From: <[EMAIL PROTECTED]>

Tidak cukup hanya dengan modal CINTA

Yakobus 5:20 ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari 
jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi
banyak dosa.

"Cinta memang diperlukan dalam suatu hubungan, tapi kalau hanya bermodalkan
SEMANGKOK CINTA, aku pasti sudah meninggalkan suamiku", ungkap Sumi
beberapa waktu yang lalu.

Suami Sumi memang tidak gemar mabuk-mabukan dan Sumi sangat yakin bahwa
suaminya tidak mempunyai wanita idaman lain, tetapi apa yang menjadi kebiasaan 
Toni tidak jauh lebih baik dari semua itu; kebiasaan main judi dalam dua tahun 
ini telah memporak-porandakan rumah tangga mereka, tidak hanya asap dapur yang 
goncang,  tapi  mereka kehilangan komunikasi layaknya pasangan suami istri yang 
ideal.

Setiap kali ada waktu luang, Toni selalu pergi ketempat Wayan, yang selama ini 
mereka pakai sebagai markas judi dan baru pulang kerumah menjelang subuh, 
bahkan diakhir minggu tak jarang suaminya tidak pulang sampai beberapa hari.

Antara putus asa dan keinginan untuk tetap mempertahankan mahligai rumah tangga 
mereka, Sumi nekad mendatangi rumah Wayan dan dia tau pasti kalau Toni ada 
disana.

Wajah Toni merah padam saat melihat Sumi datang bersama kedua buah hati mereka, 
kalau saja Sumi datang sendiri tanpa anak-anak, sudah pasti  Sumi akan 
mendapatkan caci makian dari suaminya; dengan amarah yang tertahan Toni 
mengajak Sumi dan anak-anak pulang.

"Pa, apa yang membuat kamu betah berlama-lama dirumah Wayan ? yang aku tau,
selama dua tahun ini kamu selalu kalah judi dan kalaupun menang paling hanya 
satu atau dua kali saja", tanya Sumi setelah dilihatnya emosi Toni mulai stabil.

"Papa butuh ketenangan ! butuh hiburan dan semua itu Papa temukan di sana, 
sekalipun harus kalah judi", jelas Toni dengan ketus.

Sambil menghela nafas panjang, Sumi mencoba tetap tenang dan bertanya kepada 
suaminya, "kalau hanya untuk mencari hiburan, bagaimana kalau Papa main judi 
dirumah saja?"

"Maksud kamu apa ? mengundang teman-teman kerumah kita dan main disini ?
Kamu sudah GILA ya  !", umpat Toni.

Sumi tersenyum manis dan sambil memegang tangan suaminya dia mulai 
berkata-kata, "Saat anak-anak tidur, Papa dan Mama main kartu, kalau Papa yang 
kalau atau pun Mama yang kalah, uang tetap menjadi milik kita kan ?"

Toni diam sejenak dan mencoba mencerna  apa yang baru saja disampaikan
istrinya, walau dia tidak begitu mengerti arah pembicaraan istrinya, tapi saat 
melihat istrinya begitu bersemangat, Toni terpaksa SETUJU ! !

Sebenarnya Sumi ketawa sendiri dengan idea gilanya, tapi namanya juga usaha
pikirnya. Saat suaminya pergi kerja, dipakainya untuk belajar main kartu dengan 
anak kuliahan yang kos dibelakang rumah mereka.

Waktu yang di tunggu-tunggu pun tiba, setelah anak-anak tidur Sumi mulai 
mempersiap kan segala sesuatunya dan Toni sampai terheran-heran melihat 
persiapan yang dilakukann istrinya, di meja tidak hanya ada kartu  tapi juga 
tersedia kopi dan pisang goreng.

Sumi sadar 100% apa yang dia lakukan bukan idea yang  tepat, tapi setidaknya 
suaminya ada dirumah sepanjang malam dan uang mereka tidak habis dimeja judi, 
dan yang paling penting anak-anak bahagia karena Papa mereka ada dirumah sampai 
mereka tidur dan bangun pagi papa mereka juga ada dirumah.

Selama satu minggu Sumi meladeni suaminya bermain kartu dan sebelum mereka
main kartu, Sumi sudah tutup bungkus keluarga mereka dalam Nama Tuhan Yesus dan 
berharap hati suaminya Tuhan pulihkan. Tak putus-putusnya Sumi Doa dan Puasa 
untuk Suami dan rumah tangga yang telah mereka bina delapan tahun.

Di awal minggu kedua, sekitar jam 3:00 subuh, Sumi tersentak dari tidurnya 
karena dia mendengar suara isakan tangis  di ruang tamu, perlahan-lahan dia 
turun dari tempat tidur. Betapa kagetnya Sumi, untuk pertama kalinya dia 
melihat suaminya menangis  dan dihadapannya terletak sebuah Alkitab.

"Maafkan sikap Papa selama dua tahun ini", masih dengan isak tangis Toni 
memeluk Sumi yang kelihatan bingung melihat sikap suaminya.

"Tadi siang, sekitar jam 14:00 Papa  pulang kerumah karena ada barang yang 
ketinggalan dan waktu tau kamu sedang main kartu dengan anak mahasiswa 
dibelakang sana, saya marah sekali, tapi Puji Tuhan, tetangga kita yang saat 
itu ada diberanda rumah melihat kemarahan saya, segera menahan papa dan dari 
beliau saya tahu, bahwa mama selama ini, belajar main kartu demi Papa dan demi 
keutuhan rumah tangga kita", tangis Tomi semakin kuat dan dengan erat memeluk 
Sumi istrinya.

Sahabat,
Toni dipulihkan saat melihat KASIH dan PENGORBANAN istrinya yang luar biasa, 
Tuhan menjamahnya lewat seorang istri yang mempunyai pengampunan untuk suami 
yang telah menelantarkannya selama dua tahun.

Jika saat ini anda sedang mempunyai pergumulan yang barangkali tidak seberat 
yang  Sumi rasakan, atau bahkan lebih berat dari beban Sumi, maka KASIH adalah 
jawabannya.

 Jangan pernah menantikan orang lain lebih dahulu memberikan KASIH kepada kita 
, tapi biarlah kita yang belajar menjadi PELAKU dari KASIH yang sempurna itu.

 Kasih Yesus begitu sempurna bagi anda dan saya dan marilah kita teladani
KasihNYA.

1 Petrus 4:8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan
             yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.
=============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Nantikan KEJUTAN-KEJUTAN  dari  Tuhan Yesus

Yohanes 21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah 
kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka 
tidak
dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

Hasil dari liburan dengan anak-anak, kakakku menghadiahkanku dua buah buku yang 
berjudul "Holy Land" dan "Bible", dan dengan sedikit merengek-rengek, aku 
memintanya untuk mengirim buku-buku itu lewat pengiriman jasa, rasanya sudah 
tidak sabar untuk melihat kedua buku itu.

Dan aku semakin tidak sabar, saat ponakanku yang baru berusia tiga tahun enam 
bulan menelphoneku, "bibi, angie punya oleh-oleh untuk bibi, tapi RAHASIA lho . 
. . hadianya BUKU dan KALUNG." . . . . nah lho ! ! , dimana letak  
KERAHASIAANNYA  :) : )

Sahabat,
Kita sering tidak sabar menanti jawaban Tuhan atas doa-doa kita, kita mulai 
memaksa kan kehendak dan berharap Tuhan mengikuti apa yang kita mau. Kita mulai 
mengatur Tuhan, dan berpikiran jawaban Tuhan lebih sering terlambatnya 
dibanding tepat waktunya. Jawaban Tuhan, sering melenceng karena yang Tuhan 
berikan tidak sesuai dengan apa yang kita minta.

Saat diwawancarai Artis Denada berkata,"Tuhan  tau yang paling baik buat saya, 
kapan waktu yang terbaik buat saya, dan ketika Tuhan menjawab doa-doa saya, 
maka suka cita akan memenuhi seluruh kehidupan saya".

Tuhan selalu punya RAHASIA  yang membuat kita TERKAGUM-KAGUM dengan apa
yang tengah DIA berikan pada kita, dan rahasia itu hanya DIA yang tau, tapi 
yang pasti kejutan-kejutan itu pasti yang terbaik untuk kita.

Ketika murid-murid Yesus pergi ke laut untuk menangkap ikan dan mereka 
mendapatkan apa-apa; ketika itu Yesus memerintahkan Simon Petrus agar
menebarkan jala ke sebelah kanan perahu. Dan apa yang terjadi ? mereka
mendapatkan banyak ikan, dikatakan sampai jala mereka mulai koyak.

Tuhan Yesus selalu punya kejutan-kejutan yang mungkin tidak pernah kita 
pikirkan sebelumnya dan sangkin terkejutnya kita sampai meneteskan air mata, 
penuh rasa ucap syukur.

   PERSIAPAN HATI mu sobatku, dengan KEJUTAN-KEJUTAN yang  TELAH YESUS
                SIAPKAN bagi orang yang bersandar padaNya.

Lukas 5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke 
tempat
   yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Lukas 5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar 
ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
================================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Kalau KOMEDO saja di BASMI ! ! apalagi  DOSA ?

Matius 12:45 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari 
padanya
dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih 
buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan 
yang jahat ini."

Anda pasti tau KOMEDO donk ? lemak kecil yang warna kekuning-kuningan yang
bisa ditemukan di sekitar hidung, dahi dan dagu :). Si komedo ini memang kecil 
tapi  cukup menggangu penampilan, tapi sekalipun rajin dibersihkan, si komedo 
ini akan kembali lagi. . . .kembali lagi

Sahabat,
Sekalipun si kecil komedo rajin dibersihkan, namun tetap saja dalam waktu 
singkat   datang lagi, begitu pula dengan dosa, sedikit saja kita lengah, kita 
sudah PASTI jatuh kedalam dosa, lewat pikiran, pandangan mata dan akhirnya 
hidup kita sudah dilingkari oleh ikatan dosa.

Di Matius 12:42-45, diceritakan bahwa iblis senantiasa mengembara mencari hati 
yang  kosong, hati yang tandus untuk tempat perhentiannya. Untuk itu kita wajib 
waspada dan senantiasa membersikan hati - pikiran - roh kita supaya bersih dan 
rapi, karena iblis tidak suka ditempat yang teratur dan rapi.

Jika dua hari yang lalu kita  "terbebas" dari dosa mengingini milik orang lain, 
jangan  langsung puas karena  iblis akan jauh lebih sabar menanti saat-saat 
kita lengah, dan  kemarinnya lagi kita mampu melewati godaan untuk tidak 
korupsi; jangan puas dulu . .. sebab iblis dan anak buahnya, sedang pasang 
kuda-kuda menanti anda dan saya dalam keadaan lengah.

Mari sama-sama kita isi hati, pikiran dan Roh kita dengan kebenaran Firman 
Tuhan,  jangan lalai mengikuti ibadah-ibadah yang ada, sebab hanya lewat Firman 
Tuhanlah, kita dikuatkan dan mampu melewati segala perkara.

             Kalau KOMEDO  saja di  BASMI ! ! apalagi  DOSA ?

Matius 12
42  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan 
ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk 
mendengar hikmat Salomo dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada 
Salomo!"
43  "Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke
   tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
44  Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
   Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih 
teratur.
45  Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya 
dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih 
buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan 
yang jahat ini."

   Shalom, Peace  be with you
   SariHati   Indah  Tarigan
   Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158
   HP : 0812 58 55 302
   http://revival.or.id/shtarigan 

Kirim email ke