Alkitab

PENGARANG ALKITAB

"Segala [semua] tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."  (2 Timotius 3:16)

Allah adalah pengarang dari seluruh isi Alkitab. Kata "ilham" (inspirasi) dalam ayat ini secara harafiah berarti "nafas Tuhan". Sekarang pertanyaannya siapakah yang Allah gunakan untuk menulisnya secara fisik? Para nabi dan para rasul di zaman dahulu digunakan oleh Allah untuk menulis kata-kata yang ada di dalam Alkitab. Dengan demikian Alkitab adalah merupakan kata-kata atau nafas yang keluar dari mulut Allah sendiri. Orang-orang kudus pada zaman dahulu dibimbing oleh Allah Roh Kudus untuk menulis isi Kitab Suci, dalam kitab 2 Petrus 1:21 kita membaca demikian:

"sebab tidak pernah nubuat [kitab suci] dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah."

Menurut perhitungan yang ada di dalam Alkitab bumi ini berusia sekitar 13,000 tahun, dan dimulai kurang lebih 9500 tahun sebelum zaman Musa. Dan kita mengetahui bahwa Musa yang hidup kurang lebih 3500 tahun yang lalu memegang peranan penting dalam menulis lima kitab yang pertama dari Alkitab (kitab-kitab Taurat).

Musa menuliskan tentang penciptaan seolah-olah dia berada disana, dan dia juga menuliskan tentang percakapan antara Allah dengan si ular, serta antara Allah dengan Adam dan Hawa. Dia juga menulis tentang perkataan dan nubuatan Nuh dan Abraham, yang hidup ribuan tahun sebelumnya. Bagaimana Musa bisa menuliskan semua ini dengan akurat dan benar?

Jawabannya, tentu saja, bahwa Allah yang harus memberitahukan kepadanya setiap kata demi kata, huruf demi huruf untuk dituliskan di dalam Alkitab. Allah-lah yang membimbing tangan Musa dan panitera lainya sehingga mereka menuliskan setiap kata dan setiap huruf dan setiap bilangan di dalam bahasa asli Alkitab apa yang Allah ingin untuk dituliskan kepada umat manusia.

Beberapa waktu setelah itu, Yeremia menulis kitab Yeremia, sebagai contoh dia menerima nubuat secara langsung dari Allah. Dan dia diberitahukan untuk menulisnya dalam sebuah kitab (Yeremia 30:2), dan Yeremia hanya mengutip dari Allah, dan kemudian kitab itu menjadi bagian dari Alkitab.

Dalam kitab 1 Tesalonika 2:13 kita membaca demikian:
"Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi --dan memang sungguh-sungguh demikian -- sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya."

Ini adalah ayat yang bagus sekali untuk menunjukkan bahwa Allah-lah yang mengarang tulisan-tulisan Alkitab. Kita mungkin membaca artikel-artikel atau buku-buku yang berkata "Paulus berkata begini" atau "Petrus berkata begitu" dan pernyataan yang seperti itu kelihatannya membuat otoritas Allah menjadi lemah di dalam Alkitab, tetapi dalam 2 Petrus 1:21 kita membaca demikian:
"sebab tidak pernah nubuat [kitab suci] dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan [Allah] Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah."

Ini adalah sama seperti yang kita baca dalam Markus 12:36 demikian:
"Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu."

Atau kitab Kisah Para Rasul 1:16 yang berkata demikian:
"Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas … "

Dan dalam kitab Kisah Para Rasul 3:20-21 kita membaca tentang Yesus demikian:
"agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus. Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu."

Semua nabi-nabi yang Tuhan gunakan untuk menulis Alkitab berada dalam persetujuan dengan Tuhan dan melayani sebagai mulut Tuhan. Orang-orang ini disebut "kudus" (suci) bukan karena mereka tidak pernah berbuat dosa, tetapi karena Tuhan menggunakan mereka untuk menulis Kitab Suci-Nya, Alkitab.

Jadi sebenarnya semua huruf, semua kata, dan semua bilangan yang ada di dalam bahasa asli Alkitab bukanlah Musa atau Paulus atau Petrus yang mengarangnya, tetapi itu adalah Firman atau "nafas" yang keluar dari mulut Allah sendiri.

Kitab Mazmur 33:6 menerangkan kepada kita demikian:
"Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya."

Dan dalam kitab Wahyu 1:3 kita membaca demikian:
"Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini [yaitu Alkitab], dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat."

Heaven and earth shall pass away, but My words shall not pass away  (Matthew 24:35)

May Christ's strength be with you,
Setiawan
========================================================
 
Kontradiksi Zebedeus

In a message dated 5/25/2006 9:55:58 PM Pacific Standard Time, [EMAIL PROTECTED] writes:

Bagaimana kita memahami cerita di Matius 20:20-28 dengan Markus 10:35-45? Di Matius menceritakan kalau ibu Yakobus dan Yohanes yang meminta kepada Yesus sementara di Markus menceritakan kalau yang meminta adalah Yakobus dan Yohanes sendiri
------------------------------------
Dear Beloved,

Pada bagian ini kelihatannya kita menemukan sebuah kontrakdiksi bahwa kitab Matius pasal 20 menyatakan ibu dari anak-anak Zebedeus yang meminta kepada Yesus sedangkan kitab Markus pasal 10 menyatakan bahwa Yakobus dan Yohanes sendiri yang meminta kepada Yesus.

Tetapi sebenarnya ini bukan sebuah kontradiksi, ayat-ayat ini kedua-duanya adalah benar dan mereka saling melengkapi walaupun masing-masing tidak menceritakan kisah tersebut secara lengkap.

Dalam kitab Matius 20:20-22 kita membaca demikian:
"Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu." Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."

Dan kitab Markus 10:35-39a menyatakan demikian:
"Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?" Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?" Jawab mereka: "Kami dapat."

Kemungkinan yang terjadi adalah pertama-tama mereka bertiga ibu Zebedeus dan anak-anaknya Yakobus dan Yohanes pergi menghadap Yesus, dan sang ibu berkata demikian:
"Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu." (Matius 20)

Kemudian anak-anaknya berkata kepada Yesus demikian:
"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." (Markus 10)

Setelah mereka bertiga berkata-kata jawaban yang diberikan oleh Yesus adalah sama:
"Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?" Jawab mereka: "Kami dapat." (Markus 10)

"Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat." (Matius 20)

Kita dapat melihat disini bahwa mereka bertiga ada di dalam ruangan tersebut, karena anak-anak Zebedeus-lah yang menjawab pertanyaan Yesus dengan berkata "Kami dapat". Jadi kedua bagian dari kitab Matius dan Markus ini sedang menceritakan hal yang sama yang terjadi pada tempat yang sama dan kedua ayat-ayat ini saling melengkapi satu sama lain.

Yakobus dan Yohanes anak-anak Zebedeus ini adalah murid-murid yang paling dikasihi oleh Tuhan Yesus. Dalam peristiwa tranformasi di atas gunung ketika Yesus bertemu dengan Musa dan Elia, hanya Petrus dan anak-anak Zebedeus ini yang diajak Yesus kesana.

Demikian pula di Taman Getsemani dimana Yesus mulai merasakan penderitaan Neraka yang kekal ketika peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Lukas 22:44), hanya Petrus, Yakobus dan Yohanes yang berada bersama Yesus.

Dan dalam kitab Markus 3:17 kita membaca bahwa Yesus memberikan nama "Boanerges" kepada kedua anak-anak Zebedeus ini yang berarti "anak-anak guntur", dalam ayat itu kita membaca demikian:
"Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh"

Tetapi Yakobus anak Zebedeus ini menjadi martir dari gereja yang mula-mula karena ia dibunuh oleh Herodes untuk menyenangkan hati umat Yahudi yang menentang ajaran Yesus (Kis. 12:2).

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea  (Habakkuk 2:14)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit,
Setiawan
=============================================
 
Kematian Fisik

OPEN FORUM 052200 C
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Di akhir minggu kemarin, seseorang teman yang amat saya sayangi meninggal dunia; dan dia telah mati dibunuh. Apakah ini berarti bahwa sudah merupakan rencana Tuhan untuk mengambil dia, atau karena dunia ini sudah terlalu jahat sehingga semuanya menjadi tidak terkendali? Juga, apakah kita harus berdoa untuk pembunuh tersebut, meskipun kita tidak tahu siapa orang tersebut?

MR. C: Kita memang hidup di dunia yang sangat-sangat jahat, karena hati manusia sudah membatu dan sudah menjadi sedemikian jahatnya, karena itu manusia kadang-kadang menjadi korban dari kebrutalan manusia yang lain. Inilah alasannya mengapa kita harus mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu kita dipanggil oleh Tuhan.

Di hari yang sama teman anda dibunuh, ada kira-kira 145,000 orang lain yang meninggal di seluruh dunia. Beberapa mati karena kecelakaan pesawat, kecelakaan lalu-lintas, beberapa dibunuh, beberapa bunuh diri, beberapa mati karena penyakit, dan beberapa mati karena usia yang lanjut, dll.

Ketika kita memikirkannya, hal penting yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri adalah "Apakah saya sudah siap untuk bertemu dengan Tuhan?"

Kematian bukanlah musuh daripada orang-orang yang percaya. Seperti yang Alkitab katakan dalam 1 Korintus 15:54-58: "Maut telah ditelan dalam kemenangan". Jadi kalau teman anda adalah seorang anak Tuhan, dia hanya meninggalkan tubuhnya, dan dalam keadaan roh dia pergi untuk hidup bersama dengan Kristus di surga.

Karena itu, kematian bukanlah hal yang terlalu menyedihkan terhadap orang-orang yang percaya, tetapi untuk orang-orang yang tidak percaya, kematian adalah sangat menakutkan karena ini adalah langkah terakhir sebelum mereka dibangkitkan pada hari penghakiman yang terakhir untuk diadili atas dosa-dosa mereka.

Mereka yang ditinggalkan ada yang merasa sedih dan sangat terganggu. Bagaimana orang bisa begitu jahat dan berbuat sesuatu yang seperti itu? Kadang-kadang kejahatan yang ada di dunia berada benar-benar dekat dengan kita. Kita mungkin akan berpikir mengapa Tuhan membiarkan seseorang, yang mungkin adalah anak Tuhan, untuk dibunuh, dan seseorang lainnya, yang adalah orang yang amat-amat jahat, dibiarkan hidup sampai hari tua dan menikmati hidupnya?

Kita tidak mengerti pikiran dan rencana Tuhan, tetapi kita mengetahui bahwa Dia sudah melakukan segala sesuatu dengan sempurna, dan inilah yang merupakan penghiburan bagi kita.

Dunia ini bukan menjadi tidak terkendali; Tuhan selalu berada di atas kendali. Kalau Tuhan tidak menahan-nahan Iblis, kejahatan akan menjadi seratus kali lebih buruk dari apa yang kita lihat pada hari sekarang ini. Ada beberapa waktu tertentu Tuhan membiarkan kejahatan memuncak, seperti misalnya, ketika Hitler memerintah atau ketika Stalin memerintah, tetapi dalam kebanyakan waktu Tuhan menahannya, sebab kalau tidak dunia akan menghancurkan dirinya sendiri dalam waktu yang singkat. Tuhan selalu berada diatas kendali, dan ketika Tuhan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi, Dia mempunyai alasan-Nya sendiri.

Ketika seorang teman kita atau seseorang yang kita sayangi telah meninggal dunia, kita tidak dapat berbuat sesuatu apapun untuk mereka. Nasib mereka sudah ditentukan, tetapi ini merupakan peringatan terhadap orang-orang lainnya yang masih hidup. Bagaimana jika sewaktu-waktu Tuhan memanggil saya? Di dalam keadaan jiwa, apakah saya akan menunggu di tempat sunyi sampai hari penghakiman terakhir, dan kemudian ditemukan bersalah atas dosa-dosa saya? Atau, saya akan berbahagia di dalam Surga karena saya sudah diberikan hidup yang kekal ketika saya diselamatkan? Inilah pesan sebenarnya kepada mereka-mereka yang sangat dekat kepada orang-orang yang meninggal dunia.

Kita bisa berdoa untuk pembunuh itu meskipun kita tidak mengetahui siapa orangnya, kita bisa meminta kepada Tuhan untuk mengasihani dia. Tetapi kita tidak bisa berdoa untuk orang yang sudah meninggal dunia karena nasib mereka di dalam kekekalan sudah ditentukan.

There is therefore now no condemnation to them which are in Christ Jesus, who walk not after the flesh, but after the Spirit  (Roma 8:1)
www.familyradio.com


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke