From: mangucup88 

Bangsa Takhayul

Tidak bisa dipungkiri, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang percaya 
takhayul. Mulai dari Presiden s/d abang Becak semuanya percaya takhayul, begitu 
juga dengan para pembimbing agamanya. Takhayul adalah sejenis kepercayaan yang 
menganggap serangkaian kegiatan tertentu yang dapat menyebabkan akibat sial 
ataupun hokie. 
Takhayul sudah merupakan tradisi dan budaya dari bangsa Indonesia. 
Budaya ruwatan dan budaya pamali adalah budaya bangsa kita. Oleh sebab itulah 
juga majalah maupun film yang paling digandrungi adalah film-film yang bersifat 
misteri ataupun mistik.

Hampir setiap pernikahan selalu dicarikan hari baiknya terlebih dahulu. Setiap 
rumah yang dibangun/dibeli selalu dibutuhkan ahli Fengshui. Setiap orang 
meninggal selalu ada upacara 40 hari maupun 1000 hari. Belum lagi berbagai 
macam jenis upacara ruwatan maupun hal-hal yang bersifat pamali - bahasa Sunda 
= Pantangan.

Upacara Ruwatan hingga sekarang ini sudah melestari dan jadi tradisi, bukan 
hanya sekedar di Jawa Tengah saja. Upacara sakral ini dimaksud untuk menolak 
bala, bahaya maupun malapateka yang digolongkan rentan bahaya disebut sebagai 
sukerta. Upacara ini dilakukan hampir oleh semua penganut agama termasuk umat 
Kristen. 
Misalnya upacara kebaktian/misa ruwatan pemberkatan rumah baru. 
Bahkan sejak kecil kita sudah diajarkan ruwatan dimana harus menaroh cabek yang 
ditusuk oleh tusuk sate sebagai penangkal hujan.

Pamali atau pantangan bagi sesuatu yang bisa mendatangkan sial misalnya tukaran 
tas, jalan dibawah tangga, memberikan kado sebelum anak dilahirkan. Bagi orang 
Tionghoa maupun Jepang tidak boleh menyuguhkan makanan dalam jumlah empat (4) 
buah, sebab angka 4 melambangkan kematian. Tidak boleh menancapkan sumpit makan 
di tengah nasi, sebab ini sama seperti juga menusuk masuknya rejeki 
makanan sehari-hari. 

Sedangkan yang bisa mendatangkan hokie, misalnya di Eropa mengetuk tiga kali 
diatas kayu yang belum dicat, sebab kayu tersebut melambangkan salib Yesus. Di 
Jerman pada saat mengetuk mengucapkan perkataan: "Toi" tiga kali. Hanya banyak 
orang Jerman sendiri tidak tahu, bahwa makna dari kata Toi itu adalah Teufel 
(setan), jadi 
secara tidak langsung mereka memanggil si setan tiga kali. Sepatu kuda apabila 
dipasang seperti huruf U akan membawa hokie, maka dari itulah Lord Nelson dari 
England khusus memasang sepatu kuda di kapalnya.

Bedasarkan Edmund Burke - Pujangga dari Irland: "Takhayul itu adalah agamanya 
wong gendheng !' Hanya perlu dikeketahui, bahwa kepercayaan akan takhayul ini 
dianut oleh hampir seluruh umat manusia di dunia ini. Di Jepang maupun di 
Inggris. Berdasarkan jajak pendapat disana 80% penduduk Inggris percaya akan 
takyul misalnya kaca pecah bisa mendatangkan sial selama 7 tahun. Di Indonesia 
orang percaya bahwa kucing hitam bisa membawa sial, sebab warna hitam adalah 
warna kuasa gelap dan kucing memiliki mata seperti mata setan. Hanya perlu 
diketahui di England Kucing Hitam adalah pembawa hokie sedangkan kucing putih 
adalah pembawa sial.

Percaya takyul dalam bahasa Inggris = Superstition. Kata ini diserap dari 
bahasa Latin = Superstes yang berarti diluar jangkauan. Kerpecayaan akan 
takhayul ini banyak sekali dianut oleh para selebritis, olahragawan, bintang 
film maupun penjudi. David Beckham percaya bahwa ia akan bisa menang dalam 
pertandingan bola, apabila 
sehari sebelumnya ia tidak mandi. Sedang Johan Cruift mantan pemain bola 
Belanda sebelum pertandingan dimulai ia harus menunyah permen karet terlebih 
dahulu.

Bagi para penjudi di Amerika uang kertas dua AS Dollar itu pembawa sial. Bagi 
penjudi uang tersebut sering disebut "deuce" = dua dlm bhs Perancis kuno jadi 
mirip seperti kata Devil = Setan.

Tanggal maupun angka bisa membawa sial oleh sebab itulah timbul gejala penyakit 
jiwa Tetraphobia atau takut dengan angka Empat sebab di Jepang, China, Korea 
maupun Hawaii angka tersebut melambangkan kematian. Begitu juga bagi mereka 
yang takut akan bilangan 13 atau Triskaidekaphobia. Banyak hotel di seluruh 
dunia yang tidak memiliki kamar maupun tingkat dengan angka 13.

Apakah benar angka 13 bisa membawa sial ? Lihat saja apakah pada jam 13.13 anda 
selalu mengalami nasib sial. Bagaimana ketika anda berusia 13 tahun ? Dan 
bagaimana pula bagi mereka yang dilahirkan pada tgl 13. Di Eropa bahkan ada 
kepercayaan bahwa mereka yang dilahirkan pada bulan April adalah mereka yang 
tidak akan berhasil, sebab bulan April adalah hari lahirnya Yudas.

Hari sial adalah hari Jumat sedangkan hari hokie adalah hari Minggu. 
Hati-hati bagi mereka yang percaya akan takhayul sebab Jumat yang akan datang 
ini adalah Jumat tgl 13.

Bedasarkan penelitian terbuktikan kepada mereka yang percaya akan nasib sial, 
benar-benar akhirnya membawa sial benaran, sebab prilaku maupun tindakan dia 
sudah terindoktrinasi terlebih dahulu oleh pikirannya sendiri. Perempuan pada 
umumnya lebih percaya akan takhayul daripada pria.

Alkitab mengharamkan segala macam kepercayaan akan takhayul: Imamat 19:31; 
Ulangan 18:10-12

Mang Ucup - The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org
============================================
From: Dewi Kriswanti 

TAKUTLAH AKAN TUHAN
Bacaan: Mazmur 24:1-10

"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya yang tidak menyerahkan dirinya 
kepada penipuan dan yang tidak bersumpah palsu." (Maz. 24:4)

Manusia terkadang jatuh dalam jerat dosa dan karena kebodohannya. Tidak percaya 
kepada Allah pencipta dunia ini. Malahan ciptaanNyalah yang disembah. Menyembah 
matahari, menyembah bulan, menyembah roh-roh nenek moyang, dsb. Manusia tidak 
menyadari apa yang sedang diperbuatnya itu. Padahal firman Tuhan tegas 
mengatakan bahwa Dia akan menghakimi orang yang tidak takut akan Tuhan (Mal. 
3:5).
Pada saatnya nanti penyembah-penyembah yang benar akan ketahuan yaitu, apakah 
illah-illah dunia ini akan mampu meluputkan kita dari hari penghakiman terakhir 
nanti. Apakah kita sudah menyadari siapa yang akan menghakimi dunia ini? 
Jawabnya adalah Kristus Yesus, Dialah yang menghakimi kita di akhir zaman 
nanti. Siapah yang dapat tahan akan hari kedatanganNya? Siapakah yang dapat 
tetap berdiri, apabila Ia menampakan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni 
logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang 
memurnikan dan mentahirkan perak dan Ia mentahirkan orang Lewi, mensucikan 
mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang 
mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan" (Mal. 1:3).
Fokus menjadi renungan kita pada hari ini adalah, apakah selama ini kita telah 
mempersembahkan ibadah yang berkenan kepada Allah atau masih ada illah-illah 
lain yang menjadi Allah kita? Mungkin kekayaan kita, kedudukan kita, uang kita, 
pekerjaan kita, atau kesenangan dunia ini? Janganlah harta duniawi atau ciptaan 
Allah yang menjadi Allah. Karena semuanya itu akan lenyap tapi biarlah Allah 
yang di dalam Yesus Kristus yang segalanya bagi kita. Saat hari penghakiman 
penyembah-penyembah yang benar akan memperoleh kerajaan Sorga dan prioritas 
dari Allah.Tangan kita harus bersih dari pertumpahan darah dan tindak 
kejahatan. hati kita harus tulus dan menjauhi segala bentuk penipuan dan sumpah 
palsu.(zbk)

Doa: Bapa yang baik, ampuni kami yang kerap menyimpang dari kasih firmanMu. 
Ajar kami untuk melakukan hal-hal yang memuliakan namaMu. Amin!
BERKAT YESUS AKAN MELIMPAH BAGI ORANG YANG BERKENAN KEPADANYA
=============================================
From: Dewi Kriswanti 

EMAS MURNI
Bacaan: Wahyu 3: 14-22

maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari padaKu emas yang telah 
dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, ...(Wah. 3: 18)

Emas kerap dijadikan perumpamaan tentang kemurnian iman. Pada kenyataannya 
memang emas tak pernah dalam keadaan murni saat ditemukan. Untuk itulah Yesus 
mengatakan perumpamaan tentang emas; "maka Aku menasihatkan engkau, supaya 
engkau membeli dari padaKu emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau 
menjadi kaya". 
Emas dijadikan contoh untuk menggambarkan keadaan iman seseorang karena 
karakteristiknya yang khusus yaitu :
1. Mudah dibentuk, lunak dan lembut. Pada dasarnya emas murni akan sangat mudah 
dibentuk. Namun, bila diberi campuran logam lain, maka emas tersebut akan 
mengeras. Semakin banyak campurannya, maka semakin keraslah emas tersebut. 
Begitu pula hati kita (iman). Ketika masih murni akan sangat mudah dibentuk. 
Tetapi, saat telah dirasuki dosa, maka hati kita akan kian mengeras.
2. Tahan terhadap karat. Emas yang murni tidak akan pudar oleh 
perubahan-perubahan dan pengaruh zat-zat dari luar. Jika kita di murnikan 
seperti emas oleh Tuhan, maka kita tidak akan mudah dipengaruhi oleh keadaan 
dunia maupun cara-cara kegelapan.
3. Emas yang paling murni bagaikan kaca bening (Wah. 21:21). Ketika kita 
dimurnikan oleh Allah dengan api penyucian dan kita menjadi murni seperti yang 
Allah inginkan, maka orang akan mudah melihat siapa yang di hidup di dalam 
kita. Contonya, sebuah botol yang bening tidak akan memuliakan dirinya sendiri 
tetapi isi di dalamnya. Demikianlah orang percaya merupakan surat yang terbuka 
yang dapat dibaca oleh semua orang (2 Kor. 3:2-3).

Memurnikan emas dicelupkan dalam serbuk yang disebut flux. Lalu, diletakkan di 
atas tungku perapian dan dilelehkan dengan api yang sangat panas. Ketika 
meleleh, kotoran dalam emas akan ditarik oleh flux dan muncul ke permukaan 
sedangkan emas yang lebih berat akan tetap di dasar. Begitupun, saat kita 
dimurnikan Allah. Dia akan mengangkat dosa agar kita benar-benar murni. Jadi, 
kita harus rela dimurnikan supaya kita mudah dibentuk, tahan terhadap pengaruh 
dunia, sehingga Yesus yang ada di dalam kehidupan kita dapat dilihat oleh orang 
lain. (Dans)

Doa: Bapa di sorga, mampukan kami untuk selalu menjaga kemurnian hati dan iman 
ini, sampai kelak kami berada di sorga yang kekal. Amin!
KILAU EMAS MENUNJUKKAN KADAR KEMURNIANNYA IMAN DAN HATI YANG MURNI MEMANCARKAN 
KEMULIAAN TUHAN

Kirim email ke