Shalom Pak Holong Ni Rohangki, Terima kasih untuk email-email bapak sehingga kita dapat saling berkomunikasi. Diskusi memang terkadang membawa “Suasana seakan membara” namun kita harus bisa membedakan antara persahabatan dan prinsip iman yang tidak boleh memisahkan persahabatan. Sahabat-sahabat saya di Amerika dalam berdiskusi masalah Nama Tuhan juga sempat ramai, namun kami bisa membedakan antara kepercayaan dengan persahabatan. Terbukti kedatangan saya 7 Mei mendatang ke USA tetap dinantikan mereka untuk saya dapat singgah dan tinggal di rumah sahabat-sahabat saya tsb. Yah… bapak benar … biarlah waktu juga yang akan “berbicara”. Saya juga tidak menganggap bapak sebagai musuh saya koq. Saya juga rindu jika Tuhan ijinkan sekali waktu kita dapat berjumpa dan saling berbagi pengalaman, mungkin ada pengalaman2 bapak yang saya perlukan dalam kehidupan pelayanan saya. Maafkan juga jika ada kata-kata saya yang menyakitkan hati bapak. Selamat berkarya dan sukses selalu menyertai bapak. Tuhan Yeshua/Yesua memberkati. Amin.
Salam, Yakub ________________________________________ From: Holong Ni Rohangki [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, March 07, 2006 9:31 AM To: yakub Cc: Siswo Rustomo; Berman Sitorus; [EMAIL PROTECTED]; Aina; teddy bear; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Fanny; [EMAIL PROTECTED]; hanny Susanto; Indomisi; [EMAIL PROTECTED]; Yvonne Setzepfandt; [email protected]; sugiyarto Kristian; [EMAIL PROTECTED]; Maria Juwita; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; priskila; [EMAIL PROTECTED]; Roy Rombot; Sonny Londa; [EMAIL PROTECTED]; Sonya Luana; Rachel Pertiwi PudjiatiSH; Tubagus Ariono; Yulita; Tjoek Oedowo; Rudy Lumban Tobing Subject: Re: [kristensejati] BERITA BESAR! (Hati Hati!) Syallom Pak Yakub, Saya mengakhiri polemik ini, dengan ucapan: "Selamat Melayani TUHAN dengan sungguh". Apapun yang menurut bapak benar, silahkan bapak lanjutkan. Semoga kebenaran yang bapak cari dan alami bisa membawa berkat buat pak Yakub. Maafkan saya bila selama ini sikap saya "seakan" membenci bapak, namun percayalah... saya sama sekali tidak membenci bapak. Saya berharap suatu waktu kita bisa bertatap muka dan saling berbagi pengalaman. Saya rindu bertemu dengan bapak, namun jarak dan waktu membatasi kita. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, "Biarlah Waktu saja yang akan menentukan Kebenaran itu" Yang pasti saya tidak anti Yahwe, Yehowa dan YHWH. Dengan ini, perdebatan ini saya akhiri. TUHAN YESUS memberkati kita semua. Amin. Holong Mangalap Holong 2006/3/7, yakub <[EMAIL PROTECTED]>: Shalom Pak Holong Ni Rohangki, Bapak koq aneh ya dalam berpikir tentang orang lain. Bapak katakan saya mencari sensasi? Buat apa sensasi bagi saya? Ini bukan sensasi tetapi firman. Saya tidak butuh dikenal krn saya mau memperkenalkan Nama Tuhan bukan mau memperkenalkan nama saya. Kalau dalam kasus ini nama saya jadi terkenal itu khan konsekuensi dari memperkenalkan Nama Tuhan, tidak akan terlepas dari siapa yang memperkenalkannya !. Lagi-lagi bapak katakan saya minta dukungan orang Islam, padahal justru orang Islamlah yang mendukung gerakan ini. Bapak mau menerima atau tidak … tidak masalah tetapi kenyataan dilapangan membuktikan bahwa konflik horisontal selama ini antara Kristen Islam karena pihak Islam tidak suka orang Kristen menyebut Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh !. Bagi mereka Allah itu tidak diperanakkan dan Dzat bukan Roh. Itu suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Dan dalam kenyataan dalam Kitab Suci berbahasa Ibrani tidak pernah ada satupun kata Allah. Itu fakta!. Bapak menuduh saya meminta dukungan orang Islam, lalu saya jelaskan duduk permasalahannya yang sebenarnya. Ketika permasalahan yang sebenarnya saya sampaikan bapak menuduh lagi saya mau jadi pahlawan kesiangan karena merasa membela umat Kristen dari amuk massa (walaupun kenyataannya seperti itu), lalu kapan bapak menilai orang lain dari sudut positifnya ?. Kalau saya mencegah tindakan brutal dan selama ini berhasil, saya juga merasa tidak membela umat Tuhan koq, sebab umat Tuhan tentu dibela oleh Tuhan sendiri, namun itu hanya sebagai suatu kewajiban bagi saya untuk melakukan apa yang Tuhan perintahkan! Bukan memerintahkan orang untuk menghancurkan orang lain walaupun kenyataan saya yang malah sering jadi bulan-bulanan "Pemimpin Kristen" namun saya tidak pusingkan urusan itu. Saya menceritakan kronologis dikatakan seperti anak kecil lagi seneng2nya cerita, kalau tidak menceritakan dituduh yang tidak-tidak… apakah saya tidak punya hak untuk menyampaikan apa yang terjadi? Memang teman2 pendeta di Ambarawa pernah meminta dengan sangat agar saya keluar saja dari Ambarawa demi ketenteraman kota Ambarawa !. Namun saya tolak tegas karena yang memerintahkan manusia bukan Tuhan. Justru ketika saya teraniaya (5 tahun lalu) saya juga berdoa mencari kehendak Tuhan dan Tuhan memerintahkan saya untuk tetap tinggal ditempat, walaupun saat itu saya diminta untuk menggembalakan di Amerika oleh komunitas Kristen yang mengerti duduk permasalahannya dan siap untuk digembalakan oleh saya. Terbukti Tuhan tidak salah, saat ini ada beberapa jiwa2 baru dari agama seberang juga bertobat karena belajar dari "sejarah" bahwa Tuhan yang disembah oleh Abraham itu punya nama dan namaNya Yahweh bukan Allah. Apakah gerakan ini tidak memenangkan jiwa baru? Hanya ngurusi soal nama saja? Umat Islam sekarang bukan orang bodoh2 yang tidak tahu apa2. Mereka punya konsep kalau nama Tuhannya saja masih sama buat apa pindah agama? Coba bapak pelajari gerakan Islam intelektual. Kaum cendekiawan Moslem sudah mampu menulis banyak hal dengan gaya bahasa yang tidak kalah dengan gaya bahasa pendeta, karena mereka juga belajar Kristologi. Jangan karena tulisan IMSI bernuansa pendeta lalu saya yang membuat dan merekayasa? Kenapa bapak katakan saya mengadu domba? Justru umat Kristen yang belum menerima Yahweh lah yang akan mengadu domba dengan Islam yang tidak mengerti duduk permasalahannya dengan mengangkat berita kalau Penyembah Yahweh menganggap Allah itu Dewa Air atau Dewa bulan !. ipotong disitu sehingga memanaskan situasi dan dianggap menghina Islam karena membuang Allah dsb. Saya punya surat pengaduan gereja2 yang ditandatangani oleh Badan Kerja Sama Antar Gereja untuk mengadu domba dengan Islam yang kasusnya sampai ke Polwil di Semarang yg saya ceritakan beberapa waktu lalu. Bukan dari Desa ngelelo kemarin tetapi di daerah lain. Apakah itu bukan bukti bahwa yang mengadu domba sebenarnya kelompok yang belum menerima Nama Yahweh ?. Saya sudah beri pengertian kepada mereka kalau yang dimaksud Dewa Air dan Dewa bulan itu Allah jaman Pra Islam dan mereka bisa menerima krn saya tunjukkan banyak buku2 referensi ttg hal itu. Kalau Islam mengubah konsep Allah menjadi Nama Tuhan sang pencipta, silakan saja dan kita cukup menghargai mereka dengan tidak menyebutnya karena tidak punya dasar kebenaran firman dalam kekristenan, kalau mereka mengatakan itu kebenaran ya tidak masalah karena memang umat Islam meyakininya. Coba kita renungkan, kapan Allah mulai dijadikan sebagai sang pencipta? Itu baru terjadi saat Muhammad menerima Wahyu di gua Hira yang ditulis dalam Quran surat Al Alaq. Namun sejarah yang ditulis oleh Kitab Suci kita membuktikan bahwa Tuhan yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub itu namanya bukan Allah khan? Nah Tuhan yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub itulah yang menjadi Yeshua/Yesus Kristus. Kalau Tuhannya sama yaitu "Allah" mengapa isi firmannya berbeda? Pengajarannya berbeda? Kasihnya berbeda? Dst!. Dari tulisan bapak Holong yang mengatakan "Pak Yakub ngga usah menghalang halangi ummat Muslim Garis Keras yang ingin mencoba menghancurkan umat Kristen yang punya Alkitab dengan kata kata Allah ", maksud bapak kalau ada org datang kepada saya dan bilang mau menghancurkan gereja (seperti yg pernah akan terjadi) GIA dr Cipto Semarang, lalu menurut bapak sebaiknya saya lebih baik berdiam diri atau membiarkan mereka melakukan gerakan itu? Atau malah saya perintahkan untuk menghancurkan !. Begitu kah? Kalau saya lakukan itu pak …. Saya ini bukan pendeta! Bapak jangan anggap enteng gerakan seperti itu!. Bapak boleh katakan "Saya percaya "mereka" tidak bisa berbuat apa apa, bila TUHAN dipihak kami. Ngga usah Pak Yakub menjadi Sok Pahlawan. (maaf bila kata kata saya ini kasar). Namun bapak melihat kenyataan di Ambon berapa umat Tuhan hancur? Di Jawa Barat banyak gereja di tutup… apakah itu bukan kenyataan? Kenapa TUHAN berdiam diri? Apakah TUHAN berarti tidak dipihak gereja (menurut versi bapak). Coba belajar dari kebenaran firman! Bisa saja Tuhan ijinkan itu terjadi untuk mengingatkan umatNya akan kesalahan yang tidak disadari selama ini. Memang tampaknya kalimat-kalimat yang bapak tulis sangat rohani namun tidak realistis. Saya garis bawahi lagi kalimat bapak : "Bila Pak Yakub tidak didukung umat Kristen lain, yah tanggunglah salib yang harus bapak tempuh... Jangan mengadu domba di setiap milis dengan membawa bawa agama lain dan gereja lain, bahkan menyebutkan nama nama Hamba Tuhan gereja lain dan menjelek jelekkannya." Saya memang tidak butuh dukungan umat Kristen lain koq pak, saya hanya menyampaikan kebenaran, kalau ada yang mengikuti dan meninggalkan nama Allah, saya tdk menganggap mereka mendukung saya tetapi krn mereka melakukan kebenaran firman karena firman Tuhan memang menghendaki namaNya disebut bukan diganti dengan sembarangan dan menganggap Tuhan mengerti yang penting isi hati kita. Itu khan pemahaman sendiri, mana ada ayat yang mengatakan NamaNya bisa dan boleh diterjemahkan? Tolong Pak Holong tunjukkan ayatnya kepada saya!. Nggak usah banyak2 … cukup satu ayat saja! Yang ada malah ucapan apa yang keluar dari mulut itu berasal dari hati, nah kalau mulutnya menyebut Allah bagaimana mungkin mengatakan isi hatinya Yahweh ? Iya khan? Bapak melarang saya menyebut-nyebut nama Hamba Tuhan yang melarang dan menghambat gerakan Pemulihan Nama Tuhan, namun disisi lain gara-gara tulisan bapak saya dihujad dan dibenci orang seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia di kalangan Kristen Indonesia yang ada di manca negara karena semua menganggap saya mengadu domba, membuat surat palsu dsb… apa itu bukan tindakan keji? Apakah firman Tuhan mengajar demikian? Kalau masalah penderitaan yang harus saya tanggung sebagai "SALIB" bagi saya, saya sekarang sudah kebal karena sudah dilatih oleh Tuhan sendiri melalui kejadian2 yang lalu. Bapak melarang saya membawa-bawa agama lain sementara kenyataan yang ada agama lain ikut campur gara-gara pengaduannya tentang gerakan ini dan dibenturkan kepada saya… apa ini tindakan fair? Dulu umat Kristen di Ind kalau memuji Tuhan ada lagu "Kumbayah My Lord", dimana-mana lagu ini dinyanyikan, namun ketika ada yg menyelidiki dan mengatakan kalau Kumbayah itu dewanya org Afrika… koq hilang dr peredaan lagu itu? Tapi untuk Allah dianggap bahasa Indonesia walaupun itu juga Dewa Air. Allah bukan bahasa Indonesia sbg pengganti kata Tuhan krn umat Hindu dan Budha tdk memakai kata Allah sebagai synonim dari Tuhan. Jadi tdk bisa dijadikan sbg bahasa Indonesia, kalau Allah itu sbg "sebutan" kenapa Kitab Kej 33: 20 Allah sebagai Nama sekaligus sebagai Sebutan? Padahal org Israel tdk pernah menyembah Allah, mereka menyembah Yahweh. Allah adanya di Arab sedang Yahweh di Israel. Sekian dahulu. Tuhan memberkati. Salam, Yakub ________________________________________ From: Holong Ni Rohangki [mailto: [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, March 06, 2006 1:52 PM To: Siswo Rustomo Cc: Berman Sitorus; yakub; [EMAIL PROTECTED]; Aina; teddy bear; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Fanny; [EMAIL PROTECTED]; hanny Susanto; Indomisi; [EMAIL PROTECTED]; Yvonne Setzepfandt; [email protected]; sugiyarto Kristian; [EMAIL PROTECTED]; Maria Juwita; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; priskila; [EMAIL PROTECTED]; Roy Rombot; Sonny Londa; [EMAIL PROTECTED]; Sonya Luana; Rachel Pertiwi PudjiatiSH; Tubagus Ariono; Yulita; Tjoek Oedowo; Rudy Lumban Tobing Subject: Re: [kristensejati] BERITA BESAR! (Hati Hati!) Maaf saya koreksi, yang benar memang IMSI (Ikatan Mubaliq Seluruh Indoensia), saya salah eja. Yang pasti saya tidak salah mengklarifikasi ke alamat yang salah, karena IMSI itu letaknya tidak jauh dari rumah Orang tua saya di Plumpang. Umpamanya nama saya Ignatius R. Stefanus Max William L.T Saya tidak pernah keberatan, nama saya dipanggil salah satunya, bahkan di kantor bukan nama saya yang dipanggil, tapi marga saya yang dipanggil. Di lingkungan rumah saya dipanggil, nama pertama, di milis saya dipanggil kedua, di keluarga saya justru dipanggil Bapak si" " (nama anak saya). Tapi bagi saya apapun nama sebutan buat saya, bahkan julukan sekalipun (dikantor saya punya julukan, mis. "Kutu Email"), saya akan langsung menyahut, karena saya yang cuma manusia saja punya nalar bahwa yang dipanggil/dimaksud itu adalah saya, apalagi Allah. Asal jangan dipanggil sebutan yang negatip saja (nama binatang), jangankan Allah, manusia dipanggil "Hei Setan!" saja pasti marah..... Yang wajar dan lumrah lumrah sajalah.... Perlu saya tegaskan disini, saya bukan anti kata kata Yahwe, Yehowa ataupun YHWH, karena di Bibel Batakpun, nama Allah adalah Debata Jahowa.... Cuma yang sangat saya sayangkan disini, Pak Yakub terlalu mencari SENSASI BESAR, dan MENCARI NAMA, dengan mencari dukungan umat agama lain (Muslim). Bahkan bangga dengan cerita cerita yang dibesar besarkan seolah olah PAK YAKUB ADALAH PAHLAWAN YANG MENYELAMATKAN UMAT KRISTEN DARI AMUKAN MUSLIM KERAS. Coba saja baca setiap email yang ditulis Pak Yakub, seperti anak anak yang lagi seneng senengnya cerita, sehingga ceritanya HIPERBOLA. Perlu Pak Yakub tahu, bukannya saya mau sombong rohani, Pak Yakub ngga usah menghalang halangi ummat Muslim Garis Keras yang ingin mencoba menghancurkan umat Kristen yang punya Alkitab dengan kata kata Allah. Saya percaya "mereka" tidak bisa berbuat apa apa, bila TUHAN dipihak kami. Ngga usah Pak Yakub menjadi Sok Pahlawan. (maaf bila kata kata saya ini kasar). Masalah LAI mau menerbitkan Alkitab dengan kata kata YHWH kek, itu bukan urusan saya, yang penting, jangan menyangkutkan agama lain dalam masalah ini. Bila Pak Yakub tidak didukung umat Kristen lain, yah tanggunglah salib yang harus bapak tempuh... Jangan mengadu domba di setiap milis dengan membawa bawa agama lain dan gereja lain, bahkan menyebutkan nama nama Hamba Tuhan gereja lain dan menjelek jelekkannya. Itu sudah menyalahi kode etik sebagai hamba Tuhan. Itu kan namanya mencari sensasi. Terpujilah nama TUHAN.... bukan nama pribadi..... Demikian tambahan dari saya.... Holong Mangalap Holong Pada tanggal 3/6/06, Siswo Rustomo < [EMAIL PROTECTED]> menulis: Syallom Pak Holong ni Rohangki (Betapa besarnya cinta saya). Mungkin bapak keberatan jika saya memanggil Pak Betapa Pak Besar Pak Cinta Saya. Itu tidak bedanya dengan Nama TUHAN yang tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa apapun, mungkin bapak salah klarifikasi bukan ke IMBI(Ikatan motor besar Indonesia) tapi ke IMSI (Ikatan mubaligh seluruh Indonesia) Dan Pak Yakup bukan tidak mengakui Alkitab terbitan YAI tetapi beliau mengharap LAI mau merefisi kesalahan tentang penulisan nama TUHAN dalam alkitab , tetapi perlu bapak ketahui bahwa LAI telah menerbitkan "Kitab Suci Umat Kristiani" Edisi pastoral katolik th 2002, dimana nama YAHWEH banyak ditulis walaupun nama Allah juga masih banyak ditulis. Demikian TUHAN memberkati Kita semua. -------Original Message------- From: Holong Ni Rohangki Date: 03/06/06 09:46:50 To: Berman Sitorus Cc: yakub; [EMAIL PROTECTED]; Aina; teddy bear; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Fanny; [EMAIL PROTECTED]; hanny Susanto; Indomisi; [EMAIL PROTECTED]; Yvonne Setzepfandt; [email protected]; sugiyarto Kristian; [EMAIL PROTECTED]; Maria Juwita; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; priskila; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Roy Rombot; Sonny Londa; [EMAIL PROTECTED]; Sonya Luana; Rachel Pertiwi Pudjiati,SH; Tubagus Ariono; Yulita; [EMAIL PROTECTED]; Tjoek Oedowo; Rudy Lumban Tobing Subject: Re: [kristensejati] BERITA BESAR! (Hati Hati!) Syallom Pak Berman.... Sejak awal hingga kini, pak Yakub tetap adalah sahabat saya... kami cuma berbada tentang hal prinsip nama Allah dan Yahwe saja. beberapa tahun yang lalu saya berkali kali berkomunikasi by Handphone tentang kasus ini, saya juga berkali kali menelpon sekretariast Ikatana Mubaliq Seluruh Indonesia (IMBI) [semoga ejaannya bener]. Secara waktu dan materi saya rugi juga ngurusin masalah ini. Biaya HP saya saja ke Jawa sudah ratusan ribu, belum ke HP lainnya. Waktu saya juga tersita habis. Pada saat saya konfirmasi masalah ini ke sekretariat IMBI di Plumpang, kasus ini dipimpong baik oleh IMBI maupun oleh Pak Yakub. Memang tidak ada pernyataan tertulis, karena saya konfirmasi by phone. Prinsip saya sama dengan Pak Berman, bahwa "YHWH, YAHWEH, ALLAH bagi saya itu sama saja. Kalau ketika menyebutnya dan memanggilnya hati, roh dan jiwaku tertuju pada pemahaman ALLAH Bapa dalam kaitan Allah Tritunggal didalam Yesus Kristus (Al Maseh) dengan sebutan dan penulisan apapun itu. Bila itu ditujukan kepada DIA yang dimaksud dalam Pengakuan Iman Rasuli Kristen." (Berman) Saya cape berdebat dengan Pak Yakub CS. Pak Yakub selalu menulis seolah olah beliaulah yang menyelamatkan orang Kristen dari aniaya dan tekanan umat muslim, coba deh dilihat, kalimatnya sama seperti beberapa tahun yang lalu, " Justru dari pihak moslem sudah berkali-kali akan membantai Kristen yang melarang ajaran pemulihan nama Yahweh ini justru saya cegah untuk tidak dihancurkan tetapi kenapa justru saya yang dikatakan menyudutkan umat Kristen?" (Yakub). Kalimat ini yang selalu dibangga banggakan oleh Pak Yakub dalam semua tulisannya. Jelas saya berkata memecah belah: Pak Yakub tidak mengakui Alkitab terbitan YAI, dan meminta dukungan IMBI (Muslim) untuk memprotes/demo ke YAI agar mengganti sebutan Allah menjadi Yahwe disemua Alkitab terbitan YAI. Namun ternyata ancaman itu cuma pepesan kosong sampai sekarang. Mungkin bagi rekan rekan yang masih menyimpan selebaran di internet hasil rekayasa Pak Yakub, bisa melihatnya. File email email saya masih dalam pencarian, maklum sudah lama sekali. Dulu hanya nama Allah yang diganti menjadi Yahwe, sekarang nama Yesus pun diganti menjadi Yeshua. Tahun depan nama Roh Kudus mendapat giliran mendapat nama baru....... :-) Waktu saya habis untuk membahas masalah ini. Biarlah Waktu saja yang akan menentukan tentang Kebenaran ini. Yang terpenting bagi saya adalah, YESUS adalah Juruselamat saya yang hidup, siapapun sebutan Allah itu.. Buat pak Yakub, coba bapak koreksi yah.... didalam kalimat saya tidak ada kalimat emosi ataupun tanda seru, kecuali diawal kaliamat sebagai bentuk rasa senang saya bertemu dengan Bapak kembali. Justru kalimat bapak yang penuh emosi dan tanda seru. Hati saya masih penuh kasih kepada bapak dan rekan pengikut bapak..... seperti nama email saya Holong Ni Rohangki yang artinya Betapa Besarnya Cinta saya .... kepada anda nada semua.... Yang mau melanjutkan diskusi ini silahkan dilanjut, saya terlalu banyak pekerjaan untuk membahas masalah yang tidak ada gunanya ini bagi saya. Buat rekan semua Selamat melayani Tuhan.... Holong Mangalap Holong 2006/3/4, Berman Sitorus <[EMAIL PROTECTED] >: Wah wah saudaraku Tobing dan Yakub. Seru juga diskusi anda berdua ya, seperti teman lama yang kemudian bermusuhan ha ha ha. YHWH, YAHWEH, ALLAH bagi saya itu sama saja. Kalau ketika menyebutnya dan memanggilnya hati, roh dan jiwaku tertuju pada pemahaman ALLAH Bapa dalam kaitan Allah Tritunggal didalam Yesus Kristus (Al Maseh) dengan sebutan dan penulisan apapun itu. Bila itu ditujukan kepada DIA yang dimaksud dalam Pengakuan Iman Rasuli Kristen. Mau pakai dalam bahasa apapun itu. Bagi saya bahasa itu tadinya satu, namun kemudian dipakai Tuhan supaya manusia itu rendah hati, ketika dikacau balaukannya bahasa pasca Air Bah. Dari buahnyalah kita mengenal pohonnya. Selebihnya urusan Tuhan yang menilai. Sebaiknya Gereja itu satu organisasi, satu tata ibadah. Kenyataannya ratusan bahkan mungkin ribuan saat ini di Dunia. Pertanyaannya? Apakah buahnya sama? Salam sejahtera. Berman hamba/sahabat/anak ALLAH/YHWH/YAHWEH On 3/4/06, yakub < [EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Shalom Pak Holong Ni Rohangki, > > Saya juga heran kenapa bapak sebagai orang Kristen dengan gampangnya menuduh > saya yang membuat SURAT IMSI tanpa mampu membuktikannya? Malah saya disuruh > membuktkan kalau saya tidak membuat surat tsb. Apa tidak terbalik? Kalau > bapak ingin saya membuktikannya, bagaimana kalau saya ajak bapak ketemu > dengan Sekjen IMSI, kita datang berdua dan bapak dengar sendiri dari yang > bersangkutan! Kenapa pula bapak koq jadi panas hati dan emosi begini?. > Sebodoh2nya orang, tidak akan berbuat konyol dengan membuat surat model IMSI > lalu mengirimkannya dengan nama dan alamat jelas yang saya cantumkan sebagai > pemforwardnya!. Apa itu bukan tindakan konyol dan bodoh? Coba renungkan! Saya > juga tahu konsekuensi sosial hukumnya koq pak!. Disini juga ada ahli hukum > dari Madiun yang saya forward berita ini!. > > Baca baik-baik ya, saya tidak minta dukungan dari pihak moslem� . Sekali lagi > baca baik2� saya tidak pernah meminta dukungan dari pihak moslem, justru > pihak moslemlah yang mendukung kami karena tahu ini ajaran yang sesuai dengan > firman Tuhan dan sesuai dengan kehendak isi hati Tuhan sendiri dan mereka > merasa ajaran ini tidak melecehkan pihak moslem. > > Seharusnya yang emosi dan panas hati itu khan saya karena mau membuka ladang > pelayanan malah dilarang oleh "saudara seiman" sendiri! Coba kalau bapak > Holong Ni Rohangki membuka ladang pelayanan lalu dilarang, kira2 bapak akan > cukup berdiam diri saja dan mundur teratur atau akan memberikan penjelasan > kepada yang akan berhak untuk melarangnya? > > Jika Muspika mendukung� itu krn mereka awalnya akan melarang acara > pentahbisan tsb atas dasar surat dari GPdI tsb, shg mau tidak mau saya harus > memberi penjelasan kepada mereka sehingga mereka menyimpulkan apakah ajaran > yang kami ajarkan itu ngawur tanpa dasar firman Tuhan atau sekedar rekayasa > belaka? > > Kenapa bapak katakan saya memecah belah umat Kristiani? Siapa sebenarnya yang > memecah belah? > > Kenapa pula bapak katakan bahwa akibat perbuatan saya umat Kristiani dicecar? > Siapa yang dicecar? Justru ajaran yang sesuai firman Tuhan inilah yang > dicecar untuk ditutup oleh orang2 Kristen yang belum mengenal nama Bapa > sorgawinya sendiri, sementara yang dari moslem mengerti dan bisa membedakan > antara SEBUTAN dan NAMA DIRI. > > Justru dari pihak moslem sudah berkali-kali akan membantai Kristen yang > melarang ajaran pemulihan nama Yahweh ini justru saya cegah untuk tidak > dihancurkan tetapi kenapa justru saya yang dikatakan menyudutkan umat > Kristen? Tolong dikoreksi dan perlu dipelajari permasalahannya. > > Siapa yang di cap sesat? Siapa yang selalu dibenturkan kepada pemerintah? > Bukankah yang melakukan itu justru kelompok Kristen ANTI YAHWEH?. Namun saya > bersyukur bahwa jerih lelah saya tidak sia2, sebab sekarang di kota Solo saja > sudah ada 52 (lima puluh dua) gereja yang tadinya tidak perduli tentang > ajaran pemulihan nama Bapa Yahweh dan bahkan menentang, sekarang menyadari > akan kebenaran ini sehingga mereka dengan rendah hati menghilangkan kata > Allah dr ibadah mereka setelah mempelajari ajaran ini dengan mengagungkan > Nama Yahweh sebagai Tuhan yang dulu pernah disembah oleh Abraham, Ishak dan > Yakub, walaupun baru dilakukan oleh gereja2 kecil dan menengah, bahkan 2 > minggu lalu saya juga diminta melayani di Krian (dekat Surabaya) dari GSJP > krn gereja ini juga sdh mengagungkan Nama Yahweh. Bagi kelompok Kristen yang > menentang nama Yahweh masalahnya karena tidak mau belajar dan dianggapnya > ajaran yang selama ini dipelajari merupakan ajaran baku yang tidak mungkin > salah dan tidak boleh berubah. Argumentasi yang dimunculkan selalu berasal > dari luar firman Tuhan, bukan berasal dari firman Tuhan. Kalau ajaran ini > ditentang habis-habisan � coba saya bertanya kepada bapak Holong Ni Rohangki, > tolong dijawab dengan jujur, menurut bapak YAHWEH itu siapa? Setan atau Tuhan > yang disembah oleh Abraham? > > Kalau bapak akan membuka file yang dianggap saya membuat sensasi � . Silakan > saja! Silakan dipelajari dengan baik file2 tsb. > > Kenapa banyak orang menentang nama Yahweh tetapi digereja teriak2 HALELUYAH! > Padahal Haleluyah itu artinya PUJILAH YAHWEH. Aneh khan? > > > > Salam, > > Yakub > > From: Holong Ni Rohangki [mailto: [EMAIL PROTECTED] ] > Sent: Friday, March 03, 2006 9:45 AM > To: [EMAIL PROTECTED] ; 'Aina'; 'teddy bear'; [EMAIL PROTECTED]; 'Berman > Sitorus'; [EMAIL PROTECTED]; 'Fanny'; 'F3rd!nan $4mi'; 'hanny Susanto'; > 'Indomisi'; [EMAIL PROTECTED]; 'Yvonne Setzepfandt'; > [email protected] ; 'sugiyarto Kristian'; [EMAIL PROTECTED]; 'Maria > Juwita'; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 'priskila'; [EMAIL PROTECTED]; > [EMAIL PROTECTED]; 'Roy Rombot'; 'Sonny Londa'; [EMAIL PROTECTED]; 'Sonya > Luana'; 'Rachel Pertiwi Pudjiati,SH'; 'Tubagus Ariono'; 'Yulita'; [EMAIL > PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [kristensejati] BERITA BESAR! (Hati Hati!) > > > > > Syallom Pak Yakub! > > Ternyata kita bertemu lagi didalam kasus yang sama yah.... > > Rupanya Pak Yakub ngga jera jeranya membuat sensasi dengan ajaran Bapak yang > memecah belah umat Kristiani dengan cara mendompleng dan meminta dukungan > pada umat Islam. > > Ternyata Pak Yakub bangga sekali yah atas tindakan bapak yang di dukung oleh > umat Muslim, dikarenakan antara akaran anda dan ajaran umat Muslim itu > sejalan dan saling menguntungkan, sementara disatu sisi umat Kristiani > lainnya terus dicecar. > > Bapak tidak jera dengan kasus yang Bapak buat di Jakarta yah.... > > Dan hingga detik ini bapak tidak pernah bisa membuktikan Surat Edaran yang > anda ciptakan denganmemakai stempel sebuah organisasi Islam di Jakarta, yang > setelah saya konfirmasi langsung ke Organisasi tersebut, ternyata semua > memberikan keterangan yang simpang siur dan membalikkan bahwa Surat Edaran > itu Bapak sendiri yang membuatnya.... > > Sebentar saya akan membuka file lama saya beberapa tahun yang lalu, dimana > anda membuat sensasi di semua milis Kristen..... > > Salam Damai Kristus.... > > > > > -- > Holong Mangalap Holong > > > yakub <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Shalom, > Pada tanggal 28 Pebruari 2006 Pk. 14.00 WIB yang lalu telah ditahbiskan GPR > "Hodu la Yahweh" Desa Kasiran Kopeng cabang Dusun Ngelelo di Lereng Gunung > Merbabu Kab. Semarang. > Dua hari sebelum pentahbisan tsb, datang surat larangan ke Muspika (Camat, > Polsek dan Koramil) dari Gereja Pantekosta di Indonesia Dusun ngelelo yang > ditanda tangani oleh Gembala Sidangnya dan Majelisnya untuk melarang acara > tersebut, padahal Pak Lurah dan masyarakat Dusun Ngelelo sudah merestui. > Satu hari sebelum acara tersebut saya selaku Ketua Daerah Sinode Gereja > Pimpinan Rohlkudus Jateng dan DIY terpaksa harus mendatangi Muspika bersama > Bp. Pdt. Drs. Iman Sudibyo selaku Gembala Sidang GPR "Hodu la Yahweh" Desa > Kasiran-Kopeng dan wakilnya Bp. Pdm. Yefta Mulyanto. > Dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Kecamatan Getasan yang dihadiri oleh > Muspika dan Kepala Kantor Urusan Agama, kami menerangkan bahwa Ajaran yang > kami ajarkan tidak menyinggung Agama Islam tetapi mengacu kepada Firman > Tuhan berbahasa Ibrani bahwa Tuhan Pencipta langit dan bumi yang kami yakini > itu bernama Yahweh dan Yahweh itulah yang turun ke dunia untuk menjadi Juru > Selamat manusia dengan Nama Yeshua (sudah dikenal dengan nama Yesus). Dalam > pertemuan tersebut kami tunjukkan juga bukti-bukti keabsahan legalitas hukum > Sinode Gereja Pimpinan Rohulkudus yang bukan hanya SK Dirjen Bimas Kristen > saja, melainkan ada juga Akte Berita Lembaran Negara dan Tambahan Berita > Negara, Hak Cipta dan Hak Patent. Lalu kami terangkan juga bukti-bukti bahwa > dalam Kitab Suci Asli berbahasa Ibrani tidak pernah ada kata Allah, kami > terangkan juga bahwa ajaran ini bukan saksi Yehuwa (krn saksi Yehuwa masih > pakai kata Allah). Singkat cerita akhirnya semua/seluruh pejabat tersebut > merestui dan saat itu juga mereka menandatangani surat tidak keberatan > diadakannya pentahbisan tersebut diatas. > Berita besar yang luar biasa adalah saat acara berlangsung ternyata untuk > sound system bagian luar gedung memakai speaker TOA yang ditaruh diatas > rumah pakai bambu tinggi-tinggi dan TOA tersebut dipinjami dari Masjid Dusun > Ngelelo, bahkan Pemuda Masjid ikut membantu membagi konsumsi. Para Pejabat > Muspika juga hadir dan ikut mengamankan acara dari awal sampai selesai. > Rupa-rupanya saat acara berlangsung ada beberapa orang GPdI Dusun Ngelelo > mendatangi Kapolsek meminta untuk memberhentikan acara tersebut, namun dari > Polsek tidak memperdulikan himbauan tersebut. > Dalam acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 orang hingga tempat untuk > ibadah jadi penuh sesak karena masih memakai rumah jemaat, sehingga banyak > yang mendengar Firman Tuhan dari luar ruangan (tapi dapat mendengar jelas > karena ada speaker TOA) sehingga Nama Yahweh ditinggikan dan Nama Yeshua > semakin dikenal di desa tersebut. Memang akhir jaman "Dari desa-desa dan > dari pulau-pulau, akan mengagungkan Nama Yahweh (Yesaya 42 : 11) Inilah > gerakan pemulihan Nama Tuhan diakhir jaman yang terus berkembang di > Indonesia sampai akhirnya akan tergenapi Kisah 3: 21 dan jika Tuhan ada > dipihak kita, siapa yang akan melawan?. > Puji Tuhan bahwa kami dihambat namun terus merambat dan Nama Yahweh HARUS > dipulihkan di Indonesia, sebab Dia adalah Tuhan yang disembah oleh para Nabi > yang tertulis dalam Firman Tuhan. Yeshua Hamasiah memberkati. Amin. > > Salam, > Yakub > > > -- -- -- -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

