From: <[EMAIL PROTECTED]>

MUMPUNG NGAK ADA YANG LIHAT 

 
Yehezkiel 20:19 Akulah TUHAN, Tuhanmu: Hiduplah menurut ketetapan-ketetapan-Ku 
                        dan lakukanlah peraturan- peraturan-Ku dengan setia,

Dibeberapa Toilet, baik yang berada di Mall atau ditempat umum lainnya, tak 
jarang kita menemukan tulisan yang  tujuanya mengingatkan setiap pengguna 
toilet, "PERHATIAN ! HARAP KRAN AIR DIMATIKAN SETELAH SELESAI MENGGUNAKAN NYA " 
atau saat kita melewati taman yang terdapat  rumput atau bunga-bunga yang bagus 
dan terawat, kita temukan tulisan, "DILARANG MENGINJAK RUMPUT".

Tapi kenyataannya, sekalipun ada tulisan besar-besar, "dilarang menginjak 
rumput", masih saja ada orang yang melanggar aturan tersebut, dikarenakan jika 
melewati taman tempat yang dituju jauh lebih dekat, dibanding harus melewati 
jalan yang sebenarnya.Setelah lirik kiri dan lirik kanan, situasi aman, 
sipejalan kaki langsung berlari melewati taman :)

Banyak kita temukan peringatan-peringatan, tapi sepertinya peringatan itu 
terlahir memang untuk dilanggar.Yang lebih luar biasa, sekalipun ada tulisan, 
"MEROKOK MENYEBABKAN IMPOTENSI", tapi masih saja orang mengkonsumsi Rokok, 
tanpa mengenal gender, baik pria maupun wanita masih saja merokok. Teman saya 
katakan,"kakek saya sudah merokok sejak umur 8 tahun, tapi buktinya anak kakek 
saya ada 11 orang ! cukup untuk membuat team pemain bola".

Ketika merenungkan peringatan-peringatan yang bisa kita temukan di toilet atau 
di taman, saya tersenyum  sendiri! Kenapa orang hanya fokus ke hal yang 
sepintas kelihatan sederhana, dan melupakan peringatan-peringatan yang lebih 
penting ?

Coba kalau di Hotel-hotel, mulai dari Hotel murahan sampai  Hotel yang 
berbintang lima ditulis peringatan-peringatan yang tujuannya untuk mengingatkan 
para pengungjung, "DILARANG  BERZINAH " atau di Pub atau cafe, ditulis 
peringatan, "KELUARGA ANDA MENANTI ANDA DIRUMAH" :), saya yakin Hotel ini akan 
terdaftar di MURI : )

Sahabat,
sebagai orang dewasa dalam Tuhan, sebenarnya tanpa ada  tulisan 
peringatan-peringatanpun, kita  bisa membedakan mana yang menyenangkan Tuhan 
dan mana yang melukakan Tuhan.

Untuk menyenangkan Tuhan, kita tidak memerlukan tulisan-tulisan yang berupa
peringatan yang tampak didepan mata, karena Firman Tuhan itu telah tertulis 
dengan jelas di dalam hati, pikiran dan Roh kita.

Mari kita lihat, 10 Perintah Tuhan - Keluaran 20

1. Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapan-Ku.
2. Jangan membuat bagimu patung
3. Jangan menyebut nama TUHAN, Tuhanmu, dengan sembarangan,
4.  Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
5.  Hormatilah ayahmu dan ibumu
6.  Jangan membunuh.
7.  Jangan berzinah.
8.  Jangan mencuri.
9.  Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau 
hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, 
atau apapun yang dipunyai sesamamu."

Sekalipun dirumah tidak ada peringatan yang ditempat di ruang tamu yang isinya, 
"HORMATILAH AYAHMU DAN IBUMU", namun saya yakin anak-anak yang benar, punya 
kerinduan untuk menghormati orang tuanya.

KENAPA ? Karena Firman itu telah tertulis  dengan baik didalam hati kita.

Sekalipun disetiap sudut rumah, ada peringatan, "JANGAN MENCURI", "JANGAN
BERDUSTA" tapi kalau orang yang tinggal dirumah itu belum menulis peraturan itu 
di DALAM HATInya, maka SIA-SIA lah segala aturan yang sudah membuat rumah  anda 
penuh dengan kertas-kertas tempelan  :)

Selamat menulis 10 Perintah Tuhan didalam hati, pikiran dan Roh anda . . .
============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

HATI YANG LEMBAB

 
Amsal 20:30 Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan 
membersihkan lubuk hati.

Saya  geli dan sedikit jijik saat  mendapatin  dua ekor siput putih yang 
ukurannya sebesar  8 mm  menempel di lapisan dinding kamar mandi tempat kosku.

Timbul pertanyaan di pikiran saya,"kira-kira dari mana datangnya dua ekor siput 
mungil itu ?". Selama ini, yang saya tahu, keberadaan siput hanya pinggiran 
sungai, nempel di kayu-kayu yang tua  atau batu-batuan yang lembab karena 
terkena riakan air sungai atau batu-batuan itu terendam air ketika air sungai 
naik.

Dengan adanya dua makhluk kecil itu berarti kamar mandi di tempat kos saya 
tidak bersih. Saat saya mengamat-ngamati lebih jauh lagi, ternyata dibeberapa 
dinding terlihat gumpalan lumut dibeberapa tempat, itu artinya para penghuni 
kos pada malas :)

Sahabat,
Kamar mandi yang ukurannya hanya 2 x 1.5 m, adalah gambaran dari hati dan
pikiran kita. Saat relung hati anda dan saya miliki tidak pernah dibersihkan, 
lambat laun akan timbul lumut atau hewan kecil yang lambat laun akan 
menghancurkan hidup kita.Hanya ada satu Deterjen pembersih yang ampuh untuk 
membersihkan hati kita, yaitu FIRMAN TUHAN.

Hari ini, mari kita perhatikan seperti apa kondisi  kelembaban hati yang kita 
miliki ? jangan sampai lumut-lumut dan siput kecil tumbuh subur didalam hati 
kita ; akar kepahitan, kekecewaan, ketamakan, kesombongan dan banyak lagi wujud 
dari lumut-lumut yang akan timbul dalam hati kita.

          Seberapa besar tingkat KELEMBABAN  hati anda saat ini ?
            Basmi kelembaban itu dengan DETERJEN  FIRMAN TUHAN.

  Amsal 20:9  Siapakah dapat berkata: "Aku telah membersihkan hatiku, aku
                         tahir dari pada dosaku?"

   Shalom, Peace  be with you
   SariHati   Indah  Tarigan
   Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158
==========================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Apakah anda terlalu sibuk menekan TOMBOL "Previous" ?

2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: 
yang 
                       lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kalau baru membeli CD atau VCD lagu baru, biasanya saya betah berlama-lama
mengurung diri dikamar, mencoba menelaah kata demi kata, kalimat demi kalimat 
dari syair lagu tersebut. Tak terhitung berapa kali saya menekan tombol 
"previous", karena ingin menghafal lagu tersebut, dan menekan tombol "next" 
jika ingin  mendengar lagu yang kedepannya.

Begitu juga, kalau menonton Film, jika ada moment yang kurang jelas bagi saya, 
apalagi kalau film tersebut tidak ada text bahasa Indonesianya, maka sudah 
pasti  saya akan menekan "tombol previous"  sebelum film tersebut berjalan 
lebih jauh lagi.

Sahabat,
Tak sedikit orang kecewa atau terluka saat menekan TOMBOL PREVIOUL, dengan
maksud mengenang potongan  kejadian dimasa lalu, dan tidak sedikit juga
orang menjadi kuat dan bersyukur saat menekan tombol tersebut.

Mungkin dulunya anda termasuk orang yang terpadang, punya harta yang melimpah, 
punya kedudukan tapi sekarang anda bukan apa-apa dimata orang lain. Semua yang 
anda miliki lenyap seperti embun dipagi hari yang sirna saat matahari mulai 
terbit. Ada penyesalan dikarenakan harta anda lenyap di karenakan anda hobby 
bermain judi atau semua harus menjadi kenangan karena harta yang anda miliki 
terkuras karena sakit penyakit yang anda buat sendiri.

Atau sebaliknya, dulu anda hanya tukang sol sepatu, yang harus keliling kampung 
untuk mendapatkan uang 500 rupiah, tapi kini anda sudah memiliki sebuah toko 
sepatu, sehingga tombol previous membuat anda semakin hari semakin bersyukur 
pada Tuhan Yesus.

Kita tidak mungkin bisa men DELETE potongan-potongan kehidupan kita dimasa 
lalu,  adalah bijaksana jika kita bersedia belajar dari masa lalu untuk menjadi 
lebih sempurna.

Ayub pernah menjadi orang kaya raya, menjadi orang yang begitu Tuhan berkati, 
tapi kemudian dia jatuh teramat dalam tapi apakah Ayub sibuk menekan tombol  
PREVIOUS ? Jawabannya tentu tidak ! Ayub tetap berharap pada Tuhan, dan 
terbukti, Tuhan memulihkan hidupnya, bahkan apa yang dia dapat lebih dari apa 
yang dia miliki sebelumnya.

Seberapa sering anda menekan tombol previous ?

Ayub 7:6 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa 
harapan.

Ayub 9:25  Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada seorang pelari, lenyap 
tanpa melihat bahagia,

Mazmur 90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila 
berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Shalom, Peace  be with you
SariHati   Indah  Tarigan
Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158

Kirim email ke