From: BUDY ISWANTO KHOE <[EMAIL PROTECTED]>
Seorang Bayi Mungil Hanya Mampu Hidup Selama 6 Jam, Tetapi ?..
=======================================
Dear All,
Sepasang suami istri hidup bahagia. Sejak 10 tahun yang lalu,
sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,
karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh
seorang bayi. Setelah bertahun-tahun berumah-tangga,
akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat
bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili,
teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang
ikut bersukacita dengan mereka.
Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi.
Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi
laki2 dan perempuan. Tetapi bayi perempuan mengalami
kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa
kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi
kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan
aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.
Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami
maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras
untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh
bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya.
"Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur
nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya.
Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada
pasangan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah
kehendak Tuhan. Ketika sang istri semakin mendekatkan diri
dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti
memiliki rencana-Nya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.
Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini.
Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan,
bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih
banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka
temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.
Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang
sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama.
Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu
bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ
dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka.
Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ?
Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan
bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada
Tuhan. Pada mulanya, mereka memohon keajaiban supaya
bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka
seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk
menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan
punya rencana-Nya sendiri.
Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup
sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih
dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya,
bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne,
mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi yang
sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu
donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata.
Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua,
dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne.
Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.
Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua
bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga
tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat
hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis.
Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.
Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan
perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat
bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat
(dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat bahagia
melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka,
mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir
dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata2 yang
dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya
dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang
berasal dari jiwa mereka yang terluka??
Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki
kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi,
Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam.
Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga
tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak
mampu bertahan setelah enam jam???..
Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur
pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter
menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil.
Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.
Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan.
Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil
menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut,
Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil
akan hidup dalam hati mereka selamanya?..
=========================================
Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :
01. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama kita
hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang
benar2 penting adalah apa yang kita telah kita lakukan selama
hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.
02. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama
perusahaan kita telah berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua
ratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang
dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain.
03. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua
bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa
mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak
uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi
kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2
kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika
kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga".
=========================================
==> Mohon KEMURAHAN HATI Anda untuk
menyebarkan kisah ini kepada sanak keluarga Anda, famili,
teman2, rekan2 kerja, rekan2 bisnis, atasan, bawahan,
sebuah kelompok organisasi ataupun perusahaan,
PELANGGAN, serta siapa saja yang Anda temui. Kisah ini
dapat disebarkan melalui internet, ataupun difotocopy per
banyak (hanya sekitar Rp. 1,500 / 10 lbr) untuk dibagi2kan
secara gratis kepada orang banyak.
==> Ada 4 kemungkinan respon dari pihak2 yang telah membaca kisah ini.
PERTAMA, cuek / tidak peduli / tidak mengerti kisah ini.
KEDUA, tersentuh dengan kisah ini, tetapi tidak melakukan apapun.
KETIGA, tersentuh dengan kisah ini, intropeksi diri, lalu mengubah cara
pandang tentang hidupnya.
KEEMPAT, tersentuh, intropeksi diri, mengubah cara
pandang tentang hidupnya, lalu bergerak aktif untuk memaknai
hidupnya sendiri dengan cara memberikan makna bagi kehidupan orang lain.
==> Bila di antara sekian banyak orang yang memperoleh
kisah ini dari Anda, ada satu saja yang termasuk kategori
nomor EMPAT, ini berarti Anda telah berhasil mengubah
hidup seseorang, dari sekedar "Hidup" menjadi "Hidup Yang
Lebih Bermakna". Mereka sungguh beruntung dengan kehadiran Anda di dunia ini.
=========================================
Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri
Sendiri, Jadikanlah Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai
BERKAT Bagi Orang Banyak dan Bagi Orang2 Yang Anda
Cintai (Ayah, Ibu, Saudara/i, Suami/Istri, Anak2 Anda, dst)
==========================================
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/