From: Arie Saptaji 

Silakan Mati Kehausan!

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepada-Mu. (Yakobus 4:8a)

Jill sudah kehausan setengah mati. Dan sungai berair jernih-segar itu tinggal 
sepelemparan batu di depannya. Namun, sosok Aslan yang berbaring ditepiannya 
membuat Jill tertegun ragu-ragu. Ia belum mengenal benar singa itu. Bagaimana 
kalau Aslan menerkamnya?

Setelah memberanikan diri bertanya, dan diberi tahu kalau sumber air yang
ada hanya sungai itu, Jill masih was-was juga.
"Ya, silakan mati kehausan," jawab Aslan.

Jawaban yang tampaknya konyol, namun benar.

Dongeng Kursi Perak karangan C.S. Lewis ini dengan sangat bagus menggambarkan 
cara kita mendekati Tuhan Yesus, yang dilukiskan sebagai Aslan sang Singa 
(ingat "Singa dari suku Yehuda"?). Nah, mungkin kita pernah mengalami 
kekeringan rohani, namun justru ragu-ragu untuk datang kepada Yesus. 
Sebagaimana Jill membayangkan Aslan seperti singa-singa yang dikenalnya, kita 
menganggap Yesus seperti sosok otoritas di dunia, yang tidak gampang didekati.
Namun, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan penuh keberanian. 
Begitu Jill mau mereguk air sungai itu, langsung dahaganya terpuaskan. Tuhan 
Yesus mengatakan, "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi 
barangsiapa minum air yang Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk 
selama-lamanya" (Yoh. 4:13-14).

Undangan itu tetap berlaku pula malam ini. Maukah Anda mereguk air yang
ditawarkan-Nya itu? Kiranya Anda memperoleh kelegaan di hadirat-Nya! ***

* Arie Saptaji, penulis Let's Go Into Narnia: Mengenal Lebih Dekat Dunia Ajaib 
C.S. Lewis (Gradien, 2005). Buku lain: Never Be Alone (bareng Sidik Nugroho, 
2005), Diciptakan dlm Sebuah Tarian (2004), Bible Trivial (2004) & Gagal 
Menjadi Garam (2002) - semua terbitan PBMR ANDI. 
Situs: http://www.geocities.com/denmasmarto
==========================================
From: Arie Saptaji 

Kasih Tak Pernah Gagal

Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan
keputusan menurut kata orang. -- Yesaya 11:3b

Seorang anak laki-laki berusia lima tahun di sebuah panti asuhan punya 
kebiasaan mencuri barang-barang milik temannya dan menyembunyikannya dilacinya. 
Kepala panti menegurnya, namun kebiasaan buruknya itu tak juga berhenti. 
Kemudian ia mencoba sejumlah cara mendisiplinkan yang lain. Anak kecil itu 
tetap saja suka mencuri.
"Mungkin anak itu mencuri barang-barang yang bukan miliknya sebagai
kompensasi karena tidak mengalami kasih sayang orang tua," kata salah
seorang petugas panti. "Mari kita curahkan kasih sayang kita kepadanya."

Dengan berbagai cara, para petugas panti menyatakan kepada anak itu bahwa
mereka sungguh-sungguh menyayangi dia. Tidak lama kemudian, perubahan sudah
terjadi! Anak itu tidak lagi mencuri.
Sikap kepala panti asuhan tadi bisa menghinggapi para orang tua dalam 
mendisiplin kan anak-anaknya. Sebagai orang tua kita kadang-kadang menyikapi 
suatu persoalan hanya secara permukaan, dan terlalu cepat mengambil kesimpulan. 
Akibatnya, solusi yang kita berikan malah menjadikan masalah itu kian rumit dan 
berlarut-larut. Buntutnya, anak-anak menjadi kecewa, dan bahkan kepahitan. 
Bukankah lumayan banyak orang tua yang beranggapan bahwa berbagai persoalan 
anak bisa diatasi dengan menjejali mereka dengan materi?

Mungkin ada suatu masalah kronis di tengah keluarga Anda, dan Anda merasa
putus asa dalam mengatasinya. Mengapa tidak mencoba merunut sampai ke akar
masalahnya, dan kemudian menyelesaikannya dengan kasih? Kasih itu tidak
pernah gagal! ***

* Arie Saptaji, penulis Let's Go Into Narnia: Mengenal Lebih Dekat Dunia
Ajaib C.S. Lewis (Gradien, 2005). Buku lain: Never Be Alone (bareng Sidik
Nugroho, 2005), Diciptakan dlm Sebuah Tarian (2004), Bible Trivial (2004) &
Gagal Menjadi Garam (2002) - semua terbitan PBMR ANDI. 
Situs: http://www.geocities.com/denmasmarto
========================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Sanggahan Kristen (Apakah Yesus ALLAH?)

Yesus mengatakan bahwa Dia adalah Tuhan.
Sebagai jawaban kepada pertanyaan "Apakah Yesus Allah" (Ahmed Deedat)
berikut adalah pernyataan yang tertulis di Yohanes 13:13: "Kamu menyebut Aku
Guru dan Tuhan dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan". 
Bayangkanlah jika ratu Inggeris lewat disini,dia tidak akan perlu menyatakan 
setiap saat bahwa dia adalah Ratu.Tuhan Yesus juga tidak perlu mengatakan 
setiap kali Dia melakukan sesuatu, bahwa Dia adalah Allah.Filipus pernah 
bertanya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi 
kami". Ketika Dia menjawab Filipus, Dia berkata: "Telah sekian lama Aku 
bersama-sama kamu, Filipus,namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah 
melihat Aku, ia telah melihat Bapa".(Yoh 14:9). Saudara kita mengutip ayat lain 
(yoh 10:30) yang mempunyai pengertian yang sama.

Kitab Wahyu bukan Mimpi
Menanggapi komentar Deedat tentang kitab wahyu,kami ingin bertanya,apakah
nabi Arab dan nabi-nabi dari Perjanjian Lama juga tidak mempunyai mimpi? Apakah 
Allah tidak pernah mengungkapkan DiriNya kepada mereka dalam mimpi dan 
penglihatan? Apa yang anda ketahui tentangMi'raj, mimpi atau penglihatankah itu?

Ibn Hisham, Rasul Allah biasa mengatakan:"Di dalam apa yang menjangkau
saya, mataku tidur, tetapi hatiku bangun:. Allah bebicara melalui  penglihatan
dan mimpi.Visi dan mimpi datang bukan karena perut penuh atau kosong
seperti dituduhkan Deedat,tetapi karena Allah memilih cara ini.Dan jika Dia
memilih mimpi atau penglihatan untuk WahyuNya, maka hal itu harus terjadi.

Pertanyaan Tritunggal.
Saya berpendapat bahwa masalah dengan teman-teman Muslim ialah bahwa mereka
tidak menyadari bahwa kami juga sangat menentang Tritunggal pada hari di
mana dunia Arab purba menentangnya. Kita bisa melihat adanya  kelompok bidat
yang disebut Meriamites, yang berpaling dari kafir ke Kristen. Mereka 
berpendapat Maria yang melahirkan Yesus adalah ratu surga yang dikawini Allah. 
Demi Allah buanglah pikiran itu dari pikiran dan hatimu.Yesus bukanlah  Anak 
Allah seperti manusia yang dilahirkan melalui hubungan jasmani.Hubungan 
Bapa-Anak di sini adalah hubungan rohani dan Dia datang karena Dia mengasihi 
anda. Ajaran Miriamites adalah salah. Alkitab Kristen menyatakan Tritunggal 
Allah sebagai Bapa,Anak dan Rohkudus.
Apakah tidak mengagetkan anda bahwa di dalam 99 nama-nama yang baik untuk
Allah di dalam Alquran,tidak ada satupun nama Bapa? Di dalam Alkitab,Anda
tidak diperkenalkan kepada Allah sebagai diktator,yang meminta Anda menjadi
BudakNya. Allah sebaliknya diperkenal;kan sebagai seorang Bapa yang kasih
yang menghendaki Anda dan saya dan seluruh umat manusia menjadi anak-anakNya. 
Kiranya keterangan ini dpt memperluas pengertian kita.Tuhan memberkati.

Walsinur.


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke