From: Saumiman Saud Hidup Bagi Tuhan, by Saumiman Saud ( 9 Juli 2007)
Salah satu alasan yang sangat akurat mengapa Kristus sengaja datang ke dunia dan mati untuk kita adalah , supaya kita yang hidup ini tidak lagi hidup untuk diri kita sendiri lagi, tetapi justru hidup kita adalah untuk Dia yang telah mati dan dibangkitkan itu.read more Klik : http://www.saumimansaud.org ======================================== From: Dewi Kriswanti BAPAKU YANG BAIK Bacaan: Mazmur 23: 1-6 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku. (Maz. 23: 4) Daud yang menulis mazmur ini menyatakan dengan gamblang tentang kebaikan Tuhan. Tiap hari langkah hidupnya dituntun dan diserta Tuhan. BerkatNya berkelimpahan dan menyertainya saat paling berbahaya sekalipun. Ini menggambarkan hubungan Daud yang bergaul akrab dengan Tuhan. Jadi tak heran kalau hidupnya diberkati. Banyak hal kita bisa pelajari dari kehidupan Daud. Seperti mazmur yang menjadi bacaan kita hari ini, menggambarkan kedekatannya dengan Allah Bapa, dan ada beberapa hal pokok yang dapat dipelajari, seperti: 1. Sebagai seorang raja, hidup berkelimpahan, membawa bangsa Israel kepada kemakmuran, disadarinya bukan karena dirinya hebat. 2. Mengerti benar bahwa sumber shalomnya, atau sumber keamanan dan ketenangan seluruh umat, adalah Tuhan sendiri. 3. Mengenal Tuhan sebagai sumber kesembuhan, baik secara jasmani maupun rohani. 4. Menyadari tanpa tuntunan Tuhan tidak dapat membuat hidup benar dan berkenan di hadapan Allah. Artinya, seluruh usaha manusia untuk membuat lebih dekat kepada Tuhan akan sia-sia, jika bukan Tuhan sendiri yang menuntunnya. 5. Menyadari sekaligus mengingatkan kepada seluruh orang percaya, bahwa Tuhan itu setia dan tak pernah meninggalkan kita. 6. Tuhan itu sebagai panji-panji kita (Yehova Nissi). Berarti Tuhan Allah sanggup memelihara umatNya untuk selama-lamanya. Saat ini coba merenungkan bagaimana hubungan kita dengan Allah. Adakah kita melakukan banyak perkara untuk memuliakan namaNya? Ataukah sebaliknya, kita kerap membuat Tuhan bersedih? Kalau kita mau membuka hati dan mengundang Roh Kudus masuk ke dalam hati, pastilah kita akan menyadari, betapa baiknya Tuhan. Sejak kita lahir, sampai saat ini, bukankah itu semua pemeliharaan Tuhan. Berkat yang kita terima, bukankah itu semua dari Dia. Lalu, apakah kita pantas berkelakuan seperti keledai liar? Mari, mendekatlah padaNya. Jangan ragu, karena Dia adalah Bapa yang sangat baik. Amin! (fl) Doa: Tuhan Yesus, hari ini kami belajar tentang kasih karuniaMu yang begitu besar. Mampukan kami untuk dapat melakukan segala perkara, dalam terangMu. Amin! KEMENANGAN SEJATI HANYA BAGI ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN ================================================== From: djony_t # JATI DIRI # Pernahkah terpikir oleh kita apa yang kita katakan & jawab dalam percakapan sehari2 tsb datangnya dari buah pikiran kita (otak)/ keluar dari hati nurani kita? Jika boleh jujur, kita akan mengakui bahwa apa yang kita katakan & jawab sepanjang hari tsb keluar dari apa yang ada di otak kita. Jati diri kita bukan dari apa yang kita pikirkan... melainkan dari apa yang kita percayai. Oleh sebab itu apa yang keluar dari hati selalu dapat dirasakan oleh mereka yang mendengar & menerima perkataan tsb. Yang lebih dasyat lagi, jika Firman Tuhan yang kita katakan tsb, keluar dari hati yang penuh keyakinan yang bulat, maka Firman tsb akan melakukan apa yang harus ia kerjakan. ============================================ From: mangucup88 Apakah Alien = Makhluk Luar Angkasa itu ada ? Makhluk Luar Angkasa dalam berbagai macam film lebih dikenal dengan sebutan Alien dan dalam bhs Inggris disebut Extraterrestrial. Dalam tulisan ini "Makhluk Luar Angkasa" akan saya singkat menjadi ET. Apakah terbuktikan bahwa ET itu ada ? Bagaimana rupanya ET itu ? Apakah ET itu sebenarnya illah yang kita sembah ? Kapan kita bisa bertemu dengan ET ? Kata Alien diserap dari bhs Latin = alienus (makhluk luar) begitu juga kata Extraterrestrial = bhs Latin (Extra Terrestri) = diluar bumi. Berdasarkan ramalan dari para ilmuwan yang bekerja di proyek Institut Pencarian Kecerdasan di Luar Bumi - Search for Extraterrestrial Intelligence Institute (SETI), di Mountain View, California, selambat-lambatnya kita sudah akan bisa berkomunikasi dengan ET di th 2025 mendatang ini. Maka tidaklah heran apabila Sir Paul Mc Cartney, David Bowie, dan Michael Jackson tengah menyiapkan sebuah konser "Signals to Space Concerts' guna menjalin kontak dengan ET. Konon para ilmuwan University of California, Berkeley telah mendapatkan minimum 150 sinyal yang mungkin berasal dari masyarakat dengan kecerdasan tinggi di luar bumi. Agar bisa menemumkan sinyal yang dipancarkan oleh ET, mereka harus meneliti dan memilah-milah dari sinyal sebagian besar bintang yang berjumlah 100 milyar di galaksi ini. Untuk ini mereka membutuhkan teknologi canggih, seperti teleskop radio Allen Telescope Array seluas satu hektar yang akan dibangun, dan mikrochip amat kuat yang bisa memilah-milah sinyal tersebut. Mereka yakin teknologi itu akan ada dalam dua dekade mendatang. Manusia percaya akan adanya ET sudah sejak jaman Mesir Purbakala, Tiongkok, Babylon. Pujangga Yunani Thales sudah menulis hal ini pada abad ketujuh sebelum Masehi. Dalam Kitab Talmud orang Yahudi; tercantum lebih dari 18.000 kata hal yang berkaitan dengan ET. Dalam agama Islam mungkin ET ini sama dengan jin. Dlm Alkitab juga tercantum: Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk (ET) dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, (Wahyu 5:11) Kepercayaan akan adanya ET bukan hanya sekedar bagi para penggemar film Star Trek saja, melainkan didukung oleh para ilmuwan kondang seperti Immanuel Kant, Benyamin Franklin maupun penulis CS Lewis. Kepercayaan akan adanya ET semakin kesini semakin kuat. Berdasarkan penemuan adanya lautan di Yupiter maupun bekas kehidupan di Mars para ilmuwan percaya akan adanya ET, entah di Mars, Venus atau di planet lainnya lagi. Hanya perlu diketahui sampai dengan saat ini belum pernah bisa dibuktikan secara ilmiah akan adanya ET yang pernah datang berkujung ke bumi ini. Jadi kita hanya bisa mengira-ngira saja bentuknya rupanya dari ET. Bagaimana bentuk rupanya ET tsb, menurut Alexandra Barnett, astronom dan direktur eksekutif Chabot Space and Science Center di Oakland, California: "ET pasti lebih besar daripada tikus, karena tikus hanya memiliki otak kecil. Mengingat semua kehidupan selalu berhubungan dengan cahaya, jadi wajarlah kalau mereka juga punya mata maupun anggota tubuh lainnya seperti kaki maupun tangan. Hanya yang belum bisa diketahui jumlah maupun bentuk dari anggota tubuh badan mereka itu" Banyak aliran agama yang mengharamkan kepercayaan akan adanya ET, tetapi mang Ucup sendiri percaya bahwa ET itu ada. Allah tidak hanya sekedar menciptakan dunia saja, melainkan seluruh alam semesta, jadi kenapa umat manusia tidak boleh percaya akan adanya ET bukankah Tuhan itu maha kuasa, sehingga dengan mana Allah juga mampu dan bisa menciptakan ET. Hanya satu saja yang mang Ucup tidak percaya, dimana banyak orang mulai percaya bahwa illah yang kita sembah itu sebenarnya adalah makhluk ET yg jauh lebih cerdas daripada manusia. Entah makhluk apapun juga namanya dan sebagaimana cerdasnya sekalipun juga; selainnya dari Allah seorang, tidak akan ada yang mampu menciptakan bumi berikut isinya maupun seluruh alam semesta ini. Bahkan tercantum dalam Kitab Kejadian 6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka Apakah yang dimaksud dengan "anak-anak Allah " di dalam ayat tersebut diatas ini adalah ET ? Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.org

