From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>
Edisi 10-43#2007 -- Misi di Bidang Kewanitaan
GOD DEVELOPS OUR SPIRITUAL POWER THROUGH THE PRESSURE OF HARD PLACES
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Shalom,
Salah satu pelayanan masyarakat yang nantinya memberi dampak besar
adalah pelayanan untuk wanita karena wanita memegang peranan yang
sangat penting untuk membangun keluarga, sebagai unit terkecil dalam
masyarakat. Karena itu, pelayanan misi di bidang wanita seharusnya
mendapat perhatian yang proporsional. Melalui sajian e-JEMMi minggu
ini, Anda akan disuguhi pembahasan seputar pengembangan pelayanan
untuk wanita yang bisa diterapkan baik di ladang misi atau pun di
gereja-gereja lokal. Tak lupa, kami juga mengajak Anda berdoa agar
para wanita dapat diperlengkapi sehingga dapat dipakai Tuhan untuk
menjangkau keluarganya dan masyarakat sekitarnya bagi kemuliaan Kristus.
Selain itu, kami juga mengajak Anda untuk berpartisipasi dalam
program IDOP (International Day of Prayer for the Persecuted Church)
yang diselenggarakan oleh organisasi Open Doors. Untuk informasi
lebih lanjut, silakan simak kolom Stop Press di edisi ini.
Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
MELAYANI WANITA ADALAH KUNCI MENGEMBANGKAN MASYARAKAT
=====================================================
Oleh: Yulia Oeniyati
Mungkin judul di atas terdengar sedikit berlebihan. Tapi fakta
membuktikan bahwa wanita, disadari atau tidak, memiliki peran yang
tidak kecil dalam keseluruhan hidup manusia pada umumnya. Alkitab
pun mendukung gambaran ini. Coba Anda perhatikan baik-baik seluruh
ayat dalam Amsal pasal 31. Ini merupakan pujian yang tidak main-main
terhadap wanita. Bayangkan, dari pagi sampai petang, wanita
mengerjakan semua tugas, dari menyiapkan makan sampai menyediakan
sandang dan papan bagi seluruh anggota keluarga. Itu pun belum cukup
karena ternyata wanita juga sanggup mengurus semua stafnya untuk
mengerjakan industri rumah tangga yang akan menghasilkan pemasukan
bagi keluarga. Belum lagi urusan pendidikan anak-anak, wanita juga
yang harus mengerjakannya. Bagaimana dengan tugasnya terhadap suami?
Di tengah semua kesibukannya, wanita masih menyempatkan diri
berdandan untuk melayani suaminya. Tidak ayal lagi, peran wanita
yang serba bisa ini akan menjadi tonggak kestabilan dan
kesejahteraan keluarga. Jika keluarga sebagai unit terkecil dalam
masyarakat ini bisa stabil dan sejahtera, masyarakat pun pasti akan
terkena dampaknya yang positif.
Namun sayang sekali, peran wanita yang dapat memberi dampak besar
ini sering tidak mendapat dukungan yang diperlukan dari masyarakat
umum. Sebaliknya, wanita sering mendapat perlakukan yang tidak adil
dan diremehkan, bahkan dilecehkan sehingga tidak dapat melakukan
peran yang seharusnya. Dari berita-berita koran, TV, dan majalah,
kita melihat penyiksaan dan pelecehan wanita yang terjadi justru di
dalam keluarga sendiri. Posisi wanita yang lemah sering kurang
mendapat perlindungan yang diperlukan. Padahal bila tidak dari
keluarganya sendiri, ke mana para wanita ini harus mencari dukungan
yang sebenarnya mereka perlukan?
Memberi pelayanan kepada wanita dalam konteks di atas merupakan
salah satu tujuan diadakannya pelayanan misi untuk wanita. Khusus di
negara-negara berkembang, masalah-masalah wanita seperti di atas
sangat terlihat menonjol karena masyarakat dan pemerintah pada
umumnya kurang memberikan perhatian. Bagaimana dengan gereja? Gereja
dan masyarakat Kristen seharusnya bisa mengambil bagian untuk
memberikan pelayanan bagi wanita yang memerlukan. Bukan hanya untuk
kebutuhan perlindungan dan rasa aman saja, gereja juga dapat
menolong memberikan kekuatan bagi wanita-wanita yang ingin
memberikan peran lebih besar bagi masyarakat di sekitarnya.
Memperlengkapi wanita dengan hidup rohani yang kuat dan keterampilan
penginjilan akan mendorong mereka menjangkau jiwa anggota
keluarganya dan bahkan masyarakat di sekitarnya bagi Kristus. Sejauh
mana gereja dan organisasi Kristen ikut memikirkan kebutuhan dan peran wanita
ini?
Berikut ini adalah beberapa ide yang diharapkan dapat menjadi
inspirasi bagi gereja, organisasi Kristen, atau individu-individu
yang terbeban untuk terlibat dalam pelayanan bagi wanita.
1. Membuka pelayanan konseling/konsultasi bagi keluarga, khususnya
untuk wanita, sehingga mereka mendapatkan tempat untuk
mencurahkan masalahnya dan mendapatkan penghiburan dalam Tuhan
serta jalan keluar bagi keluarganya.
2. Menyediakan pelayanan konseling untuk gadis-gadis remaja yang
bermasalah dan memberikan penyuluhan tentang seks yang positif
sehingga mereka tidak tersesat ke jalan yang disediakan setan.
3. Menyediakan pelayanan kesehatan bagi wanita hamil, misalnya tes
kehamilan gratis. Pelayanan ini dapat dilanjutkan dengan
pelayanan yang lebih serius, khususnya untuk wanita-wanita yang
hamil di luar nikah sehingga menghindarkan mereka dari melakukan
aborsi yang tidak bertanggung jawab.
4. Menyediakan tempat penitipan anak, khususnya bagi wanita yang
menjadi orang tua tunggal sehingga ia bisa bekerja tanpa menelantarkan
anaknya.
5. Memberikan seminar-seminar pendidikan dan prinsip-prinsip
kekristenan bagi orang tua yang tidak memiliki pendidikan formal
agar dapat membesarkan anak dengan bertanggung jawab.
6. Memberikan tumpangan bagi wanita-wanita yang sedang dalam proses
pemulihan, namun tidak memiliki keluarga yang mendukung.
Misalnya, para wanita yang mengalami kehamilan di luar nikah,
pemulihan dari pelacuran, kecanduan narkoba, dll.. Di tempat
seperti ini, mereka dibina sehingga menemukan harapan baru dalam Tuhan.
7. Menjadi penyalur barang-barang bekas (alat-alat rumah tangga,
pakaian, sepatu, dll.) untuk ibu-ibu dari keluarga yang kurang
mampu.
8. Menyediakan guru-guru relawan untuk memberikan pelajaran tambahan
bagi anak-anak korban perceraian. Tidak sekadar pelajaran
sekolah, tapi juga pelajaran kerohanian dan kepribadian agar
memberi keseimbangan peran ayah atau ibu yang tidak lagi mereka miliki.
9. Menjadi penyalur informasi lowongan pekerjaan, khususnya untuk
wanita-wanita yang sangat membutuhkan pekerjaan dan memberikan
mereka pelatihan keterampilan untuk bekerja dengan baik.
Dan masih banyak lagi ide-ide pelayanan lain yang bisa dipikirkan.
Harapan mengembangkan pelayanan misi di bidang kewanitaan adalah
agar gereja/organisasi/orang Kristen dapat memikul sebagian beban
yang ditanggung saudara-saudara kita yang sedang mengalami
kesulitan, khususnya wanita, sehingga ada keseimbangan. Dengan
memulihkan keadaan para wanita ini maka terbuka kesempatan untuk
mereka bisa berperan sebagaimana Tuhan kehendaki. Pemulihan para
wanita ini akan menjadi salah satu kunci bagi pemulihan keluarga.
Pemulihan keluarga diharapkan akan menjalar ke keluarga-keluarga
lain di sekitar mereka dan kemudian ke masyarakat yang lebih luas.
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
CHRISTIAN WOMEN FOR JESUS MINISTRIES, INC.
==> http://www.christianwomen.net/
Christian Women for Jesus Ministries, Inc. merupakan situs yang
dibangun untuk menyebarkan Injil. Sesuai dengan namanya, situs ini
ada untuk memajukan dan memperlengkapi para wanita tunawisma, wanita
yang terkurung, serta para wanita yang hidup dalam kemiskinan dan
teraniaya dari segala denominasi dan ras. Bekerja sama dengan
Followers of Christ Church Ministries, Inc., situs ini mengupayakan
misi mulia itu dengan memberikan beberapa menu yang sangat
bermanfaat bagi para pengunjung situs. Menu yang disajikan meliputi
CWFJ, Articles, Edification, Prayer Altar, dan Salvation Network.
Pada bagian Articles, Anda akan beroleh sejumlah artikel yang
dikategorikan dalam Newsletter, Sanctuary, Perspectives, Singles
Only, One Flesh, dan Marriage Choices. Newsletter, misalnya, berisi
berbagai artikel menyangkut beragam hal seputar kewanitaan, yang
semuanya bernuansa Kristen. Kemudian menu One Flesh, dalam menu ini
terdapat artikel-artikel yang ditujukan untuk para wanita yang telah
menikah, dengan tujuan untuk memperbaiki hubungan pernikahan dan
keluarga, serta memberi para wanita harapan dan kebenaran, entah
mereka bahagia dengan pernikahannya atau tidak. Selain itu, situs
ini juga menyediakan forum yang tentunya akan sangat bermanfaat
dalam mewujudkan misinya. Luar biasa bukan? Jika Anda tertarik,
langsung kunjungi situsnya; dapatkan bahan dan fasilitas bermanfaat
yang ditawarkan dalam situs ini.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
I S T A N B U L
Polisi di kota Alexandria, Mesir, melakukan tindak penganiayaan
terhadap seorang perempuan Kristen yang memutuskan untuk
meninggalkan iman lamanya. Ia berada di dalam penjara selama satu
minggu setelah keluarganya menyerang perempuan yang saat itu sedang
bersama suaminya di sebuah tempat umum. Keluarga Eman yang ketika
itu mengamuk, berusaha menyeretnya ke dalam mobil sambil mengancam
akan membunuhnya. Polisi yang melihat kejadian tersebut langsung
menarik Eman dan membawanya pergi. Sejak saat itu, Eman menerima perlakuan
kasar serta interogasi selama berjam-jam di kantor polisi kota Alexandria,
Mesir.
Diambil dari :
Judul buletin: Open Doors, Edisi September-Oktober 2007,
Volume 14 No. 5, Halaman 7
Sumber asli : Compass Direct
Pokok Doa
---------
* Doakan Eman yang telah bertekad untuk mengikut Kristus meskipun
mendapat penganiayaan dan ancaman dari keluarganya.
* Doakan agar keteguhan hati Eman ini dapat menjadi jalan bagi
Eman untuk menceritakan Kristus yang telah menyelamatkan jiwanya.
A M E R I K A S E R I K A T
Ada begitu banyak wanita yang berjuang mengarungi hidup saat suami
mereka sedang dalam tugas kemiliteran. International Bible
Society/Send the Light menyediakan Alkitab bagi mereka. Buku
berjudul "Finding Hope Beyond the Battle" berisi tiga belas
kesaksian istri-istri tentara tentang bagaimana Tuhan menyertai
mereka melalui masa-masa sulit. Chuck, seorang pensiunan pendeta
militer, mengatakan, "Pada akhir setiap kesaksian terdapat ayat
referensi beserta nomor halamannya untuk mengarahkan pembaca ke
Alkitab untuk membantu dan menguatkan mereka menghadapi masalah yang
sedang mereka alami. Contohnya, istri-istri tentara sering kali
marah jika suami mereka ditugaskan dalam misi kemiliteran lebih dari
sekali. Chuck ingin menjangkau banyak orang dengan Injil untuk
pertama kalinya. "Kami berharap dapat membawa keluarga-keluarga
tentara yang biasanya bukan Kristen, atau pembaca Alkitab, kepada
firman Tuhan." Alkitabnya akan dibagi-bagikan. Dana yang ada
memungkinkan salinan pertama Alkitab dapat tersedia secara gratis
dan diberikan kepada semua pendeta militer. Dukunglah pelayanan ini dalam doa.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10264
Pokok Doa
---------
* Berdoalah agar Tuhan membukakan kesempatan utuk melayani para
istri tentara yang kebanyakan belum mengenal Kristus dengan baik.
Berdoalah agar mereka menemukan Batu Karang yang teguh ketika
mereka mengalami badai rumah tangga.
* Doakan agar tersedia dana yang cukup untuk mencetak buku "Finding Hope
Beyond
the Battle" supaya bisa dibagikan gratis bagi yang membutuhkan.
P O R T U G A L
Sementara itu, David dari Association of Baptists for World
Evangelism, mengatakan bahwa seorang pendeta Brasil menyatakan
visinya untuk mengirim misionaris ke negara-negara Afrika yang
menggunakan bahasa Portugis untuk bahasa sehari-hari. Pendeta ini
mengembangkan program bernama "Multi-Cultural Ministries Maranatha"
untuk melatih para misionaris baru. Program itu akan segera
dijalankan. "Semoga pada akhir tahun ini atau awal tahun
berikutnya, dua pasang misionaris sudah akan berada di ladang misi,
dan mereka akan berfokus pada tujuan utama mereka di Cape Verde
Island. Dua pasang misionaris muda itu akan memimpin dan memulai
pembangunan gereja di kota Praia, yang adalah sebuah ibu kota."
David mengatakan bahwa pendeta itu sungguh-sungguh dalam melakukan
pelayanan bidang pelatihan demi terlaksananya penginjilan. "Setelah
Cape Verde Island, ia rindu akan adanya misionaris di Angola. Kami
sudah menghubungi orang-orang yang rindu untuk melayani di Angola,
yang juga akan belajar dalam program kami yang ada di kota Sao Paolo
sehingga mereka mampu membangun jembatan dan relasi demi terwujudnya
penginjilan yang berhasil.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10269
Pokok Doa
---------
* Berdoalah agar rencana pengiriman misionaris ke negara-negara
Afrika yang berbahasa Portugis dapat terlaksana. Doakan juga agar
pelatihan yang sedang dijalankan dapat mewujudkan rencana ini.
* Berdoa untuk dua pasang misionaris yang sudah siap untuk diutus ke
ladang misi di Cape Verde. Kiranya Tuhan menyiapkan mereka dengan
visi Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa di sana.
J E P A N G
Penduduk Jepang yang beragama Kristen jumlahnya kurang dari satu
persen. Hanya sedikit yang tertarik pada hal-hal yang bersifat
rohani. Pemerintah melarang masuknya hal-hal rohani di
sekolah-sekolah. Namun, Book of Hope International melakukan sesuatu
untuk menjangkau muda-mudi Jepang. Cina dari Book of Hope
mengatakan bahwa muda-mudi di sana sangat tertarik untuk belajar
bahasa Inggris. "Sebenarnya buku kami disusun dalam dua bahasa
(diglot). Injil ditulis dalam bahasa Jepang dan Inggris secara
bergantian, lembar per lembar. Dan kami juga mengembangkan sesuatu
yang unik di Jepang -- buku pelajaran bahasa Inggris yang
menggunakan "Book of Hope". Jadi, kami memenuhi apa yang mereka
butuhkan dan sekaligus mengenalkan Injil kepada mereka." Karena
tidak diterima di sekolah, sebuah gereja membawa buku-buku itu ke
stasiun kereta dan tempat-tempat berkumpulnya muda-mudi, dengan
sebuah undangan ke suatu acara. Cina mengatakan bahwa usaha itu
berdampak. "Kini mereka mengasuh 150 murid setelah buku Book of Hope
itu diberikan di daerah tersebut. Mereka datang ke konser pelajar,
dan enam pelajar Jepang menyerahkan hidup mereka kepada Kristus," tuturnya
lagi.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10318
Pokok Doa
---------
* Berdoa agar program belajar bahasa Inggris lewat "Book of Hope"
dapat menarik minat lebih banyak lagi muda-mudi di Jepang. Doakan
agar melalui cara ini, muda-mudi Jepang yang ingin belajar bahasa
Inggris menemukan bahasa cinta yang dibawa oleh Kristus.
* Doakan juga 150 pemuda Jepang yang telah mengenal Kristus melalui
"Book of Hope" ini sehingga hidup mereka diubahkan dan dapat
menjadi saksi bagi muda-mudi yang lain.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PERAN WANITA DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT
==========================================
Budaya patriarki di masyarakat Timur umumnya menganggap bahwa wanita
ada untuk melayani laki-laki dan merawat keluarga saja; dan
pekerjaan mereka hanyalah di rumah dan di dapur. Pandangan ini
seharusnya sudah bisa ditinggalkan. Apalagi fakta menunjukkan, di
tengah keterbatasan yang ada, wanita Indonesia telah memberikan
sumbangsih cukup besar bagi kemajuan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Keterlibatan wanita tidak harus secara mencolok dengan terlihat di
tempat-tempat umum, misalnya di dunia politik, bisnis, organisasi
dll.. Ada banyak tempat di mana wanita bisa memberikan pengaruh dan
dampak yang positif, misalnya di keluarga sendiri atau di
lingkungan masyarakat di mana mereka berada. Peran wanita sebagai
seorang ibu misalnya, memegang peranan yang sangat penting; dia
dapat menjadi pendorong yang efektif bagi keberhasilan suami atau
anak-anaknya. Sebagai sesama wanita, ia dapat menjadi penolong bagi
wanita-wanita muda lain dalam keluarganya untuk membagikan
keterampilan atau pengalaman sehingga menjadi bekal bagi masa depan
mereka. Dan masih banyak lagi peran wanita yang tidak dapat
disebutkan satu per satu di sini. Mari kita beri dukungan doa bagi
para wanita yang berjuang keras dan memiliki dedikasi untuk
memajukan bangsa dan negara Indonesia melalui keluarganya masing-masing.
Pokok Doa
---------
1. Berdoa agar Tuhan memakai banyak wanita Kristen untuk menjadi
pendamping yang baik bagi suami-suami mereka. Doakan agar melalui
kesungguhan mereka mengikut Kristus, keluarganya pun turut mencintai Tuhan.
2. Mari berdoa bagi wanita-wanita Indonesia yang saat ini memegang
posisi penting, baik di pemerintahan atau di organisasi
masyarakat. Doakan agar Tuhan memberikan jalan sehingga mereka
dapat membuka kesempatan bagi para wanita untuk bisa memberi
pengaruh yang lebih luas di keluarga atau di lingkungan di mana mereka
berada.
3. Doakan agar Allah memberikan hikmat kepada para wanita sehingga
mampu membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan (atau
kegiatan-kegiatan lain). Doakan agar di mana pun mereka berada,
mereka dapat menjadi berkat, tidak hanya bagi keluarga, tapi juga
masyarakat.
4. Berdoalah bagi para wanita yang saat ini harus berjuang sendiri
untuk memenuhi kebutuhan keluarga (single parent). Doakan agar Tuhan
memberikan kekuatan untuk bertahan dan perlindungan dari hal-hal yang
jahat.
5. Mari terus berdoa agar semakin banyak wanita-wanita Kristen
Indonesia mau terlibat secara aktif dan kreatif, tidak hanya
dalam menunaikan tugas dan panggilannya di dalam keluarga, namun juga
dalam
tugas panggilan pelayanan untuk menjadi rekan sekerja dalam pelayanan Allah.
______________________________________________________________________
STOP PRESS!
INTERNATIONAL DAY OF PRAYER FOR THE PERSECUTED CHURCH (IDOP) 2007
==========================================================
"Ini Keluargaku"
"Keluargaku adalah segalanya bagiku" -- sering kali kita mendengar
kata-kata itu, sering kali pula kita mengucapkannya dan
mengamininya. Lalu bagaimana dengan keluarga kita dalam Kristus?
Firman Tuhan mencatat dalam 1Korintus 12:13, kita semua telah
dibaptis menjadi satu tubuh dan Yesus adalah kepala kita. Semua
orang yang percaya pada Kristus adalah keluarga kita!
Pendeta Zaur Balaev di penjara Uzbekistan yang dijatuhi vonis dua
tahun penjara karena kasihnya pada Kristus adalah keluarga kita.
Ibu Lien di Vietnam yang ditimpuki batu karena membagikan kasih
Kristus dan kebenaran Injil adalah keluarga kita. Bapak Abraham
Bentar di penjara Cirebon yang masih harus menunggu tiga tahun untuk
bisa berkumpul kembali bersama keluarganya, juga adalah keluarga kita.
Mereka, Tubuh Kristus yang menderita dan dianiaya, adalah keluarga
kita. Maukah kita berdoa bagi mereka?
Tanggal 11 November (dan sepanjang minggu pertama dan kedua bulan
November) Open Doors bersama tujuh lembaga misi lainnya yang
melayani gereja yang teraniaya serta gereja-gereja dari berbagai
denominasi di seluruh dunia akan mengadakan program doa
International Day of Prayer for the Persecuted Chruch (IDOP) atau
Hari Doa Sedunia bagi Gereja yang Teraniaya. Open Doors Indonesia
secara khusus akan membagikan CD interaktif IDOP 2007 yang bertema:
"Ini Keluargaku" bagi umat Kristen dan gereja-gereja yang tergerak untuk
berdoa.
CD Interaktif IDOP 2007 ini berisi materi-materi doa/kesaksian
dan video singkat. Jika Anda tertarik, silakan menhubungi alamat
di bawah ini dan CD tersebut akan kami kirim ke alamat Anda tanpa
dipungut biaya. Terima kasih untuk doa Saudara bagi gereja yang
teraniaya. Tuhan memberkati.
Hubungi Open Doors Indonesia:
Kontak Person: Rosdita/Suwilis atau
Telp. : 021 - 52963779
Fax. : 021 - 5260972
Email : indonesia(at)od.org
Sumber: OpenDoors Indonesia Development
PO Box 5019 JKTM, Jakarta 12700
Phone/Fax: 62-21 52963779/5260972