|
From: [EMAIL PROTECTED]
Perempuan OPEN FORUM
112399 C
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA PENANYA: Maukah anda berkomentar tentang Amsal 2:11-19 ? MR. C: Amsal adalah kumpulan perumpamaan-perumpamaan yang memberikan kepada kita pandangan tentang sifat dari keselamatan. Di Amsal 2:11 kita baca: "kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau" Di dalam konteks ini menyatakan jika Allah sudah menyelamatkan kita, Ia sudah memberikan kepada kita hidup kekal dan kepandaian. Allah sudah membuka mata rohani kita sehingga kita bisa mengetahui kebenaran-kebenaran tentang diri kita sendiri. Ini akan menjaga kita dari kesulitan-kesulitan yang ada dalam pandangan ayat-ayat berikutnya, pada ayat 16 kita baca: "supaya engkau terlepas dari perempuan jalang, dari perempuan yang asing, yang licin perkataannya," Ungkapan "perempuan jalang" (pelacur besar) adalah gambaran yang menunjuk kepada injil-injil palsu yang mencoba menjebak orang-orang percaya untuk masuk ke dalam perzinahan rohani. Ungkapan "yang licin perkataannya" menandakan bahwa injil-injil palsu ini mempunyai rencana keselamatan yang sangat menarik, sesuatu yang akan disukai oleh orang banyak, misalnya mungkin mereka berkata bahwa anda bisa memiliki Kristus dan bersamaan dengan itu anda juga bisa memiliki dunia, atau mungkin mereka bisa melihat manifestasi-manifestasi secara khusus di dalam kehidupan mereka. Dan kemudian Allah berkata di ayat 17 demikian: "yang meninggalkan teman hidup masa mudanya dan melupakan perjanjian Allahnya;" Ini sedang berbicara tentang injil yang sudah menjauh dari kebenaran Alkitab dan sudah melupakan Allah yang benar. Kata "perjanjian" adalah sinonim untuk kata "Injil". Jadi, itu adalah injil buatan manusia atau injil yang dipimpin oleh Iblis yang datang sebagai "malaikat Terang" (2 Korintus 11:14), oleh karena itu Allah berkata di ayat 18 demikian: "sesungguhnya rumahnya hilang tenggelam ke dalam maut, jalannya menuju ke arwah-arwah." Ini adalah jalan yang menuju kepada kematian kedua, hukuman yang kekal, yang adalah nasib yang sama dari semua orang yang tidak diselamatkan. Kemudian di ayat 19 kita baca: "Segala orang yang datang kepadanya tidak balik kembali, dan tidak mencapai jalan kehidupan." Kalau kita mengucilkan ayat ini dari seluruh Alkitab, kita mungkin menyimpulkan kalau kita dijebak ke dalam injil-injil palsu, tidak ada harapan lagi bagi kita, tetapi Alkitab mempunyai sesuatu untuk dikatakan lagi. Selama kita mendengarkan "perempuan jalang" (pelacur besar), atau kita makan/minum dari injil-injil palsu, kita tidak bisa berbalik kembali kepada jalan kehidupan, tetapi Allah mampu mengambil kita keluar dari kesulitan yang buruk itu. Di Yesaya 55:6-7 kita baca demikian: "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya." Kita akan kembali kepada Tuhan Yesus hanya apabila Allah sendiri yang menarik kita kepada-Nya. Di Yohanes 6:44 kita baca demikian: "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman." So faith comes by hearing, and hearing by the word of God. (Roma 10:17) www.familyradio.com ==================================================
From:[EMAIL PROTECTED]
Tempat
Sunyi
In a message dated 11/28/2005 1:05:06 AM Pacific Standard Time, imartino@ writes: Pak Setiawan, Bagaimana bisa di jelaskan tentang roh orang mati yg gentayangan & menghuni suatu rumah / pohon / tempat tertentu ? Apakah tempat2 tersebut yg dimaksud dgn tempat2 sunyi ? Terima kasih -------------------------------------------- Dear Beloved, Ungkapan "tempat sunyi" (Mazmur 115:17, Mazmur 94:17) yang dimaksud di dalam Alkitab bukan menunjuk kepada suatu tempat di dunia ini, tetapi itu adalah suatu "tempat penantian" untuk roh orang-orang mati yang tidak diselamatkan, supaya mereka menunggu disana sampai hari pengadilan terakhir (akhir zaman) dimana mereka akan dibangkitkan sebagai pribadi yang utuh untuk diadili atas dosa-dosa mereka. Dan Alkitab menyatakan bahwa roh-roh mereka yang berada di tempat sunyi "tidak mempunyai kesadaran apapun" sampai hari kiamat (Ayub 7:9, Wahyu 20:5), dalam arti mereka tidak dapat bergentayangan di bumi ini untuk menakuti-nakuti manusia. Kitab Ayub 7:9 berkata kepada kita demikian: "Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali." Dan Wahyu 20:5 berkata demikian: "Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit [yaitu tidak mempunyai kesadaran apapun] sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu......" Perhatikan bahwa 1000 tahun disini tidak menunjuk kepada 1000 tahun secara harafiah, tetapi ini menunjuk kepada suatu masa waktu yang sudah ditentukan oleh Allah, dan dalam kasus di ayat ini masa waktu tersebut adalah dari saat kematian sampai kepada akhir zaman. Hal ini adalah sangat harmonis sekali bila kita membandingkannya dengan ayat-ayat yang lainnya di dalam seluruh Alkitab (Daniel 12:2, Yohanes 5:28-29). Dan dalam segala kemungkinannya "tempat sunyi" adalah suatu tempat yang berada di bawah bumi, kitab Yesaya 14:9 yang berbicara tentang Lucifer di dalam dunia orang mati, menjelaskan kepada kita demikian: "Dunia orang mati yang di bawah gemetar untuk menyongsong kedatanganmu, dijagakannya arwah-arwah bagimu, yaitu semua bekas pemimpin di bumi; semua bekas raja bangsa-bangsa dibangunkannya dari takhta mereka." Nah, kelihatannya kita mempunyai kontradiksi disini karena arwah-arwah tersebut "dijagakan" atau disadarkan dari tidurnya untuk menyongsong kedatangan Lucifer, tetapi ini adalah bukan sebuah kontradiksi karena hal ini memang akan terjadi, tetapi baru akan terjadi di akhir zaman. Pada hari penghakiman terakhir Iblis dan malaikat-malaikatnya serta semua orang yang tidak diselamatkan akan dibuang ke dalam hukuman yang kekal. Satu hal lagi, kita juga harus mengingat pada peristiwa tentang Saul dan seorang dukun perempuan di En-Dor (1 Samuel 28). Apa yang Saul lihat disana sebenarnya adalah bukan arwah Samuel, walaupun kalimat yang digunakan disitu seolah-olah menunjukkan bahwa mereka telah memanggil arwah Samuel. Tetapi hal itu adalah tidak mungkin, karena pada saat itu arwah Samuel sudah berada di Surga dan tidak mungkin turun lagi ke bumi (2 Korintus 5:8 - kecuali dalam kasus Musa dan Elia). Jadi apa yang Saul lihat sebenarnya adalah roh Iblis yang menyamar sebagai roh Samuel. Dan hal itulah sebenarnya yang seringkali (99%) terjadi ketika seseorang melihat arwah orang yang sudah mati, yaitu roh Iblis menyamar sebagai roh orang yang sudah mati tersebut. For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea (Habakkuk 2:14) May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit, Setiawan [EMAIL PROTECTED] ================================================
From: [EMAIL PROTECTED]
Illusi SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA PENANYA: Maukah saudara membaca dan memberi tanggapan mengenai 2 Tesalonika 2:7-12 ? MR. C: Di 2 Tesalonika 2:7 kita baca: "Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan," Menahan berarti mengendalikan, nah siapakah yang mengendalikan dan yang akan menggeser diri-Nya sendiri? Yang dimaksud disini adalah Allah Roh Kudus, dan Dia akan meninggalkan para jemaat yang berada di dalam gereja-gereja. Ini tidak berarti bahwa Roh Kudus akan meninggalkan bumi, tapi akan datang waktunya dimana Allah akan menyerahkan manusia kepada sifat-sifat asli mereka, yaitu kepada dosa-dosa dan keinginan mereka sendiri, Allah tidak akan mengekang dosa-dosa mereka lagi. Itulah yang akan terjadi pada akhir zaman, ketika Allah mempersiapkan dunia untuk hari pengadilan terakhir, dan gereja adalah tempat pertama yang dihakimi oleh Allah (1 Petrus 4:17). Sekarang dosa sudah menjadi berlipat-ganda, kita merasa bahwa Allah telah menarik tangan-Nya dari pengendalian kejahatan seperti yang kita lihat pada hari sekarang ini, misalnya keluarga-keluarga yang hancur berantakan sampai pada taraf yang sangat tinggi, pertumbuhan gereja-gereja dan injil-injil palsu, penerimaan masyarakat dan gereja terhadap pola kehidupan homoseksual, dsb-nya. Hal-hal yang tidak pernah terjadi pada dua dekade terakhir sudah terjadi pada hari sekarang ini. Selanjutnya di 2 Tesalonika 2:8 kita baca: "Pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia [Kristus] datang kembali." Manusia durhaka itu menunjuk kepada Iblis sendiri, dan apabila Kristus datang kembali untuk yang kedua kalinya sebagai hakim yang adil pada akhir zaman, Dia akan mengadakan pengadilan terhadap semua kejahatan. Iblis dan para pengikutnya akan dimusnahkan, yang berarti mereka akan dibuang ke dalam suatu tempat yang disebut "lautan api", yang merupakan "kematian kedua" dimana mereka akan berada dibawah murka Allah untuk selama-lamanya. Selanjutnya di 2 Tesalonika 2:9-12 kita baca: "Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan [strong delusion - KJV] atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan." Iblis ada di dalam dunia ini, dan dia dengan sangat giat menipu umat manusia yang akan binasa. Tetapi Kristus akan datang kembali untuk menghancurkan Iblis dan mengikatnya di dalam neraka untuk selama-lamanya. Tetapi dalam ayat 11, Allah berkata tentang sesuatu yang buruk, bahwa Dia akan memberikan suatu angan-angan atau "ilusi yang sangat kuat" [strong delusion] kepada mereka yang berbuat jahat supaya mereka percaya kepada suatu dusta atau injil-injil palsu. Kadang-kadang saya juga merasa heran atas apa yang mereka percayai. Mereka percaya akan hal-hal yang tidak masuk di akal, dan itulah sebabnya Allah membiarkan mereka untuk terus berada di dalam kebutaan rohani mereka karena sebenarnya mereka tidak menginginkan Kebenaran yang sejati dari Firman Tuhan di dalam Alkitab. So faith comes by hearing, and hearing by the word of God (Roma 10:17) www.familyradio.com -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
- JNM <*> Perempuan; Tempat Sunyi & Illusi pttwr
- JNM <*> Perempuan; Tempat Sunyi & Illusi pttwr

