Manusia Gua

OPEN FORUM 062599 B
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Di sekolah, kami belajar tentang dinosaurus dan manusia gua. Apakah mereka benar-benar ada? Apakah mereka diceritakan di Alkitab?

MR. C: Dinosaurus adalah binatang yang hidup sebelum peristiwa air bah di zaman Nuh, dimana banjir menutupi bumi sekitar 7.000 tahun yang lalu. Gunung tertinggi pada masa itu ditutupi air sewaktu air bah. Sewaktu airnya menyurut, Allah memperdalam lengkungan samudra dan menyembulkan benua-benua dan menambah tinggi gunung-gunung untuk memberikan tempat bagi semua air yang ada itu.

Banjir yang melanda itu menyebabkan banyak jumlah binatang terperangkap di aliran lumpur-lumpur yang besar. Karena tekanan yang sangat besar dan oleh karena lumpur, banyak tulang-tulang dari binatang pra-sejarah, yaitu binatang-binatang yang hidup pada masa itu, menjadi fosil.

Pada hari ini, dari waktu ke waktu, beberapa dari fosil tulang-tulang ini ditemukan. Jadi kita bisa mendapatkan bayangan binatang seperti apa yang pernah hidup di muka bumi sebelum air bah melanda, yang oleh karena peristiwa itu binatang-binatang itu menjadi punah.

Alkitab memberitahukan kita bahwa sepasang dari tiap binatang yang bernyawa, ada di bahtera Nuh, jadi binatang-binatang itu tidak dihancurkan semua oleh air bah.

Karena adanya perubahan yang sangat besar dalam pola cuaca, dan dengan adanya zaman es yang mengikuti air bah ini, banyak dari binatang-binatang ini menjadi punah. Kita tahu mereka pernah ada hanya karena kita menemukan tulang-tulang mereka yang menjadi fosil.

Ahli arkeologi, paleontologi, dan ilmuwan, yang menemukan tulang-tulang ini, biasanya dalam kebanyakan kasusnya tidak mendengarkan Alkitab. Jadi mereka harus berspekulasi bagaimana hal tersebut terjadi. Mereka menghadirkan berbagai macam tebakan, dan mereka berkata, sebagai contoh, kalau dinosaurus hidup 90 juta dan satu tahun yang lalu, tetapi semua hal itu adalah murni tebakan.

Mereka menyangkal fakta bahwa ada air bah pada zaman Nuh dan mereka menyangkal bukti-bukti yang kita lihat oleh karena banjir itu. Kita lihat adanya tulang-tulang binatang yang menjadi fosil, juga fosil-fosil binatang laut di darat. Kita melihat fosil-fosil bekas tumbuh-tumbuhan yang pernah ada. Kita menemukan adanya kerang yang berada di atas gunung pada ketinggian 5.000 kaki. Hal-hal seperti ini hanya bisa terjadi oleh banjir yang sangat besar seperti yang terjadi pada zaman Nuh.

Kita mempunyai banyak bukti dari air bah itu, tetapi mereka tidak akan mengakuinya, karena kalau mereka mengakuinya, mereka harus mengakui kalau Alkitab berkata-kata tentang kebenaran, dan jika mereka mengakui kalau Alkitab mempunyai kebenaran, maka mereka harus mengakui kalau Allah itu ada, dan jika mereka mengakui Allah itu ada, maka mereka harus mengakui kalau mereka harus memberikan jawaban pada Allah, dan bahwa ada Hari Penghakiman. Dan itu tidak dapat diterima oleh mereka. Adalah lebih mudah bagi mereka untuk berkata, "Kita tidak harus melihat Alkitab."

Ketika kita berbicara tentang manusia gua, anda harus ingat kalau ada orang-orang pada hari ini yang hidup secara primitif. Memang sekarang tidak sebanyak dulu, tetapi sepanjang sejarah, ada saja orang-orang yang hidup secara sangat primitif. Jika ada suatu bencana alam yang besar yang terjadi, lalu menghancurkan semuanya, kemudian nanti orang-orang menemukan tulang-tulang dari orang-orang yang pernah hidup secara sangat primitif dalam kemah-kemah mengitari api unggun, mereka bisa memutuskan, "Beginilah caranya seluruh dunia hidup pada masa itu".

Kenyataannya adalah ketika para ilmuwan menemukan tulang belulang manusia dan mencoba memberikan penanggalannya, pertama-tama, cara penanggalan mereka itu kacau-balau. Ketika mereka mengatakan manusia yang paling awal itu berusia 2 juta tahun dan ditemukan di Afrika dimana mereka menemukan tulang belulang manusia, tetapi ternyata tulang belulang itu tidak berusia 2 juta tahun. Mereka tidak bisa memberikan penanggalan yang pasti pada tulang belulang itu. Mereka memberikan penanggalan pada debu volkanis yang ditemukan di atas atau di bawah tulang itu. Dan penanggalan itu semua didasarkan pada prasangka atau asumsi-asumsi tertentu. Itu semua didasarkan pada hasil kerja tebak-tebakan.

Jika tulang-belulang itu terlihat seperti tulang manusia, mereka adalah tulang manusia. Jika mereka bukan tulang manusia (tetapi mereka mempunyai kemiripan), mereka adalah tulang orang utan atau tulang monyet, yaitu binatang-binatang yang dirangka secara mirip dengan rangka manusia.


OPEN FORUM 063099 E
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya tahu kalau bumi ini hanya berusia 13.000 tahun saja, dan kalau penanggalan karbon itu tidak bisa diandalkan, tetapi bagaimana anda menjelaskan tulang-tulang dan fosil-fosil dinosaurus? Apakah Alkitab berbicara tentang mahluk-mahluk yang sebesar dinosaurus?

MR. C: Pertama-tama, alasannya mengapa kita mempunyai catatan fosil adalah karena 7.000 tahun yang lalu, sewaktu zaman Nuh, ada bencana alam air bah yang dasyat. Alkitab mencatat tentang air bah secara rinci di Kejadian 6, Kejadian 7, dan Kejadian 8. (Kejadian adalah kitab pertama di Alkitab).

Air bah ini begitu besar dan sangat dahsyat. Bumi tidak hanya dilanda banjir yang berasal dari kedalaman bumi, tetapi juga ada air yang berasal dari angkasa luar. Alkitab berkata kalau tingkap-tingkap langit terbuka dan air yang baharu turun dalam jumlah besar, sehingga gunung-gunung pada masa itu (Alkitab menandakan bahwa gunung-gunung pada masa itu tidak setinggi gunung-gunung pada masa kini), ditutupi air. Tidak ditemukan daratan atau tanah kering dimana saja di seluruh muka bumi. Tentu saja, tidak pernah ada banjir yang bahkan mendekati kedasyatan air bah yang ini.

Mengikuti peristiwa air bah itu, bagaimana kita mendapatkan tanah kering? Alkitab menjelaskan bahwa gunung-gunung dan benua-benua timbul dan bertambah tinggi, dan lengkungan-lengkungan samudra bertambah dalam, dan ini memberikan tempat untuk air yang baharu itu dan juga menyediakan tanah kering. Benua-benua naik lebih tinggi dari air yang mengisi tempat-tempat yang lebih dalam di samudra.

Sewaktu ini terjadi, seharusnya ada juga aliran-aliran air lumpur yang sangat besar, dan hal-hal lain yang terjadi yang tidak bisa kita bayangkan.

Sekitar 95 persen (persentasi yang diperkirakan oleh ahli paleontologi dan ahli geologi) dari catatan fosil itu terdiri dari mahluk-mahluk air seperti kerang-kerangan, ikan, dan seterusnya. Sekitar 5 persen adalah binatang-binatang darat yang terjebak dalam aliran lumpur. Karena tekanan yang sangat besar dari lumpur yang setinggi ratusan kaki, dan kedasyatan bencana alam dari air bah ini, tulang-tulang ini menjadi fosil, daripada kembali kepada debu. Biasanya, ketika manusia atau seekor binatang dikubur, tulang-tulang mereka pada akhirnya kembali jadi debu, dan tidak ada bekas apapun yang menandakan mereka pernah hidup. Jadi ini adalah kasus yang sangat khusus.

Ketika fosil-fosil ini ditemukan, mereka memberikan pada kita suatu bayangan binatang macam apa yang pernah hidup di bumi sebelum peristiwa air bah itu. Fosil-fosil ini mempunyai besar yang sangat akurat, karena mereka adalah mahluk yang pernah hidup pada suatu waktu.

Akan tetapi, akibat samping dari air bah itu adalah perubahan-perubahan cuaca yang sangat besar, dan walaupun sepasang dari tiap binatang yang bernyawa diselamatkan di bahtera Nuh (Allah memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera itu), banyak dari binatang-binatang itu menjadi punah setelah air bah, dan kita tidak lagi menemukan binatang-binatang ini di bumi.

Ada beberapa binatang, seperti kadal, yang besarnya sepuluh atau sebelas kaki panjangnya. Orang-orang mengatakan mereka sudah ada untuk jutaan tahun lamanya. Tetapi mereka tidak berada selama itu. Mereka hanyalah binatang-binatang yang luput dari perubahan-perubahan cuaca itu. Mereka ada di bumi sebelum air bah, dan mereka masih ada pada hari ini, sama seperti binatang-binatang piaraan kita, yang ada di sini sebelum air bah. Binatang-binatang piaraan atau binatang rumah, luput dari air bah karena manusia menjaga mereka, jadi pada hari ini kita punya sapi, kambing, keledai, dan kuda, sama seperti sebelum air bah.

Alkitab menjelaskan seluruh perkaranya. Masalahnya dengan ahli paleontologi, zoologis, dan geologi adalah, mereka tidak mempunyai cara yang akurat untuk mengukur waktu atau tanggal. Mereka bisa mengukur cukup tepat, mungkin dalam jarak 50 tahun, kembali pada penemuan tulisan. Tulisan paling awal adalah sekitar 5.000 tahun yang lalu. Lebih awal dari itu, tidak ada tulisan, jadi tidak ada caranya mereka bisa memeriksa perhitungan-perhitungan yang mereka lakukan, asumsi atau prasangka, dan tebakan-tebakan yang mereka buat.

Mereka harus menghasilkan suatu macam rencana sehingga mereka nampaknya bisa berbicara dengan wawasan yang luas dan sangat meyakinkan, seperti mereka benar-benar tahu sesuatu. Di Majalah Geografi Nasional (National Geographic Magazine), Majalah Ilmiah Amerika (Scientific American), dan manual-manual ilmiah lainnya, mereka berbicara tentang evolusi bagaikan itu adalah suatu fakta. Mereka berbicara tentang dunia 50 juta tahun yang lalu, dan dunia 80 juta tahun yang lalu, dan dunia 14 milyar tahun yang lalu, dan mereka berbicara dengan sangat positif tentang itu bagaikan itu adalah suatu fakta.

Faktanya adalah itu murni tebakan. Alkitab adalah kebenaran, dan jadi kita tahu kalau tebakan-tebakan mereka berasal dari penalaran yang salah.

There is therefore now no condemnation to them which are in Christ Jesus, who walk not after the flesh, but after the Spirit.  (Roma 8:1)
www.familyradio.com
==================================================
 
Pekerjaan Besar

OPEN FORUM 010399 G
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apa yang Tuhan maksud di Yohanes 14:12 ? Apakah Dia berkata bahwa orang-orang yang percaya akan melakukan mujizat-mujizat yang lebih besar dari Yesus?

MR. C: Di Yohanes 14:12 kita baca:
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa"

Apakah ada orang-orang yang dapat melakukan mujizat-mujizat yang lebih besar dari Yesus? Sungguh tidak! Tidak ada orang yang dapat membangkitkan mayat yang sudah berbau busuk dari kematian. Tidak ada orang yang dapat berjalan di atas air. Tidak ada orang yang dapat melipat-gandakan makanan untuk 5000 orang dari lima roti dan dua ikan. Nah apakah yang Tuhan maksudkan ketika Ia berkata bahwa kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari Dia? Apakah itu mujizat? Itu bukan menunjuk kepada mujizat-mujizat yang mengherankan.

Yesus Kristus datang untuk memberitakan Injil kepada dunia, dan di Lukas 4:18-19 Yesus berkata demikian:
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin [rohani]; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan [iblis], dan penglihatan bagi orang-orang buta [rohani], untuk membebaskan orang-orang yang tertindas [rohani], untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

Pemberitaan Injil adalah tugas yang Tuhan sudah berikan kepada orang-orang yang percaya. Dan Yesus adalah pengkhotbah yang sangat sempurna, dan selama tiga setengah tahun Dia berkhotbah keliling Israel, tetapi sesungguhnya hanya ada sedikit orang yang diselamatkan. Hanya ada 70 murid yang diutus berdua-dua, ada 120 orang di ruang atas di Yerusalem, dan 500 orang di Galilea. Semuanya ini bila dijumlahkan masih merupakan bilangan yang sedikit bila dibandingkan dengan apa yang terjadi pada hari Pentakosta (hari perayaan panen tepat tujuh minggu setelah Passover dimana Roh Kudus dicurahkan secara besar-besaran). Pada siang hari itu Petrus berkhotbah singkat selama satu kali dan ada 3000 orang yang diselamatkan.

Dalam kata lain Petrus melakukan pekerjaan yang Yesus lakukan, tetapi itu adalah pekerjaan yang lebih besar, dan itu telah dimulai sejak dari peristiwa Pentakosta (Kis. 2). Dimana saja Injil yang sejati diberitakan, akan ada orang-orang yang diselamatkan, dan mereka akan diselamatkan dalam jumlah yang lebih besar dari pada ketika Yesus membawakan Injil. Itulah yang dimaksud dengan pekerjaan yang lebih besar, dan ini tidak ada hubungannya dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang mengherankan [simeon].

OPEN FORUM 030101 JP-G
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah kita seharusnya menolak mujizat?

MR. C: Alkitab berkata bahwa Iblis datang dengan "tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat". Di Matius 24:24 kita baca:
"Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat [simeon] dan mujizat-mujizat [tyros], sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga."

Ini sedang berbicara tentang kondisi gereja-gereja menjelang akhir zaman, tepat sebelum Kristus datang kembali untuk kedua kalinya, dan itu kira-kira dimana kita berada sekarang ini. Dan orang-orang pilihan adalah orang-orang percaya yang sejati. Tetapi Iblis datang dengan begitu licik dan pandainya, begitu licinnya sehingga ia berhasil menyesatkan orang banyak dan "sekiranya mungkin" Iblis ingin menyesatkan orang-orang pilihan juga. Tetapi Tuhan menjaga orang-orang pilihan dengan sangat ketat sehingga mereka tidak akan tertipu.

Kita belajar dari Alkitab bahwa satu-satunya mujizat yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya adalah "mujizat keselamatan", yaitu kebangkitan dari jiwa yang mati (dunamis -- Kis. 1:8, Kis. 6:8, Kis. 8:13, Kis. 19:11, 1 Kor. 12:10, 1 Kor. 12:28, 2 Kor. 12:12, Roma 15:19, Galatia 3:5, Ibrani 2:4).

Sedang tanda mujizat lainnya yaitu hal-hal gaib seperti tanda-mujizat yang mengherankan yang terjadi sekarang ini bukan berasal dari Tuhan. Ada berbagai tempat di dalam Alkitab yang berbicara tentang tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang terjadi menjelang akhir dari dunia ini. Dan dalam tiap kasusnya, itu menunjuk kepada kegiatan Iblis. Jadi, di akhir zaman justru Iblis-lah yang datang dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat untuk menyesatkan (simeon -- Matius 24:24, 2 Tesalonika 2:9-11, Wahyu 13:13, Wahyu 16:13-14, Wahyu 19:20).

Siapapun yang bukan anak Tuhan yang sejati (mungkin mereka berpikir bahwa mereka sudah diselamatkan tetapi kenyataannya tidak demikian) bisa dengan mudah ditipu oleh Iblis. Dan Iblis bertujuan untuk mengepung dan menghancurkan kerajaan Kristus. Iblis pergi untuk menjebak mereka dan menarik mereka supaya tidak mendekati Tuhan Yesus. Iblis menginginkan supaya orang-orang itu tetap berada di bawah kuasanya.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea.  (Habakkuk 2:14)
www.familyradio.com


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke