From: "e-JEMMI" <[EMAIL PROTECTED]>

                                            Februari 2007, Vol.10 No.09

   Shalom,

   Pada tahun 1882, seorang filsuf Jerman bernama Friedrich Nietzsche
   memproklamasikan kematian Tuhan. Faktanya, proklamasinya itu justru
   berlaku bagi dirinya. Tuhan tidak pernah mati dan tidak akan mati!
   Sama halnya dengan kekristenan. Meski menghadapi banyak tekanan dan
   aniaya di banyak negara, khususnya yang menganut paham komunis,
   kekristenan malah terus berkembang. "Semakin dibabat semakin
   merambat" mungkin merupakan peribahasa yang tepat ditujukan bagi
   anak-anak Tuhan yang hidup dalam aniaya dan siksaan di negara-negara
   yang menolak nama Yesus.

   Salah satu negara yang menganut paham komunis dan berusaha menekan
   pertumbuhan kekristenan adalah Korea Utara. Rekan-rekan kita di
   negara ini harus hidup dalam keterkungkungan akibat kepemimpinan
   penguasa yang tiran. Oleh karena itulah, kami mengajak Anda untuk
   membawa bangsa ke hadapan takhta Bapa lewat doa-doa. Mari merebut
   Korea Utara bagi kemuliaan-Nya!

   Redaksi e-JEMMi,
   Lisbet
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA

                               KOREA UTARA
                               ===========
   Masyarakat Korea yang tinggal di Korea Utara dan Selatan memiliki
   ciri-ciri khas Mongolia dan diyakini berasal dari satu kelompok ras
   yang sama. Bahasa Korea, yang merupakan bahasa nasional kedua negara
   tersebut, berkaitan dengan bahasa Jepang dan di dalamnya terdapat
   banyak kata-kata yang juga ditemukan dalam bahasa Cina. Sistem
   penulisan bahasa Korea menggunakan dua puluh enam simbol fonetik.

   Secara resmi, Undang-Undang Korea Utara memberikan kekuasaan politik
   kepada masyarakat. Namun, kekuasaan yang sesungguhnya berada di
   tangan Partai Komunis. Undang-Undang tersebut memang menjamin
   hak-hak seperti kebebasan pers, kebebasan beragama, dan kebebasan
   berbicara, akan tetapi pada kenyataannya 23,6 juta masyarakat Korea
   di Korea Utara sangat dibatasi kebebasannya. Misalnya, seluruh
   siaran radio dan televisi dikontrol secara ketat oleh Komite
   Penyiaran Pusat Korea. Semua stasiun radio yang dimiliki swasta
   "diatur" menjadi frekuensi pemerintah. Berita-berita terkini
   sering kali disembunyikan dari khalayak umum atau bahkan diubah
   isinya. Masyarakat acapkali tidak mengetahui peristiwa-peristiwa yang 
terjadi sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun 
sesudahnya.

   SEPERTI APA KEHIDUPAN MEREKA?
   Sebelum tahun 1900-an, masyarakat Korea adalah masyarakat agrikultur
   dan memiliki hubungan kekeluargaan yang erat. Hampir semua orang
   tinggal di pedesaan kecil dan bekerja di sawah atau ladang. Tetapi
   semenjak akhir tahun 1940-an, pihak Komunis mulai menjadikannya
   negara industri. Saat ini, sebagian besar masyarakat perkotaan di Korea 
Utara bekerja di pabrik, sedangkan masyarakat pedesaan tetap bekerja di sawah 
atau ladang.

   Perjodohan masih lazim terjadi di daerah pedesaan. Sekarang ini,
   jumlah masyarakat perkotaan yang memilih pasangan hidupnya sendiri
   terus bertambah. Selain itu, ikatan pernikahan dulunya sangat kuat
   sehingga jarang sekali terjadi perceraian -- bahkan perceraian tidak
   pernah terpikir di benak masyarakat. Namun saat ini, perceraian di
   antara masyarakat Korea yang berpendidikan dan tinggal di kawasan
   perkotaan terus meningkat. Hal ini menyebabkan perceraian tidak lagi
   dianggap sebagai sesuatu yang memalukan.

   Bagi masyarakat Korea, pendidikan bersifat wajib untuk sebelas tahun
   pertama (termasuk setahun masa prasekolah) dan tidak dipungut biaya.
   Dan juga, harus ada persetujuan dari Partai Komunis agar para murid
   dapat meneruskan pendidikan setelah tingkat ke-10. Selama liburan
   musim panas, para murid juga harus bekerja untuk negara.

   Di Korea Utara, pemerintah mengontrol seluruh aspek kehidupan
   masyarakat. Sebagian besar kesenian dan hiburan dibantu dan
   dikontrol oleh pemerintah. Bahkan cara seniman bekerja pun dibatasi. Pada 
intinya, segala hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Komunis dilarang 
oleh pemerintah.

   Makanan utama masyarakat Korea adalah nasi dan terkadang dilengkapi dengan 
ikan, 
   sayuran, atau buah. Makanan khasnya adalah kimchi, terbuat dari campuran 
kol, 
   lobak putih, dan bermacam sayuran lainnya yang dibumbui rempah-rempah.

   APA KEPERCAYAAN MEREKA?
   Sebelumnya, gabungan dari paham Konfusius, Budhisme, dan perdukunan
   (kepercayaan pada dunia dewa yang tak kasat mata, roh-roh jahat, dan
   roh-roh leluhur) mendominasi kepercayaan masyarakat Korea. Tapi
   sejak tahun 1945, kepercayaan tersebut secara resmi dibatasi.
   Penguasa Korea Utara yang pertama, Kim Il-sung, sangat dihormati dan
   dipuja rakyatnya. Dia dianggap mahatahu dan mahahadir. Sama dengan
   penguasa yang lama, pemerintahan di bawah Kim Jong-il ini juga
   menindas rakyatnya. Bagaimanapun juga, sampai sekarang belum
   diketahui apakah masyarakat harus memuja penguasa yang baru ini.

   Meskipun secara teknis kebebasan beragama dijamin oleh pemerintah
   Korea Utara, pada kenyatannya kegiatan beragama sangat ditekan.

   Masyarakat Korea percaya bahwa roh anggota keluarga yang telah
   meninggal tetap tinggal dalam keluarga. Karena alasan inilah,
   keluarga berusaha untuk melahirkan seorang pewaris laki-laki agar
   dapat meneruskan garis keturunan. Dialah yang akan melakukan ritual
   leluhur dalam rumah tangga dan di tempat pekuburan keluarga.

   APA SAJA KEBUTUHAN MEREKA?
   Setelah banjir bandang melanda Korea Utara, banyak daerah yang
   mengalami kekurangan pangan. Beberapa orang malahan terpaksa memakan
   rumput dan akar-akaran untuk bertahan hidup. Karena itulah, mereka harus 
diperkenalkan kepada Dia yang mampu mencukupi semua yang mereka butuhkan.

   Secara politik, Korea Utara merupakan salah satu negara yang paling
   terkontrol di dunia. Pemerintah Korea secara resmi menentang
   kekristenan dan Injil di seluruh wilayahnya. Saat ini, masyarakat
   Korea Utara memerlukan kebebasan politik dan spiritual.

   POKOK DOA

   1. Berdoalah agar sistem hukum di Korea Utara yang menentang
      pengabaran Injil diubah.

   2. Mintalah pada Tuhan untuk membukakan hati masyarakat Korea terhadap 
       kekristenan.

   3. Berdoalah agar Korea Utara membuka dirinya terhadap para misionaris 
Kristen.

   4. Berdoalah agar Tuhan mengirimkan Roh Kudus-Nya untuk menyadarkan
      masyarakat Korea bahwa mereka memerlukan Juru Selamat.

   5. Mintalah pada Tuhan untuk melindungi, menguatkan, dan mendukung
      sebagian kecil orang-orang Kristen di Korea.

   6. Berdoalah agar Tuhan memberi kesempatan pada orang-orang percaya
      ini untuk membagikan kasih Yesus pada sesamanya.

   7. Rebutlah kekuasaan dan kekuatan roh-roh yang telah mengikat
      masyarakat Korea selama beberapa generasi.

   8. Mintalah agar Tuhan membangkitkan gereja-gereja lokal yang teguh
      di Korea Utara. (t/Lanny)

   Bahan diterjemahkan dari sumber:
   Judul asli: North Korea
   Situs     : Joshua Project
   Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/peopctry.php?rog3=KN&rop3=105225

______________________________________________________________________
SUMBER MISI

WORLDWIDE CHRISTIAN SCHOOLS ==>     http://www.wwcs.org
   Worldwide Christian Schools (WCS) merupakan lembaga internasional
   pelayanan penginjilan yang bergerak di bidang pendidikan. Misinya
   ialah membantu organisasi Kristen lain mencapai tujuan membangun
   sekolah-sekolah Kristen. Sehingga siswa-siswa yang membutuhkan tidak
   hanya mendapat pendidikan yang baik saja, tapi juga memperoleh
   keselamatan di dalam Kristus dan menerima persiapan untuk menjadi
   pemimpin Kristen di setiap wilayah kehidupan di mana mereka
   ditempatkan oleh Tuhan. Mengapa sekolah? Karena melalui pendidikan,
   WCS tidak hanya berusaha memengaruhi kehidupan anak, tapi juga
   keluarga anak. Sejak tahun 1986, WCS sudah menyelesaikan proyek 240
   sekolah. Mereka juga sudah melatih 1.072 guru dan mendidik 34.000
   anak di 44 negara antara 2004 dan 2005. Tertarik mengetahui lebih
   jauh tentang organisasi ini? Silakan jelajahi situsnya.

GREATER EUROPE MISSION ==>     http://www.gemission.org
   Situs ini khusus mengulas pelayanan penginjilan yang dilakukan
   Greater Europe Mission (GEM) kepada orang-orang eropa. GEM sendiri
   telah memberitakan Kristus sejak lebih dari setengah abad yang lalu.
   Alasan organisasi ini memilih penjangkauan di wilayah Eropa lebih
   dikarenakan pertumbuhan kekristenan yang sangat lambat di wilayah
   ini. GEM menggunakan berbagai cara yang inovatif untuk memberitakan
   Kristus; melalui drama, musik, dan pelayanan olahraga.
   Program-program yang mereka gunakan itu terbukti sukses sebagai
   sarana pemberitaan firman Tuhan. Berminat meniru cara penjangkauan
   seperti ini? Silakan berkunjung ke situs ini.

______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

M O Z A M B I K
   Orang-orang Kristen saat ini mulai meningkatkan usaha-usaha mereka
   untuk menolong ribuan orang yang kehilangan rumah akibat banjir di
   Mozambik. Lebih dari tiga puluh orang tewas akibat banjir tersebut.
   Matt dari Food for the Hungry (FHI) menjelaskan situasinya, "Sudah
   ada 60.000 orang yang dievakuasi dan 100.000 orang lainnya berada
   dalam keadaan yang membahayakan, namun kami memperkirakan ini akan
   berdampak pada sekitar 300.000 orang." FHI menyediakan makanan dan
   kebutuhan-kebutuhan darurat lainnya melalui gereja lokal, memberi
   mereka kesempatan untuk membagikan iman mereka. Ia menambahkan, jika
   hujan tidak reda, situasinya akan bertambah parah, khususnya arus di
   hulu. "Beberapa operator perlu membuka pintu air di hulu karena
   berita-berita yang menyangkut kebutuhan struktural. Jika mereka
   harus melakukannya, maka bencana akan datang lebih dahsyat lagi.
   Dukungan doa dan dana dari Anda sangat diperlukan.
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Berbagai penyakit biasanya merebak pascabanjir. Mari doakan
     pemerintah Mozambik, khususnya tim medis agar bisa menyiapkan
     segala sesuatu untuk menanggulangi penyakit yang mungkin timbul.
   * Firman Allah tidak hanya dapat disampaikan dengan kata-kata, tapi
     juga dengan perbuatan. Naikkan syukur atas pertolongan Tuhan bagi
     para korban banjir di Mozambik melalui pelayanan FHI.

A F R I K A  S E L A T A N
   Di Phoenix, Afrika Utara, pengenalan Injil sedini mungkin kepada
   anak-anak sangatlah penting. Di sana mereka sudah dipengaruhi oleh
   penggunaan obat-obatan dan alkohol, seks bebas, dan kehamilan di
   usia remaja. Di negara ini 5,4 juta warganya mengidap HIV positif
   yang mematikan. The Fellowship of Phoenix, yang didukung oleh The
   Association of Baptists for World Evangelism, tahun ini sudah mulai
   membentuk dua tim pelayanan yang menyatukan pemuda dan anak-anak
   yang berisiko (kecanduan obat-obatan dan alkohol, seks bebas,
   kehamilan) agar terlibat dalam gereja. The Leaders Ministry Team
   sudah mulai bertumbuh. Untuk tahun ini, tim pelayanan anak telah
   menyusun rencana kreatif dan hebat. Lebih jauh lagi, kelompok yang
   sudah berkomitmen ini sedang mengerjakan program penjangkauan
   (outreach) yang mereka harapkan akan menghasilkan buah di sekitar
   komunitas itu. Penginjilan pada anak sering kali melibatkan kegiatan
   seni, olahraga, dan musik. Keterampilan dan hubungan dengan para
   mentor yang didapatkan para pemuda tersebut melalui pelayanan ini
   mungkin tidak mereka peroleh di tempat lain.
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan para remaja dan anak-anak agar mereka merasa membutuhkan
     Yesus Kristus. Berdoa juga agar pelayanan ini dapat terus berkembang.
   * Doakan agar Tuhan memberikan hikmat bijaksana untuk para pemimpin
     kelompok yang baru dibentuk ini. Berdoalah bagi rekan-rekan kita
     yang melayani di Fellowship of Phoenix agar diberikan hikmat dan
     kemampuan dalam setiap pengerjaan proyek yang mereka adakan.

M O L D O V A
   Nathan dari FARMS International berkata bahwa mereka sudah
   berkembang sampai Eropa bagian Timur. Sekitar satu setengah tahun
   yang lalu, FARMS berkerja sama dengan sebuah gereja yang aktif dalam
   pelayanan di Moldova. Mereka membantu sebuah gereja dengan
   memberikan sebuah ladang jamur sehingga gereja itu bisa memenuhi
   kebutuhannya sendiri. "Ada satu kelompok yang terdiri dari tiga
   keluarga yang sudah merenovasi lantai bawah gedung kosong dan dengan
   sekitar seribu dollar (dana yang dikeluarkan), setumpuk jerami dan
   kantong-kantong sampah, mereka menciptakan bisnis yang
   mempekerjakan beberapa lusin orang mulai dari proses produksi hingga
   penjualan di pasar. Selain membantu gereja, kata Nathan, proyek itu
   juga berperan sebagai saksi dari iman mereka. "Masalah yang sering
   terjadi dalam keluarga adalah ibu atau ayah terpaksa pergi
   meninggalkan keluarga untuk mencoba mencari pekerjaan dengan harapan
   mengirim uang kepada keluarga. Dengan proyek FARMS di Moldova,
   kesaksian yang paling banyak kami dengar adalah bahwa proyek ini
   memungkinkan setiap keluarga untuk tetap tinggal bersama. Hal itu
   benar-benar menjadi kesaksian yang luar biasa bagi kota-kota di mana kami 
bekerja."
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Pujilah Tuhan karena dengan cara-Nya yang unik Ia menyediakan
     kebutuhan umat-Nya di Moldova dan memberi mereka lahan pekerjaan.
     Berdoalah agar berkat-berkat yang dicurahkan semakin menyadarkan
     mereka tentang besarnya kasih Tuhan. Berdoa juga agar mereka
     memiliki kerinduan untuk menemukan Juru Selamat yang hidup.
   * Bersyukurlah atas proyek yang bisa terlaksana dan telah memberkati
     banyak orang. Bersyukurlah juga atas penyertaan Tuhan bagi tim FARMS. 
     Mohonkan agar Roh Allah memberikan hikmat bagi tim FARMS dalam melayani.

______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                              PASCABANJIR
                              ===========
   Pokok Doa:
   ----------
   * Mari mengucap syukur atas bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh
     banyak pihak untuk para korban banjir di Jakarta. Bersyukurlah
     juga karena setiap masyarakat bahu-membahu dalam menghadapi bencana ini.

   * Banjir membawa tumpukan sampah-sampah yang akhirnya menjadi
     gunungan sampah. Doakan agar pemerintah daerah Jakarta dapat
     mencari solusi dengan keberadaan sampah yang menggunung agar tidak
     menjadi sumber bibit penyakit baru.

   * Berdoalah bagi para korban banjir yang sampai saat ini masih
     tinggal di tenda-tenda. Berdoalah agar Tuhan juga menganugerahkan
     kesehatan kepada mereka selama berada di tenda-tenda darurat.
     Berdoa pula agar Tuhan memberi kecukupan bahan-bahan kebutuhan
     dasar, seperti makanan, pakaian, air bersih, dan sarana MCK.

   * Banjir juga menyebabkan kerusakan pada sarana dan prasana umum
     serta pada rumah-rumah penduduk. Berdoalah agar semuanya bisa
     kembali normal, sarana dan prasarana umum dapat segera diperbaiki,
     serta ada bantuan dana bagi rumah-rumah penduduk yang rusak.

   * Berdoa juga agar masyarakat dapat bekerja-sama/bergotong royong
     memperbaiki yang rusak bersama-sama pemerintah.

   * Berdoalah agar kegiatan ekonomi dapat kembali pulih dan berjalan normal 
lagi.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA

   >From: Sun Loy <liong-si(at)xxxx>
   >Dengan hormat,
   >Saya telah berkunjung ke website Anda. Saya ingin tahu lebih banyak
   >tentang tokoh-tokoh misi di seluruh dunia. Saya sekarang ini
   >tinggal di Taiwan. Saya bergereja di Taiwan dan baru-baru ini ikut
   >dalam persekutuan doa misi dengan orang-orang Indonesia. Terima
   >kasih untuk bantuannya.
   >salam

   Redaksi:
   Terima kasih untuk kunjungan Anda ke situs kami. Silakan mengakses
   situs e-MISI dengan mengeklik alamat di bawah ini:

   ==> http://misi.sabda.org/

   Anda juga akan kami daftarkan sebagai pelanggan Publikasi e-JEMMi
   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi) untuk mendapatkan berbagai
   informasi seputar pelayanan misi yang bisa mendorong Anda untuk
   semakin rindu mendoakan bahkan terlibat dalam pekerjaan misi. Kami
   berharap bahan-bahan yang kami sajikan dapat menjadi berkat bagi
   Anda dan bisa Anda bagikan kepada yang lain.

______________________________________________________________________
STOP PRESS

                      BERBAGI BERKAT MELALUI BUKU
                      ===========================
   Ketika seorang penginjil kesulitan menembus satu wilayah tertentu
   karena dilarang, buku bisa menjadi salah satu alat yang baik untuk
   menggantikannya. Ketika sebuah buku yang memuat kebenaran Injil atau
   Injil itu sendiri masuk menerobos ke daerah tersebut, ia menjadi
   seperti seorang penginjil atau pengkhotbah yang siap sedia
   menyingkapkan kebenaran ketika seseorang membacanya.

   Karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dari membaca buku, e-Buku,
   sebuah publikasi elektronik yang diterbitkan oleh Yayasan Lembaga
   SABDA ini menyajikan resensi buku Kristen bermutu, artikel, dan info
   seputar buku dan membaca untuk Anda. Selain menghadirkan panduan
   buku-buku Kristen bermutu, publikasi ini juga akan mendorong Anda
   untuk gemar membaca buku. Bergabunglah dan nikmatilah berkat-berkat
   yang dibagikan lewat resensi-resensi buku yang dihadirkan.

   ==> subscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org                [berlangganan]
   ==> staf-buku(at)sabda.org                          [kontak redaksi]
   ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-buku                    [arsip]
   ==> http://gubuk.sabda.org/                                  [situs]

______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini

Mission Network News                http://www.missionnetworknews.org/
______________________________________________________________________

Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
    (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
     mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
                         Staf Redaksi: Lisbet
   Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
   Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi:               < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan          :   < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti              : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan:       < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi        :               http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi                   : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                      :           http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog             :            http://katalog.sabda.org/

_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)

Kirim email ke