From: Denny Teguh Sutandio Resensi Buku : AJARLAH KAMI BERTUMBUH (Pdt. Billy Kristanto, M.C.S.) Refleksi atas Surat 1 Korintus Penerbit : Momentum Christian Literature (Fine Book Selection), 2006
Jemaat Korintus merupakan salah satu jemaat paling bermasalah yang pernah dilayani oleh Rasul Paulus. Perpecahan, kesombongan rohani, keduniawian, ketidakdewasaan rohnai, imoralitas, saling menghakimi antara saudara seiman, dosa dalam Perjamuan Tuhan, penyalahgunaan karunia, dan menyusupnya ajaran sesat tentang kebangkitan adalah beberapa dari sekian banyak permasalahan yang akan kita temukan saat membaca Surat 1 Korintus. Namun di dalam kedaulatan-Nya yang tak terselami dan hikmat-Nya yang melampaui segala akal, Tuhan memakai kondisi yang tidak menggembirakan ini untuk menyatakan pengajaran yang begitu berharga melalui hamba-Nya, Rasul Paulus, bukan hanya bagi jemaat Korintus saat itu, tetapi juga bagi gereja di sepanjang zaman. Surat 1 Korintus memberikan banyak butir pengajaran yang begitu berharga tentang bagaimana seharusnya iman Kristen diterapkan dalam setiap aspek kehidupan dan pelayanan. Melalui suratnya ini, Rasul Paulus berseru kepada jemaat yang ia layani itu, juga kepada kita, supaya tidak tinggal tetap dalam kondisi rohani yang bermasalah, melainkan supaya kita bertumbuh dalam kedewasaan rohani seperti yang dikehendaki Tuhan bagi kita. Ajarlah Kami Bertumbuh karya Pdt. Billy Kristanto ini pertama kali disampaikan kepada jemaat yang ia layani di Singapura dalam bentuk khotbah, sekarang disajikan dalam bentuk tertulis supaya dapat menjadi berkat bagi kalangan yang lebih luas. Buku ini berisi refleksi penulis yang mendalam namun praktis berkenaan dengan berbagai aspek kehidupan dan pelayanan Kristen berdasarkan Surat 1 Korintus. Tambahan dari saya : Buku ini adalah buku yang bagus yang menguraikan filsafat pelayanan yang memuliakan Tuhan. Bagi saya, Pdt. Billy Kristanto adalah seorang pendeta GRII yang mendalami filsafat pelayanan dan spiritualitas yang berbasiskan Alkitab, sehingga saya juga banyak belajar dari artikel dan khotbah-khotbah beliau. Selain Pdt. Dr. Stephen Tong dan Pdt. Sutjipto Subeno, saya juga belajar dari Pdt. Billy Kristanto (dan tentu hamba-hamba Tuhan GRII lainnya). Profil Pdt. Billy Kristanto : Pdt. Billy Kristanto, Dip.Mus., M.C.S. lahir pada tahun 1970 di Surabaya. Sejak di sekolah minggu mengambil bagian dalam pelayanan musik gerejawi. Setelah lulus SMA melanjutkan study musik di Hochschule der Künste di Berlin majoring in harpsichord (Cembalo) di ba! wah Prof. Mitzi Meyerson (1990-96). Setelah lulus dari situ melanjutkan post-graduate study di Koninklijk Conservatorium (Royal Conservatory) di Den Haag (mempelajari historical performance practice). Belajar di bawah Ton Koopman, seorang dirigen, organis, cembalis, musicolog dan seorang reknown Bach-interpreter. Selain itu juga mempelajari fortepiano di bawah Prof. Stanley Hoogland. Setelah lulus dari situ pada tahun 1998 pulang ke Indonesia, lalu melayani sebagai Penginjil Musik di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) di Jakarta (Februari 1999). Pada tahun yang sama memulai studi theologia di Institut Reformed di Jakarta. Lulus pada tahun 2002 dengan Master of Christian Studies (M.C.S.). Sejak tahun 2002 sampai sekarang menjabat sebagai Dekan School of Music di Institut Reformed Jakarta. Pada Paskah 2005 ditahbiskan menjadi pendeta sinode Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII). Saat ini sedang melanjutkan study di Heidelberg University serta menggembalakan jemaat GRII di Jerman (Mimbar Reformed Injili Indonesia-MRII Berlin, MRII Hamburg dan Persekutuan Reformed Injili Indonesia-PRII Munich) dan Persekutuan Reformed Stockholm. =========================================== From: "albert" <[EMAIL PROTECTED]> Hymn history : Memandang salib rajku . When I Survey the wondrous Cross. Gubahan Isaac Watts : Inggris Pemazmur terbesar . Pujian dari Charles Wesley . Pendeta penggubah 7000 lagu rohani Adik dari John Wesley , pendiri Gereja Methodis . Pengarang lagu rohani terbanyak di dunia adalah Fanny Crosby. Fanny membuat kurang lebih 10. 000 lagu rohani. Pengarang kedua tebesar adalah dari Inggris yaitu pendeta Charles Wesley. Rev. Charles Wesley memnggubah kira-kira 7000 lagu. Ia bersama dengan John Wesley, kakaknya mendirikan aliran gereja yang mementingkan kehidupan kudus sebagai wujud nyata dari iman Kristen. Jika anda beriman kepada Kristus, maka Roh Kudus akan membimbing anda. Hidup anda akan kudus. Alkitab mengatakan " Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu " (galatia 5 : 21 : 22 ). Sebaliknya jika hidup anda jauh dari kehidupan Kudus, maka berarti hidup anda tidak dibimbing oleh Roh Kudus. Mungkin anda telah ke Gereja sejak kecil. Anda seorang pendeta . Atau anda seorang majelis. Tetapi jika anda tidak hidup kudus, maka iman anda kepada Kristus tidak beres . Pada suatu hari Charles Wesley membaca suatu puisi lagu. Lagu ini dikarang oleh Isaac Watts. Isac Watss hidup Beberapa puluh tahun sebelum Charles Wesley . Watts adalah penggubah lagu mazmur terbesar. Lagu yang dibaca oleh CHARLES Wesley adalah: When I Survey the wondrous Cross. Charles Wesley merasa syair lagu ini begitu bagus, sehingga dengan jujur ia mengatakan: Saya mau menukar seluruh lagu saya untuk mendapatkan lagu yang satu ini . Lagu ini menggambarkan dengan nyata kehidupan Kristen yang penuh Kerendahan hati , seperti yang dialami oleh Yesus Kristus. Ia adalah Tuhan dan Penguasa Surga dan alam semesta. Ia menjelma jadi manusia . Dalam keadaannya sebagai manusia , Yesus Kristus memlih untuk hidup sederhana . Tidak ada dari kita yang semiskin apapun yang hidup lebih miskin dari Yesus. Ia lahir di Kandang. Selama hidup tidak pernah Yesus hdiup untuk mencari harta. Seluruh mukzizat yang Yesus lakuikan adalah untuk kepentingan orang lain. Angin ribut diteduhkan. Roti diperbanyak. Orang lumpuh dibangkitkan. Orang buta dicelikkan . Bahkan orang mati Ia bangkitkan. Yesus berkuasa atas kematian. Tetapi Ia mau mati diatas kayu salib. Ia disiksa. Ia mengalami kesakitan dan penderitaan (suffering ) . Ia malu. Ia diludahi. Ia ditampar. Ia dipukul. Ia dicambuk. Ia dipaku. Tanpa harta benda dan diatas kayu salib itu kasih Yesus nyata bagi kita. Di dalam sekarat, ia berkata tentang KASIH dan PENGAMPUNAN. Kata pertama yang keluar dari mulut Nya adalah : " ampulnilah mereka ". Dalam suatu postingnya, mang Ucup berkata, saya tidak tahu mengapa Yesus masih harus disalib. Saya juga secara ratio tidak tahu , ttapi secara iman, jawabannya adalah KARENA Yesus adalah TUHAN YEHOVA Tuhan kita adalah Tuhan yang Maha Kasih dan maha Adil. Keadilan Tuhan menuntut agar ada Pengorbanan darah untuk menghapuskan dosa manusia yang telah dibuat. Dan YESUS MAU MATI untuk PENGORBANAN DARAH ITU . Mari kita mau belajar dari Yesus untuk rendah hati. Yesus berkata : " Berbahagialah mereka yang rendah hati, karena akan memliki kerajaan Tuhan. " Mari kita renungkan dengan mengingat Salib Yesus . Amen . ============================================= From: Herlianto PUSTAKA KLASIK Saudara/i ykk, Cara terbaik dalam meningkatkan kemampuan baca dan pengertian seseorang adalah dengan mengikuti 'Siklus' berikut: 1.. Carilah Bacaan Bermutu; 2.. Bacalah Bacaan Itu; 3.. Salurkanlah Bacaan tersebut. Butir-3 bisa dilakukan dengan cara a.l.: (3a) Menceritakan isi bacaan kepada orang lain (ceramah dll); (3b) Menuliskan hasil bacaan agar bisa dibaca orang lain (artikel di surat kabar, majalah & buku); dan (3c) Memberitahu orang lain mengenai bacaan itu agar mereka memiliki akses untuk membaca isinya. Kami memiliki koleksi buku-buku bermutu yang termasuk Pustaka Klasik yaitu karya Irenaeus (uskup Lyons abad kedua yang melawan gnosticism) dan Josephus (sejarawan Yahudi abad pertama), dan kami ingin membantu saudara/i agar juga memiliki akses akan karya-karya mereka, yaitu: 1. Irenaeus AGAINST HERESIES (xvi + 491 halaman); 2. Josephus AGAINST APION (81 halaman); 3. Josephus ANTIQUITIES (vii + 1.076 halaman); 4. Josephus BIOGRAPHY & DISCOURSE (51 halaman); 5. Josephus WAR OF THE JEWS (viii + 466 halaman). Pustaka di atas di download dari internet (public domain) yang kami olah dan disusun dalam bentuk e-Book dalam format pdf. agar mudah dibaca oleh banyak orang. E-Book disusun dengan layout menarik yang mudah dibaca dengan jelas pada tampilan sehalaman penuh. Kelima karya di atas telah dimasukkan dalam satu keping CD. Para pendeta, penginjil, teolog, dan pencinta buku yang membutuhkan CD tersebut dapat menghubungi [EMAIL PROTECTED] Salam kasih dari Herlianto

