PENYERAHAN

Thesis 23

Orang Kristen yang bertumbuh mengalami penyerahan yang hidup-lagi, mati-lagi. 
Kadangkala mereka bergantung kepada TUHAN, kadangkala kepada diri mereka 
sendiri.

Murid-murid berjalan menyusuri jalan menuju Kapernaum. Langkah kaki mereka 
bertambah lambat, dan semakin lambat, hingga mereka hampir tidak kelihatan lagi 
di belakang Yesus. Mereka sedang terlibat dalam perdebatan panas antara mereka 
dan tidak memperhatikan bahwa Yesus tidak lagi bersama mereka-kecuali melihat 
secara sepintas untuk memastikan bahwa Yesus tidak mendengar pembicaraan mereka.

Bahan pembicaraan mereka adalah sesuatu yang digemari: Siapa yang menjadi 
terbesar dalam kerajaan itu? Saat itu mereka sudah terlalu jauh untuk 
melibatkan Yesus dalam debat ini, berharap mendapatkan jawaban yang tegas 
dari-Nya yang mungkin bisa menyelesaikan masalah ini. Tetapi Dia pernah 
menjawab mereka hanya dengan perumpamaan tentang anak-anak kecil, dari pada 
memberikan kepada setiap mereka gambaran tugas yang jelas untuk jabatan yang 
mereka telah harapkan. Sekarang mereka merasa malu terhadap Dia karena 
mengetahui mereka masih mempersoalkan masalah itu. Kalaupun ini akan menjadi 
terakhir kalinya murid-murid terlibat dalam pertengkaran ini, karena jengkel 
pada usaha Yesus yang berulang-ulang untuk mengajar mereka. Mereka akan 
mendengarkan firman-Nya di sebuah rumah di Kapernaum hari itu. Mereka akan 
menyadari kesalahan mereka dalam mencari jabatan yang tertinggi, dosa Lucifer 
sejak awalnya. Tetapi jauh sebelum Yakobus dan Yohanes akan datang, melalui ibu 
mereka, dengan permohonan yang berulang-ulang untuk mendapatkan posisi 
tertinggi, di sebelah kanan dan kiri, dan murid-murid akan melakukannya lagi. 
Tidak lama kemudian, Petrus, Yakobus, dan Yohanes akan terlibat dalam sebuah 
perjalanan misterius ke puncak bukit, dan sembilan yang ditinggalkan akan 
menghabiskan malam itu dengan berdebat tentang siapa yang akan menjadi 
terbesar. Bahkan rasa malu karena tidak mampu mengusir setan pagi berikutnya 
tidak cukup untuk memberikan pelajaran kepada mereka. Karena itu di ruang atas, 
pada malam sebelum penyaliban, mereka kembali berada di ujung pedang, setiap 
orang tidak mau menyerahkan keinginannya untuk mendapatkan tempat tertinggi dan 
mengambil bagian menjadi seorang hamba.

Murid-murid itu melakukan dosa. Mereka tahu itu adalah dosa. Namun mereka tetap 
melakukannya berulang-ulang.

Siapakah murid-murid ini? Mereka adalah orang-orang yang beruntung menjalani 
waktu selama tiga tahun dalam hubungan yang erat bersama Yesus. Mereka bergaul 
dengan-Nya setiap waktu. Mereka adalah orang-orang yang bertobat, karena Yesus 
berkata kepada mereka apabila mereka kembali dari perjalanan misionaris mereka, 
agar jangan bersukacita karena kepada mereka diberikan kuasa mengalahkan setan, 
namun mereka akan bersukacita karena nama mereka tertulis di surga. Baca Lukas 
10:20. Buku kehidupan tidak pernah berisi nama orang-orang yang tidak pernah 
bertobat. Baca Yohanes 3.

Cerita tentang murid-murid adalah cerita yang mengganggu bagi beberapa orang. 
Hal itu benar-benar sesuai dengan apa yang dikatakan Alkitab, dan faktanya pola 
hidup-lagi, mati-lagi tidak dimulai atau diakhiri dengan murid-murid. Abraham, 
Yakub, Elia, Daud, Maria dan Martha, dan bahkan Paulus, menunjukkan pola yang 
sama, bersama dengan banyak nama lainnya. Hal itu mengganggu, tetapi itulah 
kenyataannya. Sebuah kenyataan yang dicatat Alkitab dengan setia.

Kita telah mengetahui di pelajaran awal bahwa tidak ada yang namanya penyerahan 
parsial (sebagian). Penyerahan adalah semua atau tidak sama sekali. Tetapi ada 
kemungkinan untuk penyerahan yang tidak terus-menerus. Kenyataannya, 
berdasarkan riwayat-riwayat hidup yang Alkitab berikan kepada kita, kita 
mungkin bisa berkata lebih jauh lagi bahwa penyerahan yang tidak terus-menerus 
bukan hanya sebuah kemungkinan. Lebih sering dari tidak, membutuhkan waktu dan 
ujian dan kesalahan sebelum seseorang yang telah menyerah kepada TUHAN belajar 
untuk tetap menyerah kepada Dia sepanjang waktu, tanpa keraguan.

Thesis 72 akan memasuki rincian yang lebih besar tentang pola hidup-lagi, 
mati-lagi ini dalam kehidupan orang Kristen. Tetapi untuk saat ini, cukuplah 
sampai di sini: Seandainya engkau menemukan bahwa dirimu berada dalam posisi 
murid-murid? Seandainya engkau menemukan bahwa satu menit engkau bergantung 
kepada TUHAN dan mengalami kemenangan-dan menit berikut, dalam berbagai cara 
engkau mulai bergantung pada dirimu sendiri dan menemukan bahwa engkau telah 
jatuh dan gagal dan berdosa lagi. Apa yang akan engkau lakukan?

Di sini ada pelajaran dan dorongan untuk orang seperti itu. "Jika seseorang 
yang setiap hari bersekutu dengan TUHAN berbuat kesalahan, jika dia berpaling 
sesaat dari memandang secara tetap kepada Yesus, itu bukan karena dia 
berkemauan untuk berbuat dosa; karena ketika dia melihat kesalahannya, dia 
kembali lagi, dan memperteguh pandangannya kepada Yesus, dan kenyataan bahwa 
dia telah bersalah, tidak membuat dia kurang dekat di hati Allah."-Review and 
Herald, 12 Mei 1896.

95 Theses on Righteousness by Faith, Morris L. Venden,
Pacific Press Publishing Associations-Boise, Idaho.
Translated by Joriko Melvin Sihombing

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke