Cari apa di dalam dunia?
Cari apa di dalam dunia?
Cari DUNIA nanti binasa...
Cari YESUS yang penuh cinta.
 
Lagu sekolah minggu, singkat tapi pesannya luar biasa. Saya sering 
menyanyikannya di masa kecil tanpa memahami betul makna lagu ini. Tapi dua 
puluh tahun lebih telah berlalu dari hari-hari menyanyi di sekolah minggu, saya 
sempat menjadi pribadi yang penuh ambisi untuk menjadi seorang profesional yang 
sukses dan berakhir dengan kekecewaan ketika mata saya melihat kenyataan di 
dunia kerja. 
 
Cari apa di dalam dunia? Seorang hamba Tuhan pernah menulis bahwa hidup adalah 
sebuah perjalanan bertujuan, seperti perjalanan Frodo Baggins untuk mencapai 
kawah Mordor dalam Lord of the Rings karya Tolkien. Bayangkan kalau Frodo 
memiliki motivasi yang salah, kabur dengan cincin yang penuh kharisma yang 
mampu membuatnya menjadi penguasa. Apa yang terjadi? Mungkin Dark Lord Sauron 
akan membinasakannya dan merebut cincin itu kembali karena Sauron adalah tuan 
sebenar-benarnya dari cincin itu. 
 
Kisah Lord of the Rings adalah alegori yang sangat indah dan meninggalkan 
kebebasan interpretasi makna bagi masing-masing penontonnya. Dalam interpretasi 
saya, Cincin itu adalah dunia dan segala iming-imingnya, harta, kekuasaan, 
ketenaran. Cincin itu memiliki tuan, Sauron, yang merupakan simbol daripada 
iblis. Perjalanan Frodo untuk membawa cincin itu ke kawah Mordor dan 
menghancurkannya adalah perjalanan hidup manusia bergumul mengalahkan yang 
jahat. Dalam perjalanan itu terdapat banyak rintangan dan pertempuran. 
Hari-hari kita sering dihadapkan pada peperangan rohani, peperangan melawan 
keinginan duniawi kita. Kita punya pilihan, mengalahkannya, atau menjadi hamba 
dari Mamon atau "si cincin" dalam cerita itu. 
Mengapa bukan seorang pahlawan gagah tetapi seorang hobbit yang dilukiskan 
pendek dan naif dalam roman Tolkien menjadi sentral cerita? mengapa bukan 
Aragorn saja yang pergi memusnahkan cincin itu? Karena hobbit adalah gambaran 
yang lebih tepat untuk melukiskan manusia, lemah, tak berdaya dan menghadapi 
banyak cobaan hidup. 

 
Para penonton film Lord of The Rings bersyukur Frodo tak jadi memiliki cincin 
itu untuk dirinya. Makhluk buruk Smeagol merebut cincin itu dan setelah 
bergulat akhirnya Smeagol yang serakah jatuh ke kawah beserta cincin itu. Kalau 
kita menghadapi persaingan tidak sehat di kantor, orang-orang yang berusaha 
menjegal kita, orang-orang yang cari muka ke boss, maka kita perlu bersyukur, 
barangkali Allah sedang mengingatkan kita akan tujuan hidup yang 
dikehendakiNya. Ia sedang meluruskan fokus kita, menarik kita kembali ke jalan 
yang menuju pada DiriNya.
 
Lumatnya cincin itu di kawah Mordor menghancurkan juga kerajaan dan kekuasaan 
Sauron. Kalau kita membuang jauh-jauh keinginan dan ambisi kita memiliki dunia, 
maka iblis tak punya celah untuk menguasai kehidupan kita. Kemenangan besar itu 
ditutup dengan pelantikan Aragorn sebagai raja dan hari pernikahannya dengan 
sang putri Elf. Kemenangan besar adalah kita menjadikan Kristus sebagai raja 
dalam hidup kita, dan kita siap menjadi mempelai Kristus di akhir jaman nanti, 
saat di mana semua perjuangan dan pergumulan kita selesai, Yesus menjadi Raja 
atas segalanya dan kita akan bersama Dia.
 
Cari apa di dalam dunia? Motivasi yang salah membuat manusia sering merasa 
kosong dalam dirinya. 
"Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari? 
...Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak 
kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar." (Pengkotbah 1:3,8).
 
Tentu saja bekerja dengan rajin itu penting, karena hidup kita harus memuliakan 
Tuhan tapi pernahkah kita renungkan sebenarnya apa sih yang kita cari dalam 
kehidupan ini? Hal-hal di dunia ini ternyata tak pernah cukup untuk memberi 
kepuasan. Apapun itu, ketenaran, kekayaan, keluarga, dan sebagainya.
 
Seorang ibu di kantor terpekur dengan tatapan kosong memandang laptop miliknya. 
Dia begitu mencari pengakuan sehingga memaksakan diri untuk kuliah doktor 
padahal secara intelektual kurang mampu. Ya, dia secara finansial mampu maka 
diambilnyalah program doktor sangat mahal yang dibuka untuk orang-orang kaya di 
sebuah PTN. Meski program itu sudah cukup mengejutkan bagi orang-orang lain 
yang menempuh pendidikan doktor yang wajar, bahkan juga saya yang belum kuliah 
doktor, ternyata masih saja terlalu berat baginya. Ia merasa waktunya untuk 
keluarga tersita untuk kuliah tersebut. Lalu ia gamang, gelisah tentang apa 
yang sebenarnya ia cari. Mata hatinya mulai terbuka akan kesia-siaan. Meski 
sebelumnya ibu itu begitu menyebalkan bagi rekan-rekan kantornya, saya mulai 
merasa kasihan padanya. Saya mengasihi dia dan sedapat mungkin menyampaikan 
kebenaran padanya.
Elvis Presley, di tahun-tahun akhir hidupnya, begitu gelisah mencari makna 
hidupnya. Ia membaca begitu banyak buku keagamaan dan menghadiri beraneka ragam 
pertemuan keagamaan dari segala macam agama, dan tetap merasakan kegelisahan 
akan apa yang ia cari dalam hidupnya.
 


Cari dunia nanti binasa. Ya, itu benar. Saat hidup kita di dunia sudah mencapai 
"titik", maka semua hal-hal duniawi tak bisa lagi kita cari, tak bisa pula 
dibawa ke surga. Nah, kehidupan yang setelah kematian di dunia itu bukan lagi 
titik, tetapi kekekalan. Ada dua kekekalan, keselamatan kekal atau kebinasaan 
kekal. 
Apapun yang kita banggakan di dunia ini, gelar, kekayaan, kecantikan, 
popularitas, bahkan juga karunia-karunia rohani seperti berbahasa roh, mengusir 
setan, karunia menyembuhkan, tak bisa menjadi jaminan untuk masuk surga.
 
"Namun demikianlah janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, 
tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." (Lukas 10:20). 
"Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah 
kami bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan mengadakan 
banyak mujizat demi namaMu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang 
kepada mereka dan berkata Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripadaKu, 
kamu sekalian pembuat kejahatan!"
 
Mengerikan bukan? Ternyata memiliki karunia-karunia pun bukan jaminan. Jadi 
bagaimana masuk surga?
Akankah kita membukakan pintu rumah kita bagi orang yang tidak kita kenal? 
Surga adalah tempat di mana Allah berdiam. Kita hanya akan masuk jika nama kita 
terdaftar di kitab kehidupan, atau dengan kata lain, dikenal oleh Allah. Paulus 
mengatakan: "Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan 
persekutuan dalam penderitaanNya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam 
kematianNya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. " 
(Filipi 3:10,11)
Nah, mengenal Allah harus menjadi tujuan hidup kita. Kalau kita sibuk mencari 
apa yang disediakan oleh dunia, kita sudah mati selagi hidup. Dan percayalah, 
ujungnya adalah kehampaan. Seorang hamba Tuhan pernah bercerita tentang seorang 
pengusaha yang ia layani yang jatuh ke dalam obat-obat terlarang justru di 
puncak kesuksesannya. Di saat kekayaannya begitu melimpah pengusaha itu 
bingung, tak tahu lagi tentang apa yang dia cari. Banyak selebritis kawin 
cerai, dan beberapa bunuh diri atau mati karena overdosis. Mereka tak tahu apa 
yang mereka cari dalam hidup.
 
Cari Yesus yang penuh cinta. Yesus berkata bahwa Ia adalah jalan dan kebenaran 
dan hidup. Ia bukan seorang tiran yang otoriter. Ia mati di kayu salib 
menggantikan kita. Ia tak memaksa kita, kita sendiri yang menentukan pilihan 
tentang apa yang kita cari dalam hidup. Yesus berkata dalam rumahNya ada banyak 
tempat. Jalan ke surga memang sempit tapi surga sendiri tak sempit. Selalu ada 
ruang di hati Yesus untuk anda dan saya. Adakah kita menjadikan Yesus tujuan 
hidup kita? jalan yang lain, ujungnya adalah kecewa. Karena cinta Yesus maka 
hari ini anda dan saya masih punya kesempatan menentukan pilihan yang tepat. 
Yesus mengasihi kita.
Tuhan memberkati.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke