From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>

   Salam dalam kasih Kristus,

   Kasih Allah tidak berkesudahan, tetap untuk selamanya. Melalui Yesus
   Kristus, Allah membuktikan kasih-Nya. Meskipun pelanggaran sering kita 
lakukan, Allah 
   tidak pernah bosan untuk tetap menunjukkan kasih-Nya dalam hidup kita.

   Pada edisi kali ini kami ajak Anda untuk melihat kasih Allah yang
   ditunjukkan di Cina melalui sajian Kesaksian Misi. Kami juga ingin
   mengajak Anda untuk terus mengucap syukur atas kasih setia Allah
   yang terus menerus dalam hidup kita. Selain itu Belarusia, Thailand,
   Amerika dan Poso menanti dukungan doa dari Anda. Selamat bersyukur
   dan berdoa. Tuhan memberkati! (Puj)

   Redaksi e-JEMMi

                        Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan 
berlimpah
            kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.
              < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Mazmur+86:5 >

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
      SAAT MENGENAL ANUGERAH ALLAH ANDA PASTI INGIN MENUNJUKKANNYA
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* KESAKSIAN MISI *~

                 TOMBOL MERAH DAN 3000 JIWA PUN SELAMAT
                 ======================================

   Cina adalah salah satu negara dimana di sana Tuhan sering memberi
   hak istimewa pada para pengikutnya untuk mengalami penderitaan dan
   penganiayaan -- namun tentunya juga keajaiban luar biasa sebagai
   pernyataan dari kuasa-Nya. Walaupun kekristenan di Barat telah
   menghabiskan banyak waktu untuk membuktikan bahwa Anda bisa
   mendapatkan salah satu dari hal itu tanpa harus mengalami pengalaman
   lainnya, namun hal tersebut sebenarnya merupakan kombinasi antara
   salib dengan kebangkitan, penderitaan dengan kemuliaan Tuhan yang
   akan memiliki dampak paling lama di negara itu. Paul dan Joy
   Hattaway dari Asia Harvest menceritakan pengalaman ini:

   Ketika gelombang penganiayaan melanda seluruh Cina pada tahun 1950-
   an, pastor Li juga ditangkap di daerah selatan propinsi Guangdong.
   Dia dituduh melakukan "kegiatan-kegiatan kontra revolusioner" dan
   dihukum dengan menjalani kerja paksa di sebuah pertambangan biji
   besi yang terletak di daerah ujung timur laut Cina. Istri Li dan 5
   anaknya, termasuk si bungsu yang masih bayi, tidak punya lagi
   penopang keluarga. Akhirnya mereka memutuskan untuk bergabung dengan
   pastor Li dengan menempuh perjalanan sejauh 2000 mil ke Heilongjiang
   demi memungkinkan mereka dapat mengunjunginya lebih sering, dan
   supaya mereka dapat lebih dekat seandainya suatu saat terjadi
   keajaiban, yaitu pastor Li dibebaskan.

   Keluarga itupun menjual semua yang mereka miliki dan membeli tiket
   untuk perjalanan naik kereta api selama seminggu. Ketika telah
   sampai, mereka menggunakan papan kayu tua dan selembar kain terpal
   untuk membuat sebuah gubuk reot di jalan dekat kamp pekerja itu.
   Pastor Li menjalani kerja paksa itu selama 14 jam tiap harinya,
   dengan makanan yang tak layak, dalam temperatur udara yang mendekati
   titik beku. Beliau pun meninggal 3 bulan kemudian.

   Ketika keluarganya mendengar berita duka itu, mereka pun merasa
   sangat terpukul dan putus asa. Istri Li tak mampu lagi melihat
   adanya masa depan bagi mereka, dan ingin mengakhiri hidupnya. Anak-
   anaknya menjadi terabaikan. Akhirnya, ia berkata pada anak-anak itu
   bahwa ia akan pergi untuk mencari kerja. Si sulung berkata, "Jangan,
   Bu, ibu tidak boleh pergi bekerja. Adik yang masih bayi membutuhkan
   ibu. Dia selalu menangis mencari ibu sepanjang hari. Saya saja yang
   bekerja." Gadis berusia 12 tahun itu pun pergi menghadap kepala kamp
   pekerja itu dan berkata padanya, "Ayah saya telah dikirim ke tempat
   yang tidak mengenal Tuhan ini karena dia mengasihi Yesus Kristus.
   Itulah satu-satunya pelanggaran yang dia lakukan. Ayah adalah orang
   baik, yang mengasihi orang lain dan membantu mereka. Sekarang ayah
   telah tiada, dan kami di sini tidak mempunyai makanan, uang dan
   tempat tinggal. Kami bahkan tak bisa kembali lagi ke selatan. Saya
   ingin tahu kalau saja ada pekerjaan yang dapat saya lakukan di kamp
   ini." Kepala kamp itu masih ingat dengan pastor Li, dan tahu bahwa
   gadis kecil itu adalah putrinya Li. Di dalam hatinya terbersit rasa
   kasihan, dan ia pun berkata,"Aku punya pekerjaan untukmu, tapi membosankan, 
dan 
   bayarannya rendah." Gadis kecil itu tanpa ragu-ragu segera mengambil 
pekerjaan itu.

   Kepala kamp membawanya ke lokasi di mana 3000 pekerja paksa itu
   menambang biji besi. Ia berkata padanya, "Kamu lihat tombol merah
   itu? Tugasmu adalah berdiri di dekat tombol itu sepanjang hari, dan
   jika ada yang menyuruhmu memencetnya, kamu harus segera
   melakukannya. Itu adalah tombol alarm untuk membunyikan tanda
   peringatan di dalam tambang di bawah tanah. Ketika suara tanda
   peringatan berbunyi, para pekerja harus segera keluar secepatnya.
   Kamu tidak boleh memencet tombol itu sembarangan, harus hanya ketika
   ada yang menyuruhmu." Dan si sulung kecil dari keluarga Li itu pun
   berdiri di sebelah tombol itu sepanjang hari demi hari, minggu demi
   minggu. Ketika menerima upah pertamanya, kegembiraan luar biasa segera 
meliputi dirinya 
   dan seluruh keluarganya meski besarnya hanya beberapa dolar saja.

   Di suatu siang, mendadak dia mendengar suatu suara "Pencet
   tombolnya!". Dia melihat dan berputar ke sekelilingnya, mencoba
   mencari tahu suara siapakah itu, namun tak seorang pun yang
   kelihatan. Tak lama kemudian, terdengar sekali lagi suara, "Cepat!
   Pencet tombolnya, sekarang!". Masih tak ada seorang pun yang
   kelihatan, dan dia mulai berpikir bahwa dia telah kehilangan
   akalnya. Dia hanya harus memencet tombol peringatan ketika ada
   sesuatu yang gawat, dan saat ini, semuanya kelihatan baik-baik saja.
   Beberapa detik kemudian, kembali sebuah suara terdengar, kali ini
   dengan nada yang sangat mendesak "Li Kecil, pencet tombolnya
   sekarang!" Kali ini dia segera menyadari bahwa itu adalah suara
   Tuhan-nya yang berkata padanya. Dia tidak mengerti alasan kenapa dia
   harus memencet tombol itu, tapi dia tahu bahwa dia harus menuruti- Nya.

   Alarm pun dibunyikan, dan 3000 orang segera naik ke permukaan
   secepatnya, dengan bingung dan penasaran apa yang telah terjadi.
   Kepala kamp juga berlari keluar dari kantornya, ingin tahu kenapa
   gadis kecil itu memencet tombol merah. Hanya berselang beberapa saat
   setelah pekerja terakhir meninggalkan lokasi pertambangan, sebuah
   gempa bumi hebat mengguncang tempat itu. Seluruh area pertambangan
   itu runtuh dan tak ada seorang pun yang mampu membangunnya kembali
   sampai saat ini. Suatu keheningan yang mencekam segera meliputi
   tempat itu saat guncangan gempa bumi itu berakhir, semua orang
   memandangi sosok kecil dan ringkih yang telah menekan tombol merah
   itu. Akhirnya, suara kepala kamp segera memecah keheningan, "Kawan
   Li, bagaimana ... bagaimana Anda tahu kalau harus menekan tombol
   merah itu?" Li Kecil menjawab sekeras-kerasnya, "Tuhan Yesus
   Kristus-lah yang menyuruh saya untuk memencet tombol merah itu. Ia
   menyuruh saya tiga kali sebelum saya melakukannya. Yesus Kristus
   adalah satu-satunya jalan bagi kita untuk mengenal Allah yang hidup
   dan yang sejati. Dia mencintai kalian semua dan Dia baru saja
   menunjukkan kasih-Nya dengan menyelamatkan kalian semua. Kalian
   harus berbalik dari dosa-dosa kalian dan memberikan hidup kalian
   pada-Nya!" Sekitar 3000 pekerja dan kepala kamp segera berlutut dan berdoa 
supaya Yesus mengampuni mereka dan mau hidup dalam hati mereka semua. (t/ary)

   Sumber: Asia Harvest Newsletter #80  ==>   http://www.asiaharvest.org/

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SUMBER MISI *~

 NATIONAL BIBLE WEEK: "THE BIBLE ... GOOD FOR LIFE"
==>     http://www.nationalbible.org/                              [1]
==>     http://www.gospelcom.net/content/bibleweek/                [2]
   Seberapa pentingkah peran Alkitab dalam kehidupan dan iman Anda
   sehari-hari? Barna Research menunjukkan bahwa hanya sedikit saja
   orang Kristen yang benar-benar menerapkan bacaan Alkitab dan
   pemahaman pelajaran Alkitab yang diterimanya dalam hidup mereka --
   orang-orang itu mungkin memuja Alkitab, namun mereka tidak
   membacanya! The Annual National Bible Week[1], yang diselenggarakan
   dari tanggal 20-27 Nopember nanti adalah sebuah kesempatan besar
   bagi orang Kristen untuk kembali berfokus pada teks yang menjadi
   inti utama iman mereka, yakni Alkitab itu sendiri. Buku "Embracing
   the Bible Anew This Thanksgiving[2]" (Merangkul kembali Alkitab
   dengan cara baru pada Hari Thanksgiving ini) karya David Sanford
   ditulis untuk memunculkan kembali ketaatan yang mula-mula kepada
   Firman Tuhan, untuk mendorong kita agar menyediakan waktu untuk membaca 
Alkitab.

 BIG FATHER
==>     http://www.bigfather.org/
==>     http://www.powertochange.com/
   Anders Torvill Bjorvand dari pelayanan Norway's GospelSearch, Inc.,
   menciptakan sebuah traktat elektronik yang diilhami dari acara TV
   "Big Brother," untuk menarik pengunjung ke suatu pemaparan Injil-
   dalam bahasa Norwegia, Swedia, Denmark dan Inggris. Situs tersebut
   yang bernama Big Father[1] menyambut para pembaca ke dalam "Bapa
   Besar antar galaksi" dimana "tidak hanya 10 orang - tapi lebih dari
   6 juta ... tidak hanya satu rumah, tetapi seluruh planet!" Hal itu
   dilanjutkan dengan penjelasan, "Big Father tidak berlangsung hanya
   dalam 100 hari - tapi dari kekekalan ke kekekalan, "Big Father"
   melihat dan mendengarkan engkau di setiap waktu--bahkan pikiranmu
   dapat dibacanya semua." Para pembaca yang tertarik untuk belajar
   lebih dalam dapat melanjutkannya ke link "Power to Change" [2] untuk
   membaca Khotbah dan kesempatan untuk menerima Kristus.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI MISI DUNIA *~

 B E L A R U S I A
   Umat Kristen di Belarusia kembali didenda karena beribadah. Undang-
   undang tentang agama di Belarusia dipakai untuk menghukum umat
   Kristen. Undang-undang itu melarang kegiatan ibadah tanpa izin
   resmi. Wakil dari Voice of the Martyrs Kanada, Glenn Penner,
   mengatakan bahwa partner mereka yaitu New Life Church di kota Minsk
   masih terus menghadapi gangguan dan denda dalam usaha mereka
   menemukan tempat untuk beribadah. "Beberapa tahun lalu, mereka
   membeli sebuah kandang sapi. Mereka telah mendapat izin dari dewan
   kota untuk jalan terus dan mengubah tempat itu menjadi sebuah
   gereja. Namun kemudian pemerintah membatalkan keputusan itu dan
   menjatuhkan denda kepada pengelola gereja sampai tiga kali dan
   mengancam akan menutup gereja itu." Denda itu sendiri besarnya 10
   kali lipat dari pendapatan bulanan rata-rata. Namun, lanjut Penner,
   di antara semua diskriminasi itu, jemaat gereja yang ada di
   Belarusia tidak mau dihentikan. "Mereka telah berketetapan untuk
   terus melanjutkan pekerjaan penginjilan di negara ini. Namun, hal
   itu tentu saja tidak mudah. Anda tidak akan melihat situasi dimana
   pendeta-pendeta di Belarusia akan ditangkap, namun Anda akan melihat
   denda-denda yang luar biasa besar yang akan membawa beban yang
   begitu berat bagi gereja-gereja di Belarusia."
   [Sumber: Mission Network News, November 7th 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Berdoa minta pertolongan Tuhan untuk menjamah hati pemerintah Belarusia 
dan memberi 
     hikmat yang benar dalam menjalankan undang- undang tentang agama.
   * Doakan gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan di Belarusia supaya
     tetap teguh dan bertahan dalam masa-masa menghadapi tekanan.
     Doakan juga sumber dana yang mereka perlukan untuk membayar biaya
     denda yang ditetapkan pemerintah.

 A M E R I K A
   HIV/AIDS menjadi fokus dalam konferensi di Amerika Serikat. Saat
   ini, ada 40 juta orang telah positif terjangkit virus HIV dan 50
   juta anak menjadi yatim piatu akibat AIDS. Ini adalah masalah yang
   seringkali diabaikan oleh orang Kristen, terutama di Amerika
   Serikat. Konferensi Misi Kesehatan Global (Global Missions Health
   Conference) membahas masalah ini selama tiga hari mulai tanggal 10
   Nopember 2005. Wakil dari Food for the Hungry, Ben Homan mendoakan
   supaya, "Sebagai pemimpin-pemimpin penginjilan, kita tidak hanya
   duduk diam dan melihat orang-orang lain merespon terhadap masalah
   tersebut. Kita (umat Kristen) harus bisa menjadi yang terdepan dalam
   memimpin usaha untuk melayani penderita AIDS. Saya sangat yakin
   bahwa gereja dapat bertindak dan menggiatkan peran yang Tuhan
   percayakan pada kita." Dengan semakin meningkatnya jumlah orang yang
   terinfeksi virus HIV/AIDS, Homan mengatakan bahwa bantuan fisik dari
   gereja dapat juga diwujudkan dalam bentuk bantuan rohani, yang bisa
   jadi akan menjadi faktor kunci dalam mengendalikan penyebaran
   penyakit itu. "Semua orang dibentuk sesuai dengan citra Allah dan
   saya percaya bahwa orang yang mau mengikut Kristus tentu akan
   mempunyai satu keuntungan dan semangat untuk mengubah perilaku mereka."
   [Sumber: Mission Network News, November 7th 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan supaya para penderita virus HIV/AIDS juga mempunyai
     kesempatan untuk mengenal kasih Kristus.
   * Berdoa supaya gereja-gereja mempunyai kerinduan yang semakin besar
     untuk memberikan bantuan kepada para penderita, tidak hanya dalam
     bentuk materi tetapi juga dalam bentuk bantuan rohani.

 T H A I L A N D
   Berikut ini adalah kesaksian nyata dari Thailand. Daa mengatakan
   kepada MaeJo, seorang yang percaya dari Suku Bruu, bahwa ketika dia
   membandingkan hal-hal di Alkitab dengan kehidupan nyata, maka dia
   dapat melihat bahwa semuanya sesuai dan benar-benar nyata seperti
   yang tertulis di Alkitab.

   Misionaris Mary Aspinwall pun baru-baru ini meluangkan banyak
   waktunya dengan Daa untuk mengajarinya tentang pemahaman Alkitab dan
   penginjilan. Daa terlihat sangat bersemangat dan menyatakan
   keinginannya agar MaeJo bisa terus mengajarinya tentang Alkitab
   setelah kegiatan memanen padi selesai. Daa juga berharap supaya
   keluarganya akan turut mendengarkan pengajaran itu pula.

   MaeJo juga memberikan pengaruh atas Nii, yang mulai muncul keluar
   dari lingkungannya dan telah siap untuk memberitakan pada dunia akan
   imannya pada Kristus. Nii telah bergabung dengan MaeJo untuk
   membantu menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Bruu. Kedua wanita
   itu pun menghadiri sebuah seminar penerjemahan dan merasa begitu
   dikuatkan dengan apa yang mereka pelajari.

   Mary menyatakan, "Kami sangat bersyukur atas tim yang Tuhan telah
   berikan kepada kami dan hanya berharap supaya kami dapat mempunyai
   lebih banyak waktu untuk bertekun dalam tugas penerjemahan ke dalam
   bahasa Bruu sehingga prosesnya dapat berjalan lebih cepat."
   Terjemahan Alkitab yang sudah ada dalam bahasa Bruu semakin banyak
   digunakan. Orang-orang mulai mengajarkan Alkitab dengan terjemahan
   itu di gereja-gereja. Hal itu membuat kami semakin tertantang untuk
   menyediakan lebih banyak lagi Alkitab dalam bahasa Bruu dan
   memberikannya kepada jemaat di Thailand.
   [Sumber: Get Info -- New Tribes Mission, November 10th, 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Bersyukur untuk MaeJo dan Nii yang mempunyai kerinduan untuk
     menerjemahkan Alkitab dalam bahasa Bruu dan doakan agar mereka
     dapat menghasilkan terjemahan dengan benar dan jelas dalam bahasa Bruu.
   * Berdoa untuk Daa dan keluarganya (juga keluarga-keluarga lain di Thailand) 
supaya 
     mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang Kristus.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI INDONESIA *~

 Tragedi Poso
   ============
   Penembak misterius kembali beraksi di Poso, Sulawesi Tengah.
   Sementara itu, untuk meningkatkan koordinasi, Polda Sulawesi
   menggelar pertemuan di Palu, Sulawesi Tengah. Pertemuan itu membahas
   beberapa gangguan keamanan di Sulteng dan strategi peningkatan pengamanan di 
Sulawesi 
   termasuk peningkatan sumber daya personil di kesatuan keamanan.
   [Sumber: surat kabar dan televisi]

   Pokok Doa:
   ----------
   * Berdoa untuk peningkatan sumber daya personil keamanan di Sulawesi.

   * Doakan untuk orang-orang Kristen di Poso agar dikuatkan imannya
     dalam menghadapi masa-masa yang berat ini.

   * Doakan supaya penduduk Sulawesi tidak gampang terprovokasi tapi
     dapat berpikiran bijak dan jernih.

   * Terus berdoa untuk keamanan di Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SURAT ANDA *~

   >From: herlina sibagariang <sib_lin@>
   >Syalom, saya ingin mengetahui tentang desa-desa terpencil di
   >Kalimantan, yang harus didoakan terus untuk penginjilan. Saya rindu
   >untuk menginjili di sana tapi belum mendapatkan informasinya. Dan
   >saya ingin lebih jauh mengetahui tentang penginjilan di dunia dan
   >di Indonesia. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Tuhan Yesus 
memberkati.

   Redaksi:
   Berikut ini beberapa desa di pedalaman Kalimantan yang kami ketahui:
   Tewah, Tumbang Pajangei, Tumbang Miri, Karason, Batu Nyapau, dan Teluk Nyatu.

   Untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang nama-nama desa
   terpencil di Kalimantan dan untuk membantu mewujudkan kerinduan Anda
   melakukan penginjilan di sana, kami akan menghubungi Anda secara
   pribadi. Selamat melayani!

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* URLS Edisi Ini *~

* Asia Harvest Newsletter                  http://www.asiaharvest.org/
* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/
* New Tribes Mission                               http://www.ntm.org/

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
    (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
     mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2005 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Natalia, Rudi Kurniadi
Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk kirim pertanyaan/saran/bahan   < [EMAIL PROTECTED] >
Situs e-MISI dan e-JEMMi                    http://www.sabda.org/misi/
Arsip e-JEMMi                     http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                                  http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog                          http://katalog.sabda.org/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

_I-KAN_____________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL 
PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke