From: mangucup88 Kenapa musti sakit?
Setiap manusia di kolong langit itu harus mati dan boleh dibilang lebih dari 90% pernah sakit, entah ini sakit perut, sakit kepala ataupun sakit, karena korengan. Hal inilah yg membuat mang Ucup jadi gatel tangan untuk mempertanyakan kenapa manusia itu harus sakit? Bukankah kita ini diciptakan sesuai dgn gambaran-Nya, apakah dgn demikian bisa diartikan bahwa Sang Pencipta juga sering migren sakit kepala seperti kita umat-Nya? Sang Pencipta itu sedemikian kuasa dan canggih-Nya, kenapa kok hanya bisa menciptakan manusia kodian yg sedemikian rapuh dan bokbroknya, seperti juga produksi barang2 murahan buatan China. Apakah manusia ini merupakan production fault dari Sang Pencipta? Dan apa manfaatnya dari sakit ini, selainnya membuat para Dr, Apotheker dan pabrik obat menjadi kaya raya. Orang akan lebih bisa menghayati apa artinya penderitaan sakit atau rasa nyeri itu, apabila ia sendiri pernah mengalaminya. Berapa banyak orang yg melakukan bunuh diri, karena tidak tahan penderitaan rasa nyeri yg terus menerus. Orang bersedia melakukan apapun juga untuk bisa mengurangi ataupun mengobati rasa sakit, sebab untuk ini tiada biaya yg terlalu mahal dan tiada jarak yg terlalu jauh untuk ditempuh hanya sekedar untuk dapat mengurangi rasa sakit mereka. Bahkan mereka bersedia untuk melakukan hal2 yg tidak masuk diakal sekalipun umpamanya dgn minta bantuan dari para dukun dan wong pinter maupun para arwah hanya karena ingin disembuhkan dari rasa sakitnya. Pada saat orang menderita sakit, praktis ia benar2 K.O. total, karena ia sdh tidak bisa dan tidak bergariah lagi untuk melakukan apapun juga, boro2 kegiatan se-hari2 untuk makan dan minum pun sudah ogah. Pria yg bagaimana gagah perkasanya sekalipun pada saat ia menderita sakit tidak jarang yg menggerang, bahkan menangis, karena kesakitan. Oleh sebab itulah hampir semua obat tujuan yg paling utamanya ialah untuk mengurangi rasa sakitnya terlebih dahulu setelah itu baru penyembuhannya. Dan obat yg paling laris di dunia adalah obat2an yg bisa mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Pada saat kita menggerang kesakitan, kita selalu mempertanyakan siapa sih biang keroknya yg mengirim penyakit ini kepada saya? Kok tega2nya menyiksa saya! Dimana letak dosa dan kesalahan saya sehingga saya harus mengalami siksaan yg sedemikian beratnya? Kenapa saya bukannya si Pulan yg lebih banyak nipeng maupun lacurnya? Where is God when it hurts? Where are You God, ketika rasa sakit menerpa atau ketika penderitaan mengganduli tanpa henti2nya? Dan katakanlah, Tuhan, apa gunanya semuanya ini? Apakah kau senang melihat umat-Mu menderita? Pertanyaan seperti ini bukan diajukan oleh orang awam seperti Anda dan saya saja, bahkan seorang Nabi yg sdh kuat imannya sekalipun tetap mengajukan pertanyaan dan keluhan yg sama: "Mengapakah penderitaanku tidak berkesudahan, dan lukaku sangat payah, sukar disembuhkan? Sungguh, Engkau seperti sungai yang curang bagiku, air yang tidak dapat dipercayai." Saya kira jarang ada orang yg bisa mengucapkan: "Thank God for pain"! - "Terima kasih Allah atas rasa sakit ini!" Apabila sakit ini merupakan anugerah dari Allah, maka ini akan merupakan anugerah yg paling tidak disenangi maupun disyukuri. The most unppreciated and unwanted gift! Memang sakit itu tidak enak, tetapi apabila Anda mau hidup maka Anda harus sakit, sebab itu sudah merupakan pasangannya dari kenikmatan hidup yg tidak bisa dipisahkan satu dgn yg lain. Kesakitan adalah cara untuk dapat mengikat manusia menjadi satu, lihat saja di ruang tunggu "Bagian Perawatan Intensif" (ICU) dirumah sakit manapun juga, disitu berkumpul segala macam jenis orang, dari berbagai macam agama. Campur aduk antara wong kaya dan wong kere, wong goblok dan wong pinter, agamais maupun yg ateist. Disitulah mungkin satu2nya tempat di dunia ini, dimana perbedaan sudah tidak ada artinya lagi. Beraneka-ragam orang disitu diikat menjadi satu dgn sebuah ikatan yg amat kuat, walaupun mengerikan. Mereka diikat oleh keprihatian yg sama akan kesakitan seorang yg mereka kasihi yg tengah sekarat. Dlm situasi seperti itu, kesenjangan sosial dan ekonomi dan perbedaan agama, serta-merta menguap lenyap seperti juga lenyapnya embun disang hari bolong. Disitulah tempat dimana orang yg belum saling mengenal sekalipun pun akan bisa saling merangkul dan menangis bersama untuk saling berbagi penderitaan mereka. Dan disitulah mereka merasakan, bahwa Allah yg mereka sembah itu sebenarnya sama! Apakah penyakit yg saya derita ini berdasarkan santet, ataukah keinginannya dari si setan, ataukah karena kehendak Allah? Apakah penderitaan saya ini merupakan hukuman atas dosa2 saya; yg sedang dilimpahkan oleh Allah kepada saya? Atau karena ulah saya sendiri? Melalui seri tulisan inilah mang Ucup ingin mengajak rekan2 semua untuk mendiskusikannya bersama agar kita bisa menerima dan mensyukuri anugerah yg Allah berikan entah itu penderitaan maupun rasa sakit, siapa tahu dgn demikian kita akan bisa lebih mudah untuk menerima dan meng-amin-kan segala Kehendak-Nya. Siapa tahu dengan demikian akan bisa mengurangi penderitaan maupun rasa sakitnya Anda pada saat sekarang ini! Maranatha Mang Ucup - The Drunken Priest Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net =========================================== From: Dewi Kriswanti KENAPA HARUS BERCERAI Bacaan: 1 Korintus 7 : 1 - 16 Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu? (1Kor. 7 : 16 Dalam berbagai kasus perceraian kerap yang menjadi korban adalah anak-anak, apalagi jika usia mereka masih teramat muda. Bisa dibayangkan, betapa besar trauma yang harus mereka alami. Ketika mereka dewasa kelak, ada banyak kemungkinan buruk yang akan meraka alami. Jika tidak ditangani sedini mungkin, sulit kita membayangkan masa depan seorang anak yang orang tuanya bercerai. Renungan kita hari ini mengingatkan kepada tiap orang yang tengah berpikir untuk melakukan perceraian. Sebab, apapun alasannya, Tuhan yang tidak suka akan perceraian. Sebagai orang Kristen, kita harus tahu bahwa perkawinan adalah ide dari Allah sendiri. Dia melihat bahwa Adam memerlukan teman dan penolong, sehingga Dia menciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Ini berarti bahwa Allah tengah merancangkan sesuatu yang baik, dan semua itu kudus adanya, sebab Allah kudus. Dasar pemahaman kekudusan akan perkawinan tersebut, hendaknya terus dipelihara dan dikembangkan dalam konteks kehidupan berkeluarga. Bukan sekedar hidup bersama untuk tujuan tertentu. Sebab perkawinan bukanlah tujuan, tetapi "sarana" untuk meraih berbagai berkat Tuhan yang sebenarnya telah tersedia. Dalam pernikahan yang kudus dan diberkati dalam Kristus, sudah seharusnya pula tiap orang yang terlibat didalamnya berkewajiban untuk menjaga kekudusan tersebut. Bukan cuma suami atau istri. Tiap anggota keluarga (anak-anak) juga diajar untuk selalu menjaga kekudusan tersebut. Dengan demikian, keluarga tersebut akan mencerminkan kemuliaan kasih Allah, dan berkat-berkat Allah akan tercurah penuh. Berarti, dalam kedudukan kita sebagai anggota keluarga, baik sebagai orang tua (suami istri), maupun sebagai anak, kita memiliki kewajiban yang sesuai kapasitasnya untuk menjaga dan membangun sebuah keluarga yang kuat dan tangguh. Tantangan dan cobaan dihadapi bersama. Jadi, kenapa, kita harus mengambil keputusan untuk berpisah satu dengan lainnya. Jika saat ini kita sebagai seorang suami atau istri, coba renungkan sebelum ambil keputusan. Jika kita dalam kedudukan sebagai anak, kita punya hak memberi pandangan kepada orang tua, agar tidak bercerai. (tlt) Doa:Yesus, terangi hati dan pikiran kami untuk mengambil keputusan dalam kehidupan ini. Amin! TANAMKAN PENGERTIAN DENGAN DASAR FIRMAN TUHAN HIDUP DALAM KELUARGA PASTI LEBIH INDAH =============================================== From: damarina <[EMAIL PROTECTED]> : 3 Pertempuran Daud penting di dlm kehidupan Daud yg menolong kita mengetahui apa yg hrs kita kalahkan agar kita dpt memerintah. 1. Melawan bangsa Filistin - Cemburu. Bgs Filistin, secar rohani melambangkan kecemburuan. Ini dpt di lihat dari kej 26:14. Dosa cemburu adalah salah satu musuh terbesar yg hrs kit perangi. Itu adalah dosa yg hrs sdh kita - sbg pemimpin pemimpin - taklukan dlm kehidupan pribadi kita. Ini hanya dpt di capai melalui suatu pertemuan pribadi dgn Tuhan dimana IA akan dgn murah hati mengaruniakan kelepasan dan mengangkat dosa itu dari hati dan pikiran kita. Tanpa kemenangan pribadi itu, kita tdk dpt berharap kita sadar akan kemenangan thd orang orang yg mencemburui kita. Ini jelas terlihat di dlm kehidupan Saul. Ia terbakar api cemburu dan iri thd Daud. Saul di hinggapi suatu roh cemburu dari Tuhan, karena ketidak taatannya, yg akhirnya membuat Saul kehilangan takhtanya serta seorang lain, yg bukan putranya dan yg lbh layak akan menggantikannya. Agar beroleh kemenangan atas seorang Saul, kita hrs spt Daud, yg tdk menyentuh mereka mengampuni mereka, memperlakukan mereka dgn baik dan kemudian menantikan kelepasan dan pembelaan dari Allah. 2. Melawan Bangsa Yebus - Perpecahan, Perselisihan Ini adalah orang orang yg menyebabkan perpecahan di antara saudara saudara seiman. Ini dpt di buktikan dgn membandingkan ketujuh bangsa di dlm Ulangan 7: 1 dgn ketujuh perkara yg Allah benci di dlm Amsal 6:16-19. Bangsa Yebus adalah bangsa yg harus di singkirkan agar dpt merebut Sion. Saya percaya kita hanya akan memperoleh kemenangan atas mereka, bila Allah lbh dahulu menanamkan ke dlm kita apa yg Daud minta di dlm Maz 86:11, " Hati yg bulat dan tdk terbagi bagi." Dan kemudian dgn memiliki visi ttg Sion di hati kita. Didalam visi ttg Sion itu secara singkat tercakup standar standar Sion sebagaimana di sebutkan di dlm Maz 15 dan 24 3. Melawan Hawa Nafsu dan ketamakan Jalan menuju kemenangan atas hawa nafsu seksual di peroleh spt halnya Daud di dlm Maz 51:12 meminta Allah menjadikan hatinya tahir dan bersih. Utk perihal ketamakan, jalan menuju kemenangan adl berdoa spt doa dlm amsal 30:8, shg kita mencapai tingkat rohani yg telah di capai Paulus, ketika ia berkata, " Memang ibadah itu bila di sertai rasa cukup, memberi keuntungan besar." 1 Tim6:6 Namun hal ini hrs di pelajari di dlm ujian ujian dan situasi situasi kemana Allah membawa kita oleh hikmatNYA yg maha besar. Paulus menyatakannya spt ini, " Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan segala perkara tdk ada sesuatu yg merupakan rahasia bagiku; baik dlm hal kenyang, maupun dlm hal kelaparan, baik dlm hal kelimpahan maupun dlm hal kekuranga. " Filipi 4:12 Di dlm kehidupan Daud, kemenangan itu jelas tampak di dlm Maz 27:4 " Satu hal tlh kuminta kpd Tuhan, itulah yg kuingini :diam di rumah Tuhan seumur hidupku,..dan menikmati baitNYA" Maz 27:4 DAUD telah MENCAPAI kebesaran yg SEJATI Kebesaran sebuah hati yg kini tdk lagi merindukan apapun yg menyangkut hal hal duniawi utk dirinya sendiri.- baik harta benda, kedudukan duniawi ataupun keberhasilan keberhasilan lainnya, melainkan hati yg hanya berkeinginan utk melihat keindahan Yesus dan dgn demikian diubahkan mjd serupa dgnNYA. Demi satu satunya tujuan, yaitu menyenangkanNYA dan merindukanNYA, shg ia dpt melakukan kehendak Allah sepenuhnya. Saya percaya ketiga kemenangan ini tdk boleh menjadi sasaran para pemimpin saja, melainkan kemenangan yg hrs diraih oleh setiap kita juga dan yg tinggal di dlm kita, dengan kasih karunia Allah saja GB [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

