From: DPK PDS KOREA Selamat berlebaran dengan KELAHIRAN BARU
Kelahiran baru Beberapa hari yang lalu, saya dikejutkan akan pernyataan seorang Pendeta bahkan beliau sudah menjadi Dosen dari sebuah Sekolah Alkitab, namun beliau mengatakan bahwa Definisi tentang kelahiran baru itu belum beliau ketahui. Menurut pengamatan saya, kemungkinan hal yang sama terjadi juga di mana mana, ada banyak saudara saudara kita yang seiman pun belum mengetahui "Definisi" tentang kelahiran baru itu. Ada Gereja tertentu yang mengatakan bahwa orang yang telah lahir baru itu harus bisa "berbahasa lidah" hal seperti ini bukanlah suatu definisi yang tepat, karena Iblis pun bisa melakukan hal seperti itu, Iblis bisa melakukan sesuatu mirip dengan apa yang dilakukan oleh Malaikat Malaikat Terang, bacalah di 2 Korintus 11:14 yang demikian bunyinya "Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang". Mengapa hal itu bisa terjadi? Ini penjelasannya yang ditulis di dalam BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH) di 2 Korintus 11:13 yang demikian bunyinya "Sebab orang orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus", dari mana kita bisa mengetahui akan hal itu? Kita sebagai orang Kristen kan tidak boleh menghakimi saudara seiman kita sendiri, dan juga menghakimi orang orang lain. Dalam hal ini, kita memang memiliki keterbatasan karena kita semua itu adalah manusia biasa saja, tetapi marilah kita memakai Alkitab untuk mengenal buah buahnya, bacalah di Injil Matius 7:16 yang demikian bunyinya "Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?", dari Ayat Bible itulah kita bisa mengetahui bahwa bukan "Bahasa Lidah" yang menentukan bahwa orang itu telah lahir baru atau tidak, melainkan hasil yang bisa kita lihat, apakah orang tersebut telah berhasil mewartakan injil dan bisa menuntun orang lain untuk mengikut Tuhan Yesus Kristus atau tidak, maksudnya yaitu apakah orang lain itu telah bisa melihat kerajaan Tuhan atau tidak, itulah tujuan yang sebenarnya, karena Tuhan Yesus sendiri telah berkata di Injil Yohanes 3:3 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Tuhan". Jadi tujuan dari Kelahiran Baru itu adalah melihat Kerajaan Tuhan dan masuk ke dalam kerajaan Tuhan itu sendiri, hal ini bukan melalui Bahasa Lidah dan cara cara yang aneh aneh, dan telah dijelaskan oleh Tuhan Yesus di Injil Yohanes 3:5 - 6 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Tuhan. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena AKU berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia dating atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap tiap orang yang lahir dari Roh". Nikodemus yang telah menyandang gelar sebagai "Pemimpin Agama Yahudi" pun tidak mengetahui akan hal itu, mirip sekali dengan keterangan yang saya dapat dari teman saya yang telah menjabat sebagai Dosen dari Sebuah Seminari itu, tetapi apa Jawaban dari Yesus? Bacalah di Injil Yohanes 3:10 - 21 "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal hal itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami. Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata kata dengan kamu tentang hal hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata kata dengan kamu tentang hal hal sorgawi? Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada DIA yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan. Supaya setiap orang yang percaya kepadaNYA beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini, sehingga IA telah mengaruniakan AnakNYA yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Tuhan mengutus Anak NYA ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan nya oleh DIA. Barangsiapa percaya kepadaNYA, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Tuhan. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan perbuatannya yang jahat itu tidak Nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan perbuatannya dilakukan dalam Tuhan". Semoga dengan penjelasan tersebut di atas, kita bisa mawas diri, tidak terombang ambingkan dengan ajaran ajaran yang salah, tetapi iman kita harus teguh dan tetap menjurus kepada Tuhan Yesus Kristus, terima kasih atas pengertiannya dan semoga Tuhan memberkati anda sekalian. Amin. Diuraikan oleh: Ir. H.L. Njoo Ketua Dewan Pimpinan Komisariat PARTAI DAMAI SEJAHTERA For of Him and through Him and to Him are all things, to whom be glory for ever. Amen (Romans 11:36) =============================================== From: DPK PDS KOREA tulisan (KALAU menganggu delete saja) TENAGA KERJA INDONESIA Cerita yang sama itu terjadi bagi TENAGA KERJA INDONESIA yang meninggal di luar negeri, wah ini lebih seru lagi, keluarganya mungkin tetap di Indonesia, karena untuk mengambil jenazahnya dari luar negeri itu sulit sekali, dan sampai saat ini sulit untuk mendapatkan teman yang mau mengantarkan jenazah sampai ke Indonesia. Lalu apa yang terjadi? Pengiriman jenazah sampai ke Jakarta saja itu sudah menelan biaya paling sedikit Rp. 40.000.000,--. Dulu pernah ada teman dari Pontianak yang mendadak meninggal dunia setelah berlibur di Ever Land yaitu di Gyongkido Gwangju, menurut beritanya sih teman itu meninggal karena terlalu lelah, kemudian mandi, dan langsung tidur dengan dikipasi pakai kipas angin, karena cuaca pada waktu itu memang panas sekali, jadi tidurnya keterusan sampai pulang ke Rumah Bapa di Sorga. Orang di Pemerintah yang mendengar berita itu tentunya bukan sedih, tapi senang, karena akan ada uang masuk yang mengalir dengan deras, dan pihak keluarganya di Indonesia itu dipaksa melalui telepon agar Jenazahnya dikirim pulang ke Indonesia, karena katanya sebagai orang asing itu sulit untuk dikebumikan di Korea. Dari kata kata itulah tentu pihak keluarganya yang sama sekali tidak mengetahui tentang kondisi di Korea, ya mau omong apa lagi, mereka tentu menyetujui karena tidak ada jalan yang lain, dan jenazah itu kalau tidak dikebumikan lalu mau dijadikan apa? Untunglah pada saat itu saya dan seorang Pendeta mengetahui akan hal itu, lalu kami mengambil keputusan untuk mengkremasikan jenazah itu, dan melalui jalur telepon kami memohonkan surat ijin untuk mengkremasikan jenazah itu, dan al hasil semua bisa berjalan dengan lancar, karena ongkos Kremasi itu dapat dikatakan gratis, karena ditopang oleh Pemerintah Korea, jadi saudara dari yang wafat itu bisa kembali ke Indonesia dengan membawa dana sumbangan dll sekitar Rp. 80.000.000 dan bisa dibelikan rumah di Singkawang, dekat Pontianak. Jadi menurut pendapat saya, kalau ada teman yang harus berangkat ke rumah Bapa di Republik Korea, kami sarankan untuk dikremasikan saja di Korea, jenazahnya tidak perlu dikirim ke Indonesia, hal ini tolong disebar luaskan kepada semua teman yang memiliki saudara di Korea, terima kasih. Salam dalam kasihNYA Ir. H.L. Njoo Ketua DPK PDS KOREA For of Him and through Him and to Him are all things, to whom be glory for ever. Amen (Romans 11:36) ========================================== From: Dewi Kriswanti MELEKAT KEPADA KRISTUS Yohanes 15:1-10 Di saat kita akan memasuki hari-hari kita di tengah keadaan dunia yang jahat dan tidak dapat memberikan kepastian ini, yaitu hari-hari yang akan penuh dengan tantangan, hari-hari dimana setiap orang harus semakin kerja keras karena tuntutan jaman, maka satu hal yang tidak boleh kita tinggalkan yaitu tetap melekat kepada Kristus. Ada 3 berkat besar jika kita melekat pada Kristus, anatara lain: 1. Kita akan memiliki kehidupan yang dewasa (ayat 5). Pohon bisa berbuah jika sudah berada pada tingkat kedewasaan tertentu. Orang yang melekat pada Kristus akan memiliki hidup yang dewasa. Seorang yang dewasa adalah seorang yang mau pergi melayani Tuhan dan mau bertindak dalam nama Tuhan. Seorang yang kekanak-kanakan akan selalu menciptakan masalah, selalu melihat tanggung jawab itu adalah pada orang lain dan bukan pada dirinya, mudah iri hati, gampang tersinggung dan tidak dapat dinasihati dan diajar. 2. Ada hubungan yang intim dengan Tuhan (ayat 7). Dalam Ulangan 28:1 dikatakan jika kita melekat kepada Tuhan maka kita akan mendengar suara Tuhan. Waktu kita melekat pada Tuhan kita akan memiliki hubungan yang intim dengan Dia. 3. Kita akan memiliki hari esok yang menyenangkan (ayat 9-10). Jika kita menggantungkan hari esok kita pada Yesus maka hari esok kitapun akan secerah janji-janji Tuhan, penuh dengan kemenangan yang luar biasa. Jangan sampai kita terpisah dengan janji-janji Tuhan, tetapi kita harus terus melekat dengan Tuhan.

