Shalom Pak Holong Ni Rohangki,

Saya juga heran kenapa bapak sebagai orang Kristen dengan gampangnya menuduh saya yang membuat SURAT IMSI tanpa mampu membuktikannya? Malah saya disuruh membuktkan kalau saya tidak membuat surat tsb. Apa tidak terbalik? Kalau bapak ingin saya membuktikannya, bagaimana kalau saya ajak bapak ketemu dengan Sekjen IMSI, kita datang berdua dan bapak dengar sendiri dari yang bersangkutan! Kenapa pula bapak koq jadi panas hati dan emosi begini?. Sebodoh2nya orang, tidak akan berbuat konyol dengan membuat surat model IMSI lalu mengirimkannya dengan nama dan alamat jelas yang saya cantumkan sebagai pemforwardnya!. Apa itu bukan tindakan konyol dan bodoh? Coba renungkan! Saya juga tahu konsekuensi sosial hukumnya koq pak!. Disini juga ada ahli hukum dari Madiun yang saya forward berita ini!.

Baca baik-baik ya, saya tidak minta dukungan dari pihak moslem…. Sekali lagi baca baik2… saya tidak pernah meminta dukungan dari pihak moslem, justru pihak moslemlah yang mendukung kami karena tahu ini ajaran yang sesuai dengan firman Tuhan dan sesuai dengan kehendak isi hati Tuhan sendiri dan mereka merasa ajaran ini tidak melecehkan pihak moslem.

Seharusnya yang emosi dan panas hati itu khan saya karena mau membuka ladang pelayanan malah dilarang oleh “saudara seiman” sendiri! Coba kalau bapak Holong Ni Rohangki membuka ladang pelayanan lalu dilarang, kira2 bapak akan cukup berdiam diri saja dan mundur teratur atau akan memberikan penjelasan kepada yang akan berhak untuk melarangnya?

Jika Muspika mendukung… itu krn mereka awalnya akan melarang acara pentahbisan tsb atas dasar surat dari GPdI tsb, shg mau tidak mau saya harus memberi penjelasan kepada mereka sehingga mereka menyimpulkan apakah ajaran yang kami ajarkan itu ngawur tanpa dasar firman Tuhan atau sekedar rekayasa belaka?

Kenapa bapak katakan saya memecah belah umat Kristiani? Siapa sebenarnya yang memecah belah?

Kenapa pula bapak katakan bahwa akibat perbuatan saya umat Kristiani dicecar? Siapa yang dicecar? Justru ajaran yang sesuai firman Tuhan inilah yang dicecar untuk ditutup oleh orang2 Kristen yang belum mengenal nama Bapa sorgawinya sendiri, sementara yang dari moslem mengerti dan bisa membedakan antara SEBUTAN dan NAMA DIRI.

Justru dari pihak moslem sudah berkali-kali akan membantai Kristen yang melarang ajaran pemulihan nama Yahweh ini justru saya cegah untuk tidak dihancurkan tetapi kenapa justru saya yang dikatakan menyudutkan umat Kristen? Tolong dikoreksi dan perlu dipelajari permasalahannya.

Siapa yang di cap sesat? Siapa yang selalu dibenturkan kepada pemerintah? Bukankah yang melakukan itu justru kelompok Kristen ANTI YAHWEH?. Namun saya bersyukur bahwa jerih lelah saya tidak sia2, sebab sekarang di kota Solo saja sudah ada 52 (lima puluh dua) gereja yang tadinya tidak perduli tentang ajaran pemulihan nama Bapa Yahweh dan bahkan menentang, sekarang menyadari akan kebenaran ini sehingga mereka dengan rendah hati menghilangkan kata Allah dr ibadah mereka setelah mempelajari ajaran ini dengan mengagungkan Nama Yahweh sebagai Tuhan yang dulu pernah disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub, walaupun baru dilakukan oleh gereja2 kecil dan menengah, bahkan 2 minggu lalu saya juga diminta melayani di Krian (dekat Surabaya) dari GSJP krn gereja ini juga sdh mengagungkan Nama Yahweh. Bagi kelompok Kristen yang menentang nama Yahweh masalahnya karena tidak mau belajar dan dianggapnya ajaran yang selama ini dipelajari merupakan ajaran baku yang tidak mungkin salah dan tidak boleh berubah. Argumentasi yang dimunculkan selalu berasal dari luar firman Tuhan, bukan berasal dari firman Tuhan. Kalau ajaran ini ditentang habis-habisan… coba saya bertanya kepada bapak Holong Ni Rohangki, tolong dijawab dengan jujur, menurut bapak YAHWEH itu siapa? Setan atau Tuhan yang disembah oleh Abraham?

Kalau bapak akan membuka file yang dianggap saya membuat sensasi …. Silakan saja! Silakan dipelajari dengan baik file2 tsb.

Kenapa banyak orang menentang nama Yahweh tetapi digereja teriak2 HALELUYAH! Padahal Haleluyah itu artinya PUJILAH YAHWEH. Aneh khan?

 

Salam,

Yakub

 

 

 


From: Holong Ni Rohangki [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, March 03, 2006 9:45 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; 'Aina'; 'teddy bear'; [EMAIL PROTECTED]; 'Berman Sitorus'; [EMAIL PROTECTED]; 'Fanny'; 'F3rd!nan $4mi'; 'hanny Susanto'; 'Indomisi'; [EMAIL PROTECTED]; 'Yvonne Setzepfandt'; [email protected]; 'sugiyarto Kristian'; [EMAIL PROTECTED]; 'Maria Juwita'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'priskila'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'Roy Rombot'; 'Sonny Londa'; [EMAIL PROTECTED]; 'Sonya Luana'; 'Rachel Pertiwi Pudjiati,SH'; 'Tubagus Ariono'; 'Yulita'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [kristensejati] BERITA BESAR! (Hati Hati!)

 

Syallom Pak Yakub!

Ternyata kita bertemu lagi didalam kasus yang sama yah....

Rupanya Pak Yakub ngga jera jeranya membuat sensasi dengan ajaran Bapak yang memecah belah umat Kristiani dengan cara mendompleng dan meminta dukungan pada umat Islam.

Ternyata Pak Yakub bangga sekali yah atas tindakan bapak yang di dukung oleh umat Muslim, dikarenakan antara akaran anda dan ajaran umat Muslim itu sejalan dan saling menguntungkan, sementara disatu sisi umat Kristiani lainnya terus dicecar.

Bapak tidak jera dengan kasus yang Bapak buat di Jakarta yah....

Dan hingga detik ini bapak tidak pernah bisa membuktikan Surat Edaran yang anda ciptakan denganmemakai stempel sebuah organisasi Islam di Jakarta, yang setelah saya konfirmasi langsung ke Organisasi tersebut, ternyata semua memberikan keterangan yang simpang siur dan membalikkan bahwa Surat Edaran itu Bapak sendiri yang membuatnya....

Sebentar saya akan membuka file lama saya beberapa tahun yang lalu, dimana anda membuat sensasi di semua milis Kristen.....

Salam Damai Kristus....

 

 
--
Holong Mangalap Holong


yakub <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Shalom,
Pada tanggal 28 Pebruari 2006 Pk. 14.00 WIB yang lalu telah ditahbiskan GPR
"Hodu la Yahweh" Desa Kasiran Kopeng cabang Dusun Ngelelo di Lereng Gunung
Merbabu Kab. Semarang.
Dua hari sebelum pentahbisan tsb, datang surat larangan ke Muspika (Camat,
Polsek dan Koramil) dari Gereja Pantekosta di Indonesia Dusun ngelelo yang
ditanda tangani oleh Gembala Sidangnya dan Majelisnya untuk melarang acara
tersebut, padahal Pak Lurah dan masyarakat Dusun Ngelelo sudah merestui.
Satu hari sebelum acara tersebut saya selaku Ketua Daerah Sinode Gereja
Pimpinan Rohlkudus Jateng dan DIY terpaksa harus mendatangi Muspika bersama
Bp. Pdt. Drs. Iman Sudibyo selaku Gembala Sidang GPR "Hodu la Yahweh" Desa
Kasiran-Kopeng dan wakilnya Bp. Pdm. Yefta Mulyanto.
Dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Kecamatan Getasan yang dihadiri oleh
Muspika dan Kepala Kantor Urusan Agama, kami menerangkan bahwa Ajaran yang
kami ajarkan tidak menyinggung Agama Islam tetapi mengacu kepada Firman
Tuhan berbahasa Ibrani bahwa Tuhan Pencipta langit dan bumi yang kami yakini
itu bernama Yahweh dan Yahweh itulah yang turun ke dunia untuk menjadi Juru
Selamat manusia dengan Nama Yeshua (sudah dikenal dengan nama Yesus). Dalam
pertemuan tersebut kami tunjukkan juga bukti-bukti keabsahan legalitas hukum
Sinode Gereja Pimpinan Rohulkudus yang bukan hanya SK Dirjen Bimas Kristen
saja, melainkan ada juga Akte Berita Lembaran Negara dan Tambahan Berita
Negara, Hak Cipta dan Hak Patent. Lalu kami terangkan juga bukti-bukti bahwa
dalam Kitab Suci Asli berbahasa Ibrani tidak pernah ada kata Allah, kami
terangkan juga bahwa ajaran ini bukan saksi Yehuwa (krn saksi Yehuwa masih
pakai kata Allah). Singkat cerita akhirnya semua/seluruh pejabat tersebut
merestui dan saat itu juga mereka menandatangani surat tidak keberatan
diadakannya pentahbisan tersebut diatas.
Berita besar yang luar biasa adalah saat acara berlangsung ternyata untuk
sound system bagian luar gedung memakai speaker TOA yang ditaruh diatas
rumah pakai bambu tinggi-tinggi dan TOA tersebut dipinjami dari Masjid Dusun
Ngelelo, bahkan Pemuda Masjid ikut membantu membagi konsumsi. Para Pejabat
Muspika juga hadir dan ikut mengamankan acara dari awal sampai selesai.
Rupa-rupanya saat acara berlangsung ada beberapa orang GPdI Dusun Ngelelo
mendatangi Kapolsek meminta untuk memberhentikan acara tersebut, namun dari
Polsek tidak memperdulikan himbauan tersebut.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 orang hingga tempat untuk
ibadah jadi penuh sesak karena masih memakai rumah jemaat, sehingga banyak
yang mendengar Firman Tuhan dari luar ruangan (tapi dapat mendengar jelas
karena ada speaker TOA) sehingga Nama Yahweh ditinggikan dan Nama Yeshua
semakin dikenal di desa tersebut. Memang akhir jaman "Dari desa-desa dan
dari pulau-pulau, akan mengagungkan Nama Yahweh (Yesaya 42 : 11) Inilah
gerakan pemulihan Nama Tuhan diakhir jaman yang terus berkembang di
Indonesia sampai akhirnya akan tergenapi Kisah 3: 21 dan jika Tuhan ada
dipihak kita, siapa yang akan melawan?.
Puji Tuhan bahwa kami dihambat namun terus merambat dan Nama Yahweh HARUS
dipulihkan di Indonesia, sebab Dia adalah Tuhan yang disembah oleh para Nabi
yang tertulis dalam Firman Tuhan. Yeshua Hamasiah memberkati. Amin.

Salam,
Yakub


[Non-text portions of this message have been removed]






-----------------
For the law was given by Moses, but grace and truth came by Jesus Christ.(John 1:17)
-----------------

-----------------
To subscribe to this Kristen Sejati eforum, just send a blank email to :  [EMAIL PROTECTED]
-----------------



SPONSORED LINKS

Jesus christ

Son of man

Culture club

Indonesia hotel

Organizational culture

Travel to indonesia

 


YAHOO! GROUPS LINKS

 




-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke