Seraphim Falls 


 
"Never turn your back on the past" 


Saya menyukai film yang dibintangi para aktor yang sudah menginjak umur 40-an 
lebih, karena biasanya para aktor yang sudah ngetop masa mudanya, mereka akan 
lebih selektif memilih film yang akan dibintanginya, mengutamakan idealismenya 
ketimbang segi komersil, dan tentu saja dengan akting yang lebih matang. 

Dalam Seraphim Falls ini Anda akan melihat duel akting diantara dua aktor 
senior (Liam Neeson dan Pierce Brosnan). Ini adalah film yang bagus namun bukan 
sejenis film hiburan, dan lebih merupakan sebuah sajian 'pengajaran tentang 
kehidupan'. Para penggemar James Bond tidak akan melihat Pierce Brosnan 
berpenampilan ganteng di film ini, juga tidak melihat Liam Neeson yang macho 
seperti di film action Batman Begin dan gagah di film Kingdom of Heaven. Karena 
kedua aktor ini sepenuhnya sedang beradu akting dalam psycological action tanpa 
berpenampilan perlente. Penggemar "Western Movie" juga siap-siap tidak akan 
melihat 'dar-der-dor' bunyi senapan. Dan di "American Movie" ini tidak 
dibintangi oleh aktor-aktor Amerika, kedua aktor utamanya adalah Irish , 
termasuk musisi Harry Gregson Williams. 

Film ini bercerita tentang Kolonel Morsman Carver (Neeson) yang ingin membalas 
dendam kepada seorang Kapten yang bernama Gideon (Brosnan) setelah terjadinya 
perang saudara di Amerika (Yanks vs. Rebs). Pada awal cerita, dikisahkan Gideon 
yang bersembunyi di pegunungan, ia bersembunyi dari kejaran Kolonel Carver dkk. 
Adegan dimulai dengan tertembaknya Gideon oleh Carver dan gerombolannya, Gideon 
tidak mbalas tembakan mereka, ia memilih lari menjauhi. Dan lebih suka 
menghindari kontak fisik dengan pengejarnya kecuali mereka 'membayakan' 
nyawanya. Terlihat Gideon mahir menggunakan pisau berburunya, dan ketika ia 
dengan terpaksa menghabisi nyawa musuhnya, ia membunuh dengan cara seorang 
native Indian untuk memberi pesan kepada para pengejarnya agar mereka tidak 
mengejarnya lagi. Namun Carver yang diliputi dendam membara ia tetap mengejar 
Gideon. Penonton di awal dan tengah film dibuat bertanya-tanya, ada apakah 
gerangan antara kedua lakon ini sehingga Carver begitu bernafsu mengejar 
Gideon. Sementara Gideon terlihat sebagai pribadi yang 'menyesali masa lalu'. 

Nantinya penonton diberitahu duduk masalahnya, mengapa Carver begitu bernafsu 
memburu Gideon. Sulit bagi Carver mengampuni Gideon. Walaupun Gideon menang 
dalam duel dengan Carver, Gideon enggan membunuh Carver, ia mengutip Matius 
26:52 "for all they that take the sword shall perish with the sword". Konflik 
batin masing-masing tokoh masih berkecamuk, dan kemudian divisualisasikan 
dengan hadirnya seorang perempuan penjual obat (diperankan oleh Anjelica 
Huston). Tidak ada kecenderungan untuk menunjukkan mana yang 'good-guy' mana 
yang 'bad-guy' sepanjang cerita hanya mengetengahkan seorang yang dendam 
memburu seorang 'penjahat'. Banyak sekali simbolisasi didalamnya dan penonton 
diharapkan menafsirkannya sendiri. Akhir cerita kedua orang yang berseteru ini 
memilih berdamai dan berjalan di jalannya masing-masing. Dan sesuai tagline 
filmnya "Never turn your back on the past". 

Secara mutu cerita dan penampilan emosi dan perang-batin dua anak manusia 
didalamnya, film ini dikemas dengan bagus sekali. Kualitas gambar disajikan 
dengan cantik oleh cinematographer pemenang Oscar John Toll. Buat yang menyukai 
film dengan type 'visual storytelling', Seraphim Falls cukup mengakomodasi type 
film seperti itu. Dinginnya pegunungan yang bersalju, dengan disajikan 
bagaimana Gideon menggigil dalam kedinginannya itu, kemudian beralih kepada 
suasana pedesaan yang hijau, dan juga penyajian visual padang gurun yang 
gersang pada akhir film menggambarkan kegersangan hati kedua lakon yang kurang 
akan sejuknya kasih. Kita juga patut memberikan acungan jempol untuk sang 
sutradara David Von Ancken yang telah menyajikan film layar-lebarnya yang 
pertama ini sebagaimana sutradara-sutradara yang sudah senior. Dan tentu saja, 
pemilihan dua aktor senior ini memberikan nilai tambah bagi filmnya. 



Blessings, 
Bagus Pramono 
May 18, 2007
http://portal.sarapanpagi.org/entertainment/seraphim-falls.html

<<seraphimfalls_200701261537.jpg>>

Kirim email ke