From: damarina <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

API YANG MEMURNIKAN

Tuhan sedang membangkitkan sebuah generasi yg terdiri dari org org yg menyatakan
kemuliaanNYA, bukan diri mereka sendiri.........
"lihat, Aku menyuruh utusanKu supaya ia mempersiapkan jalan di hadapanKU, dgn
mendadak Tuhan yg kamu cari itu akan masuk ke baitNYA !!!! Malaikat Perjanjian 
yg
kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam. 
Siapakah yg dpt tahan akan hari kedatangNYA??? ....malaeki 3 ;1-3

Tuhan sedang membangkitkan sebuah generasi yg terdiri dari org org yg akan
menyatakan kemuliaanNYA, bukan diri mereka sendiri. Orang orang yg di bentuk
serupa dgn DIA dan berjalan dgn karakter ilahi.

"Dalam rumah yg besar bukan hanya terdpt perabot dari emas dan perak, melainkan
juga dari kayu dan tanah, yg pertama dipakai utk maksud yg mulia, dan yg 
terakhir utk maksud yg kurang mulia. Jika seorg menyucikan dirinya dari hal hal 
yg jahat, ia akan menjadi perabot rumah utk maksud yg mulia, ia di kuduskan, 
dipandang layak utk dipakai tuannya dan disediakan utk setiap pekerjaan yg 
mulia." 2 Tim 2;20-21

Perhatikan ada 2 jenis perkakas, baik utk pekerjaan yg mulia dan utk pekerjaan
yg kurang mulia.
Kata Yunani utk kata "kurang mulia" adalah "atimia" yg artinya kurang mulia, 
cela,
malu, hina."

Kata Yunaninya "mulia"adalah "time" yg artinya "mulia"

Tuhan berkata : "...bila engkau memisahkan yg mulia dari yg hina, engkau akan
menjadi penyambung lidah yg bagiKU" Yer 15;19.

Bagaimana yg mulia dipisahkan dari yg hina????? MELALUI PEMURNIAN.
(lihat 2 Tim 2:21). Arti dari pemurnian adl membersihkan secara menyeluruh, atau
bersih dan bebas dari ketidakmurnian.

"Ia akan spt api tukang pemurni logam dan spt sabun tukang penatu. Ia akan 
duduk spt org yg memurnikan dan mentahirkan perak, dan Ia akan mentahirkan org 
Lewi, menyucikan mereka spt emas dan spt perak, supaya mereka menjadi org org yg
mempersembahkan korban yg benar kpd Tuhan. Malaekhi 3 ;3

"Orang Lewi" menggambarkan "imamat yg rajani" 1Petrus 2:9, yaitu gereja. Karena
Tuhan menyamakan pemurnian iman ini dgn proses pemurnian emas dan perak, adalah
penting utk memahami sifat dari emas dan perak dan bgmn benda benda itu
dimurnikan. Di buku ini, kita hanya akan membicarakan emas, krn proses pemurnian
emas dan perak hampir sama.

Emas memiliki warna kuning yg indah yg memancarkan cahaya kemilau yg lembut.
Emas dijual secara luas, namun senantiasa dlm jumlah yg kecil dan jarang emas
ditemukan dlm keadaan murni. Dalam keadaan paling murni, emas itu lembut, lentur
dan bebas dari karat atau bahan bahan lainnya..Bila emas ini di campur logam 
lain (tembaga, besi, nikel dan sebagainya), ia akan menjadi lbh keras, tdk 
mudah lentur dan lbh berkarat. Perpaduan bahan ini di sebut logam campuran. 
Bila prosentase tembaga, besi, dan nikel makin banyak, maka emas itu menjadi 
semakin keras. Sebaliknya lbh rendah prosentase campuran logam itu, emas 
menjadi lbh lembut dan lentur.

Kita dpt melihat persamaannya.
Suatu hati yg murni di hadapan Tuhan adalah spt emas murni.
Hati yg murni menjadi lembut. Lunak dan mudah di bentuk.
"Sebab itu,spt yg dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini jika kamu mendengar
suaraNYA, janganlah keraskan hatimu spt dlm kegeraman...Ttp nasehatilah seorg 
akan yg lain setiap hari, selama mash dpt dikatakan "HARI INI" .

Supaya jangan ada diantara kamu yg menjadi tegar hatinya karena tipu daya 
dosa." Ibrani 3:7-13

Dosa adalah spt bahan yg lain yg mengubah emas murni menjadi hati yg keras dan
bercampur baur. Kurangnya kelembutan menyebabkan kurangnya kepekaan yg
menghalangi kemampuan kita utk mendengar suaraNYA.
Sayangnya inilah keadaan banyak org di gereja yg melakukan ibadah, namun tanpa 
hati yg lembut. Hati mereka tdk menyala nyala utk Yesus.

Kasih yg suci dan menyala nyala bagi Tuhan tlh di gantikan dgn kasih yg dingin
yg mengasihi diri sendiri, yg hanya mencari kesenangan, kenikmatan dan
keuntungan.
Dengan menganggap ibadah sbg cara utk memperoleh keuntungan (1Tim6;5), mereka
hanya mencari keuntungan dari janji janji Tuhan dan melupakan Yang Memberi 
Janji. Mereka tertipu, mencoba menyukakan diri mereka dgn dunia dan mengharapkan
masuk sorga.

"Ibadah yg murni dan yg tak bercacat di hadapan Tuhan, Bapa kita ialah..menjaga
spy dirinya sendiri tdk dicemarkan oleh dunia." Yakobus 1;27

Yesus akan dtg utk sebuah gereja, yg kudus tanpa kerut atau cacat cela (Efesus
5:27), sebuah gereja yg hatinya tdk dikotori oleh cara cara dunia.

Sifat lainnya dari emas adalah anti karat. Bila udara berubah, maka pada logam 
lain
akan timbul bercak, sedangkan pada emas murni tdk akan timbul bercak.

Kuningan (logam campuran antara tembaga dan seng yg berwarna kuning).
Meskipun kelihatan spt emas, namun tdk memiliki sifat spt emas. Makin banyak 
prosentase campuran bahan bahan lain pd emas, maka emas itu akan menjadi makin 
mudah berkarat dan rusak.

Dewasa ini, perkara perkara dunia tlh memasuki gereja.
Kita telah diinfiltrasi budaya duniawi dan timbul bercak. Di Amerika, kemuliaan 
gereja tlh di kotori oleh perkara perkara dunia. Banyak org kristen yg tdk peka 
dan tdk menyadari perlunya pemurnian.

Maleakhi 3;3 mengatakan bhw Yesus akan memurnikan gerejaNYA dari pengaruh dunia,
spt seseorg yg memurnikan emas. Dalam proses pemurnian ini, emas di tumbuk 
menjadi bubuk dan dicampur dgn semacam cairan. Kedua bahan ini kemudian 
diletakkan di perapian dan di cairkan dgn api yg dipanaskan sepenuhnya.
Logam campuran dan bahan bahan yg tdk murni larut oleh cairan itu dan muncul ke
permukaan.

Emas (yg lbh berat) tetap berada di dasar. Bahan bahan yg tdk murni atau sanga
(spt tembaga, besi dan seng bercampur dgn cairan) kemudian dibuang. Sekarang
lihatlah bgmn Tuhan memurnikan:
"Aku akan bertindak thd engkau:Aku akan memurnikan perakmu dgn garam soda, dan
akan menyingkirkan segala timah dari pdnya.
Aku akan memulihkan para hakimmu ( para pemimpin) spt dahulu, dan para
penasehatmu (org org kristen) spt semula. Sesudah itu engkau akan disebutkan
kota keadilan, kota yg setia" Yes 1;25-26

Api seperti apakah yg Ia pakai untuk memurnikan kita ????
Jawabannya ada pada ayat berikut ini :
"Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus 
berdukacita oleh berbagai bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk 
membuktikan kemurnian imanmu, yg jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yg 
fana, yg diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji pujian 
dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus kristus menyatakan DiriNYA." 1 
Petrus 1; 6-7

Api yg dipakai Tuhan untuk memurnikan adalah kesulitan dan pengujian.
Panas yg ditimbulkannya memisahkan ketidak murnian kita dari karakter ilahi 
dalam hidup kita.
Sifat dari emas dalam keadaan paling murni adalah transparan (artinya tembus 
pandang seperti gelas). " Dan jalan jalan kota itu dari emas murni bagaikan 
kaca bening." Wahyu 21;21.

Bila anda telah dimurnikan oleh kesulitan2 yg berat, anda menjadi 
transparan!!!!!
Sebuah perkakas yg transparan tidak memuliakan dirinya sendiri, namun 
memuliakan isi yg ada di dalamnya. Ia tidak menonjol dan hampir tidak 
kelihatan. Sekali kita telah dimurnikan, dunia kembali akan melihat Yesus.
"Sesungguhnya, aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi 
Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan. Aku akan melakukannya oleh 
karena Aku, ya oleh karena Aku sendiri, sebab masakan namaKU akan 
dinajiskan?????
Aku tidak akan memberikan kemuliaanKU kepada yg lain!!!"
(kemuliaan itu adalah milikNYA, bukan milik perkakas itu) Yes 48;10-11

Api atau dapur pembakaran itu adalah PENDERITAAN
Bukan api secara jasmani dimana perak itu dimurnikan. Itulah sebabnya Ia 
berkata : "bukan seperti perak." Yang kita alami adalah panas api yg memisahkan 
yg mulia dari yg tidak berharga 

Pada bln des 1985, Tuhan menyatakan kepada saya bahwa Ia akan mulai memurnikan 
hidup saya.  Saya begitu bergairah. Saya berkata kepada istri saya:"Tuhan akan 
menyingkirkan semua ketidakmurnian saya".
Saya juga menceritakan kepada dia hal hal yg tidak diingini yg akan 
disingkirkan Tuhan.
Selama tiga bulan berikutnya tidak ada apapun yg terjadi. Bahkan sebaliknya, 
keadaan menjadi lebih buruk. Saya datang kepada Tuhan dan bertanya : "mengapa 
kebiasaan kebiasaan buruk saya makin menjadi jadi, bukan berubah menjadi baik?"
Ia menjawab: "AnakKU Aku berkata bahwa Aku akan memurnikan engkau. Engkau 
mencoba melakukannya dengan kekuatanmu sendiri. Sekarang Aku akan melakukannya 
dengan caraKU sendiri."

Bertahun tahun, orang orang berusaha hidup kudus dengan kemampuan mereka 
sendiri. Berbagai denominasi muncul sebagai usaha kita yg sia sia untuk hidup 
kudus. Semua yg kita lakukan adalah memperhamba diri kita kepada suatu ikatan 
berupa peraturan peraturan.
Kekudusan adalah pekerjaan anugrah Tuhan, bukan hasil kekuatan daging.
Tuhan memberikan anugrah kepada orang yg rendah hati, bukan kepada orang yg 
sombong.
Orang yg sombong berpikir ia dapat mencapai kekudusan tanpa pertolongan Tuhan 
dengan mentaati peraturan peraturan.
Orang yg rendah hati tahu bahwa ia tidak dapat mencapainya dan bergantung pada 
anugrah dan kekuatan Tuhan. Jadi ia mencari persekutuan dengan Tuhan, sadar 
bahwa hanya lewat persekutuan itu ia akan menerima kuasa untuk melakukan hukum 
hukum Tuhan yg tertulis di hatinya.

Kembali saya menceritakan hidup saya sebagai contoh. Segera setelah Tuhan 
berkata Ia telah memulai proses pemurnian itu, kami mengalami ujian ujian yg 
berat.- Ujian yg belum pernah saya alami sebelumnya.  Di tengah tengah ujian 
itu, Tuhan kelihatan jauh (padang belantara). 
Cacat dalam kepribadian yg dahulu tersembunyi mulai muncul ke permukaan. Saya 
kasar dan keras terhadap mereka yg dekat dengan saya.Keluarga dan teman teman 
menghindari saya.

Saya menjerit kepada Tuhan :"Darimana datangnya kemarahan ini??? Dahulu tidak 
ada!!"
Tuhan menjawab: "AnakKU, ketika orang memurnikan emas, mereka meletakkannya di 
atas api dan api itu menyebabkan emas itu meleleh. Kemudian hal hal yg tidak 
murni muncul ke permukaan ". 
Kemudian Ia mengajukan pertanyaan yg merubah hidup saya : 
"dapatkah engkau melihat bahan bahan yg tidak murni pada emas sebelum emas itu 
diletakkan di perapian? "
Saya berkata : "tidak". 

Ia melanjutkan : "ketika AKU mengobarkan api dalm hidupmu, ketidakmurnian itu 
muncul, meskipun hal itu tersembunyi dalam dirimu; itu dapat AKU lihat. 

Sekarang pilihan ada padamu.
Reaksimu terhadap apa yg telah dinyatakan akan menentukan masa  depanmu. 
Engkau dapat tetap marah dan menyalahkan istri, teman teman dan gembala 
sidangmu serta orang orang  yg bekerja bersamamu untuk apa yg sedang terjadi 
atas dirimu, atau engkau dapat melihat apakah yg sebenarnya sedang terjadi dan 
bertobat serta mohon pengampunan, dan AKU akan menyingkirkan semua ketidak 
murnian itu dari dalam hidupmu."
 
Tuhan  tidak akan menyingkirkan hal itu di luar kehendak kita. Itulah sebabnya 
Paulus  mengatakan dalam 2 Tim 2;21 "...menyucikan dirinya sendiri ."
Bila anda membenarkan diri anda (berdalih) dan tetap memelihara kelemahan itu, 
Tuhan tidak akan memaksa anda untuk melepaskannya.
Pemurnian merupakan proses yg tetap, terus menerus terjadi dan seringkali 
menyakitkan. Namun karena mengetahui hasilnya, saya bersedia mengalaminya. 
Yesus berkata: "Berbahagialah orang yg murni hatinya, karena mereka akan 
melihat Tuhan."  (matius 5; 8)

Daud, yg mempunyai hati seperti Tuhan, menjerit : 
"Siapakah yg dapat mengetahui kesesatan ? bebaskanlah aku dari apa yg tidak 
kusadari  Maz 19; 13 

Kita membaca dalam Amsal 25;3 : 
"Seperti tingginya langit dan dalamnya bumi, demikianlah hati raja tidak 
terselami". Jangan berpikir ayat itu berbicar tentang "raja dari bangsa 
bangsa.". 

Ia sedang berbicara tentang orang orang kristen Wahyu 1;6 mengatakan :
"Dan yg telah membuat kita menjadi raja raja dan imam imam bagi Tuhan, 
BapaNYA". Amsal 25; 3

Tuhan juga mengatakan bahwa hati kita tidak dapat terselami, namun ayat 
sebelumnya mengatakan kemuliaan raja raja ialah menyelidiki segala sesuatu. 
 Bagaimana anda menyelami hati anda bila isi hati anda tidak dapat diketahui ???
Jawabnya adalah : KITA DAPAT MENYELAMI HATI KITA lewat PEMURNIAN.

Selanjutnya Ia berkata dalam dua ayat berikutnya : "sisihkanlah sanga dari 
perak, maka keluarlah benda yg indah bagi pandai emas. Sisihkanlah orang fasik 
dari hadapan raja, maka kokohlah tahtanya oleh kebenaran" (amsal 25;4-5) 

Hati kita tidak dapat diselami, meskipun demikian Tuhan memakai api pengujian 
untuk menyatakan apa yg tersembunyi, seperti bahan bahan yg tidak berguna pada 
emas atau perak dinyatakan oleh api.
Yesus menasihati gereja ;" maka AKU menasehatkan engkau, supaya engkau membeli 
darpadaKU emas yg telah dimurnikan dalam api...supaya engkau memakainya, agar 
jangan kelihatan ketelanjanganmu yg memalukan.."wahyu 3;18 

Biarlah ini menjadi jeritan hati kita. Bila kita meminta Tuhan memurnikan hati 
kita, Ia akan menyingkirkan ketidakmurnian yg tersembunyi dari hadapan mata 
kita. Tuhan  mengetahui pikiran dan maksud maksud yg terdalam meskipun kita 
tidak mengetahuinya. 

Jadi sadarilah saat dan musimnya ini secara rohani. Pada saat ujian yg berat 
datang, jangan marah namun pandanglah tujuan di balik ujian itu. Selidikilah 
hati anda dan ijinkan Tuhan untuk menyingkirkan yg mulia dari tidak berharga. 
Ingat pemurnian memperkuat apa yg baik dan menyucikan atau melenyapkan apa yg 
membuat anda lemah dan mengotori hidup anda.
Bersedialah utk dimurnikan supaya anda menjadi perkakas mulia yg dapat 
menyatakan kemuliaanNYA.

Selesai.
Buku kemenangan di padang belantara
Oleh John Bevere
====================================
From: [EMAIL PROTECTED]  

Pengertian yg benar

Seorang jemaat pernah berkata bahwa sebaiknya pendeta yang belum berkeluarga 
tdk diizinkan melakukan acara pemberkatan nikah di gereja.
Jemaat tsb memberi alasan, karena sang pendeta belum menerima pemberkatan
nikah,jadi dia tdk berhak memberi berkat.
Bagaimana dia memberi berkat, sedangkan dia belum diberkati? Kami tidak setuju 
bila pendeta single yg memberkati anak kami.Demikian jemaat tsb memberi 
alasannya. Apakah alasan tsb benar menurut Firman Tuhan? Jelas ini salah, 
karena yg memberikan berkat adalah Tuhan sendiri melalui hambanya yg sdh 
ditahbiskan. Tidak masalah dia muda, tua maupun masih single

Untuk merobah paradigma yg salah dari jemaat tsb seorang pendeta muda pernah
menolak memberikan sakramen kematian kepada salahsatu keluarga diatas 
(Sekalipun pada akhirnya dilakukan juga). Kebetulan saat itu semua pendeta 
senior sedang mengadakan sinode, hanya pendeta muda itu satu2nya yang tinggal, 
dia tdk ikut sinode.
Pendeta tsb mengatakan: "Saya tdk bisa memberikan sakramen kematian",jawabnya 
kepada orang tsb. 
Mengapa?, Bpk kan pendeta? protes jemaat.

Benar, saya adalah pendeta tetapi belum pernah meninggal,jawab pendeta tenang.
Bukankah jemaat tdk boleh memberikan berkat kalau belum menikah? Jadi Saya
belum pernah mengalaminya, Sorry saja kata pendeta.

Dalam acara kebaktian minggu di sebuah gereja, ada enam (6) paduan suara
mengisi acara ibadah. Beberapa jemaat berkata: " Seperti festival saja di 
gereja ini", Kapan dengar kotbahnya? Padahal dia ingin arisan keluarga.
Asbun, alias asal bunyi, tetapi dapat mempengaruhi opini orang banyak menjadi
negative thinking.
Masih banyak lagi bentuk lain yang rada2 melecehkan dari para jemaat bila hal 
tsb tdk berkenan kepadanya.
Jika jemaat itu tdk berkembang dalam kasih dengan pengetahuan yg benar ttg 
Firman Tuhan, maka jemaat itu boleh dikatakan dalam keadaan sakit atau tdk 
sehat lagi.
Koor puji2an yang dinyanyikan paduan suara adalah bagian daripada kesaksian, 
bagian dp tata ibadah.Mengapa harus diprotes? Kita datang ke gereja adalah 
untuk mendapatkan berkat dengan mendengarkan Firman Tuhan.
Bila hidup kita semakin melimpah dengan kasih, dalam pengetahuan yang benar, 
maka hidup kita akan menghasilkan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus 
Kristus. Semakin banyak kita mendengar Firman Tuhan, Iman kita semakin 
bertumbuh dengan baik.(Rom 10;17)

Walsinur Silalahi

Kirim email ke