x untuk mengatakan bahwa "God loves them. Ketika dalam keadaan depress dan jatuh, tetapi ketika saya membaca bible, mendengar ttg word of God, dan berbicara ttg Tuhan, saya sungguh merasa mendapatkan kekuatan." dia selalu memberitakan injil dengan semangat dan pujian kepada Tuhan. mengatakan Tuhan tidak pernah berubah. Itu benar. Dia selalu bersyukur memiliki seorang istri yg baik. Bahkan dokter yg merawatnya pun begitu heran dengan kekuatan dari istrinya yg dapat melebihi kekuatan tiga suster full time dirumah sakit dalam merawatnya. Dia menjaganya, menyiapkan makanan, membersihkan luka2xnya, dan hanya tidur di kursi untuk menjaga suaminya. Suatu kenyataan bahwa "seseorang" yg diberikan Tuhan untuk kita, akan mendampingi kita selamanya. dan ketika bersandar kepada Tuhan, DIA akan berikan kekuatan itu. Ketika istrinya melihat kesehatan suaminya semakin merosot dan wajahnya semakin mengerikan, setiap saat istrinya memeluk dia, dia tidak pernah merasa takut. Istrinya berkata "Setiap saya melihat wajah suami saya, saya melihat Kasih Yesus terpancar dari wajahnya. Dari dirinya saya melihat Yesus. Setiap saya melihatnya, saya selalu ingin mencium dia. Saya sungguh2x merasakan bahwa perkawinan yg Tuhan berikan sungguh merupakan suatu anugerah Terbesar yg pernah Tuhan berikan yg menyatukan kami menjadi satu. Saya belajar banyak sebagai seorang istri". Dalam suatu kejadian, ketika si istri melihat suaminya, dia menangis kepada Yesus. dan si istri berkata "Lord, life is in your hands. Lord, Ralph is Yours not mine. You Love him much more than I do. I thank You that You love him. Lord have mercy. Please give me strength to trough this moment. Didalam kesusahannya, si istri sering menyanyikan lagu ini yg memberikannya kekuatan untuk terus memuji2x Tuhan..... Let us sing to the Lord a new song Sing to the Lord all the earth Sing to the Lord Praise His name Proclaim His salvation day after day.... hey Declare His glory among the nations His marvelous deeds among all peoples For great is the Lord and most worthy of praise He is to be feared above all gods above all gods Satu keyakinan dari sang istri bahwa suaminya berada di surga. Dia tidak mati. Dia hanya tidur dan telah bersatu dengan Tuhan. Disana tidak ada lagi kesakitan, yang ada hanyalah Kasih Tuhan. Satu lagu favorite dari Ralph yg selalu dinyanyikannya : The Lord is my strength my strength The Lord is my strength in times of trouble The Lord is my help my help The Lord is my help, an ever-present help The Lord is my refuge my refuge The Lord is my refuge and my heart is steadfast God is my strength and my help Only God Himself is my refuge Dari kisah diatas kita dapat melihat seorang yg begitu amat mengasihi Yesus, bahkan didalam kesakitan, penderitaan dan apapun yg terjadi didalam hidupnya, dia selalu dapat bersyukur dan bersyukur atas segala kebaikan Tuhan. Dia selalu meyakini bahwa Tuhan selalu mengasihinya... Dia menganggap segala penderitaan yg harus dijalaninya, untuk boleh dipakai oleh Tuhan bagi sesamanya, melalui kesaksian dirinya, banyak orang yg merasa dikuatkan. bahkan seluruh keluarganya akhirnya pun menerima Kristus sebagai juru selamat. nyatalah bahwa "dibalik suatu penderitaan yg berat pun, ada rencana Tuhan yg tlah disediakan. dan rencana Tuhan amat sangat indah". Akhir kata, kuatlah selalu didalam Tuhan kita Yesus Kristus. Bersyukurlah dan setialah selalu dalam segala keadaan, dalam segala penderitaanmu, karena semua itu hanyalah sementara. Jadikanlah semua itu untuk mengerjakan karya Tuhan yg besar. Sebagai kesaksian yg hidup, dimana anda dan saya dapat membawa jiwa2x kepada Kristus Salam Kasih Kristus Te Deum laudamus, te Dominum confitemur Kami memujiMu Allah, kami memuliakanMu Tuhan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IYOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [EMAIL PROTECTED] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

