From: get lighter (via Multiply)
Buku-buku yang Menyalibkan Yesus - Bahana Magazine
Buku-buku yang Menyalibkan Yesus
Judul/Buku/Pengarang: Kesalahan: Kebenaran:
Holy Blood, Holy Grail
Michael Baigent, Henry Lincoln, Richard Leigh (1983) Cawan suci
adalah seorang manusia.
Maria Magdalena sebagai Cawan Suci dianggap meneruskan garis
keturunan Yesus hasil pernikahan mereka.
Pada Perjamuan Terakhir, yang diminum adalah darah Yesus sendiri.
Cawan Suci adalah sebuah legenda abad pertengahan tentang piala Perjamuan
Terakhir.
Alkitab melarang keras memakan darah. Dan Yesus mengangkat cawan
berisi anggur sebagai lambang. Jadi bukan darah-Nya sendiri.
The Gospel of Barnabas
Lonsdale Ragg, Laura Maria Roberts Ragg (1994) Yesus = Yohanes
pembaptis.
Yesus tidak disalibkan, Yudaslah yang disalibkan.
Yesus bukanlah Mesias. Yohanes Pembaptis adalah sepupu Yesus dan
dia adalah orang yang membaptis Yesus dengan air (Mat. 3:13-17).
Yesuslah yang disalibkan, sementara Yudas mati menggantung diri
(Luk. 23:33-43; Flp. 2:8; Kis. 1:18).
Yesus adalah anak Tuhan yang hidup (Mat. 16:16).
The Gospel of Thomas
Richard Valantasis(1997) Semua orang bisa menjadi Kristus.
Keselamatan didapat dari usaha mempersembahkan diri.
Wanita lebih terpenjara jiwanya dibandingkan pria dan lebih rendah
dari pria. Kristus itu Tuhan, dan kita tidak bisa menjadi Tuhan.
Keselamatan hanya didapat lewat anugerah, jadi bukan hasil usaha
manusia.
Wanita dan pria sama-sama diciptakan serupa dan segambar dengan
Tuhan (Kej. 1:27).
The Gospel of Mary Magdalene
Jean-Yves Leloup and Jacob Needleman (2002) Yesus selalu
merahasiakan sesuatu dari murid-murid-Nya.
Dunia ini bebas dari dosa. Yesus tidak pernah merahasiakan apa pun
dari para murid-Nya, termasuk dalam pergumulan berat-Nya di Taman Getsemani
(Mat.26:38).
Dunia ada dalam pengaruh dosa dan semua manusia telah berbuat dosa
dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan (Rm. 3:23).
The Da Vinci Code
Dan Brown (2003) Yesus menikah dengan Maria Magdalena.
Lukisan dalam Perjamuan Makan Terakhir bukanlah Yohanes, tapi Maria
Magdalena.
Injil Gnostik merupakan bagian yang hilang dari Injil Alkitab.
Brown mengklaim Yesus menghendaki agar gerakan feminisme sakral
yang dipimpin Maria Magdalena dibuat berkembang.
Petrus menyimpan iri hati terhadap Maria Magdalena karena Ia lebih
mengasihi Maria daripada dirinya.
Yesus bukanlah Tuhan. Dia hanya manusia biasa. Baru pada zaman
Kaisar Konstantin, Yesus dianggap sebagai Tuhan melalui Konsili Nicea (325).
Berdasarkan catatan para saksi mata, tidak pernah ada petunjuk Yesus menikah.
Alkitab mengatakan Yohanes hadir pada Perjamuan Terakhir (Yoh.
13:23, 19:26, 20:2, 21:7). Tidak satu pun injil-injil Gnostik yang memenuhi
syarat sebagai dokumen yang bisa dipercaya berdasarkan standar Perjanjian Baru.
Maria Magdalena bukan seorang feminis. Dia adalah pengikut Kristus
yang setia.
Tidak pernah ditunjukkan Petrus terlibat konflik tajam dengan
Maria.
Para murid mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan (Yoh. 1:41,49; 20:18;
Mat. 16:15-16).
Yohanes Pembaptis pun bersaksi bahwa Yesus adalah anak Tuhan (Yoh.
1:29-34).
Buku-buku ini hanya sebagian kecil dari banyak buku yang mendeskreditkan
Yesus dan mempertanyakan keakuratan Alkitab sebagai firman Tuhan. Kami memilih
berdasarkan banyaknya kontroversi yang muncul dan polemik yang berkepanjangan
seputar penerbitan buku-buku tersebut.
http://www.bahana-magazine.com/?Hot_Issues:Buku-buku_yang_Menyalibkan_Yesus
Tags: apologetik