From: Arie Saptaji 

Kesabaran Susanna

(Kasih itu) . sabar menanggung segala sesuatu. -- 1 Korintus 13:7

John dan Charles Wesley sungguh diberkati karena memiliki ibu yang sangat 
sabar, Susanna Wesley. Suatu kali suaminya berkomentar, "Aku benar-benar kagum 
pada kesabaranmu! Kau sudah menjelaskan hal yang sama kepada anak itu dua puluh 
kali!".
Susanna memandang anak itu dengan penuh kasih sayang. Ia berkata, "Kalau aku
berhenti setelah memberi tahu dia sembilan belas kali, seluruh jerih-payahku 
akan sia-sia."
Aku sendiri geleng-geleng kepala menyimak kesabaran Susanna Wesley itu.
Jangankan sampai dua puluh kali. Mengulangi tiga-empat kali larangan agar 
anakku tidak mencoret-coretkan spidol di tembok saja, misalnya, nada suaraku 
cenderung sudah naik. Namun, paling tidak aku dapat menjadikan kesabaran 
Susanna sebagai semacam standar, tolok ukur bagiku dalam melatih diri untuk 
meregangkan kesabaran.

Dalam mendidik anak-anak, kita memang perlu memiliki sumur kesabaran yang tidak 
gampang kering. Seperti tersirat dalam perkataan Susanna tadi, kalau kita 
kehabisan kesabaran pada titik tertentu, kesabaran yang telah kita tunjukkan 
sebelumnya menjadi tidak ada gunanya. Sebaliknya, ketika kita sudah merasa 
putus asa, namun mau mencoba satu kali lagi, siapa tahu disitulah hasilnya 
mulai kelihatan, bukan? Ya, "satu kali lagi" tidak jarang menentukan kesuksesan 
atau kegagalan suatu upaya.

Dan aku pun diingatkan, perjalananku untuk menjadi seorang ayah yang sabar
bagi anak-anakku masih jauh. Kesabaran itu, nyatanya, memang harus panjang.
***

* Arie Saptaji, penulis Let's Go Into Narnia: Mengenal Lebih Dekat Dunia
Ajaib C.S. Lewis (Gradien, Juli 2005) & 4 buku lain. 
Situs: http://www.geocities.com/denmasmarto
==============================================
From: Dwi Setyani 

Yehezkiel

Salam sejahtera.

Menanggapi 'kebingungan' berkaitan dengan Yehezkeil 34, demikian penjelasan
dari kami:

Seperti diketahui, sebagian besar Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa 
Ibrani, dan bahasa Aram pada beberapa pasal di Daniel serta Ezra.
Teks asli Alkitab (ortographa) itu sendiri sudah tidak ada, apa yang kita 
miliki sekarang berasal dari salinan-salinan yang ditulis dengan tangan.
Tidak mengherankan bila kemudian muncul sejumlah persoalan terjemahan.
Karena, bila dalam proses penyalinan terjadi perubahan kecil saja pada 
huruf-huruf Ibraninya, maka arti yang dihasilkan bisa berbeda sama sekali.

Rupanya itulah yang terjadi dengan Yehezkiel 34:16, apakah "Kulindungi" (TB) 
atau "Kubinasakan" (BIS). Dua Alkitab terbitan LAI memang memakai kata yang 
berbeda, yaitu "Kulindungi (Alkitab Terjemahan Baru/TB, terbit 1974) dan 
"Kubinasakan" (Bahasa Indonesia Sehari-hari/BIS, terbit 1985). Dalam Biblia 
Hebraica Stuttgartensia (BHS), sumber penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama BIS 
(1985) dan TB (1974), kata yang tercatat di situ adalah dymXa (Ibrani:'HmyD), 
artinya "Ku binasakan" . Namun di kata itu juga ada  catatan kaki yang 
mengatakan bahwa beberapa teks atau salinan Perjanjilan Lama yang lain, yakni 
Septuaginta (Alkitab Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani)
membacanya sebagai rmXa (Ibrani:'Hmr), artinya "Ku lindungi".

Pertanyaannya, mengapa bisa terdapat dua kata yang berbeda? Seperti bahasa 
Arab, bahasa Ibrani juga membaca sebuah kata dari kanan ke kiri, dan kalau 
diperhatikan tiga huruf pertama kedua kata tersebut sama, yakni mXa. Huruf 
terakhir keduanya yang berbeda, tetapi kalau dilihat sepintas bentuknya agak 
sama, yakni d (="daleth", dibaca "d" ) dan r (= "resy", dibaca "r"). Karena 
perbedaan huruf terakhir itulah, kita menemukan salinan yang akhirnya 
menghasilkan dua kata yang berbeda, dymXa (Ibrani:'HmyD),  artinya 
"Kubinasakan" dan rmXa (Ibrani:'Hmr), yang artinya "Kulindungi".

Kedua terjemahan ini sama-sama memiliki alasan yang cukup kuat. Karena itu, ada 
baiknya kalau kita melihat perikop tersebut secara keseluruhan.
Yehezkiel 34:1-31 berbicara tentang gembala bagi umat Israel dan bagaimana 
keadaan umat Tuhan itu bila digembalakan secara baik atau sesat. Ayat 1-10 
menceritakan tentang gembala-gembala yang tidak menuntun umatnya dengan baik. 
Gembala di sini, yang adalah para raja Israel, akan berhadapan dengan Tuhan 
yang mau meminta pertanggungjawaban atas domba-domba (yaitu orang Israel) yang 
diterlantarkan. Ayat-ayat selanjutnya (11-16) berbicara tentang gembala yang 
baik, yakni Tuhan sendiri, yang akan menuntun dan menjaga domba-dombaNYA. 
Sedangkan ayat 17-22 menggambarkan penghukuman terhadap domba-domba, yang juga 
berbuat ketidakadilan terhadap sesamanya. Domba-domba yang jahat di sini 
mewakili para keluarga kerajaan serta kaum berpunya yang semena-mena dalam 
kehidupan bermasyarakat.

Karena tema ayat 11-16 tentang gembala yang baik, maka terjemahan yang memilih 
"Kulindungi" beralasan, inilah terjemahan terbaik karena sifat melindungi itu 
sesuai dengan karakter seorang gembala yang baik. Sedangkan yang memilih 
"Kubinasakan", menyatakan bagian berikutnya (ay.17-22) mendukung terjemahan 
ini, karena berbicara tentang penghukuman terhadap domba-domba yang gemuk. 
Selain itu, kalimat terakhir ayat 16 jPXmb hN[ra dalam bahasa Inggris 
diterjemahkan I will feed in justice, menjadi
penghubung ke ayat 17-22. Karena istilah "justice" (Ind= keadilan) 
diterjemahkan dari kata jPXm. Kata ini sering diterjemahkan juga sebagai 
"penghukuman", dalam bahasa Ibrani kata jPXm berarti hukum Allah sekaligus 
keadilan Allah. Jadi, justru karena Allah itu adil maka IA menghukum mereka 
yang bersalah. Dalam ayat kita ini, domba-domba yang gemuk, yakni keluarga 
kerajaan serta kaum berpunya itulah yang harus mengalami keadilan Allah (baca: 
dihukum).

Akhirnya, mesti kami katakan, tidak ada kesalahan cetak dalam Alkitab terbitan 
LAI. Yang terjadi adalah dinamika dalam proses penerjemahan Alkitab itu dan 
kaitannya dengan perkembangan Ilmu tentang Kitab Suci. Dengan pertolongan Yesus 
Kristus, Sang Firman Sejati, kami berharap  semua usaha yang kami lakukan dapat 
menghadirkan terjemahan Alkitab yang benar dan dapat dipahami oleh pembaca. 
Karena, dengan memahami Firman Tuhan secara benar kehidupan kita akan 
terus-menerus diperkaya dan menjadi semakin berarti.

Wassalam,
Neila Mamahit

INDONESIAN BIBLE SOCIETY (Lembaga Alkitab Indonesia)
Translation Department
Jl. A. Yani 90, Bogor 16161, Indonesia
Tel. +62 251 312788, 333 200; Fax. +62 251 311 414
E-mails: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Website: www.alkitab.or.id


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke