From: Dewi Kriswanti 

DALAM LINDUNGAN ALLAH II
Bacaan : Mazmur 91:1-16

"Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat 
perteduhanmu," (Mazmur 91:9).

Dalam renungan yang lalu telah kita pelajari bersama bahwa Allah telah 
memberikan suatu jaminan keselamatan, keamanan bagi diri kita terhadap apapun 
yang hendak mencelakakan kita. Tetapi jaminan yang Tuhan sediakan tidak akan 
kita dapatkan jika kita tidak berani membayar harga yang telah ditetapkan. Dan 
harga yang harus kita bayar tidak memberatkan kita, sehingga di dalam 
mengerjakannya kita mendapatkan ketenangan (Mat 11:28-19). Dan jaminan 
pemeliharaan yang Tuhan sediakan itu adalah bagi mereka yang :

1.Bagi mereka yang "duduk" dalam lindungan Tuhan (ayat 1). Saat kita duduk 
dengan nyaman, biasanya kita tidak bergerak atau beranjak. Demikian juga jika 
kita menikmati dan duduk dalam lindungan Tuhan, maka kedamaian akan Tuhan 
sediakan bagi kita (Yes.26:12). Di dalam kenyamanan dan kedamaian itulah hidup 
kita akan sepenuhnya dikuasai oleh otoritas Allah. Saat kita "duduk" berarti 
kita hidup seturut dengan firman dan kehendakNya.

2.Bagi mereka yang "bermalam" dalam naungan yang Mahakuasa (ayat 1). Bermalam 
berarti ada bersama dengan Tuhan (Rom.8:31). Jika hidup kita selalu ada bersama 
dengan Tuhan, apa dan siapakah yang dapat menyentuh kita? Ibliskah? 
Penyakitkah? Kekuatirankah? Semuanya tidak! Olehnya kita harus menciptakan 
hubungan yang harmonis dengan Tuhan, hubungan yang kita bangun dan berikan 
melalui doa-doa kita. (Mat.26;40; Mark 14:37). Jadi jika hidup kita memiliki 
hubungan yang karib dengan Allah, maka Allah akan melakukan perkara besar 
kepada kita, dan olehNya kita bersukacita. (Maz. 126:3).

3.Bagi mereka yang percaya sepenuhnyan akan kemampuan Tuhan untuk menolong 
(ayat 2). Tidak ada yang dapat kita lakukan kecuali di tengah keadaan diri kita 
yang tertekan dan penuh kekuatiran selain berserah sepenuhnya kepada Tuhan. 
Karena kuasa Tuhanlah yang dapat memberikan kita kekuatan dikala kita 
menghadapai hal-hal yang menakutkan dan menguatirkan.

Jadi sekarang yang dapat kita lakukan adalah meyakini bahwa apapun yang terjadi 
semuanya ada di dalam kontrol Allah. Hal terbaik yang telah diberikan oleh 
Allah kepada kita adalah keselamatan. ( Ariel) 
Doa:Ya Bapa, kami percaya Engkau akan selalu menyertai langkah kami. Amin!

TAKUT AKAN TUHAN ADA KETENTRAMAN YANG BESAR, BAHKAN ADA PERLINDUNGAN BAGI 
ANAK-ANAKNYA
=====================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Apakah Yesus Allah?
 (Pandangan dari sudut Islam)

Pertanyaan"Apakah Yesus Allah"? datang dari salah seorang pakar atau Tokoh
Muslim yang tidak menerima keilahian Kristus. Menurut tokoh tsb (Ahmed
Deedat) pokok persoalan "apakah Yesus Allah?" sangat mudah dipecahkan
dengan pertanyaan yang serupa. Apakah Yesus menyatakan diri-Nya Allah? Apakah
Dia mengatakan:" Aku adalahAllah?" 
Apakah Dia mengatakan:" Sembahlah Aku"?.
Percayalah kepada saya tidak ada satu keterangan pun yang tegas dalam salah 
satu dari ke 66 kitab Alkitab atau dari 73 kitab Roma Katolik, dimana Yesus 
berkata :" Aku adalah Allah",atau dimana Dia berkata:" Sembahlah Aku".
Tidak ada. Saya  akan sangat bergembira mendengar dari bibir Yesus
keterangan yang sederhana, jujur dan tegas:" Aku adalah Allah" atau "Sembahlah 
Aku", karena saya seorang Muslim dan kami sebagai umat muslim percaya bahwa 
Yesus Kristus adalah utusan Allah yang paling berkuasa. Kami percaya atas 
kelahiranNya yang ajaib, kami percaya Dia adalah Mesias dan kami percaya bahwa 
Dia memberi hidup kepada orang mati dengan seizin Allah.Dia menyembuhkan 
penderita kusta dengan seizin Allah.

Perbedaan yang nyata antara Islam dan Kristen adalah tentang keillahian 
Kristus. Saudara kita (Kristen) tidak menggunakan satu keterangan dari bibir 
Yesus yang mengatakan:" Aku adalah Allah"." Sembahlah Aku". Selama Ia hidup 
dibumi, Dia tidak pernah memberi keterangan seperti itu.Yang paling dekat ialah 
keterangan yang Dia berikan dalam kitab Wahyu, Aku adalah Alfa dan Omega yang 
berarti:" Saya adalah yang awal dan yang Akhir".

Menurut (Islam) sebenarnya kitab wahyu itu adalah suatu mimpi. Di dalam 
mimpinya Yohanes melihat bintang-bintang dengan mata di dalam dan di luar, 
dengan tanduk-tanduk yang bermata.Ini adalah pengalaman manusia: Jika dia makan 
terlalu banyak, dia akan mempunyai  pengalaman seperti itu. Tetapi pada waktu 
Yesus berkelana di bumi, kita akan dapat menganalisa apa yang Dia katakan dan 
yang Dia perbuat.

Dalam katekismus Kristen mereka mengatakan:" Bapa adalah Allah, Anak adalah
Allah dan Roh Kudus adalah Allah, tetapi mereka bukan tiga Allah, tetapi satu 
Allah. Bapa adalah yang maha kuasa, Anak adalah yang maha Kuasa dan Rohkudus
adalah yang maha kuasa.Tetapi bukan tiga yang maha kuasa, hanya ada satu
yang maha kuasa.
Lebih lanjut lagi," Bapa adalah oknum, Anak adalah oknum dan Roh kudus adalah
oknum, tetapi bukan tiga oknum, yang ada hanya satu oknum.Saya bertanya:" 
Bahasa apakah itu?" Memang kedengarannya bahasa Inggeris, tapi bukan bahasa  
Inggeris. Oknum+ Oknum+ Oknum, bukanlah tiga Oknum, tetapi satu Oknum. 
Ceritakanlah kepada saya, apakah arti oknum dalam bahasamu?"
Jika engkau dan kedua saudaramu adalah kembar tiga, kami tidak dapat membedakan
kalian bertiga. Jika salah seorang melakukan pembunuhan, dapatkah kita 
menggantung yang lain? Engkau akan berkata "Tidak". 
Saya bertanya mengapa tidak, bukankah kalian kelihatan serupa? Kamu akan 
mengatakan kepada saya:" Tidak, karena dia oknum yang berbeda". Apa yang 
membuat di oknum yang berbeda? Kepribadiannya. Jika kepribadiannya berbeda maka 
dia berbeda dan jika Kristen berkata:" Di dalam nama Bapa, AnakRoh Kudus", saya 
berkata bahwa dalam pikirannya muncul tiga gambaran mental yang ada. Jika 
engkau mengatakan engkau dari Bapa, engkau bukan dari anak dan bukan juga dari 
Roh Kudus, Siapakah engkau? Ketiga gambaran ini tidak akan pernah dapat 
ditumpang-tindihkan satu sama lain. Mereka akan tetap tiga dalam pikiranmu,jika 
pikiranmu tidak sakit.
Engkau  mengatakan bahwa yang tiga itu adalah satu, tetapi yang tiga tetap saja 
tiga.

Sebelum kita sampai pada sanggahan menurut Kristen, ada baiknya kita 
mengeluarkan argumen kita sebagai umat Kristen. Selamat berdiskusi.

Salam dan Tuhan memberkati.
Walsinur Silalahi.
================================================
From: damarina <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Kehidupan keluarga

Meskipun kehidupan dan keintimannya dgn Tuhan mengagumkan, namun anak anaknya 
suka memberontak dan di tolak oleh Israel utk meneruskan jabatannya setelah 
Samuel menjadi tua. Sangat menyedihkan bhwa anak anak Samuel mengikuti jejak 
anak anak Eli ( yg ia gantikan )

Tentu saja bbrp dari orang orang kudus yg terbesar dan terpilih tlh mengetahui 
sedihnya hati Bapa yg berkata dlm Yesaya 1; 1;
"Dengarlah, hai langit dan perhatikanlah hai bumi, sebab Tuhan berfirman, Aku 
membesarkan anak anak dan mengasuhnya, ttp mereka memberontak thd AKU. "

Utk alasan inilah saya secara pribadi memohon kpd para pasangan suami isteri 
agar mereka berdoa sebelum memiliki anak dan meminta kehendak Tuhan yg sempurna.
Sebuah pertanyaan yg perlu mereka pertimbangkan adalah Jika kita memutuskan utk 
memiliki anak, apakah anak anak kita akan menjadi anak anak  yg saleh atau 
tidak ?

PELAJARAN DARI KEHIDUPAN SAMUEL

1.      Ia setia utk menyelesaikan semua yg tlh Tuhan berikan kpdnya dan 
menerima warisan yg luar biasa, yaitu sebuah keturunan yg teguh setia" dgn 
sebuah pelayanan yg abadi.

2.      Sebuah kehidupn yg intim dgn Tuhan " dan tdk ada satupun dr FirmanNYA  
itu yg di biarkanNYA gugur." Semoga kita juga memiliki sebuah hubungan 
perjanjian dimana kata kata kita akan di genapi dan memiliki arti ketika kita 
berbicara atas nama Tuhan. Samuel memiliki pengurapan kenabian yg begitu 
dahsyat shg Saul pun jatuh dan bernubuat di hadapannya.

3.      Sebagai seorang peminta, pengetuk dan pencari yg tekun seorang pendoa 
syafaat tdk akan berhenti sampai ia menerima permintaannya. Sama spt Musa, 
Samuel dan banyak orang kudus terkemuka lainnya meminta dgn tekun dan tanpa 
malu kpd Tuhan shg permohonan mereka di kabulkan.

4.      Perlunya berdoa utk mencari tahu kehendak Tuhan yg sempurna dlm hal 
memiliki anak.

Buku  Kepemimpinan
Oleh Paul G Caram.
GBU


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke