From: <[EMAIL PROTECTED]>
HIDUP KITA IBARATNYA ANTRIAN di MESIN ATM
Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan
bertekunlah dalam doa!
Pemandangan yang mengagumkan dan jarang terjadi, saat melewati mesin ATM dekat
tempat kosku, dari kejauhan aku melihat antrian panjang, kayak orang demontrasi
saja :). Aku belum pernah melihat antrian yang begitu panjang, sekitar 50
sampai 60 orang yang antri, padahal sudah waktu telah menunjukkan pukul 22:00
! Ada dua mesin ATM yang berbeda Bank ditempat itu, dan kedua-duanya seperti
sebuah permen yang sedang di jilat-jilat puluhan semut :)
Perjalan hidup kita bisa di ibaratkan dengan orang-orang yang antrian di mesin
ATM. Bagi anda yang pernah punya pengalaman pribadi, saat ikut antrian di mesin
ATM, sudah ikut antrian panjang, namun karena sesuatu hal terpaksa pulang tanpa
membawa apa-apa, mungkin disebabkan, listrik yang tiba-tiba padam; uang di
mesin ATM habis atau jaringan dari pusat terputus.
Dalam perjalanan kehidupan pun demikian, tentulah banyak lika-liku yang harus
kita jalani. Bohong Lucifer deh, kalau kita katakan hidup yang kita jalani
selalu berada dijalur bebas hambatan,sudah pasti ada jalan yang berbatu-batu
yang kita temui atau jalanan yang berlobang-lobang yang membuat kita harus
berhenti sesaat atau harus menunggu lama sampai lobang yang ada di perbaiki.
Hambatan tidak hanya seputaran materi belaka, bisa jadi kesehatan yang
terganggu, perusahaan tempat kita bekerja gulung tikar, masalah dengan pasangan
hidup kita atau anak-anak yang bermasalah, dan banyak lagi pergumulan yang
membuat kita tidak mampu bertahan dan memutuskan untuk berhenti karena putus
asa.
Demi mendapatkan "uang" dari mesih ATM, kita rela mengantri lama, tidak perduli
panas atau hujan, yang penting kita berhasil melakukan transaksi.
Sahabat,
Dalam ke Kristenan, yang membuat kita bertahan melewati badai, hujan, panas
dalam kehidupan ini hanyalah Tuhan Yesus ! Kita boleh kerja keras, sampai lupa
waktu buat Tuhan tapi yang menjadi "atm" [sumber berkat; sumber kekuatan dan
pemberi kesehatan] hanyalah Tuhan Yesus.
Saat kita datang pada Yesus, tidak semua yang kita minta bisa langsung diproses
dan seketika menerima apa yang kita inginkan! Banyak hal yang harus kita
pertaruhkan, harus berani bayar harga, dan setelah itu proses akan
dilanjutkan.
Cepat atau tidaknya proses di atm Tuhan Yesus, tergantung kita sendiri . .
. seberapa besar ketaatan dan kepasrahan kita kepada si empunya atm.
Perlu dicatat, kalaupun atm anda tidak diproses, bukan berarti Yesus tidak
cinta pada kita, tapi yang perlu kita perlu kita perhatikan adalah koreksi
diri, barangkali ada hal-hal tertentu yang belum dilengkapi, hingga membuat
permintaan anda dan saya tidak bisa diproses saat ini.
Anda dan saya bisa punya kartu ATM sebanyak-banyaknya, tapi semua tidak akan
lengkap tanpa memiliki " atm TUHAN YESUS".
=======================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Biografi keduabelas Murid Yesus
Shalom,
baca yang baik ya . . . biar hati yang sudah kendor, suam-suam kuku kembali
bangkit untuk melayani Tuhan Yesus
Kesusahan / penderitaan kita belum seberapa !
-----------------------------------------------------------------------
Buat yang merasa bahwa hidupnya selalu menderita, cobalah simak biografi kedua
belas murid Jesus ini. Ternyata penderitaan kita bukan apa-apa bila
dibandingkan dengan penderitaan mereka. Percayalah bahwa Tuhan bersama kita.
Salam dalam kasih Tuhan kita Jesus Kristus.
Kehidupan Para Rasul
Apakah Anda tahu bahwa Rasul Yohanes ketika di Roma ia pernah digoreng
hidup-hidup di dalam minyak mendidih. Apakah ia takut menghadapi ini semua?
Tidak! Ternyata tidak satupun dari para rasul yang memilih untuk hidup senang
dan tentram dengan bersedia mengingkari dan tidak mengakui Tuhan Yesus.
Sejarah tradisi gereja banyak sekali memberikan informasi mengenai kehidupan
sampai dengan bagaimana wafatnya para rasul. Satu penulis sejarah yang bisa
dipertanggung jawabkan tulisannya berdasarkan bukti-bukti nyata ialah
Eusebius. Ia menulis buku mengenai cara meninggalnya para Rasul di tahun 325
yang berjudul: "Rasul dan murid dari Juruselamat telah menyebarkan dan
mengkotbahkan Injil ke seluruh dunia".
Tulisan dari Eusebius telah ditelusuri dan diselidiki ulang oleh penulis
sejarah gereja
kondang Mr. Schumacher untuk membuktikan akan kebenaran dari tulisan tersebut.
1. Matius meninggal dunia, karena disiksa dan dibunuh dengan pedang di
Etiopia.
2. Markus meninggal dunia di Alexandria (Mesir), setelah badannya diseret
hidup-hidup dengan kuda melalui jalan-jalan yang penuh batu sampai ia
menemukan ajalnya.
3. Lukas mati digantung di Yunani, setelah ia berkhotbah di sana kepada
orang-orang yang belum mengenal Tuhan.
4. Yohanes direbus atau lebih tepatnya digoreng di dalam bak minyak
mendidih di Roma, tetapi karena Tuhan masih ingin memakai Yohanes lebih jauh,
maka keajaiban terjadi sehingga walaupun ia telah digoreng hidup-hidup ia bisa
hidup terus. Tetapi akhirnya ia dibuang dan diasingkan ke pulau Patmos untuk
kerja paksa di tambang batubara disana. Pada saat ia berada di sana, ia
mendapatkan wahyu sehingga ia bisa menulis Kitab Wahyu.
Kemudian ia dibebaskan dan akhirnya kembali dan menjadi Uskup di Edessa
(Turki). Ia adalah satu-satunya Rasul yang bisa mencapai usia lanjut dan bisa
meninggal dunia dengan tenang.
5. Petrus telah disalib dengan kepala di bawah. Kayu salib untuk Petrus
dipasang nya berbeda, ialah secara huruf X, karena itulah permohonan yang ia
ajukan sebelum ia disalib, dimana ia memohon untuk disalib dengan cara
demikian. Ia merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Tuhan Yesus.
6. Yakobus saudara tiri dari Tuhan Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem,
dilempar ke bawah dari puncak bubungan Bait Allah, di tempat yang sama dimana
si setan dahulu membawa Tuhan Yesus untuk digoda. Ia meninggal dunia setelah
dilempar dari tempat tinggi tersebut.
7. Yakobus anak Zebedeus adalah seorang nelayan dan ia adalah murid pertama
yang dipanggil untuk ikut Tuhan Yesus, ia dipenggal kepalanya di Yerusalem.
Pada saat-saat ia disiksapun, ia tidak pernah menyangkal Tuhan Yesus, bahkan ia
berusaha untuk berkhotbah terus, bukan hanya kepada para tawanan lainnya saja,
bahkan kepada orang yang menghukum dan menyiksa dia dengan kejamnya. Sehingga
akhirnya orang Romawi yang menjadi penjaga dan penyiksa dia, bisa turut
bertobat. Penjaga Romawi itu mendampingi Yakobus pada saat ia dihukum penggal,
bukannya sekedar hanya untuk turut menyaksikannya saja, melainkan juga untuk
turut dihukum dan dipenggal bersama dengan Yakobus. Pada saat ia mau menjalani
hukuman mati, ia berlutut bersama di samping Yakobus, sambil berdoa, itu adalah
doanya yang
terakhir, sebelum ia mati dipenggal bersama Yakobus sebagai orang Kristen.
8. Bartolomeus yang lebih dikenal sebagai Natanael ia menjadi misionaris di
Asia, antara lain ia memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di
Armenia setelah ia mendapat hukuman pukulan cambuk yang sedemikian kejamnya
sehingga semua kulitnya menjadi hancur terlepas kebeset.
9. Andreas juga disalib seperti Petrus dengan cara X di Yunani. Sebelum ia
meninggal, ia disiksa dengan hukum cambuk oleh tujuh tentara dan diikat di
salib. Dengan cara demikian mereka bisa memperpanjang masa sakit dan masa
siksaannya. Seorang pengikut Andreas yang turut menyaksikan hukuman Andreas
menceritakan perkataan yang telah diucapkan oleh Andreas sebelum ia meninggal
dunia: "Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul dimana saya bisa
turut merasakan "happy hours" dengan disiksa dan disalib seperti Tuhan Yesus."
Bahkan pada saat ia disiksa pun tiada henti-hentinya ia berkhotbah terus, ia
berkotbah terus dua hari sebelum ajalnya tiba. Berkotbah sambil dihukum cambuk."
10. Rasul Thomas mati ditusuk oleh tombak di India.
11. Yudas saudaranya dari Tuhan Yesus dihukum mati dengan panah, karena ia
tidak bersedia untuk mengingkari Tuhan Yesus.
12. Matias, rasul pengganti dari Yudas Iscariot mati dihukum rajam dan
akhirnya dipenggal kepalanya.
13. Rasul Paulus disiksa dengan sangat kejam dan akhirnya dipenggal kepalanya
oleh Kaiser Nero di Roma pada tahun 67. Rasul Paulus adalah rasul yang paling
lama mengalami masa siksaan dipenjara. Kebanyakan surat-surat dari Rasul Paulus
dibuat dan dikirim dari pernjara.
14. Disamping kisah para rasul yang ditulis oleh ahli sejarah Eusebius, ia
juga menceritakan tentang seorang penginjil yang matanya dibakar sampai buta
dengan catatan bahwa kalau ia buta, maka ia tidak akan bisa membaca Alkitab
lagi dengan mana ia tidak akan bisa mengabarkan Injil lagi. Tetapi kenyataannya
ia tetap mengambarkan Injil berdasarkan ayat-ayat yang telah dipelajari dan
diingat sebelumnya.
(Dikumpulkan dari Berbagai Sumber)
"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan
layanilah Tuhan". Roma 12:11
=============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
"Apa yang engkau tangiskan anakKU ?"
Yohanes 2: 4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu?
Saat-Ku belum tiba."
Robert W. Smith dan keluarga, diutus oleh Tuhan untuk melakukan penginjilan
kesuatu tempat yang asing baginya, tempat yang baru dan beliau tidak paham
bahasa pengantar yang dipakai oleh masyarakat yang ada disitu,di Negeria.
Suatu hari sepulang mengantar seorang Hamba Tuhan ke airport, mobil yang
mereka pakai terbakar !Saya bisa bayangkan bagaimana Pak Smith kebingungan,
tidak tau harus berbuat apa, didaerah yang asing baginya. Ketika itu hanya satu
kata yang Bapak Smith ucapkan,"HELP", ini doa yang paling singkat yang pernah
dia panjatkan pada Tuhan.
Doa boleh super singkat, tapi kuasanya sungguh DASYAT ! ! Tuhan tidak melihat
berapa panjang doa Bapak Smith, tapi isi hati dan kepasrahannya yang Yesus
lihat.
Dalam pikiran Bapak Smith,"bagaimana saya minta tolong pada orang yang sama
sekali saya tidak mengerti bahasanya dan mereka juga tidak tau berbahasa
inggris" [kejadian itu sekitar tahun 1960 an]. Tapi Tuhan tidak pernah
telambat, tiba-tiba ada seorang laki-laki muda yang menolongnya, dan luar biasa
laki-laki itu ternyata bisa berbicara dalam bahasa inggris ! !
Bapak Smith berkata,"God provided an answer to my prayer before i could pray it
specially. [Yesaya 65:24 Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawab
nya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya].
Sahabat,
saya pernah mengalami pengalaman doa singkat dan Tuhan jawab, walaupun
tidak sesingkat doa bapak Smith :)
Dua setengah tahun yang lalu, saya rindu ikut SPGI [Seminar Pelipatgandaan
Gereja Internasional] di Surabaya bersama-sama dengan teman-teman dari
gereja. Syarat pendaftaran, menyerahkan sejumlah uang sebagai deposit ke
bendahara yang telah ditetapkan, selambat-lambatnya dua minggu sebelum
keberangkatan.Deposit ini untuk biaya transportasi dari Sangatta - balikpapan -
Surabaya [PP] dan Akomodasi selama lima hari.
Sebenarnya tabungan saya cukup untuk biaya perjalanan ini, tapi dalam beberapa
bulan ini tabungan saya diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan. Jujur,
saya pusing dan dilema, jika saya membantu orang lain artinya saya terancam
batal ke SPGI tapi satu sisi lagi, SPGI tidak akan ada maknanya jika saya
tutup mata atas orang lain.
Saya mulai marah-marah dengan diri saya sendiri, masih berat untuk memilih
memberi kepada orang lain.Dan Puji Tuhan, pada akhirnya saya mengambil suatu
keputusan yang membuat saya suka cita,"saya mengalah, SPGI masih ada tahun
depan dan untuk apa saya pergi kesana kalau hati saya tidak sejahtera dan lagi
pula tahun lalu saya sudah mengikuti seminar yang sama". Saya iklas membantu
orang lain sekalipun saya batal ikut SPGI, tapi sesungguhnya ada doa singkat
yang saya tuliskan di hatiku,"Tuhan, aku ingin sekali pergi ke SPGI".
Mujizat, dua hari setelah itu ada yang menelphone saya,"kamu perlu suntikan
untuk ke Surabaya ya ? Bapak mertuaku tidak jadi berangkat ke Bali, tiketnya
bisa di refund dan kamu ambil uangnya".
Aku bengong sekian detik ! Cara Tuhan menjawab doaku, tidak pernah terlintas
dalam pikiranku dan yang lebih luar biasa lagi, setelah sisa deposit
dikembalikan oleh bendahara kepada seluruh peserta, nilainya sama dengan nilai
tiket Refund yang aku peroleh. Sungguh luar biasa bukan ?
Hitungan matematikanya Tuhan Yesus, selalu TEPAT !
Mujizat air menjadi Anggur di acara pernikahan di Kana pun terjadi begitu cepat
!Mereka kehabisan angur dan Maria ibu Yesus berkata kepada-Nya:
"Mereka kehabisan anggur." Yesus meminta orang yang ada disitu mengisi air di
tempayan dan seketika air berubah menjadi anggur yang baik.
Sahabat,
Jangan pernah punya perasaan RAGU akan kuasa DOA, sekalipun hanya tetesan
air mata yang mengalir dipipi anda dan saya, DIA sangat tau dan sangat
mengerti. Sesuai waktuNya, semua akan dijawab, dan satu hal yang perlu kita
pegang, Yesus tidak akan pernah mempermalukan orang yang berharap padaNya.
Dia yang paling mengetahui, waktu dan tempat yang tepat untuk menjawab doa
kita, dan namaNya di permuliakan.
Shalom, Peace be with you
SariHati Indah Tarigan
Ph : +62 - 549 - 21152 Ext. : 158
HP : 0812 58 55 302
http://revival.or.id/shtarigan