From: Dewi Kriswanti PERTOBATAN YANG SUNGGUH-SUNGGUH Lukas 19:1-10
"Kata Yesus kepadanya: 'Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (Ay. 9-10) Bertobat merupakan sesuatu yang sungguh mulia dalam kekristenan. Namun, menilai pertobatan seseorang dapat dilihat dari buahnya. Pertanyaannya, apakah kita mau sungguh-sungguh bertobat sebagai sebuah keputusan hidup? Ingat cerita tentang Zakheus yang berjumpa dengan Yesus. Itu merupakan contoh bagaimana orang mengambil keputusan untuk bertobat. Untuk mengetahui buah dari pertobatan melalui perubahan, paling tidak ada 3 hal yang dapat dilihat, yaitu : 1. Perubahan dalam hubungan kita dengan Tuhan. Ada nilai rohani yang kita lakukan dalam hidup ini sehingga ada pertumbuhan. Kita tidak lagi berdoa karena formalitas saja, tetapi kita berdoa karena betul-betul ingin berjumpa dengan Tuhan dan mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh. Doa-doa kita tidak lagi dipenuhi dengan permohonan-permohonan walaupun permohonan itu tidaklah salah, tetapi lebih banyak kita berbicara akrab dengan Tuhan seperti seorang sahabat atau seperti seorang anak dengan ayahnya. 2. Perubahan dalam hubungan kita dengan materi, kekayaan, jabatan dan karier. Kalau orang bertobat, ia akan berubah cara pandangnya tentang hal-hal tersebut (ay. 8). Waktu Zakheus bertobat, uang tidak lagi jadi prioritas dalam hidupnya tetapi prioritasnya adalah Tuhan. 3. Perubahan antara diri kita dengan orang lain. Ketika hubungan dengan orang lain berubah menjadi baik, maka kita bisa mengajak mereka untuk mengenal Yesus. Marilah periksa diri kita, apakah Tuhan menjadi prioritas dalam hidup ini? Atau apakah hubungan kita dengan Tuhan baik? Apakah hubungan kita dengan orang lain baik? Oleh karena itu marilah kita datang pada Tuhan untuk bertobat agar kita dapat berubah sehingga hubungan kita dengan Tuhan menjadi berkualitas. Tuhan menjadi prioritas utama dalam hidup kita bukan lagi hal-hal duniawi. Hubungan kita dengan orang lain menjadi baik sehingga buah yang kita hasilkan menjadi manis dan bisa dinikmati oleh orang lain. Ketika buah kita manis, maka orang lain dapat diberkati sehingga akan lebih mudah untuk diajak mengenal dan menerima Yesus. Doa: Teguhkan kami Bapa untuk mengambil keputusan melakukan pertobatan sesuai dengan firmanMu. Amin! PERTOBATAN ADALAH SEBUAH KUNCI UNTUK MERAIH BERKAT-BERKAT TUHAN ============================================== From: L Hutabalian MENCINTAI-MU SELAMANYA. Inilah kerinduanku Tuhan Aku dapat mencintai-Mu selamanya Sungguh...Tuhan Aku rindu 'tuk mencintai-Mu selamanya Siramilah Tuhan Benih kasih yang telah Kau tanam Siramilah dengan kuasa Roh Kudus-Mu Pupuklah Tuhan Benih cinta yang telah Kau tumbuhkan Pupuklah dengan kuasa firman-Mu Bantu aku Tuhan 'tuk menyalibkan keinginan duniawiku Supaya aku hidup untuk segala keinginan-Mu Memancarkan sinar kemulian-Mu Hingga menembus setiap mata rohani dunia yang buta. Sungguh, Adalah kerinduanku Tuhan 'Tuk dapat mencintai-Mu Selamanya. LH/Agustus 2007 ======================================== From: Dewi Kriswanti MEMATAHKAN KUASA MAUT Bacaan: 2 Timotius 1 : 10 "Dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juru Slamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa" ( 2 Tim 1 : 10 ). Kematian adalah sesuatu yang wajar dan pasti terjadi pada tiap orang. Tak ada satupun yang bisa menolak atau menunda waktunya. Namun, tak satu orang pun yang bisa menentukan kapan kematian itu akan tiba. Segala sesuatunya merupakan rahasia Tuhan semata. Kita semua yang ada dalam dunia ini, tinggal menunggu waktuNya saja. Seharusnya saudara tahu bahwa kematian secara jasmani tidaklah mengerikan. Sebab masih ada satu lagi kematian yang amat mengerikan : kematian kedua - berpisahnya antara manusia dengan Tuhan yang menciptakannya. Kita mengenal dua macam kematian, seperti yang saya singgung di atas. Mungkin ada orang yang masih berani menghadapi kematian secara jasmani. Misalnya para ekstrimis yang berpakaian bom dan meledakkannya di tengah kerumunan massa. Demi keyakinannya mereka mau melakukannya. Tetapi apakah Anda tahu bahwa kematian kedua jauh lebih mengerikan lagi. Alkitab berkata, "Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua : lautan api" ( Why 20 : 14 ). Neraka. Siapa yang tidak tahu dengan tempat ini. Sebagian orang percaya, sebagian lagi berolok-olok. Mana mungkin ada tempat seperti ini? Tuhan yang baik tidak akan sekejam itu melemparkan manusia ke dalam neraka. Tetapi neraka bukanlah alat propaganda agama untuk menakut-nakuti manusia. Neraka adalah nyata. Inilah tempat akhir bagi manusia yang menolak kasih karunia Tuhan di dalam Yesus Kristus. Jika saudara menyangka bahwa neraka itu tidaklah nyata,anda sedang menelan dusta iblis. Apakah saudara mau membuktikan setelah berada di sana? Apakah Anda mau memperbaiki kesalahan setelah Anda dicampakkan di tempat itu? Terlambat ! Lebih baik Anda menyelidiki dari Alkitab sekarang, dan percayalah bahwa Alkitab tidak berbicara tentang kiasan. Hanya Yesus yang mampu memberikan solusi kepada manusia supaya mereka terhindar dari tempat mengerikan ini. Sekarang tergantung Anda, apakah Anda percaya dan diselamatkan atau Anda ragu-ragu? (RB-e) Doa: Tuhan Yesus, terima kasih kasih karuniaMu atas keselamatan yang kekal dalam kehidupan kami. Haleluya, amin! PERCAYALAH KEPADA YESUS KRISTUS KARENA HANYA DIA YANG DAPAT MENGALAHKAN MAUT ============================================== From: Saumiman Saud Si cantik banyak bohongnya.... Si Cantik, klik di sini http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=968

