From: Simon 

Cuplikan Lembaga Alkitab Ind. perlu diketahui

Dear all,

Kita sebagai umat kepunyaan Allah terlepas apakah pdt atau bukan, harus dapat 
mempertanggung jawabkan semua persoalan yang berkaitan dengan iman dan 
keyakinan kita. "Dihadapan Allah kita berdiri dengan IMAN, dihadapan manusia 
kita harus berdiri dengan memberi JAWABAN". Kalau kita tidak berani mengambil 
sikap ini, kapan kita bisa jadi terang dan garam dunia. Kasian kalau semuanya 
yang harus dijawab oleh para pendeta dan kita engga mau pusing bisanya hanya 
cari duit lalu mungkin bagi2 duit, begitu ? Orang bukan kristenpun bisa 
melakukan itu bahkan lebih dermawan dari yang Kristen.

Karena itu semua orang percaya harus peduli dengan apa yang sedang terjadi 
apakah itu yang menyangkut spiritual atau budaya dengan belajar Firman Allah 
baik2 dan bertanggung jawab.
Saya harap artikal dari Departemen Penerjemahan Lembaga Alkitab (LAI) dapat 
membantu kita semua untuk mengurangi segala kegelisahan diantara kita umat 
Allah.
Salam
Willy

Berikut ini adalah cuplikannya sedikit....:

LAI memakai kata "Allah" untuk menerjemahkan kata Ibrani 'eloh�m'. Kata Ibrani 
eloh�m berasal dari akar kata El (Yang Ilahi) yang lebih dominan dalam 
teks-teks PL yang lebih 'kuno'. Pada umumnya LAI tetap mempertahankan kata 
'Allah' karena alasan-alasan berikut ini:
*         "Allah" adalah kata Arab yg sepadan dengan kata-kata Ibrani dalam PL: 
El, Elohim atau Eloah.
*         Orang-orang Kristen Arab sebelum adanya agama Islam sudah memakai 
kata "Allah" ini dalam doa-doa mereka, juga teolog-teolog Kristen-Arab sudah 
memakai kata "Allah" dalam tulisan-tulisan mereka. Jadi, penggunaan kata 
"Allah" oleh orang Kristen di Arab lebih tua dari pemakaiannya dalam agama 
Islam.
*         "Allah" dipakai dalam semua versi Kitab Suci bahasa Arab dari zaman 
kuno sampai sekarang ini.
*         Orang-Orang Kristen di Aljasair, Mesir, Irak, Yordania, Libanon, 
Malaysia, Brunai,dll dimana bahasaya mempunyai kontak dgn bahasa Arab, semuanya 
memakai kata "Allah".

Detail...........
Allah dan "YAHWEH"
Apa yang kita sebut sebagai Yahweh, dalam Alkitab Ibrani tertulis YHWH.  Atau, 
dikenal juga sebagai tetragram. Tetragram tidak pernah diucapkan, karena itu 
sampai hari ini tidak ada yang tahu bagaimana kata itu dibunyikan dan apa 
huruf-hidupnya. Orang Yahudi tidak menyebut nama ini karena hormat (Band. titah 
ketiga).  Jadi, berusaha mengucapkan/membunyikan YHWH dianggap tanda 
ketidak-hormatan pada Yang Ilahi, tanda tidak adanya "takut akan TUHAN".

Alkitab Ibrani itu sendiri mula-mula terdiri atas huruf-huruf konsonan saja. 
Ketika kemudian para masoret menambahkan huruf vokal, mereka menempatkan vokal 
yang terdapat dalam kata adonai (artinya Tuhanku) pada kata YHWH. Untuk 
mengingatkan, setiap kali menemukan kata "YHWH", mereka harus menyebutnya 
dengan '�don�y (= "Tuhan-ku"). Jadi, "YHWH" TIDAK PERNAH DIUCAPKAN ATAU DIBACA. 
Ketika berdoa pun mereka tidak menyebut Yahweh atau YHWH, tetapi adonai.
Umat Yahudi zaman sekarang tetap mempertahankan penulisan YHWH tanpa huruf 
vokal. Sementara dalam pengucapan terbagi dua. Kaum Yahudi ortodoks tidak mau 
mengucapkan nama itu untuk alasan apapun. Kaum Yahudi non ortodoks masih mau 
mengucapkannya jika terjadi dalam konteks pengajaran/pendidikan. Untuk 
percakapan atau berdoa mereka sama dengan kaum Yahudi ortodoks tidak menyebut 
nama itu tetapu memakai kata adonai jika berdoa dan kata hashem (artinya, the 
Name) dalam percakapan.

Kalau sekarang kita mengucapkan "YHWH" sebagai "YAHWEH", kita harus sadar bahwa 
pengucapan itu (tetragram dengan tambahan vokal a dan e) adalah salah satu 
dugaan belaka, hasil rekonstruksi para ahli berdasarkan teks-teks Yunani kuno 
dan bahasa Amorit yang dikaitkan dengan kata ha�way/hayah (Kel 3:14). Tetapi, 
walaupun teori ini tampaknya memiliki alasan yang jelas, haruslah disadari 
bahwa ini hanyalah salah satu rekonstruksi dan penjelasan teoretis.
Dalam penerjemaham Alkitab, LAI hampir selalu menerjemahkan "YHWH" dengan 
"TUHAN". Kecuali, di beberapa kasus dimana kata Ibrani mengkombinasikan 
"adonai" dengan "YHWH". Dalam kasus-kasus tersebut, LAI menerjemahkannya 
sebagai "Tuhan ALLAH (2Sam. 7:19 dan Yes 5:3), sebab konsep "Tuhan" sudah 
dikandung dalam kata "Adonai".

Kebijakan penerjemahan seperti ini mengikuti terjemahan Septuaginta (terjemahan 
Yunani atas Alkitab Ibrani bagi umat Yahudi di diaspora) yang menerjemahkan 
YHWH dengan 'Kyrios' yang berarti: TUHAN, baik dalam tulisan maupun dalam 
pengucapan. Para penulis kitab-kitab Perjanjian Baru selalu mengikuti LXX dan 
menerjemahkan "YHWH" dengan 'Kyrios' (TUHAN) kalau mengutip PL. Di beberapa 
tempat di kadang PB juga ada kata 'Theos'. Sejarah kekristenan mencatat, 
kebijakan ala Septuaginta ini diteruskan sampai saat ini.
Jadi, dengan kebijakan penerjemahan seperti ini  LAI sebenarnya telah 
memperlihatkan penghargaan terhadap tradisi  umat Yahudi mengenai nama ilahi 
sekaligus telah setia meneruskan tradisi Kekristenan awal.

ALLAH dan ELOHIM
LAI memakai kata "Allah" untuk menerjemahkan kata Ibrani 'eloh�m'. Kata Ibrani 
eloh�m berasal dari akar kata El (Yang Ilahi) yang lebih dominan dalam 
teks-teks PL yang lebih 'kuno'. Secara grammatikal, eloh�m adalah sebuah bentuk 
plural dan kadang-kadang memang berfungsi untuk menunjuk pada 'ilah-ilah' 
(dewa-dewa, allah-allah), misalnya dalam Kel 12:12; 18:11. Hal yang khas dalam 
PL adalah pemakaian bentuk plural eloh�m justru untuk menunjuk pada Allah 
Israel yang satu. Bagaimana gejala ini dijelaskan? Sebagian ahli menjelaskannya 
sebagai sebuah "plural majestatis" (plural of majesty). Ahli lain lebih melihat 
bentuk plural eloh�m sebagai sebuah intensifikasi yang mengarah pada 
absolutisasi: "Allah dari segala allah" (God of gods) atau "Allah Maha Tinggi" 
(The Highest God), pokoknya: satu-satunya Allah yang menghadirkan Yang Ilahi 
secara konprehensif dan absolut! Nah, dalam alur pemahaman ini jelas terjemahan 
LAI yang memakai "Allah" untuk eloh�m dapat dipertanggung-jawabkan, sebab 
secara etimologis, kata "Allah" berasal dari kata Arab "Al" (sang, 
satu-satunya, The) dan "ilah" (Yg Ilahi, god). Yang mau ditekankan adalah: 
keabsolutan dan keunikan dari Yang Ilahi. Kata "Allah" sendiri bukanlah istilah 
milik agama Islam saja. Istilah ini sebelumnya justru sudah dipakai orang-orang 
Kristen Arab jauh sebelum orang-orang muslim menggunakannya, dan ketika 
mendengar kata "Allah" saat ini orang-orang Kristenpun tidak pernah memahaminya 
sebagai Tuhan kaum muslim. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai YHWH, kami 
persilahkan Saudara untuk membaca "Alkitab dan Komunikasi" terbitan LAI dan 
"Siapakah Yang Bernama Allah Itu?" terbitan BPK-GM.

Pada umumnya LAI tetap mempertahankan kata 'Allah' karena alasan-alasan berikut 
ini:
o       "Allah" adalah kata Arab yg sepadan dengan kata-kata Ibrani dalam PL: 
El, Elohim atau Eloah.
o       Orang-orang Kristen Arab sebelum adanya agama Islam sudah memakai kata 
"Allah" ini dalam doa-doa mereka, juga teolog-teolog Kristen-Arab sudah memakai 
kata "Allah" dalam tulisan-tulisan mereka. Jadi, penggunaan kata "Allah" oleh 
orang Kristen di Arab lebih tua dari pemakaiannya dalam agama Islam.
o       "Allah" dipakai dalam semua versi Kitab Suci bahasa Arab dari zaman 
kuno sampai sekarang ini.
o       Orang-Orang Kristen di Aljasair, Mesir, Irak, Yordania, Libanon, 
Malaysia, Brunai,dll dimana bahasaya mempunyai kontak dgn bahasa Arab, semuanya 
memakai kata "Allah".

Kami informasikan pula bahwa Kitab Suci Umat Perjanjian Tuhan dan Kitab Suci 
2000 pada dasarnya memakai teks Alkitab dari LAI, hanya mereka mengubah 
terjemahan nama-nama ilahi sesuai keinginan mereka. Perubahan ini tidak pernah 
mereka konsultasikan kepada LAI. Sebenarnya di sini sudah ada pelanggaran 
yuridis menyangkut 'copyright', tetapi LAI tidak atau belum mempesoalkannya.
LAI selalu berupaya agar terjemahannya dapat dipertanggungjawabkan secara 
ilmiah, sesuai dengan bahasa-bahasa asli Alkitab. Tetapi LAI tentu tidak berhak 
mewajibkan terjemahannya untuk semua umat atau gereja. Syukurlah sampai saat 
ini masih banyak gereja yang mendukung dan memakai terjemahan LAI. Perbedaan 
visi dan pandangan adalah hal yang wajar, juga menyangkut terjemahan, asalkan 
dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah.

Saya pernah mendiskusikannya dengan kawan2 dari Arabic Baptist Chrch di 
Melbourne dan mereka memberikan pendapat yang sama. Semoga info ini dapat 
membantu pemahaman kita, terima kasih.

NB.:
Di dalam mengkomunikasikan Firman Allah di dalam masyarakat yang sedang berubah 
ini, sejak tahun 1999 sampai dengan 2004, LAI menggelar beberapa Seminar 
diberbagai tempat dengan tema, di antaranya: Seminar Alkitab & Komunikasi, 
Mengenal Kitab Suci Anda, Pengaruh Bahasa Semit dalam Terjemahan Alkitab, dan 
Seminar Alkitab dan Umat Allah. Semua makalah Seminar tersebut sudah dibukukan 
oleh LAI dengan diterbitkannya: Alkitab & Komunikasi (2001) dan Alkitab & Umat 
Allah (2005). 
==========================================
From: Jacqueline SOUISA 

BIBIR SEORANG KRISTEN

Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu 
makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti saja akan diterkam dan dilahap 
habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun pasti akan remuk dan tak pernah 
tersisa oleh taringnya yang runcing. Suatu saat, ketika tahu bahwa orang 
kristen adalah orang-orang baik, maka berkatalah ia kepada teman-teman singa 
yang lain: 'Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan saya ingin
bertobat. Saya pasti tak akan menggangu orang-orang kristen lagi. Saya akan 
membiarkan mereka tetap hidup, dan tak akan lagi menjadikan mereka santapan 
pemuas isi perutku.' 

Namun setelah lewat beberapa hari, seorang kristen lewat. Singa liar dan buas 
itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan 
habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemoohi teman-temannya: 
'Bukankah engkau ingin bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang kristen 
sebagai santapan lezatmu?? Mengapa hari ini engkau
justru sekali lagi membunuh seorang kristen?' 
Singa buas itu menjawab: 'Saya memang sudah berjanji untuk tidak menerkam orang 
kristen. Namun orang yang telah kumakan itu telah kucium sebelum diterkam. 
Ternyata sama sekali tak tercium aroma kekristenan, kecuali bibirnya saja. 
Karena itu bibirnya sajalah yang tidak kumakan.' 

Setiap kebajikan harus diungkapkan lewat perbuatan nyata, dan bukannya cuma
lewat khotbah yang berapi-api.

Pamela
Visit  <http://www.pamela4us.com> www.pamela4us.com for more articles,
oneliners and poems
========================================
From: Poerwati Halim <PoerwatiH@
Mohon bantuan doa atau encouragement

Teman-teman sekalian,
Mungkin ada yang kenal pendeta Andy dari LA, kalau ada yang mau memberikan 
penghiburan atau ikut membantu dalam doa, saya terima email dari teman dari 
care group saya sbb:

Saudara-2 yang terkasih,
Mohon berita di-forward-kan kepada Saudara-saudara seiman lainnya agar 
mendukung dalam doa, untuk kesembuhan Christo, putra Pdt. Andy dari GKI di San 
Benardino (LA, California), yang dalam keadaan koma tidak sadarkan diri hingga 
saat ini karena ditabrak oleh pengemudi yang berbarik arah di Free-way saat 
melarikan diri dikejar Polisi (di LA).
Menurut dokter, otak Christo sudah bergeser dari tempatnya. Email ini merupakan 
renungan dan jeritan hati Pdt Andy yang diforwardkan ke saya oleh sobat saya di 
LA (Dokter Setia).
Bagi yang mau mengirimkan encouragement-nya, bisa langsung email ke Pdt Andy ke 
[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Immanuel,
Arifin 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke