From: "Mundhi Sabda Lesminingtyas" <[EMAIL PROTECTED]>

Undangan Acara Pengucapan Syukur - LK3


Bapak/Ibu/Sdr/Sdri yang terkasih di dalam Kristus,

Kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr/Sdri untuk hadir dalam  Acara Pengucapan
Syukur untuk tiga tahun Pelayanan LK3, yang akan diselenggarakan pada :
Hari/tanggal   : Minggu, 12 Juni 2005
Pukul             : 17.00-19.00
Tempat          : Wisma Anugerah, Jl. Taman Tanah Abang III/2, Jakarta Pusat
Tema             : "MENCINTA HINGGA TERLUKA"
Susunan Acara:
- Sharing hidup beberapa klien LK3
- Sharing firman "Mencinta Hingga Terluka" oleh Pdt Julianto Simanjuntak
- Peluncuran buku "Tangan Yang Menenun" (karya Mundhi Sabda H.Lesminingtyas), 
dengan Pengulas, kami masih menghubungi : Pdt Ir. Mangapul Sagala M.Div (staf 
senior Perkantas), Job Palar (wartawan Sinar Harapan), Ang Tek Khun (Penerbit), 
F.A. Suhardi (Ketua Koalisi Komunikasi Untuk Perempuan dan Anak)

Bila Bapak/Ibu/Sdr/Sdri ingin mendapatkan undangan tercetak, silakan hubungi 
LK3 di [EMAIL PROTECTED] Tuliskan nama, alamat pos lengkap, HP/telp, dan 
keterangan bahwa Bapak/Ibu/Sdr/Sdri berminat untuk mendapatkan undangan secara 
tertulis/tercetak; atau hubungi kami di telepon.

Kami mengundang semua Member Mailing List LK3, peserta Parenting Education dan 
Training Counseling, pendengar RPK dan Heartline, serta siapa pun yang ingin 
mengenal lebih jauh pelayanan LK3.

Untuk informasi silakan hubungi Ibu Wita di 0817 0907 407 atau Samurai di 5565 
4851.

------------------ 
TIGA TAHUN PELAYANAN LK3

Tiga tahun lalu sekitar bulan April kami masih bekerja di sebuah tempat 
rehabilitasi narkoba milik sebuah gereja. Lembaga kami berkunjung ke sebuah 
tempat rehabilitasi narkoba yang lain. Waktu pulang, seorang pemuda yang sudah 
beberapa tahun menjadi penghuni tempat itu, mendatangi Pak Julianto, sekedar 
bersalaman. Entah mengapa, Pak Jul memberikan kartu namanya kepada pemuda itu. 
Kemudian kami kembali ke Tangerang.

Selang beberapa waktu, kami ditelepon seorang ibu yang memperkenalkan diri 
sebagai ibu pemuda penerima kartu nama tersebut. Dalam suatu hari libur, pemuda 
itu kembali menyuntik dirinya. Saat dia sedang "fly" dia memberikan kartu nama 
Pak Julianto kepada ibunya dengan pesan agar menghubungi nama yang tertulis di 
situ. Ketika ibunya menelepon kami malam itu, si pemuda sudah tiga minggu tidak 
pulang dan tidak ada kabar beritanya. Dia pergi
membawa mobil mereka.

Rupanya, anak muda itu sudah sekitar 8 tahun hidup dengan jarum suntik. Juga
sudah terinfeksi. Saat itu sudah empat tahun dia direhabilitasi di tempat yang 
pernah kami kunjungi itu, dan sudah diberi status "staf" di sana. Ibu ini sudah 
menghabiskan seluruh apa pun yang dia punya untuk menolong anak tunggalnya. 
Tapi belum ada hasilnya.

Tempat rehab ini cukup baik. Mereka membentuk support-group untuk keluarga.
Secara rutin keluarga berkumpul dan mendapat penyuluhan cara-cara menangani 
anak-anak pecandu. Karena senasib, mereka nampak sangat akrab. Sayangnya, 
penanganan ini tidak secara Kristen. Sesudah berkali-kali menelepon, 
tercetuslah kalimat ini dari ujung telepon, "Mengapa, ya Pak Julianto, tidak 
ada yang mau peduli kepada nasib kami, keluarga pecandu ini? Kami punya 
telompok terapi, sayangnya diselenggarakan oleh penganut agama lain. Mengapa 
gereja dan komunitas Kristen tidak ada yang peduli?"

Kalimat ini memberi inspirasi kepada Pak Julianto:
Rehabilitasi tidak hanya dibutuhkan oleh para pecandu. Keluarganya juga.
Mereka membutuhkan pemulihan untuk hubungan-hubungan yang sudah rusak dalam
sistem keluarga selama ini. Ini tidak mudah karena kerusakan sudah terjadi 
selama bertahun-tahun. Mereka membutuhkan dukungan kelompok yang mengerti 
pergumulan mereka.

Melalui ibu ini, kami mengumpulkan beberapa keluarga pecandu dan memulai 
kelompok curhat keluarga pecandu di Jakarta Selatan pada bulan Mei 2002.
Ketika pertemuan perdana ini sedang berlangsung, pemuda itu menelepon ke ponsel 
ibunya. Mendapat informasi bahwa Pak Jul ada di situ, pemuda ini ingin bicara. 
Usai percakapan dia berjanji akan pulang dan membuat janji pertemuan dengan Pak 
Jul.

Kami menemukan bahwa Tuhan mulai memimpin kami untuk suatu pelayanan yang
lebih luas: Pelayanan untuk pemulihan keluarga. Pada akhir tahun itu kami 
mencoba mencari sponsor untuk memulai siaran di Radio Heartline FM, lalu lewat 
Radio Pelita Kasih (RPK). Maka bermunculan-lah "korban-korban" masalah 
keluarga, khususnya di bidang drugs.

Pak Julianto sendiri berasal dari keluarga pecandu (drugs, judi). Dia sempat 
terlibat dalam kegiatan demikian. Dia bisa merasakan betapa berat menjadi 
ayah-ibu seorang pecandu. Sesudah kelompok keluarga pecandu berjalan di 
beberapa wilayah Jakarta, kami merasa perlu memberikan nama pada organisasi 
kami. Maka, berdirilah Layanan Konseling Krisis Keluarga (LK3), yang tahun lalu 
berubah menjadi Layanan Konseling Keluarga dan Karir (LK3).

Kelompok curhat senasib akhirnya diperluas. Pelayanan lewat radio memunculkan 
beberapa orang yang membentuk kelompok-kelompok 
Keluarga Pecandu
Disorientasi Seksual
Perceraian dan Perselingkuhan
Depresi dan Skizofrenia
Traumatik/seksual pranikah

Belakangan ini, kelompok keluarga pecandu diperluas, bukan hanya untuk masalah 
drugs; melainkan termasuk judi dan disorientasi seksual. Ini dilakukan 
berdasarkan pengalaman selama dua tahun melakukan terapi kelompok.
Sedangkan untuk masalah perceraian dan perselingkuhan, doakanlah rencana
pengembangannya menjadi
-         kelompok curhat orangtua tunggal
-         kelompok curhat korban kekerasan dalam rumahtangga
(bersambung)

Salam,
Roswitha Ndraha
Penulis buku "SENI MERAYAKAN HIDUP YANG SULIT"

[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke