From: L!4 80 KUATKAN DAN TEGUHKAN HATI!!
"Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, menyertai engkau, kemana pun engkau pergi" (Yos 1:9) Keteguhan hati timbul dari mempercayai Tuhan. Itu tidak dapat dihidupkan secara mental. Itu timbul dari mempercayai Firman Tuhan betapa pun keadaannya keteguhan hati timbul dari iman! Dari manalah timbul tawar hati? Dari ketakutan dan ketidakpercayaan. Itu timbul bila Anda mendengarkan dusta iblis tentang hal yang tidak akan dIlakukan Tuhan untuk Anda. Sebagai umat Tuhan, Anda dan saya harus melepaskan tawar hati dan bangkit dengan keteguhan hati! Kita harus berhenti melihat kesanggupan, kegagalan, dan keterbatasan kita sendiri dan mulai memandang kepada Tuhan. Kita harus bangkit dalam nama Yesus dan kuasa Roh-Nya dan menetapkan kerajaan surga dibumi. Jika belum lama ini Anda tawar hati, berhentilah mendengarkan dusta iblis. Berhentilah menerima laporan buruk. Bilamana seseorang memberi tahu Anda bahwa Tuhan takkan membebaskan Anda, katakanlah kepada mereka, "Dia telah membebaskan aku dalam nama Yesus." Begitu Anda menyadari jati diri Anda dan pemberian yang telah Anda terima oleh kuasa Tuhan. Anda akan berhenti membiarkan iblis menindas Anda. Tuhan tidak menyarankan agar Anda menjadi kuat dan teguh hati. Itu adalah perintah-Nya! Bacaan Alkitab: Yos 1:1-9 1:1 Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: 1:2 "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. 1:3 Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. 1:4 Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. 1:5 Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. 1:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. 1:7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." ================================================== From: L!4 80 TERIMA MUKJIZAT ANDA! "Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan" (Roma 10:10) Apakah Anda memerlukan mukjizat? Jika demikian percayalah itu, akuilah itu dan terimalah itu! Munkin Anda berkata, "Oh, saya tidak tahu apakah saya dapat melakukan itu." Ya, Anda dapat! Anda telah melakukannya sekali. Ketika Anda menjadikan Yesus sebagai Tuhan dari hidup Anda, Anda telah percaya, mengakui dan menerima mukjizat terbesar dialam semesta, mukjizat dari roh yang dilahirkan kembali! Setiap mukjizat lain yang Anda terima akan datang dengan cara yang serupa. Anda mulai dengan mempercayai Firman Tuhan mengenai segi kebutuhan Anda, dengan mengizinkan Firman itu mengubahkan hati dan pikiran Anda. Banyak orang berusaha mengabaikan langkah itu. Mereka berusaha percaya untuk sebuah mukjizat tanpa meluangkan cukup waktu dalam Firman untuk mengubahkan hati dan pikiran mereka. Mereka hanya ingin mengakuinya dengan mulut mereka dan mengharapkannya segera muncul. Tetapi itu takkan terjadi. Kita menerima karena kita percaya dalam hati kita dan mengucapkannya dengan mulut kita. Jika Anda masih belum mempunyai cukup iman untuk mempercayai mukjizat yang Anda butuhkan, maka Anda dapat memperolehnya. "Iman datang dari pendengaran dan pendengaran dari Firman Tuhan" (Rom 10:17). Jadi, mulailah memenuhi telinga dan hati kita dengan Firman sampai iman untuk mukjizat Anda muncul. Itulah yang dilakukan oleh wanita yang pendarahan. Dia percaya dalam hatinya bahwa Yesus akan menyermbuhkan dia. Kemudian mulai mengucapkan imannya dengan nyaring. Lalu dia bertindak atas imannya - dan dia menerima mukjizat. Itu bukanlah keputusan Yesus. Dia mendadak berkata, "Aku rasa Aku akan mengerjakan sebuah mukjizat untuk wanita kecil itu hari ini." Tidak wanita itu yang membuat mukjizat itu terjadi. Dia memakai imannya dan mengambil kuasa Tuhan. Itulah sebabnya Yesus berkata, "Hai anak-ku imanmu telah menyelamatkan engkau" (Mat 9:22). Anda mempunyai peluang yang sama. Kuasa Tuhan selalu hadir dimana-mana. Iman Anda akan mendatangkannya ke dalam hidup, tubuh dan suasana Anda. Jadi, jangkaulah Yesus. Percaya, akui dan terimalah mukjizat Anda hari ini. Bacaan Alkitab : Mat 9:18-31 9:18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup." 9:19 Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya. 9:20 Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. 9:21 Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." 9:22 Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu. 9:23 Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut, 9:24 berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia. 9:25 Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu. 9:26 Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah itu. 9:27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." 9:28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya." 9:29 Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." 9:30 Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini." 9:31 Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu. =========================================== From: DPK PPDS KOREA [EMAIL PROTECTED] 2007/08/01 07:35 peperangan asimetris Syaloom teman teman, Jenazah para sandera yang telah kembali ke Korea tidak dikebumikan dengan segera. Tidak akan dikuburkan sebelum permasalahan di Afganistan itu ada keputusan dan penyelesaian secara keseluruhan. Mengapa mereka melakukan hal itu? Mereka berpegang teguh kepada Firman Tuhan yang tertulis di kitab Roma 12: 15 - 21. Para sandera itu bukan militer, mereka adalah Missionaries yang ingin membantu Afganistan, jadi bukan ingin memusuhi mereka, tetapi kelompok Taliban bahkan menyandera mereka semua dan satu diantaranya telah ditembak dengan 10 peluru. Orang tua dari para sandera itu berpendapat, bahwa mereka sendiri tidak akan menuntut pembalasan, tetapi memberikan tempat kepada murka Tuhan, sebab ada tertulis: "Pembalasan itu adalah hak TUHAN. Tuhanlah yang akan menuntut pembalasan, Firman Tuhan". Dengan perilaku yang demikian, dapat kita sebut sebagai "perang asimetris", sehingga nanti kelompok Taliban akan bisa bingung sendiri dan mungkin bisa saling tembak antar temannya sendiri, untuk itu seluruh anggota Gereja di Korea setiap hari membawakan hal ini dalam doa dan puasa. Para Jemaat di Bundang berpendapat bahwa melalui jasad dari sandera yang dibunuh itu akan lebih mudah berkomunikasi dengan Tuhan untuk menyampaikan keluhan keluhan mereka. Begitulah pendapat mereka pada saat ini. Marilah besok 2 Agustus 2007 kita dapat mengikuti siaran dari Radio Nederland di Hilversum jam 05:00 WIB melalui internet di www.ranesi.nl. Klik siaran langsungnya atau kalau lusa, anda bisa klik siaran terbarunya dan mendownloadnya, melalui berita terbarunya, selamat mendengarkan. Salam dalam kasihNYA Ir. H.L. Njoo Ketua dewan Pimpinan Komisariat PARTAI DAMAI SEJAHTERA di Republik Korea -- 1 Korintus 1:10 aku menasihatkan kamu, saudara saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

