OH INDAHNYA HIDUP INI

      Bacaan: Mazmur 23:1-6
  “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.”

              Mungkin saat sebagian dari kita saat membaca judul renungan ini berpikir, “bagi kalian mungkin indah, tapi bagi saya sangat pahit”. Bisa jadi pula berkata, “Ah.. itu kan buat orang-orang yang berbahagia, banyak uang, dan berada”. Dalam pemikiran manusiawi, wajar saja seseorang dapat berpikir demikian. Sebab, ukuran yang diberikannya untuk menyatakan kebahagiaan sangat subjektif dan kedagingan. Karakter bahagia itu terpenuhi dalam konteks yang sangat sempit.
  Inilah satu sikap sebagian dari kita yang melihat kebahagiaan dalam perspektif yang sempit dan tidak mendasar. Indikator kebahagiaan diuaraikan dengan dasar pemikiran sendiri. Kekayaan, kemewahan, dan segala sesuatu yang bersifat keduniawian menjadi faktor-faktor penentu kebahagiaan. Artinya, seseorang dianggap pasti berbahagia kalau punya banyak uang, istri atau suami yang cakap, punya kedudukan terhormat, dan sebagainya yang termasuk dalam indikator bahagia menurut versi dunia.
  Seharusnya kita sebagai orang percaya tidak melihat dari sudut pandang yang sempit dan menyesatkan tersebut. Dalam kekristenan, tak ada satu ayat pun yang mengatakan bahwa kemewahan dan kekayaan akan mendatangkan kebahagiaan. Sebab, ukuran yang ada sebenarnya jauh lebih besar. Kebahagian tidak diukur dari kemampuan pribadi, tetapi kebahagiaan hendaknya dilihat dari kasih karunia Tuhan, serta penyertaanNya dari waktu ke waktu. Ketika kita bisa merasakan kasih Allah dengan sempurna, dan menikmati serta mengucap syukur atas segala hal yang kita alami, maka sebenarnya kita tengah mengalami sebagian dari kebahagian tersebut.
  Saat kita tetap setia berjalan dalam tuntunan firman Tuhan, serta setia melayaniNya, maka kita akan dapat merasakan keindahan dunia ini dengan sebenarnya. Jadi tenanglah, tak perlu gusar bila menghadapi pencobaan. Kehidupan yang kita jalani memang sangat indah, jika kita mau berjalan dalam terangNya. Allah akan menyingkapkan keindahan-keindahan tersebut dalam kehidupan kita, sehingga kita pun kian memahami betapa Allah itu kasih dan pemurah. Haleluya! (tlt)
                            Doa:    Kami sadari Tuhan banyak persoalan kadang kala menghalangi hati kami untuk memuliakan namaMu. Untuk itu, kuatkan kami untuk menghadapinya. Amin!

        KEINDAHAN HIDUP BUKAN SEKEDAR APA YANG DILIHAT TAPI APA YANG DIRASAKAN SEPENUHNYA
===================================================
 
Siapakah yang dikurbankan Abraham? (Quran version)

Dalam Alkitab dikisahkan dengan begitu jelas dan detail mengenai siapa yang dikurbankan oleh Abraham atas perintah Allah, yaitu Ishak, anak yang dijanjikan oleh Allah untuk menjadi keturunan yang mewarisi negri Kanaan dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.
Bagaimana dengan quran? al quran mencatat hanya satu kali peristiwa tentang perintah Allah untuk mengurbankan anaknya, namun, siapakah yang dikurbankannya? marilah kita simak bersama-sama.

Surat Ash Shafaat, Qs.37:100-113
100. Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
101. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama dengan Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa
aku menyembelihmu, maka fikirkanlah apa pendapatmu!"
Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."
103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
104. Dan Kami panggilah dia : "Hai Ibrahim,
105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu", sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor semblihan yang besar.
108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
109. (yaitu) "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim".
110. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
111. Sesunguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
112. Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk
orang-orang yang saleh.
113. Dan Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq. Dan diantara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.

Nah, begitulah kira-kira, kisah Ibrahim (Abraham) menurut quran. Saya sempat terkecoh. Dalam kisah diatas, TIDAK ADA NAMA YANG DISEBUTKAN, sebagai kurban Ibrahim atas mimpinya. Saya mengira Ismael sebagai anak yang dikurbankan karena judulnya, yaitu "Penyembelihan Ismael as". Padahal judul tersebut tidak tercantum dalam quran aslinya, hanya hasil
tafsiran seseorang atas kisah tersebut.

Yang kedua, jika kita membacanya sesuai dengan urutan ayat, bisa terbentuk dalam pikiran kita bahwa yang dikurbankan adalah Ismael, karena Ishak lahir belakangan, alias diseritakan pada ayat selanjutnya.
Btw, alquran bukanlah kitab yang menceritakan sesuatu secara kronologis, sesuai dengan urutan waktu. Jadi, belum tentu benar jika pengurbanan dilakukan sebelum Ishak lahir.

Saya menilai bahwa muhammad memang menurunkan ayat sucinya dengan cukup cerdik (atau licik?). Dia membiarkan kisah pengurbanan oleh Abraham dengan tanpa nama anak yang dikurbankan, juga menaruh kisah kelahiran Ishaq di belakang cerita pengurbanan. Apa tujuannya? Saat itu, Muhammad mencari pengikut untuk masuk dalam agama Islam, dan para penyembah berhala Mekah menolaknya sebagai rasul allah. di arab saat itu banyak pula orang Yahudi yang bermukim di medinah sebagai perantau dan penyebar agama Yahudi.

Orang Yahudi dan Kristen mengakui Ishak yang dikurbankan oleh Abraham. Muhammad pun tidak menyangkal, karena dalam ayat-ayat sucinya, tidak ada nama ismael yang disebutkan sebagai anak yang dikurbankan. Saat itu, belum ada quran dalam bentuk tertulis, jadi ayat suci muhammad dapat dibacakan sebagian saja dan juga dapat dibaca lain urutan kisah, misalnya kisah kelahiran ishak diucapkan dahulu, kemudian barulah kisah pengurbanan oleh Abraham.

Untuk orang arab, muhammad menceritakan bahwa yang dikurbankan sebenarnya adalah Ismael, anak yang pertama dan lebih dahulu lahir setelah Ishaq. Walaupun tidak tercantum dalam quran, nama siapa sebenarnya yang dikurbankan, kita bisa tahu dari agama Islam saat ini yang memperingati kisah pengurbanan ISMAEL dalam hari raya Idul Adha.

Pemutar balikkan kisah dengan terselubung ini tidak hanya sekali saja terjadi dalam al quran. banyak ayat suci dari muhammad yang tadinya merujuk kepada kisah peristiwa di Alkitab, kemudian diselewengkan oleh muhammad untuk membenarkan dan melengkapi tujuan dari
misi ilahinya. contoh lain yang dapat kita temukan adalah kisah pemujaan lembu emas oleh bangsa yahudi, kisah keluarnya Lot dari kota sodom, kisah pemindahan kiblat, kisah Yesus yang kelihatannya 'menolak' disebut sebagai Tuhan, kisah musa dan firaun, dan masih banyak lagi.

Bagi orang islam, ada larangan untuk membaca kitab suci agama lain, khususnya ALKITAB, disebabkan karena kisah-kisah dalam Alquran diceritakan secara sepotong-sepotong, sepintas, berulang-ulang, dan memiliki makna dangkal. Sedangkan Alkitab memuat kisah yang sebenarnya dan diceritakan dengan jelas, detail dan sesuai dengan urutan waktu. Jadi, banyak para ulama yang khawatir kalau-kalau mata umatnya menjadi terbuka ketika mereka membandingkan kitab suci mereka dengan Alkitab. 

But anyway, sekarang jamannya reformasi, setiap orang berhak secara individu mencari kebenaran dengan jalannya masing-masing. banyak alquran dan terjemahannya dicetak dan dijual, agar setiap orang boleh melihat, membaca dan membandingkan setiap versi dari kebenaran, dan memilih yang terbaik. bukankah demikian seharusnya, jika kita mengakui Tuhan adalah Yang Maha Benar, tentu kita akan memperoleh kebenaran yang sesungguhnya datang dariNya, jika kita meminta kepadaNya?

Tuhan Yesus memberkati.
===============================================
 
Belajarlah dari sejarah!

Shalom,
Assalamualaikum,

Saudara saudari yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus,

Pada suatu kesempatan yang tak direncanakan sebelumnya, saya baru-baru ini membaca sebuah buku pelajaran untuk kelas 5 SD, tepatnya buku sejarah.
Semasa kecil dulu, saya belajar sejarah Indonesia tidak terlalu minat, hanya sepintas lalu saja. Namun, ketika saya membacanya sekarang, wahhh, saya antusias sekali.

Apa sih tujuannya kita belajar sejarah? untuk mengetahui apa saja yang terjadi di masa lalu? untuk apa? agar bisa dijadikan patokan, tolak ukur, pengalaman, supaya kita bisa menjalani hidup dengan lebih baik di masa depan. begitukah? belajar tentang hal yang baik dan yang buruk di masa lalu, lalu mengambil apa yang baik untuk diterapkan dan menjauhi yang buruk, agar tidak terulang kembali.

Namun ada pepatah mengatakan: History repeats itself.
Sejarah pasti terulang kembali. para mahasiswa angkatan 60-an yang dulu gigih berdemo untuk rakyat, menentang pejabat korup, kini setelah menjadi pejabat, di demo pula oleh mahasiswa sekarang.

Sejarah mengatakan bahwa jaman dahulu, nenek moyang kita, bangsa indonesia, adalah penyembah berhala. Lewat animisme dan dinamisme, mereka menyembah batu, gunung, laut, dsb, dan memberikan persembahan dan tari-tarian, sesajen, agar berhala tersebut melindungi mereka dari marabahaya. Sampai sekarang pun tradisi tersebut masih berlangsung di berbagai daerah.

Lalu pada abad 4 masehi, masuklah agama Hindu. agama ini menyembah banyak allah. mereka percaya bahwa ada allah yang baik, dan ada allah yang jahat. kebaikan dan kejahatan saling beradu dan tidak pernah ada habis-habisnya. banyak prasasti dan candi yang ditemukan memiliki unsur Hindu. Lalu pada abad ke 5 M, agama Budha masuk indonesia. Agama Budha mengatakan bahwa seorang manusia dapat mencapai kesempurnaan, bebas dari penderitaan, jika mengamalkan sifat2 baik dan menjauhi sifat2 jahat. Tidak ada allah, dan setiap mahluk hidup memiliki derajat yang sama.

Pada abad ke 13 M, masuklah agama Islam. Agama ini mengajarkan untuk menyembah allah yang esa, yang tinggal di sebuah bangunan bernama ka'bah. allah yang disembah ini, bisa baik dan bisa jahat, bisa menyesatkan dan bisa menuntun, bisa memberi upah dan bisa memberi azab. Bagi mereka, yang tidak mengenal allah dengan benar, pandangan ini dianggap benar.
Sebab manusia sendiri bisa baik dan bisa jahat. Agama ini memberikan solusi untuk mengatasi kegelisahan hati manusia akan dosa, yaitu dengan beribadah sebaik-baiknya, mengumpulkan pahala sebanyak2nya agar bisa menerima upah kelak di akherat.

Lalu, masuklah bangsa asing dari Eropa, yaitu Portugis dan Belanda. Dalam buku sejarah yang saya baca, tidak tercantum masuknya agama Kristen. nampaknya, pembuat buku ini menginginkan supaya orang indonesia mengenal agama Kristen dalam konotasi negatif, yaitu dibawa oleh para penjajah yang biadab dan tak berperikemanusiaan.

Agama Kristen masuk ke indonesia, ketika kerajaan Islam sedang jaya2nya. dengan ajaran yang kelihatan lebih baik dari agama lainnya, juga dengan pendekatan persuasif dan mujizat, kesaktian yang dipelajari dengan masuk islam, karena umat muslim mengakui bahwa mereka memiliki jin-jin muslim yang ikut membantu penyebaran agama islam dengan memberikan ajian-ajian, ilmu-ilmu mantera dari ayat suci alquran, lebih banyak dan lebih sakti dari agama pendahulu mereka.

Seorang empu, sanggup membuat keris dari besi yang membara, dengan tangan kosong. setelah ia merapal mantera, tangannya menjadi kebal terhadap panas, lalu membentuk keris tersebut sesuai dengan pemesannya.
Tidak hanya itu saja, setelah keris dibuat, lalu empu itu memasukan jin muslim kedalamnya, agar keris tersebut bertuah, memberi kesaktian dan kewibawaan bagi pemegang keris tersebut. Kesaktian lainnya dapat kita saksikan dari tayangan film laga berseri, Jaka Tingkir, murid dari sunan kalijaga yang sakti mandraguna dan bisa berubah menjadi mahluk jadi2an.

Lalu pertanyaan besar muncul di benak saya. Jikalau saat itu bangsa indonesia begitu jayanya, begitu saktinya, dan juga memiliki agama yang benar2 datang dari syurga, lalu kenapa bisa ditaklukkan oleh segelintir orang dari belanda? selama 350 tahun pula?
gak tanggung2 lho. memangnya orang belanda itu punya kesaktian apa sih? punya bedil aja harus diisi ulang secara manual setelah pelurunya ditembakkan. Kalau mereka sih, satu orang jaka tingkir aja tentunya bisa mengatasi, sebab jaka tingkir itu tidak mempan di bacok. apalagi dia taat beragama, tentunya allah akan melindunginya dari kabah.

Usut punya usut, ternyata, belanda tidak datang dengan pasukan dan pedagang, melainkan juga dengan misi penyebaran agama. Gospel, istilahnya. pendeta2 datang dari belanda, mengajarkan agama Kristen, yaitu Allah dari Surga telah mengutus FirmanNya ke bumi, menjelma menjadi manusia dan mati untuk menebus manusia dari dosa-dosanya. Pendeta ini tidak punya ilmu-ilmu, ajian-ajian, mantera-mantera, juga tidak pernah piara jin (dalam agama Kristen, semua jin adalah roh jahat). Lalu, bagaimana mereka bisa menang?

Jawabannya cuma satu: Allah menyertai mereka. Bukan sekedar allah-allahan, yang tinggalnya di bangunan buatan tangan manusia, melainkan Allah yang tinggal didalam tubuh manusia itu sendiri. Allah yang Esa, tetapi hadir dalam setiap orang yang beriman kepadaNya. Kuasa Allah yang keluar dan memancar dari orang-orangnya yang kudus itulah, yang membuat orang
sakti seperti jaka tingkir, tidak bisa mempraktekan ilmu allahnya. semua ilmu-ilmu, mantera-mantera, jampi-jampi, jimat-jimat, rontok semua dengan sendirinya dan dapat ditaklukkan dengan mudahnya.

Sungguh ironis memang, bahwa kita menghormati para pejuang dan pahlawan jaman dahulu, yang notabene adalah pengikut setan dan berhala. Sisingamangaraja, Sultan Hasanudin, Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, adalah pemimpin yang memiliki kesaktian yang tidak diragukan lagi. Tapi, darimanakah mereka memperoleh kesaktian mereka?

Sedangkan belanda, terlepas dari keburukan dan kejahatan mereka dalam menjajah bangsa indonesia selama 350 tahun, ternyata juga menjadi pembawa agama yang benar-benar datang dari Allah, yang memberi jaminan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Marilah kita renungkan baik-baik saat ini, apakah kita lebih suka menyimpan dendam kepada orang lain untuk selamanya dan mati dalam kebencian kita, ataukah kita harus menyadari, bahwa setiap orang sama berdosanya di hadapan Allah dan karena Allah telang mengampuni dosa kita, hendaknya kita pun harus mengampuni kesalahan orang lain.

Tuhan Yesus memberkati.


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke