From: Yulius Lolo 

                 MENANAMKAN DISIPLIN SECARA ALKITABIAH
                 =====================================

  Alkitab menguraikan dengan jelas tentang prinsip disiplin, khususnya kitab 
Amsal. Di bawah ini dikutip ayat-ayat yang berhubungan dengan konsep 
mendisiplin anak.

  1. Amsal 23:13-14: "Jangan menolak didikan dari anakmu, ia tidak akan mati 
kalau
        engkau memukulnya dengan rotan. Engkau memukulnya dengan
        rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati."

  2. Amsal 29:15: "Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang 
dibiarkan 
      mempermalukan ibunya."

  3. Amsal 22:15: "Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat 
didikan akan 
      mengusir itu dari padanya."

  4. Amsal 3:11-12: "Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan, dan 
janganlah 
      engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang 
dikasihi-
       Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi."

  5. Wahyu 3:19: "Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu 
relakanlah hatimu 
      dan bertobatlah."

  6. Ibrani 12:7: "Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu
        seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar ayahnya?"

  7. Ibrani 12:10,11:   "..., tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, 
supaya kita beroleh 
      bagian di dalam kekudusan-Nya."

  8. Amsal 22:6: "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka
        pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu."

  KONSEP ALKITAB

  1. Dasarnya adalah kasih.
     ----------------------
     Mendisiplinkan anak harus didasari atas kasih, mendisiplin di luar kasih 
hanyalah sekadar 
     sikap emosional dan motivasi yang  jahat. Jika tidak ada petunjuk yang 
tepat, itu hanya 
     sikap negatif dan bukan positif. Kasih harus merupakan pusat dari segala 
disiplin.

  2. Memukul dengan tepat.
     ---------------------
     Alkitab mengizinkan orangtua untuk memukul anak, tetapi bukan
     melukai. Pukulan yang berlebihan akan merusak anak dan itu bukan ajaran 
Tuhan Yesus.

  3. Jangan mengutuk.
     ----------------
     Mengutuk anak ditentang oleh Alkitab, sebab membuat anak dikelabui oleh 
kebodohan. 
     Lebih baik dengan tongkat memukul mereka untuk mencegah mereka melakukan 
hal 
     yang jahat. Jangan mengutuk anak untuk melakukan yang bobrok. Mengasihi 
anak harus 
     juga mendisiplin mereka.

  4. Menghormati dengan sikap.
     -------------------------
     Pendidik harus sadar bahwa ia bukanlah orang yang sempurna.
     Kadang ia dapat melakukan keputusan yang salah, akan tetapi
     seorang anak masih polos, murni, dan lucu. Tuhan Yesus
     mengajarkan bahwa kita harus seperti anak-anak, jika tidak, kita
     tidak akan masuk Kerajaan Surga. Dengan rela merendahkan diri,
     kita akan dapat banyak belajar dari anak-anak. Mengajarlah dengan
     sikap yang hormat, dan itu akan mengurangi banyak kesalahan.

  5. Mengajar dengan utuh.
     ---------------------
     Mendisiplinkan anak adalah proses mendidik dan membina, serta mengarahkan 
melalui 
     perkataan, pembinaan, pendampingan,  penginsafan, dan pemberian contoh.

  6. Memberi petunjuk jalan mana yang harus dijalani.
     ------------------------------------------------
     Amsal memberitahukan, "Didik anak di jalan yang benar." Apakah
     yang dimaksud dengan jalan yang benar itu? Inti ajaran Taurat
     menyimpulkan supaya kita "mengasihi Allah dengan segenap hati,
     segenap jiwa dan segenap akal budi" dan "mengasihi sesamamu
     manusia seperti dirimu sendiri" (Markus 12:30,31). Tidak ada
     hukum yang lebih besar dari hukum ini. Anak harus diajar terlebih
     dahulu untuk mengasihi dan menghormati Allah sebab takut akan
     Allah merupakan segala sumber dari hikmat (Amsal 9:10). Mendidik
     mereka untuk mengasihi dan menghormati orang lain, orang dewasa,
     penguasa, dan yang lemah, mengajar mereka mengasihi diri sendiri.
     Seorang yang mengasihi diri sendiri dan menghormati orang lain
     akan menjadi manusia yang bertanggung jawab dan dengan sehat ia bertumbuh.

  7. Menyerahkan segala sesuatu pada Tuhan.
     --------------------------------------
     Alkitab berjanji, apabila anak dididik dengan baik dan dalam jalan yang 
benar, mereka tidak akan menyeleweng. Ini adalah satu hiburan yang menguatkan, 
dorongan yang besar untuk menyerahkan anak kepada Tuhan, berdoa untuk mereka 
dan yakin seperti yang dikatakan dalam Efesus 3:20 -- "Bagi Dialah yang dapat 
melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan dan pikirkan, seperti 
ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita."

"If God would concede me His omnipotence for twenty-four hours, you would see 
how many changes I would make in the world.  But if He gave me His wisdom too, 
I would leave things as they are." (J. Monsabre)

GBU......
Yulius
=========================================
From: damarina [EMAIL PROTECTED]:

Delapan langkah menuju kesempurnaan kristen

1.    IMAN
Iman penting bagi keselamatan. Ef 2;8 berkata bahwa kita diselamatkan oleh 
iman. 
Iman adalah langkah pertama dalam perjalanan kekristenan. Itu adalah dasar bagi 
setiap hal lain yang baik dalam kehidupan orang kristen.
Setiap berkat yg kita miliki adalah oleh kasih karunia melalui iman. 2 Petrus 
1:5-8 menasehati kita untuk menambahkan tujuh hal baik lainnya kepada iman kita

2.    KEBAJIKAN  (atau KEMURNIAN MORAL )
Kepada iman kita harus menambah kebajikan. Kita harus berusaha mengendalikan 
segala ketidak murnian tubuh. 1 Tes 4:3.
Simson memiliki iman tetapi ia tidak menambahkan kebajikan ( kemurnian moral ) 
kepada imannya dan akhirnya ia hancur.
Kita juga patut berusaha memiliki motivasi motivasi yg murni Mazmur 24;4

3.    PENGETAHUAN
Adalah penting untuk menambahkan kepada kebajikan pengetahuan tentang  Firman 
allah dan pengenalan akan Allah sendiri. Kita harus mempelajari dan 
memeditasikan Firman Allah serta berusaha mengenal Dia ( Yer 9;24 ) Kita harus 
selalu berdoa seperti Rasul Paulus, "Yg kukehendaki ialah mengenal DIA .' 
Filipi 3;10

4.    PENGUASAAN DIRI
Kepada pengetahuan kita harus menambahkan penguasaan diri. Kita harus disiplin. 
Alam pikiran kita, segala perasaan kasih, perjalanan hidup dan perbuatan kita 
harus didisiplin. Hanya orang orang yg didisiplin akan berhasil dalam kehidupan.
Adalah penting bahwa kita menundukkan diri kepada segala pendisiplinan Tuhan 
Yesus Kristus. Tuhan sendiri belajar taat oleh hal hal yg Ia derita ( Ibr 5;8 ).

Kalau kita tidak rela menundukkan diri di bawah kuk dan kekang kristus dan 
didisiplin olehNYA, maka sama sekali sia sia untuk berpikir bahwa kita akan 
pernah berhasil dalam kehidupan. Disiplin adalah salah satu komponen kunci dari 
kehidupan rohani.

5.    KETEKUNAN
Dalam bahasa Yunaninya, ketekunan artinya ketahanan dalam menanggung.
Karena itu, ketahanan dalam menanggunglah yg mengalahkan segala rintangan. 
Hanya  para pemegang yg mewarisi janji janji ( Ibr 10;36, Why 21;7), dan ini 
termasuk menanggung penundaan2.

Dalam kehidupan orang kristen, dan khususnya dalam kepemimpinan, kita akan 
mengalami frustasi demi frustasi. Hanya ketika ketahanan dalam menanggung di 
kerjakan di dalam kita oleh kristus, barulah kita dapat berkemenangna. Begitu 
banyak orang kristen menyerah ketika perjalanan mereka menjadi sulit. 
Diperkirakan bahwa 90% dari misionari yg diutus ke negara negara tertentu tidak 
mengenapi masa pengutusan pertama mereka.
Mereka menyerah dan berhenti. 

William Pitt, seorang mantan Perdana Mentri Inggris berkata bahwa ketekunan 
(atau ketahanan dalam menanggung) adalah atribut yg terpenting bagi seorang 
pemimpin.

6.    KESALEHAN
Ini artinya menjadi seperti Allah dan untuk sepenuhnya serta secara tepat 
memiliki kemiripan denganNYA. Ini artinya memiliki kesamaan dan karakterNYA. 
Oleh karena itu kita harus mencari dan mengejar DIA dengan segenap hati. Kita 
patut terus berseru untuk menjadi semakin seperti DIA

7.    KASIH KEPADA SAUDARA SAUDARA
Ini berarti menaati perintah Yesus untuk "mengasihi sesamamu manusia seperti 
dirimu sendiri." Kasih kepada saudara saudara di demonstrasikan dengan hal hal 
yg praktikal seperti menolong orang miskin atau yg menderita.

8.    KASIH (atau kemurahan hati ) kepada semua orang
Ini adalah kasih Allah ( kasih agape) di dalam kita. Ini adalah puncak di dalam 
kehidupan orang kristen. Kasih adalah pengikat kesempurnaan  Kolose 3 ;14

Setelah kita mendaki 8 tangga dari iman kepada kasih  ( yg adalah tanda dari 
kedewasaan),
Lalu kita bisa turun, sama seperti kristus turun dari bukit tempat Ia 
dimuliakan dan barulah kasih kita akan melepaskan iman, mujizat, dan kelepasan 
kepada orang orang lain

FILEMON 1:5 Dari kasih kepada iman. Kasih melepaskan Iman, Mukjizat dan 
kelepasan 

2Petrus 1 : 5-8 Dari IMAN kepada KASIH.  IMAN memimpin kepada kasih dan 
kesempurnaan

Kekudusan yg memulihkan
Oleh Brian J Bailey
GBU


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke