From: mangucup88 

PT Asuransi Surgawi

Setiap orang menyadari bahwa pada suatu saat ia harus koit dan ini udah harga 
mati dari sononya yg kagak bisa ditawar lagi! Semua makhluk infra-human akan 
mati-busuk, jadi seongok daging habis, tanpa embel2. Hanya caranya azah yg beda 
seperti juga kalho kita mo pulang kampuang disaat lebaran yg satu naik pesawat, 
naik bis, naik kendaraan pribadi begitu juga dgn kematian yg satu mati karena 
usia tua, sakit, kecelakaan, bunuh diri, ato dibunuh, yg intinya adalah mati 
secara normal ato abnormal.
Kematian itu sama seperti juga memposting artikel ke milis, jadi ada tiga 
kemungkinan, hanya dlm hal ini moderatornya adalah Sang Pencipta, dimana jiwa 
kita bisa langsung di DELETE alias berakhir s/d disini saja, di PENDING sambil 
menunggu approval dari Sang 
Pencipta ato langsung di APPROVE alias diterima di sorga indah.

Hampir setiap agama di dunia ini menawarkan komoditi utama yg sama ialah 
produk2 yg hanya bisa dipakai setelah kita mati, entah itu lahan ato kapling di 
sorga indah atau kebahagiaan abadi ataupun dikeluarkannya dari siklus 
reinkarnasi, karena telah mencapai level tertinggi arahat, maklum tiap kali di 
reinkarnasi jadi babi ato cacing terus menerus lama2 ya bosan juga.
Pertanyaan pertama, agama itu sebenarnya ciptaan manusia ataukah ciptaan Allah? 
Untuk memuliakan Allah ataukah untuk menyenangkan manusia?

Agama itu sama seperti perusahaan asuransi, agar mereka bisa menggaet nasabah 
baru sebanyak mungkin, maka mereka harus menggunakan teknik marketing, "Madu 
dan Racun", dimana disatu pihak harus menjual iming2 surgawi, tetapi dilain 
pihak memberikan gambaran mengenai momok yg menakutkan ialah Api Neraka. Untuk 
bisa 
dapat meraih impian surgawi ini, cara yg terbaik ialah menjadi nasabah dgn 
membayar premi secara rutin per bln berupa perpuluhan dan berdoa setiap hari.
Walaupun kenyataannya belum ada pembimbing agama yg pernah melakukan sight 
seeing tour kesorga, jadi info2 yg mereka dapatkan itu hanya sekedar dari 
brosur azah (baca Kitab), maklum boro2 film, foto ato gambar azah euweuh , oleh 
sebab itulah sisanya terserah kepada daya khayalnya masing2, umpamanya kalho 
ingat ama Yesus mungkin daya khayalnya kita, jadi ingat sama James Caviezel 
pemeran Yesus dlm 
film The Passion, ato kalho ingat ama Muhammad jadi ingat ama Anthony Quinn 
dari film  The Message (Al-Risala). 

Semakin kuat daya khayalnya seseorang itu semakin baik, sebab otomatis ini 
merupakan promo terbaik bagi produk2 sorgawi. Dlm bhs kerennya "daya khayal" 
seseorang itu disebut "iman" jadi kedengarannya lebih cool githu, karena sorga 
itu bukannya sekedar khayalan hasil dari ilusionis Deddy Corbuzier.
Iming2 surgawi ini dimulai dgn tour ke berbagai macam tempat2 keramat maupun ke 
tanah suci untuk ini bahkan disediakan pemandunya, hanya sayangnya kalho tour 
pulang ke sorga beneran, pada umumnya tidak pernah ada tour leader ato 
pemandunya yg mo ikut, terkecuali Jim Jones yg telah membawa lebih dari 900 
orang peserta tour untuk 
berangkat pulang kampuang barengan. Jim Jones memang patut diacungi jempol, 
karena ia benar2 berani memberi contoh dgn mempraktekan secara langsung barang 
dagangannya.

Kalho ada orang meninggal dunia anggap saja karena penyakit kanker, maka para 
pembimbing agama pada umumnya menyatakan, bahwa kanker itulah yg merengut 
jiwanya, walaupun kenyataannya yg merengut jiwanya itu bukanlah penyakit kanker 
melainkan Sang Pencipta sendiri. 
Bagi manusia kematian itu merupakan satu musibah tetapi hal ini tidak berlaku 
bagi Sang Pencipta, sebab kematian itu sebenarnya merupakan "kehendak-Nya", Ia 
yg menginginkan kita mati! Entah mati di Dor ato bunuh diri, ato mati dlm 
pelukan sang istri, itu semuanya adalah "keinginan-Nya", karena hanya Dia lah 
satu2Nya yg memiliki 
wewenang untuk menyabut nyawa seseorang, TANPA kehendak-Nya ini tidak akan bisa 
terjadi!
Walaupun demikian kenyataannya tetap saja masih banyak para hamba-Nya yg suka 
bedegong alias bandel, apabila kita sudah mengetahui bahwa itu adalah 
"kehendak-Nya" kenapa bukannya dibantu azah untuk di percepat proses 
kematiannya, tetapi bahkan kebalikannya berusaha untuk melawan kehendak-Nya 
entah dgn cara menumpangkan tangan ato berdoa dgn memohon mukijizat dsb-nya.

Apakah Mang tidak tahu bahwa kematian itu adalah akibat dari dosanya eyang 
buyut Adam? Perlu disini diluruskan informasinya, berdasarkan Alkitab orang yg 
pertama mati di dunia ini bukanlah Adam, melainkan Habel/Habil dan lucunya ia 
itu bukannya orang yg jahat ato orang yg berdosa, melainkan orang yg benar dan 
baik, tetapi kok anehnya 
disuru pulang lebih awal, bahkan ia itu bisa dinobatkan sebagai manusia yg 
pertama yg koit duluan!
Begitu juga satu pertanyaan yg lucu apabila kita mendengar, pertanyaan kok 
tega2nya sih Sang Pencipta, mengambil kembali bayi2 yg barusan saja brol 
dilahirkan? Emangnya penduduk di sorga itu harus di isi oleh para kakek gaek 
seperti si Ucup azah? Untuk 
memenuhi populasi penduduk sorga, Sang Pencipta menginginkan agar bayi2, anak2, 
orang2 yg masih muda belia pulang lebih awal, karena sorga itu bukannya rumah 
jompo Bung!
Bagi kebanyakan umat manusia, masalah sorga itu adalah masalah nomor dua, yg 
penting bagaimanana caranya agar mereka bisa diselamatkan dari api neraka, 
siapa sih, yg mo dipanggang sampai gosong  dan iteung selama-lamanya disono! 
Apakah neraka itu ada? Bagaimana pandangan mang Ucup mengenai neraka?

Bagi pembaca yg ingin joint untuk ikutan tour sight seeing ke Neraka, silahkan 
baca oret2annya mang Ucup yg berikutnya mengenai "Neraka - Negara Tropis", 
dijamin kagak ada musim dingin ato musim hujan, disana tidak dibutuhkan payung 
ataupun mantel 
hangat, bahkan tidak perlu pusing untuk rebutan ngantri gas elpiji maupun bahan 
bakar lainnya seperti minyak tanah. Pendapat saya ini pasti bisa di Amin kan 
oleh pemeluk agama apapun juga. Promo dikit mengenai Neraka boleh kan?!
===================================================
From: mangucup88 

Satu Detik setelah Lho Koit !

Pada bln Juni kemarin banyak sekali para tokoh yg meninggal dunia antara lain 
Bpk. Pdt. Eka Darmaputera yg juga merupakan suhu saya, dimana saya telah banyak 
sekali bisa menimba ilmu dari tulisan2anya beliau. Pak Eka itu usianya hanya 
beda beberapa bln saja, lebih muda daripada usia saya, hal inilah yg akhirnya 
menyadarkan saya, bahwa 
generasi saya adalah kloter berikutnya yg akan yg akan mendapatkan "last call 
for departure". Pokoknya rekan2 ato para pembaca yg usianya udah diatas 
GOcap-GO, harus siap2 lah untuk dipanggil, bahwa tidak lama lagi Lho harus GO 
to heaven or to Hell 
pulang kampuang begitu. Hanya orang2 belegug ato dlm bhs Inggrisnya GO-Block 
azah yg tdk mau membuat persiapan dari sekarang.

Tiap orang udah nyaho bahwa mereka itu harus kojor, tetapi sangat jarang sekali 
yg mo mikirin, se-akan2 mereka itu bisa hidup kekal didunia ini seperti juga 
Highlander. Apabila kita akan berangkat pergi liburan tentu kita ingin 
mengetahui tempat yg akan kita tuju, 
tetapi pernahkah Anda ingin mengetahui "What next?" setelah kematian itu dtg!
Apa yg akan terjadi "One second after you die" - "Satu detik setelah Lho koit!"

Orang2 disekitar saya memiliki tiga pandangan mengenai kematian itu:
-      berakhir s/d disini saja alias jadi seongok daging, debu ato abu
-      dilahirkan kembali entah jadi kecoak, cacing ato manusia ato jadi buaya
-      melanjutkan kehidupan ini dgn tubuh baru yg kekal dan abadi

Yg sudah pasti setelah si Ucp mampus! Manusia yg namanya Ucup itu udah di setip 
di dunia ini dan digantikan dgn nama Ucup Almarhum. 
Nama tsb udah langsung dipindahkan ke daftar nama buku Giam Lo Ong - ato Sang 
Camatnya di Neraka. Dan semua kewajiban duniawi, mulai dari utang yg berjibun 
s/d segala macam kontrak perjanjian pun akan berakhir dgn sendirinya, begitu 
juga dgn kontrak perkawinan kita. 
Hal positiv lainnya ialah semua rasa nyeri, rasa takut, maupun rongrongan dari 
sang istri atau penderitaan duniawi lainnya pun akan berakhir juga, jadi benar2 
bebas tulen begitu!

Sedangkan dari sisi negativ nya apa saja yg menjadi miliki kita di dunia ini, 
akan hilang pada saat itu juga, entah ini mobil Jaguar, uang simpanan di Swis 
Bank, istri simpanan di Jkt, gelar, jabatan maupun kekuasaan akan menguap dlm 
sedetik setelah si Ucup koit. 
Begitu juga dgn tubuh jasmani, kita tidak akan bisa balik kembali ketubuh itu 
lagi, karena ini sdh bukan menjadi milik kita lagi, bahkan kita sdh kehilangan 
kontrol terhadap diri kita sendiri. 
Sejak si Ucup mati, maka ia sdh akan tidak berfungsi lagi, sama seperti juga 
robot yg kehabisan batere. Yg ada hanya seongok daging yg tidak lama lagi akan 
menjadi busuk ato jadi abu! Setelah Lho mati, lho akan kehilangan semua hak yg 
lho miliki, kita tidak 
memiliki hak kebebasan untuk memilih ataupun menentukan ini ato itu lagi, it is 
over my friend!

Ada dua macam tipe manusia di dunia ini, yg satu emoh ato enggan pulang 
kampuang, dgn alasan karena anak2nya masih kecil lah, ato merasa tugas ini ato 
itu belum selesai, tetapi ini semuanya hanya sekedar alasan monafik, alasan yg 
sebenarnya sih "Gue masih belum puas merengguk kehidupan di dunia ini, sehingga 
Gue masih betah di 
dunia yg pabaliut ini, walaupun banyak orang kere, sengsara dan menderita 
sekalipun, itu kan bukan urusan Owe, yg penting Gw bisa hidup sehat, makan enak 
dan hidup enak, yg lain sih masa bodo, so what gitu loh!"
Sedang manusia tipe lainnya ingin buruan pulang, karena mereka udah nyaho bahwa 
masa hidupnya udah di itung oleh kalkulatornya sang Dr, ato penderitaan yg dtg  
tak ada abis2nya, ato rasa nyeri yg tak kujung berakhir. Tetapi yg menjadi 
masalah adalah what next? Satu detik setelah lho koit! Apakah api neraka yg 
udah nunggu lho disono? 
Ato pager betis yg terdiri dari malaikat2 yg geulis dan bahenol sedang menunggu 
kita?

Hal inilah yg membuat orang jadi takut kojor dan bimbang untuk memilih hidup 
atau kematian, ketika Hamlet dlm drama Shakespeare mau bunuh diri ia merenung 
dlm2 dan berkata: "To be or not to be: that is the question"
Whether 'tis nobler in the mind to suffer the slings and arrows of outrageous 
fortune, 
or to take arms against a sea of troubles, and by opposing end them? 
To die: To sleep; no more; .. (Shakespeare, Hamlet, Act III, Scene I)

Manakah yg lebih luhur, menerima dgn rela panah atau batu pelontar nasib buruk 
yang ganas, ataukah menempuh lautan bencana menentangnya serta mengakhirinya? 
Mati - tidur - tak lebih.
Hamlet bersedia untuk melakukan bunuh diri karena menurut dia ini akan bisa 
membebaskan dia dari lautan bencana, tetapi dilain pihak ia khawatir akan 
kerajaan maut, dari mana musafir tak pernah kembali dengan selamat. Hal inilah 
yg membuat dia jadi bingung dan lieur!

Lucu bin nyata, sebenarnya di dunia ini tidak ada manusia hidup satupun juga, 
yg pernah mengadakan tour ke dunia orang mati, tetapi anehnya kok buaaa.anyak 
sekali travel office yg menawarkan tour ke sorga indah. Para calo2 Firman itu 
begitu pinternya menjual angin sorga sehingga banyak sekali manusia yg tergiur, 
sehingga mereka 
bersedia untuk membayar uang dimuka untuk mendapatkan ticket ke sorga indah 
ini, walaupun ini hanya one way ticket sekalipun juga. Ingin nyaho dongeng 
lanjutannya baca oret2an liuer nya mang Ucup esok.

Maranatha
Mang Ucup - The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke