MADAME CURIE..(bila anda terkirim 2 x atau keberatan dengan e-mail ini , 
silakan reply). GBUFrom: Hizkia R. William 

MADAME CURIE
Setahun: Mazmur 72-73; Roma 9:1-15

Nats   : Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa 
terhadap Engkau (Mazmur 119:11)
Dalam sejarah, Madame Marie Curie adalah seorang pelopor dalam penelitian 
radioaktif. Pada tahun 1903, ia menjadi wanita pertama yang memenangkan hadiah 
Nobel sebagai penghargaan tertinggi di bidang fisika. Selanjutnya, pada tahun 
1911, ia menerima hadiah Nobel kedua, kali ini di bidang kimia.
Sumbangan yang luar biasa tersebut tidak muncul begitu saja tanpa adanya 
pengorbanan yang hebat. Madame Curie meninggal karena leukimia yang disebabkan 
oleh radiasi bahan-bahan radioaktif. Bahkan sampai saat ini, para pelajar yang 
memiliki keinginan membaca jurnal dan kertas-kertas laboratorium yang 
ditulisnya harus menggunakan pakaian pelindung karena benda-benda ini masih 
mengandung bahan radioaktif.
Tidak ada seorang pun saat ini yang mau mendekati bahan-bahan radioaktif tanpa 
perlindungan. Namun, tampaknya banyak orang tak memerhatikan radiasi bahaya 
dosa. Mazmur 1 mengingatkan kita supaya melawan sikap, kata-kata, dan kebiasaan 
yang penuh dosa (ayat 1,4-6).
Menaati hukum Allah adalah cara kita melindungi secara rohani dari dosa dan 
konsekuensinya yang mematikan. Pemazmur juga menulis, "Dalam hatiku aku 
menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau" (119:11).
Madame Curie tidak mengetahui bahaya radiasi bahan radioaktif terhadap 
kesehatan. Akan tetapi, Allah telah memberi kita peringatan yang cukup banyak 
mengenai bahaya dosa. Marilah kita menerapkan apa yang telah kita baca dalam 
Kitab kehidupan yang diberikan-Nya --HDF
ALKITAB AKAN MEMBERI TAHU MANA YANG SALAH KEPADA ANDA
SEBELUM ANDA MELAKUKANNYA! --D.L. Moody
_____________________________________________________
Mazmur 1
1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat  orang fasik, yang 
tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan 
pencemooh,
2  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang  merenungkan Taurat itu 
siang dan malam.
3  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya 
pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
4. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
5  Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang 
berdosa dalam perkumpulan orang benar; 
6  sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang  fasik menuju 
kebinasaan.
=============================================
From: Hizkia R. William 
 
PEREGANGAN YANG BAIK
Roma 8:26-28

Setahun: Mazmur 70-71; Roma 8:22-39
Sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna (2 Korintus 12:9)

Setelah operasi penggantian lutut, seorang pasien harus menjalani terapi fisik 
yang menyakitkan. Sebagai bagian dari terapi rutin yang saya jalani, terapis 
yang menangani saya menarik lutut saya sampai kaki saya menekuk serta 
memegangnya dengan kuat. "Peregangan yang baik, bukan?" Mason akan menguatkan 
saya. "Tidak," jawab saya sambil meringis, "tidak sebaik itu!"
Namun, saya segera memahami betapa pentingnya meregangkan otot dan persendian 
seseorang agar dapat bergerak secara penuh. Terkadang hal itu memang 
menyebabkan rasa tidak nyaman.
Itu bukan pertama kalinya saya "diregangkan" di luar zona nyaman saya. Allah 
terkadang mendorong saya untuk membagikan iman saya dengan seseorang yang tidak 
begitu saya kenal, memberi persembahan yang jumlahnya jauh dari biasanya, atau 
berkonfrontasi dengan seseorang mengenai suatu situasi.
Kehidupan Abraham menggambarkan pentingnya iman ketika Allah meminta kita 
bergerak melampaui zona nyaman kita. "Karena iman Abraham taat, ketika ia 
dipanggil ... lalu ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya" (Ibrani 
11:8).
Ketika kita meregangkan otot rohani kita, mungkin kita merasa tidak nyaman. 
Namun, Allah menjamin, "Cukuplah anugerah-Ku bagimu, sebab justru dalam 
kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna" (2 Korintus 12:9). Kecukupan kita -- 
persediaan kita -- ada dalam Dia (3:5).
Ketika Anda melangkah dengan berani di dalam iman dan ketaatan kepada Allah, 
Anda mungkin akan terkejut betapa "peregangan yang baik" dapat menguatkan 
kehidupan rohani Anda! --CHK

IMAN KITA DIREGANGKAN DENGAN CARA
MENUKAR KELEMAHAN KITA DENGAN KEKUATAN TUHAN
______________________________________________________
Roma 8:26-28
26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak 
tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita 
kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
27  Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu 
bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
28  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk 
mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang 
terpanggil sesuai dengan rencana  Allah.
===========================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

PRIA & WANITA
                                                                           
   Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta   
   telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus 
menciptakan wanita.                                                     
                                                                           
   Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk 
   menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian 
   Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur,     
   goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh    
  
   galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.                    
  
                                                                           
   Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, 
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan 
kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara 
dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung 
bangau dan kesetiaan dari induk singa.                           
                                                                           
   Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk    
   wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena   
  
   hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri.                             
    
                                                                           
   Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: 'Tuhan,     
   ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia. 
 Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta   selalu 
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk 
mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya'. 
                                                                           
   'Baiklah', kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa    
   minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, 'Tuhan, 
sejak 
   aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.         
                                                                           
   Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku      
   selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan    
  
   tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, 
 
   kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan   
   menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan     
   manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut 
untuk 
   disentuh. Aku suka akan senyumannya.                                    
                                                                           
   Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!'.                           
                                                                           
   Sang Pencipta berkata, 'Baiklah'. Ia memberikan wanita itu kembali      
   kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan 
   dan berkata, 'Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih       
   banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku    
  
   tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.     
 
                                                                           
   Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya'.     
                                                                           
   Sang Pencipta balik bertanya, 'Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?'.   
                                                                           
   Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, 
   'Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku 
juga  tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti 
hidup ini?'. 
                                                                           
   'Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani        
   menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi 
  kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!', jawab Tuhan.                
                                                                           
   Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:                     
   1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.      
   2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.      
   3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.    
   4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.        
   5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.      
   6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan          
                                                                           
    Warm Regard,       

Kirim email ke