From: L!4 80 Anda takkan pernah jatuh!
"Saudara-saudara, RAJINLAH untuk memastikan PANGGILAN dan PILIHANmu, karena jika kamu MELAKUKANnya, KAMU TAKKAN PERNAH JATUH." [2 Petrus 1:10] Anda takkan pernah jatuh. Bila anda berpikir tentang hal itu, maka itu merupakan pernyataan yang mengejutkan, bukan? Kebanyakan dari kita telah sedemikian sering dijatuhkan oleh iblis sehingga kita tidak suka berpikir tentang itu. Tetapi Firman Tuhan menyatakan bahwa keadaanya tidak perlu demikian. Dia menyatakan ada sesuatu yang dapat membuat kita tetap berdiri tegak. Apakah itu ? KERAJINAN. Jika anda belum memilikinya, Anda perlu menyadari betapa pentingnya kerajinan itu. Anda perlu menghadapi kenyataan bahwa Anda tidak dapat menghayati hidup berkemenangan tanpa kerajinan. Anda tidak dapat berdiri teguh atas Firman Tuhan tanpa membaca Alkitab Anda sepanjang minggu. Kebaktian Minggu pagi saja takkan menyelesaikan tugasnya. Namun kebanyakan pemercaya berusaha menyelamatkan diri dengan cara itu. Itulah sebabnya kita mempunyai ribuan gereja diseluruh dunia yang dipenuhi dengan anggota yang dilahirkan baru tetapi tidak mempunyai cukup iman untuk berbuat apa-apa. Saya teringat beberapa tahun yang lalu ketika saya melayani seorang wanita yang disembuhkan dari kanker. Dia telah bergumul dengan Firman, menunjukkan pendiriannya dalam iman dan telah dibebaskan. Tetapi beberapa tahun kemudian dia menelepon saya dan berkata, "Saudara Copeland, saya ingin Anda berdoa untuk saya. Kanker ini telah kembali mengerogoti saya." Dengan segera saya mengingatkan ayat alkitab yang telah diberikan Tuhan kepada kita bebarapa tahun sebelumnya: "Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil." Jadi saya berkata, "Ambillah Alkitab dan kembali kepada Yesaya 54:17." Dibelakang saya dapat mendengar dia membisikkan kepada seseorang lain diruangan itu, "Dimanakah Alkitabku?" Ketika saya mendengar itu, saya hampir berteriak. Saya tahu dia takkan berhasil. Mengapa? Tidak ada kerajinan. Camkanlah, ini adalah urusan sehari-hari. Iblis bekerja 24 jam sehari untuk merancang cara - cara menjatuhkan kita. Yesus bersemayam disinggasana-Nya 24 jam sehari memberi kita kuasa untuk melawan iblis, dan kita perlu melatih iman kita sepanjang waktu. Jika anda akan bertahan dihari-hari yang akan datang, Anda memerlukan iman yang dewasa dan dapat memindahkan gunung, dan hanya satu cara untuk mendapatkannya: Dengan menyerahkan diri Anda kepada Firman lebih rajin daripada sebelumnya. Rajinlah untuk memastikan panggilan dan pilihan anda; dan tidak perduli betapa sulitnya keadaan, Anda tidak perlu jatuh! Bacaan alkitab : 2 Pet 1:3-10 1:3 Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. 1:4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. 1:5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, 1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. 1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. 1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan. 1:10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung By: Kenneth Copeland. ============================================== From: L!4 80 JANGAN MENGABDI KEPADA MASALAH! "Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan pikirannya. Dan baiklah dia kembali kepada Tuhan, Maka Dia akan mengasihinya." [Yes 55:7] Anda tidak dapat meraih kemenangan selama masalah merupakan hal terbesar dalam hidup anda. Tuhan menyadarkan saya akan kenyataan ini beberapa tahun yang lalu. Pada waktu itu saya sedang menghadapi beberapa kesulitan dalam pelayanan saya yang tampaknya sangat besar bagi saya. Walaupun saya melawannya, saya lebih memikirkan masalah-masalah itu daripada janji-janji Alkitab tempat saya berpijak. Kemudian saya melihat sesuatu dalam matius 6:24-25, "Kamu tidak dapat mengabdi kepada Tuhan dan kepada Mamon. Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah menaruh pikiran akan hidupmu." Saya telah membaca ayat itu ratusan kali, tetapi pada hari itu saya melihat sesuatu yang tidak pernah saya perhatikan sebelumnya. Saya melihat bahwa segera setelah Yesus mengatakan, "Tidak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan," Dia berkata,"Jangan menaruh pikiran." Tiba-tiba terlintas pada saya kebenaran ini: Kita mengabdi kepada pikiran-pikiran kita! Itulah sebabnya Yesaya 55 menyatakan kepada kita untuk meninggalkan pikiran-pikiran kita, dan dengan Firman, AMBILLAH PIKIRAN-PIKIRAN TUHAN. Itulah sebabnya 2 Korintus 10:5 menyatakan untuk membuang pikiran yang menantang Firman dan menawan setiap pikiran untuk patuh kepada Kristus. Maukah anda mendapat kebebasan dari masalah-masalah Anda hari ini? Berhentilah mengabdi pada masalah Anda! Jangan membiarkan masalah merongrong pikiran Anda. Dan jangan menunggu sampai keadaan berubah baru melakukannya. Sadarilah bahwa keadaan takkan pernah berubah sebelum Anda beralih dari pemikiran yang keliru pada pemikiran yang benar. Saya tahu itu tidak mudah untuk dilakukan. Tetapi Anda dapat melakukannya jika Anda mau berbuat tiga hal ini : 1. Ingatlah bahwa Anda tidak sendiri. Anda mempunyai Firman (Pikiran Tuhan), Anda mempunyai Roh Kudus untuk menguatkan Anda, dan Anda mempunyai pikiran Kristus. 2. Bergaullah dengan orang-orang yang penuh iman. Biarkan mereka yang berbicara. Bersikaplah sebagai seorang pendengar. Bergabunglah dengan iman mereka dan lawanlah kegelapan. 3. Pujilah Tuhan. Lakukanlah hal yang diperlukan untuk membuat Anda memuji-muji Dia. Bila Anda mulai dengan pujian, hadirat Tuhan akan membuang semua pikiran yang mencemaskan dan menjatuhkannya! Masalah Anda bukanlah hal yang terbesar dalam hidup anda. Yesuslah yang terbesar. Hendaklah Anda mengabdi kepada-Nya dengan Pikiran Anda maka dia akan membebaskan Anda! Bacaan Alkitab : Yesaya 55 55:1 Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! 55:2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. 55:3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. 55:4 Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan pemerintah bagi suku-suku bangsa; 55:5 sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena TUHAN, Tuhanmu, dan karena Yang Mahakudus, Tuhan Israel, yang mengagungkan engkau. 55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Tuhan kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. 55:10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. 55:12 Sungguh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai; gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan. 55:13 Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyuran bagi Tuhan, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap. By Kenneth Copeland. ============================================ From: -= Henky =- 22 SANDERA WARGA KOREA DI AFGANISTAN Saat ini seluruh Rakyat Republik Korea meminta kepada seluruh umat Kristen di Indonesia dan Seluruh umat Kristen di seluruh dunia untuk ikut mendoakan 22 sandra Kristen Korea yang disandra oleh kelompok Taliban di Afganistan. Warga Afganistan yang sakit dan harus dioperasi dan ternyata tidak dapat dilakukan operasinya di Afganistan sendiri, saat ini telah berhasil dioperasi di Republik Korea dan tidak perlu membayar biaya operasi sama sekali, tetapi kebaikan orang orang Kristen Korea ini bahkan dibalas dengan air tuba. Kelompok Taliban telah menyandra 23 orang Kristen Korea, satu diantaranya telah ditembak mati dengan 10 peluru, orang itu adalah seorang Pendeta dan Pemimpin kunjungan wisata ke Afganistan, sekarang ini yang tersisa hanya 22 orang dalam keadaan tidak amat sehat badannya, karena stress berat, sandra itu bahkan hanya akan dibebaskan kalau 23 warga Taliban yang dipenjarakan oleh Amerika itu dibebaskan. Cobalah kita pikirkan dengan akal yang amat sehat, Amerika bukan Republik Korea, Amerika berdaulat sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan Republik Korea, mengapa warga Korea yang disandra? Mengapa mereka tidak menyandra warga Amerika saja? Takut ya? Dan beraninya hanya kepada Warga Kristen Korea yang sama sekali bukan Serdadu, bukan Politiker dan tidak tau menahu soal urusan antara Taliban dan Amerika?. Saat ini seluruh warga Kristen di Korea sedang memanjatkan doa syafaat, serta sedang berpuasa, serta meminta dengan amat sangat kepada seluruh warga Kristen di seluruh dunia, termasuk warga Kristen Indonesia untuk ikut memanjatkan doa serta berpuasa untuk keselamatan ke 22 Sandra Kristen Korea tersebut. Keluarga sandra Kristen Korea sudah rela dan menyerahkan jiwa ke 22 Sandra Kristen Korea ini kepada Tuhan Bapa di Sorga, karena mereka tahu, bahwa walaupun seluruh sandra itu ditembak mati sekalipun, hal itu bukan urusan manusia di dunia ini lagi, melainkan urusan itu sudah diserahkan kepada Tuhan Bapa di Sorga. Seluruh keluarga dari sandra Kristen yang di Korea berpegang teguh kepada ayat Alkitab yang tertulis di kitab Roma 12:19 yang demikian bunyinya "Saudara saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Tuhan, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hakKU. AKUlah yang akan menuntut pembalasan, Firman Tuhan" warga Kristen Korea telah melakukan Firman Tuhan yang tertulis di kitab Roma 12:20 - 21 "Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!". Nah sekarang! Masih beranikah kelompok Taliban yang katanya juga mengikuti agama tertentu itu tetap berbuat jahat? Jangan dikira Tuhan Bapa di Sorga itu diam diam saja dan membiarkan hal itu terjadi dengan kesewenang wenangan kelompok tersebut. Betapa baiknya warga Kristen Korea yang telah berusaha membantu warga Afganistan agar orang tersebut bisa selamat dari penyakitnya yang tidak bisa disembuhkan di Afganistan sendiri dan telah dioperasi secara cuma cuma di Korea, apakah itu tidak merupakan perbuatan baik? Tapi apa yang dilakukan oleh Taliban yang di Afganistan, mereka bahkan menembak Pendeta Korea dengan sepuluh peluru. Presiden Korea pak Roh Moo Hyun telah menelpon Presiden Afganistan dan menjelaskan kepada Presiden Afganistan, agar membersihkan kelompok Taliban di negaranya sendiri, dan jangan membuat negara Afganistan itu menjadi ajang acak acakan dari kelompok tertentu tersebut, seperti halnya yang pernah dilakukan di Indonesia juga dan telah disapu dengan air laut. Orang yang menamakan diri beragama tertentu itu, mereka tidak menerapkan ajaran agamanya sendiri dengan sebaik baiknya, hal inilah yang amat mencoreng keabsahan dari agamanya yang konon dikatakan merupakan agama yang didektekan oleh Tuhan sendiri. Apakah Tuhan yang maha besar itu bisa melakukan hal hal yang kurang bijak? Cobalah pikirkan sendiri. Tuhan itu maha besar, maha suci dan tidak ada taranya, janganlah kita berani berani melawan Tuhan, kita semua ini adalah seperti debu saja, sekali saja ditiup oleh Tuhan atau disirami dengan air saja, kita pasti akan mati semua. Agama kebenaran yang sudah diketemukan kenyataannya secara Arkeologi pun berusaha mereka rusak dan mereka selewengkan, terutama terjadi berkali kali di Indonesia, hal ini harus kita waspadai bersama, kita harus kembali kepada BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH) yaitu Informasi Dasar sebelum meninggalkan bumi, kalau informasi dasarnya saja dirusak, kalau informasi dasarnya tidak kita fahami dengan betul, kemana roh dan jiwa kita kalau roh dan jiwa kita sudah meninggalkan jasad kita dan jasad kita sudah tidak bisa bergerak dan tidak bisa berkutik sama sekali lagi? Semua ketentuan yang telah dituliskan secara rapi di BIBLE yang diterjemahkan sebagai ALKITAB di Indonesia, harus kita pelajari secara seksama, dan kita terapkan dengan sebaik baiknya. Untuk itu dalam waktu dekat akan dideklarasikan PARTAI PEMBAWA DAMAI SEJAHTERA di Republik Indonesia, semoga DAMAI SEJAHTERA Tuhan bisa menyelesaikan segala permasalahan di Indonesia. Marilah kita dukung juga dalam doa, terima kasih. Kalau kelompok Taliban ini memang masih berani membunuh warga Kristen Korea yang sama sekali bukan musuh Taliban itu, maka lihatlah sendiri, Tuhan Bapa di Sorga pasti akan mencuci bersih mereka semua dan tidak akan ada sisa yang ditinggalkan. Hal serupa pernah terjadi di Indonesia, semoga dengan pelajaran yang sama, kelompok Taliban itu bisa lebih waspada dan mawas diri lagi. Salam dalam kasihNYA Ir. H.L. Njoo Ketua Dewan Pimpinan Komisariat PARTAI DAMAI SEJAHTERA di Republik Korea

